Ling Tian

Ling Tian
Pesta Yang Sesungguhnya


__ADS_3

Setelah semalam menginap di istana, Ling Tian, Long Yuan, Wei Hun dan Putri Ziin berpamit untuk pergi menuju Sekte Taring Iblis untuk memberikan oleh-oleh kepada mereka yaitu kehancuran.


"Hati-hati selalu Ziin'er. Jangan merepotkan Tuan Muda Tian!" ujar Kaisar Heian memberi nasehat kepada putri semata wayangnya itu.


"Tenang saja ayah! Aku akan baik-baik saja dan aku tidak akan merepotkan kakak Tian dan Leluhur!" jawab Wei Ziin dengan sungguh-sungguh.


Wei Ziin memang berniat untuk tidak merepotkan Ling Tian saat diperjalanan nanti. Dia merasa juga sudah cukup kuat saat ini. Diusianya yang baru menginjak sembilan belas tahun, dirinya sudah berada di ranah Pendekar Perunggu Puncak. Satu langkah lagi menjadi Pendekar Emas.


"Tuan Muda Tian, Leluhur, aku menitipkan putri kecilku ini kepada kalian. Tolong jangan sungkan untuk menghukumnya jika dia melakukan kesalahan. Selama ini dia hanya selalu dimanja oleh istana!" kata Kaisar Heian.


"Hahaha.. Heian kecil! Kau tenang saja! Aku akan menjaganya secara langsung dan akan memberikan kepadanya sedikit pengajaran agar tahu dunia luar!" jawab Long Yuan dengan tertawa lantang.


"Terima kasih Leluhur Naga!" ujar Wei Heian dengan tulus.


"Yasudah! Kami pergi dulu. Ingat baik-baik pesanku sebelumnya!" kata Wei Hun.


"Baik Leluhur! Kami akan menjalankan mandat Leluhur dengan baik!" jawab semua keturunannya.


Swuuusshh...


Ling Tian membuka gerbang dunia jiwa dan meminta Wei Hun, Long Yuan dan Wei Ziin memasukinya.


"Kalian masuklah! Nanti setelah sampai di Sekte Taring Iblis itu, aku akan mengeluarkan kalian. Aku hanya ingin sendiri sebentar! Dan juga untukmu Ziin'er, kamu bisa meminta sumber daya kepada Zhuge Ruxu untuk meningkatkan kekuatanmu!" kata Ling Tian.


Wei Hun dan Long Yuan mengangguk setuju. Sementara Wei Ziin hanya terbengong tidak faham dengan apa yang Ling Tian ucapkan.


"Kau ikuti saja kami! Nanti kau akan faham sendiri! Kau juga akan lebih bermanfaat bagi Ling Tian jika kekuatanmu meningkat!" ujar Long Yuan.


Wei Ziin yang sebelumnya ingin menjawab ucapan Long Yuan karena ingin selalu disisi Ling Tian segera terdiam saat Long Yuan mengatakan dirinya akan lebih berguna jika meningkatkan kekuatan. Seolah tersirat makna saat ini dia sangat lemah dan hanya akan menjadi beban untuk Ling Tian. Log Yuan menyelimuti Wei Ziin untuk membawanya masuk dunia jiwa Ling Tian bersama Wei Hun.


Zheepp!


Ketiga orang itu menghilang bersamaan dengan hilangnya pusaran angin putih keemasan itu.

__ADS_1


"Tuan Muda Tian! Sebenarnya kemana perginya mereka? Dan riak spasial sebelumnya?" tanya Wei Zhuo bingung.


"Riak spasial sebelumnya adalah pintu gerbang menuju dimensi lain. Dan mereka berada ditempat yang sangat aman sekarang! Yang Mulia tidak perlu mengkhawatirkan Putri Ziin'er" jawab Ling Tian dengan tersenyum.


"Kalau begitu saya pamit pergi dulu! Ini Yang Mulia!" lanjutnya sambil melemparkan cincin penyimpanan kepada Wei Zhuo dan menangkupkan kedua tangannya.


"Silakan Tuan Muda Ling Tian!" jawab semua orang.


Zheepp!


"Sangat cepat!"


Ling Tian menghilang bersama udara tipis meninggalkan istana dan jejak kekaguman dihati semua orang.


"Putraku sekalian! Kalian harus lebih rajin lagi agar bisa selayaknya Tuan Muda Ling Tian!" kata Wei Heian sembari melihat putra mahkota dan pangeran kedua.


"Baik ayah!" jawab mereka berdua dengan serentak.


"Ngomong-ngomong apa yang diberikan Tuan Muda Ling Tian kepadamu tadi?" tanya istri Wei Zhuo.


Ketika Wei Zhuo memeriksa isi cincin itu seketika tubuhnya membatu. Pandangan matanya menjadi kosong dan kosong. Tangannya bergetar dengan hebat dan cincin itu langsung terlepas dari pegangannya dan jatuh ke lantai.


"A-ayah! Apa yang terjadi? Mengapa kau menjatuhkan cincin itu?" tanya Wei Heian kepada Wei Zhuo.


Wei Zhuo tidak menjawabnya. Dia hanya bisa diam dan membisu membuat semua orang terheran dengan tingkahnya.


"Biarkan ibu yang memeriksanya Heian'er!" kata istri Wei Zhuo.


Dia mengambil cincin penyimpanan pemberian Ling Tian itu diatas lantai dan langsung memeriksanya. Pemandangan serupa seketika terjadi kepada istri Wei Zhuo.


"I-ini.."


Istri Wei Zhuo terduduk dengan lemas dan tidak sanggup melanjutkan ucapannya. Wei Heian dan kedua putranya tentu menjadi terbengong saat ekspresi ibu dan nenek mereka ternyata hampir sama dengan Kaisar Wei terdahulu atau Wei Zhuo.

__ADS_1


"Ibu.. Apa sebenarnya isinya?" tanya Wei Heian yang sudah tidak sabar lagi.


"K-kamu lihatlah sendiri Heian'er!" kata istri Wei Zhuo.


Wei Heian langsung meraih cincin itu dan memeriksanya. Dia sangat terkejut saat melihat apa yang ada didalamnya. Pantas saja ayah dan ibunya dibuat syok karenanya. Dia juga demikian namun masih berusaha mempertahankan kewarasannya.


"I-ini tidak mungkin! Ini buah-buahan abadi!" kata Wei Heian.


"Apaaa!" kedua putra Wei Heian berteriak karena saking terkejutnya.


***


Sementara itu, setelah pergi meninggalkan Istana Kekaisaran Wei Ling Tian langsung melesat terbang dengan kecepatan tingginya menuju dimana Sekte Taring Iblis itu berada. Dia sudah tidak sabar lagi untuk meratakan sekte pembawa sial itu.


'Semoga paman Kaisar dan semuanya tidak terlalu terkejut saat melihat isi cincin penyimpanan yang kuberi itu' gumam Ling Tian.


Ling Tian terus melesat meninggalkan istana kekaisaran dengan tanpa henti. Hingga dua hari satu malam dia lewati dengan tanpa halangan suatu apapun.


Saat ini Ling Tian sedang berhenti dan beristirahat sejenak dihutan untuk memulihkan tenaganya.


"Sekitar seratus kilometer lagi aku akan sampai di sekte sialan itu! Huh! Bersabarlah sejenak dan nikmati hidup kalian untuk waktu sebentar lagi sebelum aku musnahkan!" katanya dalam hati.


"Didunia jiwa sudah lebih dari empat hari terlewat. Apakah kira-kira Ziin'er sudah naik ke ranah Pendekar Emas?"


"Jika belum, maka aku tidak akan mengizinkannya keluar dari dunia jiwa!"


"Hmm.. Cacing biru jelek itu pasti akan sangat senang dengan pesta sesungguhnya yang akan terjadi!"


Bantai-bantai!


Ling Tian segera duduk dengan sikap lotus untuk bermeditasi guna memulihkan energi Qi miliknya yang terkuras hampir lima puluh persen. Sebelumnya dia juga sudah memberikan pesan telepati kepada Long Yuan dan Wei Hun bahwa sebentar lagi dirinya akan segera sampai di lokasi Sekte Taring Iblis dan meminta mereka bersiap-siap.


Tapi apa yang harus disiapkan oleh Wei Hun dan Long Yuan? Mereka sepenuhnya sudah siap dari segi apapun dan tidak memerlukan persiapan apapun lagi.

__ADS_1


Ling Tian juga menerima jawaban dari meeeka berdua bahwa Zhuge Ruxu ingin keluar dan membantu membantai habis sekte aliran hitam itu. Sementara Wei Ziin justru ingin tetap disana dan terus meningkatkan kekuatan atau hanya sekedar bermain-main dengan Ling Hu, si Harimau Langit.


Hal ini cukup mengejutkan bagi Ling Tian. Awalnya dia sudah menyiapkan sesuatu rencana untuk Wei Ziin jika dia memaksa ingin ikut keluar tapi setelah melihat Ling Hu yang menggemaskan dan lucu dia tidak ingin ikut. Haiiih! Mood wanita memang sedikit aneh! Tidakk! Bukan sedikit, tapi memang aneh!


__ADS_2