Ling Tian

Ling Tian
Siap!


__ADS_3

Ling Tian bersama dengan Kaisar Bing Xuanzhi berjalan sambil berbincang-bincang santai menuju ke aula istana kekaisaran. Sesampainya di aula, Ling Tian dan Chang Ming'er langsung diminta oleh Kaisar Bing untuk duduk di atas kursi kehormatan.


Chang Ming'er awalnya ingin menolak karena dia sadar diri bahwa seorang budak tidaklah layak untuk duduk sejajar dengan tuannya. Akan tetapi Ling Tian dengan cepat menyuruh Chang Ming'er untuk duduk setara dengannya karena baginya tidak ada budak, tidak ada bawahan, jika dia sudah menyatakan kesetiaannya kepadanya. Yang ada hanyalah saudara ataupun saudari.


"Duduklah saudari Ming'er!" kata Ling Tian dengan ramah.


Chang Ming'er sedikit tersentak saat mendengar Ling Tian memanggilnya sebagai seorang saudari. Dia tidak menyangka akan ada seorang tuan yang bersikap demikian dengan budaknya. Andai dia mengetahui bahwa Mao An sebelumnya juga adalah budaknya maka dia pasti akan muntah darah karena terkejut.


Para pelayan langsung mendatangi mereka dengan berbagai macam hidangan lezat di tangan mereka. Mereka dengan anggun melayani orang-orang terhormat yang ada di Kekaisaran Bing. Berbagai macam makanan dan buah-buahan segar pun terhidang di depan para tamu.


Bahkan saat ini didepan Ling Tian dan Chang Ming'er terdapat 12 jenis buah-buahan, makanan dan minuman yang siap dihidangkan. Sungguh sebuah acara penghormatan yang luar biasa dari keluarga Kekaisaran Bing.


"Silakan dinikmati Tuan Muda Ling! Jangan pernah sungkan di tempat kami ini!" ucap Kaisar Bing Xuanzhi mempersilahkan.


"Terima kasih Yang Mulia!" sahut Ling Tian kemudian dia pun mulai menikmati satu persatu hidangan luar biasa itu.


Tidak berapa lama kemudian, adik dari Kaisar Bing Xuanzhi atau Jenderal Besar Bing Luoyan ikut hadir di aula tersebut dan duduk tidak jauh dari kursi kaisar. Dia terlihat sangat bahagia dengan kehadiran dari Ling Tian di istana kekaisaran. Wajahnya terlihat tidak pernah tidak tersenyum sedikitpun. Senyuman itu sangatlah tulus dan muncul dari lubuk hatinya yang paling dalam.


Beberapa saat kemudian, Jenderal Besar Bing Luoyan akhirnya membuka suaranya agar Ling Tian dan yang lainnya dapat memulai pembicaraan pentingnya bersama dengan Kaisar Bing Xuanzhi.


"Jadi begini kakak! Kedatangan Tuan Muda Ling Tian beserta Penguasa Agung Mao An selain untuk membasmi para penjajah yang meresahkan daratan Utara adalah untuk mengajak kakak beserta semua orang di Kekaisaran Bing bergabung dengannya dalam rencana penyerangan di daratan selatan suatu hari nanti!" kata Jenderal Besar Bing Luoyan.


Kaisar Bing Xuanzhi sedikit terkejut dengan tujuan asli dari Ling Tian. Dia memang mengakui bahwa kekuatan yang dimiliki oleh Penguasa Agung daratan utara atau Mao An sangatlah mengerikan. Akan tetapi dia belum mengetahui kekuatan sebenarnya dari pemuda bertopeng separuh wajah itu meskipun pihak Kekaisaran Xiao memintanya untuk tunduk kepada Ling Tian.

__ADS_1


"Kaisar Bing Xuanzhi! Jika kau meragukan mengenai kekuatan dari Tuan Mudaku, maka kau telah melakukan kesalahan yang sangat besar! Kekuatan Tuan Muda jauh lebih tinggi daripada kekuatanku! Hanya Pemimpin dari Gedung Pembunuh Han Tianba yang saat ini sedang membawa pedang dewa sajalah yang mampu menandinginya! Bahkan sang iblis sejati yang dikatakan sebagai pemimpin tertinggi aliansi aliran hitam itu tidaklah akan berdaya di hadapan Han Tianba!" ucap Mao An menjelaskan.


"Apaa!" semua orang terkejut mendengar penuturan dari Mao An.


"B-benarkah kekuatan Han Tianba atau kakak dari Kaisar Han Biao semengerikan itu?" tanya Kaisar Bing Xuanzhi dengan sedikit tergagap.


"Benar sekali Yang Mulia! Bahkan dari kabar yang aku dengar bahwa saat ini pimpinan tertinggi dari aliansi aliran hitam telah berpindah kepada Han Tianba!" tiba-tiba Chang Ming'er membuka suaranya.


Semua orang dari istana kekaisaran Bing termasuk Kaisar dan Jenderal Besar Bing Luoyan menelan ludahnya karena merasa sedikit takut untuk melawan aliansi aliran hitam.


"Lalu bagaimana dengan sang iblis sejati itu?" tanya Jenderal Besar Bing Luoyan penasaran.


"Kabarnya dia saat ini dijadikan oleh Han Tianba sebagai tangan kanannya atau lebih tepatnya budak yang setia kepadanya!" jawab Chang Ming'er.


"Keberadaan dari Tuan Muda Ling Tian dan orang-orang dari Klan Ling!" jawab Chang Ming'er dengan tegas dan singkat.


Semua orang kecuali Ling Tian dan Mao An sangat terkejut mendengarnya.


"Bagaimana bisa?" tanya salah satu menteri memberanikan diri untuk bertanya.


"Mata-mata pihak aliansi aliran hitam telah menemukan informasi bahwa salah satu dari tuan muda dari Klan Ling yang memiliki kekuatan abnormal ada yang sedang mengembara ke berbagai tempat di Benua Langit! Dan aku yang dulunya juga termasuk bagian dari aliansi aliran hitam menyadari bahwa tuan muda itu adalah.." Chang Ming'er menghentikan kata-katanya. Namun pandangannya melihat ke arah dimana Ling Tian berada.


"Baiklah! Jika seperti itu adanya, aku Bing Xuanzhi, Kaisar Kekaisaran Bing beserta seluruh pasukan yang aku miliki menyatakan siap untuk mengikuti Tuan Muda Ling Tian berperang melawan aliansi aliran hitam di daratan selatan!" ucap Kaisar Bing Xuanzhi memutuskan.

__ADS_1


"Aku Jenderal Besar Kekaisaran Bing, Bing Luoyan, juga siap untuk mengikuti Tuan Muda Ling!" ucap Jenderal Besar Bing Luoyan.


Ling Tian sejak awal hanyalah diam saja, kini senyuman indah tiba-tiba terukir dari sudut bibirnya. Dia sangat senang dengan keputusan cepat yang diambil oleh Kaisar Bing dan Jenderal Besarnya yang bahkan dia tidak perlu membuka suaranya sedikitpun.


"Terima kasih!" hanya kata-kata itu yang terucap dari mulut Ling Tian.


"Tuan Muda Ling! Anda tidak perlu berterima kasih kepada kami! Sudah menjadi kewajiban bagi semua pihak aliran putih untuk ikut serta berperang memerangi pihak aliran hitam!" ujar Kaisar Bing Xuanzhi sambil tersenyum ramah memandangi pemuda bertopeng separuh wajah yang sangat tampan itu.


"Baiklah Kaisar Bing, Jenderal Luoyan dan semuanya! Aku harap dengan kerjasama yang telah kita jalani ini kita dapat terus bersatu dan bahu-membahu untuk menciptakan kedamaian di Benua Langut ini!" ucap Ling Tian sambil menangkupkan kedua tangannya untuk menunjukkan rasa hormat.


"Aku hanya bisa memberikan ini sebagai rasa terima kasihku karena Yang Mulia Kaisar dan Jenderal Besar Luoyan dapat memahami keinginan kami dengan cepat!" ucapnya lagi sambil memberikan dua buah cincin penyimpanan kepada Chang Ming'er.


Chang Ming'er yang paham langsung beranjak dari tempat duduknya menuju ke arah Kaisar Bing Xuanzhi dan Jenderal Besar Bing Luoyan untuk memberikan dua cincin penyimpanan tersebut.


"Tapi Tuan Muda Ling, ini-.." ucapan Kaisar Bing dipotong oleh Ling Tian.


"Aku akan sangat kecewa jika Yang Mulia dan Jenderal menolaknya! Aku harap dengan pemberianku yang tidak seberapa itu, Kekaisaran Bing dapat menjadi lebih kuat lagi!"


Kaisar Bing Xuanzhi dan Jenderal Besar Bing Luoyan sangat tidak enak hati menerima cincin penyimpanan itu sekaligus penasaran dengan hadiah apa yang diberikan oleh Ling Tian sehingga pemuda bertopeng separuh wajah itu mengatakan hal yang sedemikian rupa.


Namun karena menjaga tata krama baik yaitu tidak mengecek pemberian seseorang tepat dihadapan sang pemberi, keduanya hanya bisa menelan rasa penasaran mereka untuk saat ini sampai Ling Tian pergi nanti.


"Baiklah Kaisar, Jenderal Besar Bing Luoyan dan para menteri semuanya! Berhubung urusan kami di daratan utara ini telah selesai, maka aku bersama dengan saudara dan saudariku ini ingin memohon untuk undur diri guna melanjutkan perjalanan!" ucap Ling Tian yang mencoba untuk langsung pergi meninggalkan istana kekaisaran.

__ADS_1


__ADS_2