Ling Tian

Ling Tian
Tugas Sesungguhnya


__ADS_3

Ling Tian hanya menghela nafas panjang saat melihat kepergian sang Tuan Putri Kekaisaran. Dia mengalihkan pandangan kearah Long Yuan yang sedang geleng-geleng kepala seperti orang mabuk ciu.


Ling Tian segera menghampirinya.


"Kenapa kau geleng-geleng saudaraku?" tanya Ling Tian.


"Ah.. Tidak papa saudaraku. Yasudah mari kita datangi saudara Wei!" jawab Long Yuan mengalihkan pembicaraan.


"Baiklah.. Mari!" Ling Tian menutut.


Mereka berdua berjalan memasuki area dalam Ibukota. Sesekali mereka mampir dikedai kecil untuk sekedar mengisi perut. Setelah beberapa jam lamanya, mereka akhirnya menemukan sebuah penginapan yang sangat besar dan mewah yang tidak jauh dari istana kekaisaran.


Kedatangan mereka segera disambut oleh gadis cantik yang menjadi pelayan penginapan. Ling Tian cukup tertegun saat melihat ranah kultivasi gadis pelayan itu.


'Ranah Pendekar Besi Menengah? Jika didesa dia akan menjadi tetua klan!' gumamnya dalam hati.


Namun Ling Tian segera menyadari bahwa dia saat ini sedang di pusat Ibukota Kekaisaran yang dipenuhi dengan orang-orang kuat. Jadi harusnya dia tidak heran jika palayan disini ada diranah Pendekar Besi.


"Selamat datang di penginapan rajawali tuan-tuan! Apakah ada yang bisa kami bantu?" tanya gadis pelayan dengan tersenyum ramah.


"Siapkan kami ruangan khusus serta minuman terbaik untuk tiga orang!" bawab Ling Tian.

__ADS_1


"Baik tuan!" sahut gadis pelayan.


"Berapa biayanya?" tiba-tiba Long Yuan mengucapkan dua kata yang seketika membuat Ling Tian tertegun.


'Berapa biayanya? Tidak! Kuping ini tidak salah dengar bukan? Seekor-.. Maaf! Seorang Long Yuan tiba-tiba menanyakan perihal biaya? Apakah ini nyata?'


Puluhan pertanyaan menggelayut difikiran Ling Tian. Dia terdiam membisu memandangi Long Yuan dengan tatapan tidak percaya. Ternyata saudaranya itu sudah berubah. Ling Tian sangat gembira dengan ini. Senyumnya mengembang dengan tulus kepada Long Yuan.


"Biaya keseluruhan adalah lima belas keping koin emas tuan muda!" jawab gadis pelayan.


"Ooh.. Lima belas keping! Saudara Tian! Lima belas! Mana uangnya?" ucap Long Yuan yang seketika itu juga senyuman yang baru terukir langsung roboh terbalik seratus delapan puluh derajat.


"Aku juga yang harus bayar? Kukira kau tanya-tanya biaya hendak membayarnya juga! Ternyata aku salah besar!" lanjutnya menggerutu.


"Hehehe.. Ayolah saudaraku. Uangmu kan sangat banyak disana.. Cuman lima belas keping saja kok! Tidak akan membuatmu miskin!" bujuk Long Yuan sambil nyengir kuda kebiasaannya.


"Miskin matamu! Kau juga tidak akan miskin jika membayarnya!" keluh Ling Tian.


"Ayolah.." ucap Long Yuan dengan mata berbinar seperti anjing.


"Haaahh.." Ling Tian hanya bisa menghela nafas dan mengeluarkan lima belas keoing koin emas untuk membayar biaya sewa dan minuman terbaik.

__ADS_1


Pelayan itu sedikit tersenyum melihat kedua pemuda tampan berdebat untuk masalah pembayaran dan dia menerimanya dari Ling Tian.


"Tunggu sebentar tuan-tuan. Akan saya ambilkan kunci ruangan yang dipesan dulu!" ujar gadis pelayan.


"Iya!" jawab Ling Tian singkat.


Setelah beberapa saat, gadis itu kembali menghampiri Ling Tian dan Long Yuan dengan membawa kunci digenggaman tangan kanannya.


"Mari tuan-tuan, saya antar keruangan tuan-tuan!" kata gadis pelayan.


"Baik!" jawab Ling Tian dan Long Yuan serentak.


Mereka bertiga berjalan menyusuri beberapa lorong penginapan dan menaiki tangga. Hingga sampailah mereka di lantai tujuh atau lantai teratas penginapan rajawali. Gadis pelayan membuka pintu ruangan itu dan dapat dilihat oleh mereka ruangan yang sangat mewah.


"Silakan masuk tuan-tuan! Saya akan menyiapkan minumannya terlebih dahulu!" ucap gadis pelayan.


"Baik. Terima kasih!" jawab Ling Tian dan Long Yuan.


Setelah memasuki ruangan, Long Yuan segera mengirim sinyal kepada Wei Hun.


"Saudara Wei! Kami juga sedang disini! Datanglah keruangan 13 lantai tujuh!"

__ADS_1


__ADS_2