Ling Tian

Ling Tian
Ujian Sang Naga Hijau 3


__ADS_3

Disisi lain, Mao An yang telah memasuki zona ujian langsung saja mendapatkan apa yang didapatkan oleh puluhan ribu orang di kawasan terlarang itu.


Mao An merasakan penekanan gravitasi yang sangat luar biasa bahkan melebihi pada saat berada di Gunung Yanshi Dunia Jimi De. Selain itu, Mao An juga merasakan jiwanya seperti sedang disayat-sayat oleh sesuatu yang tidak kasat mata.


Mao An ingin berteriak namun dia tidak bisa. Dia ingin berlutut atau keluar dari zona itu karena merasakan rasa sakit yang luar biasa pada jiwanya. Namun bahkan tubuhnya tidak bisa digerakan sama sekali. Dia seperti tertancap di bumi kawasan terlarang itu saja.


'Sial! Seberapa kuat sebenarnya Naga Hijau itu sehingga dapat memberikan penekanan sekuat ini?' batin Mao An yang sudah tidak tahan lagi.


Mao An benar-benar merasakan dirinya seperti hanya semut kecil dihadapan Sang Dewa Naga Agung jika dibandingkan dengan Naga Hijau yang ada diatas puncak gunung kawasan terlarang. Padahal Mao An adalah monster Beast yang sudah berada di tingkat Raja Beast atau setara dengan kultivator Ranah Kaisar Puncak yang sangat kuat.


Namun dihadapan Naga Hijau, dirinya dibuat tidak berdaya sama sekali dan dengan pasrah harus menerima kenyataan pahitnya itu serta menelannya dengan terpaksa.


___________________


Tingkatan Monster Beast:



Monster Beast Liar Tingkat 1-3


Setara dengan kultivator ranah pendekar jiwa (awal, menengah, akhir).


Monster Beast Tingkat 1


Setara dengan kultivator ranah Pendekar Kayu.


Monster Beast Tingkat 2


Setara dengan kultivator ranah Pendekar Tembaga.


Monster Beast Tingkat 3


Setara dengan kultivator ranah Pendekar Besi.


Monster Beast Tingkat 4


Setara dengan kultivator ranah Pendekar Perunggu.


Monster Beast Tingkat 5

__ADS_1


Setara dengan kultivator ranah Pendekar Perak.


Monster Beast Tingkat 6


Setara dengan kultivator ranah Pendekar Emas sampai Platinum Menengah.


Monster Beast Tingkat 7


Setara dengan kultivator ranah Pendekar Platinum Menengah sampai Berlian Menengah.


Monster Beast Tingkat 8


Setara dengan kultivator ranah Pendekar Berlian Menengah sampai Berlian Akhir.


Monster Beast Tingkat 9


Setara dengan kultivator Ranah Raja.


Raja Beast


Setara dengan kultivator Ranah Kaisar.



___________________


Mao An ingin menyerah. Namun saat mengingat bahwa saudara laki-laki yang satu itu atau Ling Tian mempercayai dirinya serta mengatakan bahwa dia akan menyusul sebelumnya, Mao An kembali menggertakkan giginya kuat-kuat untuk tidak patah semangat dan terus bertahan.


Akan tetapi yang tidak dia tahu adalah bahwa Ling Tian saat ini sedang duduk santai ditempat sebelumnya sambil menunggu acara ujian itu selesai.


Mao An merasakan keanehan pada penekanan gravitasi bumi yang sedang menimpanya saat ini. Dia mengacuhkan rasa sakit pada jiwanya yang tercabik-cabik untuk mengamati tekanan ini.


'Harusnya jika ditekan, maka aku akan dibuat berlutut tanpa persetujuan. Namun mengapa ini tidak bereaksi pada tubuhku?' tanya Mao An pada dirinya sendiri.


Dia mengamatinya dengan seksama. Setelah beberapa saat kemudian, Mao An menyadari bahwa serangan tekanan ini juga menekan jiwanya, bukan tubuhnya. Pantas saja tubuhnya tidak bisa bergerak sama sekali karena inti dari kekuatan seseorang adalah kekuatan jiwa.


Jika jiwa seseorang menetapkan untuk berhenti bergerak, maka tubuhpun akan otomatis berhenti bergerak. Dan saat ini jiwanya sedang ditekan dan dibuat berhenti bergerak oleh sang Naga Hijau, maka dari itu tubuhnya dan orang-orang yang mengikuti ujian terdiam seperti patung.


'Mungkinkah Naga Hijau itu adalah Naga Jiwa yang pernah muncul juga ditempatku dulu?' batin Mao An yang mengingat kejadian masa lalu tentang kemunculan sang Naga Hijau ditempat asalnya.

__ADS_1


Setelah mengetahui semua itu, Mao An kini hanya membiarkan jiwanya terus merasakan sakitnya sayatan sambil terus mempertahankan kesadarannya. Mao An menganggap saat ini jiwanya masihlah ditempa untuk menjadi lebih kuat lagi..


Sebelumnya sang Naga Hijau juga mengatakan bahwa ujian yang akan diterima oleh setiap orangnya hanyalah selama tiga hari saja. Jika orang itu lulus, maka dia akan mendapatkan token yang dapat membawanya memasuki dunia dibalik portal dimensi diatas sang Naga Hijau untuk memperebutkan harta langit dan bumi.


Namun jika gagal karena tidak kuat menahan rasa sakit saat jiwanya tercabik-cabik, maka kemungkinan besarnya adalah mati dengan jiwanya yang rusak atau terluka sangat parah jika bagi orang yang beruntung.


Kekuatan jiwa adalah kekuatan tak kasat mata yang sering digunakan oleh Ling Tian untuk menghentikan orang-orang yang hendak berlutut kepadanya. Sangat jarang sekali orang yang mempelajari kekuatan jiwa. Karena dalam pelatihannya harus merasakan rasa sakit yang luar biasa saat jiwanya ditempa untuk diperkuat.


Kekuatan jiwa biasanya dilatih oleh mereka yang mempelajari alkimia. Karena untuk membentuk serta menurnikan pil roh membutuhkan kekuatan jiwa yang kuat. Namun meskipun begitu, kekuatan jiwa para alcemis tidaklah dilatih untuk sebuah serangan.


Namun jika seseorang dapat menguasai atau bisa menggunakan kemampuan kekuatan jiwanya dengan baik, maka orang itu adalah orang yang sangat mengerikan karena dapat menyerang dan membunuh lawan tanpa bergerak sedikit pun dan musuh mati tanpa ada luka fisik. Alangkah betapa kerennya jika bisa seperti itu.


Sementara untuk Ling Tian sendiri, dia jarang menggunakan kekuatan jiwanya karena memang belum ada musuh yang pantas untuk mendapatkan serangan dari kekuatan jiwanya yang sangat luar biasa itu. Mungkin jika dia sudah di Alam Menengah atau mungkin Alam Dewa nantinya Ling Tian baru akan menggunakannya. Sungguh kesombongan yang sangat tidak terbatas.


***


Daratan Timur.


Perang antara aliansi aliran hitam yang dipimpin oleh Kaisar Han Biao dan Patriark Sekte Pedang Kelelawar Nan Kong masih saja berlanjut hingga beberapa hari lamanya.


Boommm...


Boommm...


Ling We dan Ling Jian juga masih bertarung melawan kedua pemimpin aliansi itu. Disekujur tubuh mereka berdua sudah terdapat luka ringan dan darah mengotori baju dan zirah yang dipakainya.


Hal yang sama juga terjadi kepada Kaisar Han Biao dan Nan Kong. Mereka sungguh tidak menyangka bahwa dengan kekuatan puncak kultuvasi di Benua Langit ini belumlah bisa menjinakkan dua pemuda yang berasal dari Klan Ling yang hanya berkekuatan ranah Pendekar Berlian Menengah Bintang 2 dan 7.


Boommm...


Boommm...


Ling We dan Kaisar Han Biao terpisah, begitu juga dengan Ling Jian serta Nan Kong. Mereka berempat mendekat kepada rekan masing-masing sambil memelototi lawannya.


"Kaisar Han Biao! Anak itu sangat kuat!" ujar Nan Kong yang merasakan kekuatan Ling Jian.


"Huh! Dia hanya ada di Bintang 2 saja! Sementara lawanku ada di Bintang 7!" ujar Kaisar Han Biao dengan kesal.


"Pantas saja Klan Ling sangat diwaspadai oleh Yang Mulia. Ternyata kekuatan tempur mereka benar-benar tidak bisa dianggap remeh!" kata Nan Kong yang disetujui oleh Kaisar Han Biao.

__ADS_1


__ADS_2