Ling Tian

Ling Tian
Penguasa Dunia Jimi De


__ADS_3

***


Sebelumnya, setelah Ling Tian memasukkan energi Qi miliknya kedalam giok pengendali dunia. Kesadarannya perlahan mulai terhubung secara perlahan dengan Dunia Jimi De ini. Batu giok yang ada ditangannya itu juga perlahan berubah menjadi seberkas cahaya yang masuk ke kening Ling Tian.


Ling Tian memejamkan matanya untuk menyempurnakan semua hubungannya dengan Dunia Jimi De. Ling Tian dapat melihat dari kesadarannya setiap tempat yang ada di Dunia Jimi De dengan detail.


Mulai dari dunia bagian barat kekuasaan Klan Tuzi, bagian timur dikuasai Klan Tunshu, bagian selatan dikuasai Klan Kao, bagian utara oleh Klan Chong dan yang terakhir adalah bagian tengah atau pusat dunia dikuasai oleh Klan Gou.


Kultivasinya yang sebelumnya terkekang atau tersegel pun perlahan kembali kepuncaknya saat kesadaran Ling Tian mulai terhubung dengan dunia ini atau dia yang telah sepenuhnya menjadi Penguasa Dunia Jimi De.


Dia dapat melihat bahwa banyak sekali hewan iblis yang sedang bertarung dengan manusia hasil awakening dari para monster beast diberbagai tempat. Diantara mereka sudah banyak sekali hewan iblis dan beast-beast yang telah mati karena telah mencapai batas.


Namun dari melihat pertarungan-pertarungan itu, Ling Tian cukup tertarik dengan pertarungan dua orang melawan lima hewan iblis kelinci yang berada disebuah hutan perbatasan wilayah barat dan pusat dunia.


Kedua orang itu tampak sangat kelelahan dan hampir saja mencapai batasannya. Meskipun begitu, mereka berdua dengan sangat gigih melawan para hewan iblis kelinci itu dan berusaha membunuh kelimanya.


Dengan membuat sebuah gerakan lambaian tangan, sebuah lubang hitam atau celah spasial tercipta tepat didepannya. Ling Tian segera masuk dan menghilang bersama menghilangnya celah spasial itu.


Ling Tian muncul tidak jauh dari pertarungan keduanya. Dia menonton untuk sementara waktu sampai keduanya benar-benar yelah terdesak oleh kelima hewan iblis kelinci atau dari Klan Tuzi.


"Sepertinya kalian sedang cukup kerepotan saudara-saudaraku?" tanya Ling Tian dengan suara tenang.


***


Suara yang terdengar oleh telinga kedua Ju bersaudara berhasil membuat mereka menjadi sangat senang. Sementara kelima hewan iblis langsung menghentikan serangannya dan terdiam membeku sebab mereka merasakan terpaan aura yang sangat kuat dengan niat membunuh lekat.


Tubuh kedua Ju bersaudara juga sedikit merinding saat merasakan niat membunuh itu meski mereka tahu niat membunuh itu bukan ditujukan untuk mereka berdua.


Zhepp!


Ling Tian muncul dihadapan kedua Ju bersaudara sambil menyunggingkan senyuman khasnya.


"Saudara Tian!" ucap kedua Ju bersaudara.


"Iya.. Kalian istirahatlah! Biarkan kelima kelinci iblis itu aku yang mengurusnya!" ucap Ling Tian sambil terus tersenyum.

__ADS_1


"Baik saudara Tian!" jawab keduanya mengangguk.


Mereka berdua langsung mundur menjauh dari area pertempuran meninggalkan Ling Tian seorang diri. Sementara kelima kelinci iblis sudah sangat ketakutan saat Ling Tian menatap mereka dengan seringai dingin.


"S-siapa kau?" tanya salah satu dari mereka memberanikan diri.


"Aku? Aku adalah orang yang akan menjadikan kalian sebagai sate kelinci!" jawab Ling Tian dengan santai namun langsung membuat wajah kelimanya pucat pasi.


"Oiya, sebelumnya aku juga sudah menghabisi kelinci yang bernama Tuzi Jong! Apakah kalian mengenalnya?" lanjut Ling Tian bertanya.


"Apa! J-jadi.. K-kau.." kelimanya sangat terkejut. Mereka tidak menduga bahwa orang yang menjadi buronan salah satu jendral Klan Tuzi yang dikatakan sudah mati ternyata masihlah hidup alias sehat wal afiyat seperti itu.


"Ohoo.. Sepertinya aku cukup terkenal dikalanganmu!" ujar Ling Tian.


Swooosh...


Sebuah domain pedang tiba-tiba mengurung mereka berlima yang membuat mereka semakin ketakutan. Mereka merasakan tengkuk mereka seperti teriris dan udara disekitar menjadi sangatlah tajam setajam pedang.


Bruukk!


"T-tuan.. T-tolong ampuni nyawa kami!" ucap salah satu kelinci iblis dengan nada bergetar.


"Hahaha.. Berikan aku alasan mengapa aku harus mengampuni kalian!" ujar Ling Tian sambil tertawa.


"T-tuan! Kami akan memberikan sumber daya yang kami jaga ditempat ini!" kata salah satu diantara mereka berlima.


Ling Tian sejenak terdiam seperti seorang sedang berfikir yang membuat kelima kelinci iblis itu sedikit senang. Mereka berfikir bahwa memang sumberdaya berharga atau sebuah harta masihlah berkuasa diatas segalanya.


Namun tiba-tiba Ling Tian tertawa terbahak-bahak yang membuat kelimanya menjadi aneh.


"A-ada apa Tuan?" tanya salah satu dari kelima kelinci iblis.


"Hahaha.. Tidak apa-apa! Sebelumnya kalian mengatakan menjaganya bukan? Hahaha.. Sungguh lucu!" ucap Ling Tian sambil terus tertawa terbahak-bahak.


"Memang benar kami disini menjaga sumberdaya itu!" ucap kelinci iblis itu lagi.

__ADS_1


"Menjaga ya.. Hm.. Sungguh tugas yang mulia.." ucap Ling Tian sambil mengangguk-anggukkan kepalanya.


"Tapi bukankah kalian ditugaskan oleh pemimpin kalian disini karena harus membunuh banyak orang untuk pengorbanan darah yang kalian gunakan melemahkan formasi yang menjaga sumberdaya itu? Lalu setelahnya kalian mengambil sumberdaya yang bukan milik kalian itu untuk diri kalian sendiri!" ujar Ling Tian yang membuat jantung kelima kelinci iblis hampir copot.


"K-kau.. B-bagaimana kau tahu?" tanya salah satu kelinci iblis.


"Hahaha.. Tentu saja aku tahu!" jawab Ling Tian lalu menghentakkan kakinya ke tanah.


Bamm!


Sebuah formasi yang tak kasat mata tiba-tiba terangkat dan terlihat. Formasi itu sangatlah besar dan terhubung langsung dengan formasi yang menjaga sumberdaya langka itu.


Setiap kali ada darah yang jatuh ketanah dari pertarungan antara ras hewan iblis dan ras monster beast, maka darah itu akan diserap oleh formasi itu yang kemudian formasi itu melemahkan formasi yang melindungi sumberdaya berharga atau langka itu.


Melihat orang didepannya mampu memperlihatkan formasi yang tersembunyi dan dibuat langsung oleh pemimpin mereka, wajah kelimanya langsung berubah menjadi seputih kertas. Bukankah berarti kelakuan mereka selama ini telah diketahui?


Ling Tian lalu menjentikkan jari dan sebuah energi tak terlihat langsung menghancurkan formasi yang pimpinan mereka buat dengan sangat mudah.


"Bagaimana? Apakah masih ada alasan untukku mengampuni nyawa kalian?" tanya Ling Tian kepada kelimanya lagi.


Mereka berlima yang sudah tertangkap basah bersalah dan berbohong itu tidak mampu menjawab pertanyaan pemuda tampan didepan mereka. Mereka sadar bahwa kali ini telah menyinggung orang yang salah.


"Haiih.. Sudahlah! Seperti yang aku katakan sebelumnya, kalian jadilah sate kelinci saja!" ucap Ling Tian lalu melambaikan tangannya.


Srak! Srak! Srak!


Srak! Srak!


Sebuah energi pedang langsung memotong mereka berlima menjadi potongan kecil yang tentulah langsung membunuh mereka tanpa mereka sadari kapan mereka mati.


Setelah itu Ling Tian lalu mengendalikan elemen anginnya untuk menerbangkan potongan-potongan kecil itu dan membuang darah yang menempel. Kemudian Ling Tian membuat gerakan tangan yang memunculkan elemen es yang dia buat seperti tusuk sate yang sangat banyak.


Sleb! Sleb! Sleb! Sleb!


Tusuk-tusuk sate dari elemen es Ling Tian langsung meluncur menusuki potongan-potongan daging kelinci iblis itu dan jadilah sate yang siap untuk dibakar.

__ADS_1


__ADS_2