Ling Tian

Ling Tian
Mendaftar


__ADS_3

Dengan ditemani oleh Mao An yang berada diatas pundak kanannya, Ling Tian berjalan menuju kearah meja pojokan restoran. Beberapa orang dari para pengunjung ada yang memperhatikannya, namun beberapa yang lainnya tidak menghiraukan dan fokus pada makanan mereka masing-masing.


Ling Tian duduk santai sambil berbincang-bincang dengan Mao An melalui telepati. Mao An bertanya-tanya tindakan apakah yang akan dilakukan oleh Ling Tian selanjutnya. Namun Ling Tian menjawab bahwa dia belum jelas akan melakukan apa, akan tetapi dia pasti akan mengusir atau menghancurkan aliansi aliran hitam yang berusaha menguasai daratan utara.


Ling Tian dan Mao An berbicara sedikit saja. Kemudian setelah itu keduanya menajamkan pendengaran mereka untuk mencari informasi mengenai daratan utara ini dari pembicaraan yang dilakukan oleh para pengunjung lainnya.


"Apa saudara datang ke ibukota ini untuk mendaftarkan menjadi prajurit kekaisaran yang akan membantu mengusir penjajah itu?" tanya salah satu orang kepada orang lain yang berada tidak jauh dari mejanya. Dia adalah seorang kultivator es yang berada di ranah Pendekar Emas Akhir Bintang 8.


Keutamaan tersendiri yang dimiliki oleh orang-orang dari daratan utara adalah mereka yang baru saja berada di ranah Pendekar e


Emas sudah mampu mengeluarkan elemen es miliknya meskipun tidaklah sesempurna orang-orang yang berada di ranah Pendekar Berlian.


Hal itu terjadi karena medan atau tempat yang mereka tinggali adalah tempat di mana hawa dingin selalu ada. Bisa dikatakan jika daratan Utara ini adalah surga bagi mereka yang memiliki elemen es. Semakin tinggi ranah kultivasi seseorang maka semakin kuat pula elemen es yang dimilikinya.


Dan oleh karena itu pula mereka dapat menahan gemburan dari pihak aliansi aliran hitam yang dipimpin oleh pangeran Song Yunlei dan Matriark Sekte Hasrat Chang Roulan. Pasukan kedua petinggi dari aliansi aliran hitam itu dibuat kewalahan dan beberapa dipaksa menjadi patung es oleh orang-orang dari daratan utara.


Akan tetapi karena pada dasarnya pasukan dari aliansi aliran hitam lebih kuat dari segi kekuatan serta lengkapnya persenjataan, mereka akhirnya tetap dapat menguasai beberapa daerah yang berada di pinggiran pantai.


"Tentu saja! Selain sebagai keikutsertaanku untuk mempertahankan tanah air, aku juga memerlukan kepingan-kepingan uang untuk biaya kehidupanku beserta keluargaku yang berada di desa!" jawab kutivator yang ditanya itu. Dia juga memiliki ranah kultivasi Pendekar Emas Akhir Bintang 8.


"Ahaha! Ternyata kita memiliki tujuan yang sama! Bagaimana jika nanti siang kita berangkat ke istana Kekaisaran Bing bersama-sama lalu berangkat ke medan perang juga bersama-sama?" tanya kultivator itu.


"Oho.. Baiklah! Beberapa temanku ini juga sama sepertiku! Dan aku dengar pendaftaran juga akan ditutup hari ini! Kita harus sedikit lebih cepat supaya tidak tertinggal!"


"Iya! Benar sekali! Aku bahkan mendengar sendiri bahwa Jenderal Besar akan langsung membawa orang-orang yang mendaftar esok hari!"

__ADS_1


"Lalu mengapa saudara masih berada di sini dan tidak langsung ikut mendaftar?"


"Oh.. Itu karena aku tidak ingin terlalu terburu-buru mendaftar! Daftar kemarin ataupun daftar nanti siang akan sama-sama dibawa oleh Jenderal Besar memasuki medan peperangan esok hari! Jadi aku masih ingin bersantai-santai di sini sambil memakan makanan enak! Hehehe.."


"Haiihh.. Ada-ada saja! Tapi benar juga katamu saudara! Jika kita berada di dalam barak pasukan istana kekaisaran maka kita tidak bisa bertindak leluasa seperti kita berada di luar!"


"Ya.. Begitulah!"


Ling Tian dan Mao An tersenyum mendengar kan pembicaraan kedua kultivator itu. Keduanya tidak menyangka bahwa akan tiba di tempat ini pada waktu yang sangat tepat sekali. Tidak beberapa lama kemudian, dua pelayan berjalan mendekati Ling Tian dengan membawakan makanan dan minuman pesanan Ling Tian.


"Silakan dinikmati makanan hangatnya Tuan Muda!" ucap gadis pelayan itu dengan tersenyum ramah setelah selesai menata semua makanan berada diatas meja.


Ling Tian mendongakkan kepala melihat gadis pelayan itu kemudian dia pun tersenyum.


"Terima kasih!" ucap Ling Tian dengan santai.


Mao An tersenyum menyeringai melihat gelagat yang diperlihatkan oleh gadis pelayan itu. Dia kemudian meloncat dari pundak kanan Ling Tian dan duduk santai diatas meja.


"Tuan Muda! Apa sekarang Tuan Muda sudah memiliki hobi baru yaitu suka menggoda para gadis pelayan?" tanya Mao An melalui telepati.


Plak!


"Kampret! Dasar kucing sialan!" ucap Ling Tian dengan nada sedikit tinggi sambil tangannya menempeleng kepala Mao An hingga dia tersungkur jatuh di lantai.


Beberapa pengunjung langsung mengalihkan pandangannya ke arah Ling Tian. Mereka langsung berbisik-bisik membicarakan perihal kejamnya Ling Tian kepada seekor kucing hitam yang terlihat sangat imut itu.

__ADS_1


Beberapa diantara pengunjung wanita bahkan ada yang langsung mengutuki tindakan Ling Tian yang sangat kasar kepada hewan peliharaannya. Akan tetapi karena aura yang dipancarkan oleh tubuh Ling Tian adalah aura dari kultivator ranah Pendekar Berlian Awal Bintang 2, para wanita itu tidak berani untuk mengusik atau menegur Ling Tian secara langsung.


Mereka tentu saja lebih sayang nyawa daripada menyelamatkan seekor kucing hitam yang terlihat imut. Namun dari sini Ling Tian dapat menarik kesimpulan bahwa memang hampir semua wanita itu sangat menyukai sesuatu yang imut-imut.


Tanpa menghiraukan apa yang dikatakan oleh orang-orang dan keluhan dari Mao An, Ling Tian langsung saja memakan makanan yang berada di meja dengan lahapnya. Mao An tentu saja tidak mau ketinggalan. Dia langsung meloncat diatas meja Ling Tian dan ikut melahap makanan hangat itu dengan cepat.


***


Ling Tian berjalan menuju ke Istana Kekaisaran Bing untuk ikut serta dalam memerangi penjajah yang ingin merebut daratan utara dari penduduk pribuminya setelah dirinya menyelesaikan acara makan-makan di restoran Kenyang Setelahnya.


Tidak butuh waktu lama, Ling Tian pun segera sampai di depan pintu gerbang istana Kekaisaran Bing. Dia dapat melihat banyak sekali orang yang sedang mengantri untuk mendaftarkan diri mengikuti perang melawan aliansi aliran hitam.


Orang-orang langsung memberikan jalan kepadanya untuk bergerak mendahului mereka. Pada awalnya penelitian kebingungan sehingga dia mengerutkan kening. Namun dengan cepat dia langsung sadar karena kultivasi yang diperlihatkannya itu adalah ranah yang sangat tinggi bagi orang-orang lain yang ikut mendaftar.


Ling Tian menangkupkan kedua tangannya untuk memperlihatkan rasa hormat kepada semua orang yang telah membukakan jalan untuknya. Setelah itu dia dengan santai berjalan mendekati petugas untuk mendaftarkan dirinya.


"Salam senior!" kata prajurit itu dengan sopan dan menaklukkan kedua tangannya untuk memperlihatkan rasa hormat.


"Salam prajurit!" balas Ling Tian sambil melakukan hal yang sama.


"Apakah senior ini juga akan ikut mendaftarkan diri memerangi penjajah?" tanya prajurit itu.


"Benar sekali prajurit! Sebagai penduduk dari daratan utara ini, pastilah jiwa nasionalisme ku akan tergugah saat melihat para penjajah dengan semena-mena datang ke tanah air tercinta ini!" ucap Ling Tian basa-basi.


"Benar yang dikatakan oleh senior! Akan tetapi senior tidak perlu ikut mendaftarkan diri ditempat ini! Senior silakan ikuti saja temanku ini! Dia akan menuntun senior menemui Jenderal Besar Bing Luoyan!" ucap prajurit itu sambil menunjuk salah satu prajurit yang lainnya.

__ADS_1


"Baiklah.. Terima kasih prajurit!" ucap Ling Tian sambil menangkupkan kedua tangannya memberikan hormat yang langsung dibalas oleh petugas itu.


__ADS_2