
Ling Tian:
Long Yuan (manusia dan mode naga):
Ling Jun:
Hei Si:
Ling Lianhua:
Wei Hun:
***
Disebuah kedai kecil yang sederhana, tampak dua orang pemuda tampan berjubah biru dan hitam sedang asyik mengobrol. Mereka tertawa tanpa menghiraukan semua orang yang berada dalam kedai.
__ADS_1
"Pelayan! Kemarilah!" pinta pemuda berpakaian biru yang tidak lain Long Yuan.
"Baik tuan muda, apa ada yang bisa saya bantu?" tanya gadis pelayang setelah menghampiri dua pemuda tersebut.
"Iya, aku mau bertanya dimanakah kediaman Klan Gu?" tanya Long Yuan.
Duar!
Hati sang gadis pelayang meledak karena terkejut. Dia mundur dua langkah karena waspada. Dia ingat dengan jelas ucapan para pelanggan tentang dua pemuda yang menghabisi para pengawal Klan Gu dan membuat tuan mudanya babak belur tak sadarkan diri.
Gadis pelayan juga mendengar bahwa dua pemuda itu akan mengunjungi Klan Gu dan hendak meratakannya. Dan saat ini ada dua pemuda yang menanyakan dimana letak Klan Gu berada. Mungkinkah mereka berdua adalah orang itu? Beberapa pertanyaan menggelayut difikiran gadis pelayan.
"Mengapa kau begitu terlihat waspada?" tanya Ling Tian ramah.
"Ti-tidak tuan muda! Apakah?.. Emm.. Untuk apa tuan muda berdua menanyakan letak Klan Gu?" ucap gadis pelayan memberanikan diri bertanya.
"Owh? Apakah ada masalah dengan Klan Gu?" Long Yuan balik bertanya.
"Tidak ada tuan muda! Hanya saja belum lama ini tersiar kabar dua pemu-" ucapan gadis pelayan terpotong.
"Ya! Kamilah yang menghabisi para pengawal Klan Gu sialan itu! Kamu tidak perlu takut dan cukup jawab saja pertanyaan kami!" Long Yuan mulai kehilangan kesabaran menggebrak sedikit meja makan.
"Ba-baik tu-an muda!" gadis pelayan menurut dan menjawabnya dengan terbata-bata sebab ketakutan.
Gadis pelayan menunjukkan dimana letak Klan Gu berada. Gadis itu mengatakan bahwa Ling Tian dan Long Yuan cukup berjalan kearah tenggara dari pusat kota maka akan menjumpai kediaman besar milik Klan Gu.
"Baiklah! Saudara Tian, kau beri dia satu koin emasmu!" perintah Long Yuan tanpa dosa.
"Eh.. Lha kok aku yang memberi? Kan kamu yang bertanya sama dia, sialan!" ucap Ling Tian tersungut-sungut membuat Long Yuan sadar akan sesuatu.
__ADS_1
"Oh.. Ahahaha.. Ayolah saudaraku yang baik, aku tidak pegang uang sedikitpun! Nanti kalau urusan dengan Klan Gu selesai aku akan menggantinya puluhan kali lipat!" bujuk Long Yuan yang terasa basi bagi Ling Tian.
"Tu-tuan muda tidak perlu memberiku uang! Aku hanya menjawab pertanyaan saja!" kata gadis pelayan gugup.
"Haahhh.. Baiklah! Terima saja ini! Dan Jangan menolak!" kata Ling Tian mengeluarkan satu koin emas dari cincin penyimpanan.
"Ba-baik tuan muda!" turut gadis pelayan.
"Kau boleh pergi sekarang!" perintah Ling Tian.
"Terima kasih tuan muda!" ucap gadis pelayan tulus dan pergi.
"Ya!" singkat Ling Tian.
"Ahahaha! Itu baru saudaraku yang baik. Yasudah ayo kita pergi untuk bersenang-senang!" kata Long Yuan keras yang dapat didengar oleh semua pelanggan kedai.
Ling Tian hanya menggeleng dan beranjak pergi tak menghiraukan Long Yuan.
"Eh.. Saudaraku! Tunggu aku!" teriak Long Yuan kemudian melesat menyusul Ling Tian.
Mereka terbang kearah tenggara seperti apa yang dikatakan oleh gadis pelayan. Setelah hampir satu jam perjalanan, mereka berdua dapat melihat sekumpulan rumah yang cukup mewah yang ditengah-tengahnya ada kediaman atau mansion yang sangat besar dan mewah. Benar! Itu adalah kediaman Klan Gu!
Ling Tian dan Long Yuan mendarat didepan pintu gerbang yang bertuliskan 'Gu'. Dengan langkah santai mereka berdua mengarah untuk masuk Klan Gu. Sesampainya tepat didepan gerbang, mereka dihadang oleh dua prajurit penjaga yang berada diranah Pendekar Besi Awal.
"Siapa kalian? Dan apa keperluan kalian mendatangi Klan Gu?" tanya salah satu penjaga dengan nada membentak.
Alih-alih menjawab pertanyaan penjaga gerbang, Long Yuan malah menghadap kearah Ling Tian dengan raut tak sabaran.
"Ada apa?" tanya Ling Tian heran.
__ADS_1
"Apa kamu mau ikut campur dalam pesta ini?" ucap Long Yuan