ETERNAL ENEMY

ETERNAL ENEMY
(131)


__ADS_3

OneRepublic - Secret


...I need another story...


...Something to get off my chest...


Akhirnya Rita pun ada kesempatan bertemu dan bertanya pada ibunya Ney, saat itu Ney kebetulan sedang pergi bersama saudaranya membeli sesuatu. Kesempatan ini dikabulkan tapi harus menunggu sampai Rita kuliah dan bekerja. Saat itu Rita datang ke rumah Ney dan menunggu Ney yang sedang pergi.


...My life gets kinda boring...


...Need something that I can confess...


...Till all my sleeves are stained red...


Kebetulan sekali ibunya Ney berada di rumah neneknya itu dan menyambut Rita dengan gembira. Jadi langsung Rita gunakan kesempatan emas itu untuk bertanya mengenai Ney.


"Tante, maaf saya mau bertanya tapi mungkin agak kurang sopan," kata Rita yang takut menyinggung dan membuat ibunya Ney marah.


Melihat itu, ibunya tahu soal apa dan kemudian duduk didepan Rita setelah menyimpan minuman. "Mau nanya apa? Kamu ada masalah ya sama anak tante?"


...From all the truth that I've said...


...Come by it honestly I swear...


...Thought you saw me wink, no...


...I've been on the brink, so...


"Saya tidak mengerti kenapa ya anak tante kalau saya cerita apapun, itu saya merasanya dia mengira saya sedang pamer?" Tanya Rita dengan hati - hati takut menyinggung semua perkataannya.


"Ya ampun padahal tante selalu bilang ke dia berkali - kali untuk selalu mendengarkan setiap orang berbicara apa ke dia. Tante bilang itu salah satu cara agar dia bisa punya banyak teman. Maaf ya, Ri. Ini juga berkaitan dengan waktu kamu datang membawa makanan ya?" Tanya ibunya yang langsung menangkap ekspresi tidak enaknya saat Rita masih duduk di bangku sekolah. Lama sekali kan karena ibunya juga merasa Ney selalu menolak ibunya menginap di rumah ibunya sendiri. Oh, ternyata dia takut kalau Rita bertanya kepadanya.


...So tell me what you want to hear...


...Something that will light those ears...


...Sick of all the insincere...


...So I'm gonna give all my secret away...


"Iya. Kenapa sih dia itu selalu menganggap saya saingan? Selalu seperti mengajak berantem!" Kata Rita dengan sebal.


"Yah, mungkin ini salah ibu dan ayahnya sebagai orang tua. Kami tidak mengira, ini yang akan terjadi pada Ney. Dulu dia baik banget orangnya, seperti kami saja tapi kita salah memberi arahan terutama dari ayahnya," kedua mata ibunya mulai merah karena sedih. Sepertinya agak menyedihkan kenangan dulu.


"Maksudnya Tante?" Tanya Rita kurang mengerti.


"Dulu kami itu hidup serba kekurangan jadi banyak keluarga yang ... menjelekkan termasuk teman - temannya. Ney sampai terkena bully lalu dia enggan masuk sekolah. Semua termasuk kakak dan adiknya juga mengalami hal yang sama, lalu melihat hal itu ayahnya banting setir akhirnya menjadi Tour Guide Wisata. Dari situ kami mulai menanjak naik dan akhirnya kehidupan kami berada di atas. Namun salahnya, di saat kami mulai memiliki banyak harta, bergelimpangan uang, ditambah suami tante diberi kedudukan tinggi di kantor wisatanya, yah seperti itulah ... Ney berubah drastis dia menjadi anak yang pembangkang, suka merendahkan orang lain. Bukan hanya kamu saja tapi banyak dibelakang Rita yang mengeluh soal Ney. Saya saja sampai bingung, apa yang terjadi pada Ney?" Rita mendengarkan penjelasan ibunya yang panjang, sesekali ibunya meneteskan air mata, Rita jadi tidak enak.

__ADS_1


...This time, don't need another perfect line...


...Don't care if critics ever jump in line...


...I'm gonna give all my secrets away...


"Tante, kalau terlalu menyakitkan tidak perlu diperpanjang. Saya hanya ingin tahu saja kenapa Ney begitu?" Tanya Rita yang membelai kedua tangan ibunya Ney.


"Tidak apa - apa kamu juga harus tahu keadaan yang sebenarnya. Tante pikir berteman dengan kamu tidak akan ada lagi yang mengeluh ternyata sama saja. Ney itu pernah di bully oleh teman terpercayanya sampai dia enggan untuk membuka hatinya kembali. Soal kamu, tante yakin kamu bukan teman yang bisa berbalik menjadi musuh KALAU nanti kamu merasa sudah tidak bisa bertahan dengan Ney, tinggalkan saja. Tidak apa - apa, tante melihat dia semakin tidak mengerti dirinya. Tante terlalu senang belanja ini itu, tanpa memperhatikan kebutuhan Ney makanya dia jadi sulit seperti sekarang. Tante selalu katakan pada ayahnya jangan menggurui Ney dengan kalimat, 'Uang itu bisa membeli apapun.' karenya nyatanya, teman pun tidak ada yang mau mendekatinya,"


...My God, amazing how we got this far...


...Its like we're chasing all those star...


...Who's driving shiny big black cars...


...And everyday I see the news...


Rita terdiam setia mendengarkan apa yang dikatakan ibunya Ney kepadanya. Di tempat lain, Ney merasa bahwa Rita datang ke rumah ha dan sekarang sedang berbicara serius dengan ibunya. Ney merasa ada firasat buruk soal itu tapi dia tidak bisa bergegas karena harus mengantri membayar. Saudaranya heran melihat Ney yang terlihat sedikit panik dan bertanya.


"Lu kenapa? Dompetnya ketinggalan?" Tanya saudaranya. Namun Ney tidak menjawabnya dia sibuk dengan penglihatan yang dia lihat. Meski tidak tahu apa yang sedang mereka bicarakan, tapi Ney merasa Rita menanyakan sesuatu yang penting soal dirinya. Melihat antrian yang lama maju, membuat Ney ingin menghantam orang - orang di depannya tapi jelas tidak bisa.


Kembali ke rumah Ney. Ibunya masih menjelaskan segalanya dari sejak dulu. "Memang ada beberapa Rita, tapi tante tidak suka karena mereka ada hanya karena bila Ney punya banyak uang. Ayahnya juga begitu, punya banyak teman tapi suka morotin. Tante tidak sengaja membaca chat soal kamu yang dibully sama dia dan chat dia dengan Arnila. Tante sangat minta maaf ya," ibunya kemudian tersedu - sedu tidak tahu kalau dulu lebih parah pengalaman dia seperti itu.


...All the problems that we could solve ...


...Just write it into an album...


...Singing straight to cold...


...I don't really like my flow, no, so ...


"Dia membalas rasa sakitnya ke kamu sewaktu dia dibully habis - habisan sama teman - teman dekatnya. Tante bilang ke Ney kalau Rita tidak seperti Anjeli dan teman satunya lagi. 'Jangan sampai kamu memperlakukan Rita dan Arnila seperti teman terdahulu ke kamu karena mereka benar - benar teman asli. Kalau kamu tetap lakukan, kamu akan menyesalinya.' Tante baca semuanya dan memarahi Ney tapi yang seperti kamu tahu, Tante tidak pernah didengarkan sama sekali," kata ibunya yang mengambil lembaran tisu untuk menghapus air matanya.


"Kenapa dia lakukan bully itu ke aku? Aku tidak pernah melakukan itu sama dia," kata Rita.


"Dia mungkin berpikir karena kamu sudah mau jadi teman dia, setidaknya kamu harus merasakan apa yang dia rasakan padahal itu tindakan yang salah. Tante tahu suatu hari nanti kamu dan anak tante tidak akan bersama lagi. Tidak apa - apa asal kamu tahu, tante ikhlas menerimanya," perkataan ibunya membuat Rita bertanya - tanya apa maksudnya ya?


Ibunya melihat Rita yang sangat penasaran soal apa maksud dari perkataannya tapi suatu hari pasti itu akan terjadi karena kepribadian Ney yang sulit diterima banyak orang. "Mungkin memang sudah terlambat jadi tante hanya berharap untuk sekarang kalau kamu dan Arnila bisa terus menemani dia. Dia suka menyakiti kamu ya dengan kata - katanya?" Tanya ibunya.


"Makanya saya bertanya penyebabnya ke Tante," jawab Rita.


Tempat lain, akhirnya giliran Ney untuk membayar belanjaannya dan sebisa mungkin secepatnya sampai di rumah. Saudaranya bertambah kesal melihat Ney yang seenaknya dan sengaja membuatnya membayar lebih lama. Dengan mengambil uang dulu di ATM.


...*So tell me what you want to hear...


...Something that will light those ears...

__ADS_1


...Sick of all the insincere...


...So I'm gonna give all my secrets away...


...This time, don't need another perfect line ...


...Don't care if critics ever jump in line...


...I'm gonna give all my secrets away*...


"Ya ampun, ke ATM dulu? Sudah deh pakai uang aku saja dulu!" Saat Ney membuka dompetnya, dia baru sadar kalau belum ambil uang sakunya juga dari ATM dan akhirnya, mereka berdua ke ATM dengan kilat.


Di rumah Ney. "Jangan terpaksa berteman dengannya ya kalau kamu sudah tidak sanggup, tante terima bila kamu meninggalkan Ney. Daripada kamu berbalik menjadi musuh. Terima kasih selama ini kamu mau bersabar terhadap Ney ya. Oh iya, kalau Ney berbicara sesuatu yang kamu ragukan, lebih baik jangan percaya dan cari tahu kebenarannya. Setelah ini mungkin Ney tidak akan memberikan celah supaya kita bisa berbicara lagi. Tante tahu dia punya kemampuan lain tapi sayang dia tidak bisa menggunakannya dengan baik. Tante sering membaca chat dia soal apapun ke kamu sama Arnila, kenapa dia sering berbohong mungkin ini adalah hasil dari kesalahan kami dalam mendidiknya dulu,"


...Oh, got no reason, got not shame...


...Got no family I can blame...


...Just don't let me disappear...


...I'ma tell you everything...


Bisa dibilang dulu sewaktu Ney mengalami pembullyan, ada kemungkinan ibunya itu tidak mendukung atau membuat hidupnya Ney semangat alias ibunya kurang membuatnya melawan. Tidak ada kata motivasi atau pengertian bisa jadi karena kondisi psikis ibunya juga akhirnya karena keinginan terpendam anaknya yang tidak terpenuhi, saat mereka naik tingkat, Ney memuaskan dirinya sendiri. Termasuk soal merendahkan orang lain karena dia pernah mengalaminya dan berpikir orang yang dekat dengannya pun harus mengalami hal yang sama dengan dirinya.


Padahal tidak semua orang seperti itu dan akhirnya dia melewatkan banyak orang baik.. tidak sempat dididik dengan baik karena setelah mereka memiliki kehidupan lebih baik, jadi tenggelam dengan pesona Uang.


"Kalau nanti Ney berkata dia Autis atau apapun, soal perilakunya tidak ada hubungannya dengan autis. Dia normal kok. Tante mau ke belakang ya, kelihatannya Ney sudah dalam perjalanan pulang menuju ke sini. Tante tidak mau kamu kenapa - kenapa." Setelahnya ibunya langsung bergegas ke dalam, meninggalkan Rita yang akhirnya keheranan tapi kemudian bertingkah seperti tidak ada apa - apa.


...So tell me what you want to hear...


...Something that will light those ears...


...Sick of all the insincere...


...So I'm gonna give all my secrets away...


...This time, don't need another perfect line ...


...Don't care if critics ever jump in line...


...I'm gonna give all my secrets away...


...All my secrets away...


...All my secrets away...


BERSAMBUNG ....

__ADS_1


__ADS_2