
Seperti diceritakan di episode 140 tentang keadaan kakaknya Ney, yaitu Cyphrin. Memiliki kelainan yaitu Bipolar. Bipolar adalah gangguan psikologis yang umumnya terjadi karena faktor genetik atau keturunan. Di samping itu, ternyata Bipolar bisa disebabkan oleh pemicu lainnya. Diantaranya:
Kondisi Otak. Ini kita pasti sering mendengar ya kalau anak kecil terlalu sering dibentak maka beberapa sarafnya ada yang terputus. Itu bukan mitos tapi kenyataan. Tapi kalau untuk penderita Bipolar ternyata berbeda, otak dapat melewati berbagai perubahan fisik yang berpengaruh langsung pada tingkat bahan kimia otak atau disebutnya Neotransmitter. Ini itu dapat berupa zat yang mampu mempengaruhi mood atau suasana hati seseorang. Hal inilah yang kemudian dapat merubah emosi penderita bipolar secara drastis. Serem amat kalau penderita sudah kambuh apalagi, kalau penderita tidak mengonsumsi obatnya.
Keturunan Genetik. Faktor genetik bisa menjadi penyebab yang paling banyak terjadi. Di mana seorang anak contohnya ya memiliki orang tua atau anggota keluarga lain yang menderita bipolar, dapat dimungkinkan penyakit tersebut menurun pada si anak. Ini memang menjadi salah satu faktor bipolar yang tidak dapat dihindari. Termasuk Ney ya dia juga parah bipolarnya apalagi, dia memiliki segudang penyakit kejiwaan yang belum dibuka saat ini.
Pengaruh Lingkungan Sosial. Perasaan stres akibat trauma anak kecil, rendahnya kepercayaan diri, atau mengalami suatu kehilangan yang tragis dapat membuat seseorang terserang bipolar. Seperti yang dialami oleh Ney, well, kedua saudara kandungnya menderita bipolar pastilah dia juga kena.
Yang dimana Rita masih belum tahu mengenai penyakit kejiwaan yang dimiliki oleh Ney tapi dia akan mengetahuinya suatu hari nanti bersamaan dengan hal besar yang harus terpaksa Rita putuskan. Oke, kita pindah ke kediaman Arnila yang juga sedang sibuk menyiapkan masakannya di hari ini agar besok tinggal dibawa saja. Tidak seperti Rita dan Ney, Arnila sudah jago dalam hal memasak. Dia akan membuat beberapa kue cokelat untuk dititipkan pada Rita untuk Alex. Dia juga ingin Alex menikmati cemilan buatannya meskipun Arnila tahu, Alex lebih ingin buatan Rita.
Imron datang dan mencicipi semuanya dan senang mengetahui Arnila sangat pandai memasak. "Untuk piknik? Aku boleh ikut?" Tanya Imron memohon.
"Tidak boleh! Hanya kita bertiga saja. Nanti kalau ada yang tersisa, aku bawa pulang," Imron cemberut karena sangat menyukai makanan buatan Arnila. Dia penasaran hasil masakan Ney seperti apa, juga teman satunya lagi.
"Kamu pernah mencoba makan buatan Ney?" Tanyanya sambil melihat - lihat.
"Belum. Rita yang pernah," jawab Arnila yang sibuk mengaduk nasi.
"Terus? Kok bisa?"
"Aku kan SMP tidak satu sekolah sama Ney. Kita bertemu sewaktu di SMA sampai sekarang. Tapi kalau soal kedekatan, memang lebih dekatnya aku kalau sama Rita, mereka pernah off kontak selama setahun. Tidak perlu dijelaskan kenapa dan apa alasannya, kamu pasti mengerti kan,"
Imron manggut - manggut dan mengambil onigiri buatan Arnila yang langsung dijawab dengan hentakan talenan.
"Kamu kok bisa tahan sama Ney? Teman kamu saja sampai bisa begitu," kata Imron yang sibuk mengunyah onigiri dengan nikmat.
"Kata siapa aku bertahan? Aku kan pernah satu bulan tidak mau bertemu dia. Dia selalu menginjak - injak aku dibilang ke semua orang kalau aku tidak punya teman makanya memohon ke dia untuk jadi temannya. Sarap! Lihat saja nanti siapa yang sebenarnya tidak punya," kata Arnila yang memukulkan centong nasinya ke meja. Imron hanya terdiam melihat kelakuannya.
"Santai, bu." Imron menenangkan Arnila.
...ONIGIRI FURIKAKE...
Bahan : 10 centong nasi putih pulen
5 lembar nori, dipotong memanjang tapi
tebal
2 sdm wijen putih
Bahan Furikake : 2 sdm teri medan
4 lembar nori
__ADS_1
3 sdm katsuboshi ( ikan cakalang
serut )
Cara Membuat :
Sangrai teri medan hingga kering
Sangrai wijen putih hingga sedikit kecoklatan
Furikake ( blender nori, katsuboshi dan teri )
Setelah halus campurkan dengan wijen sangrai
Campurkan nasi dan Furikake
Kepalkan nasi atau cetak dengan menggunakan pencetak onigiri berbentuk segitiga lalu sematkan nori yang dipotong memanjang.
"Kamu mau bawa berapa? Jangan semuanya!" Tangis Imron yang disambut cubitan keras di pinggangnya.
"Mau bawa 6 jadi masing - masing makan 2. Semoga tidak ada yang sama menunya," kata Arnila yang mulai mencetak nasinya.
"Harusnya sih kalian tulis mau buat apa jadi nanti kelihatan apa ada yang sama," kata pasangannya.
"Iya juga ya tapi sudah terlambat semoga semuanya berbeda menu,"
"Tidak boleh! Aku tidak mau ya kamu di banyak tanya oleh Ney, dia kan pernah naksir sama kamu tapi kena tolak. Kamu urus saja deh undangannya aku sudah urus sisanya," Arnila lalu merapihkan nya dan memasukkan ke dalam kotak bekal yang besar.
"Aku senang deh bisa menikah sama kamu. Pintar masak, cantik juga. Kamu masih belajar dandan?" Tanya Imron memandangi calon istrinya yang tidak menggunakan kosmetik.
"Masih tapi yang sederhana saja seperti Rita. Dia juga tidak terlalu banyak menggunakan kosmetik. Yah, enaknya dia sudah terlahir cantik dan wajahnya mulus juga tapi kurang percaya diri," kata Arnila membayangkan penampilan Rita yang sedikitnya membuat dirinya insecure.
"Secantik apa sih? Aku jadi penasaran. Aku ikut ya," goda Imron lagi sambil membayangkannya. Arnila langsung terdiam, dia lupa kalau Imron belum pernah bertemu dengan Rita. Terbesit ketakutan kalau Imron akan berpaling tapi Arnila tidak mau percaya. Toh Rita sudah ada Alex.
"Aku bercanda kamu sampai kepikiran ya. Aku cukup dengan kamu seorang. Kalau dia sampai bisa membuat kamu cantik sih pasti baik banget ya,"
"Banget! Sampai aku menggelengkan kepala karena banyak orang yang akan memanfaatkan kebaikan dia nanti. Terlalu polos!" Arnila menyayangkan sikap Rita yang terlalu memandang semua orang baik dan sebenarnya Arnila juga sekaligus kagum karena Rita selalu berusaha berusaha membantu orang sekelilingnya. Tapi seperti Ney, malah berakhir dimanfaatkan seenak perut dia.
"Kamu sama Rita sepertinya bisa cocok ya daripada dengan Ney. Kamu kenapa tidak mendekati Rita saja?" Tanya Imron yang membantu Arnila mencetak onigirinya.
"Maunya begitu tapi aku cemas kalau Ney sampai tahu dia akan berusaha menyakiti Rita. Aku tidak mau itu sampai terjadi, kamu tahu kan ceritanya dia seperti apa. Dia punya ilmu hitam meski tidak pernah jujur pada semuanya, tapi aku tahu," Arnila menatap sedih ke arah Imron. Lalu Imron memeluknya.
"Ya sudan tapi aku ingatkan saja kalau kamu punya niat 'terpaksa' berteman sama dia, suatu hari kamu juga akan ketahuan dan lebih baik berpisah,"
__ADS_1
"Biarkan saja ketahuan justru itu yang aku mau, jadi aku bisa lepas dari dia. Semenjak berteman dengan dia, kamu tahu juga kan banyak keanehan yang terjadi sama aku. Terutama saat aku diruqyah sama ibuku,"
Hal itu mana bisa dilupakan begitu saja oleh Imron. Membayangkan saja kejadian ruqyah membuatnya lumayan merinding. "Tanda segitiga dan mata satu itu?" Tanyanya sambil gemetaran.
"Iya. Dari situ aku berpikir kalau dia punya ilmu santet makanya aku tidak mau sampai terjadi pada Rita. Cukup aku saja yang mengalaminya," kata Arnila yang kemudian balas memeluk pasangannya.
Arnila memasak di rumah bibinya di Bandung karena urusan undangan pernikahannya mereka beli bahannya juga di Bandung. Alhasil, Arnila menginap di rumah bibinya selama entah berapa bulan.
"Aku juga tidak mau itu terjadi lagi sama kamu. Aku akan kenalkan kamu pada temanku yang bisa melepaskan segala macam ilmu hitam pada diri kamu. Kalau suatu hari nanti kamu dan Ney berpisah, aku akan berucap syukur alhamdulillah. Jadi kamu jangan sedih masih ada aku disini," Imron lantas mengecup kepala Arnila yang membuatnya memerah dan nyaman. Kemudian setelah lega, dia melanjutkan lagi membuat makanan yang lain ditemani Imron.
...JERUK KRIM YOGHURT BRULEE...
Bahan : 8 buah jeruk Sunkist
2 sdt air perasan lemon
4 sdm gula pasir
Bahan Krim : 50 gr Cream Cheese
150 ml greek yoghurt
75 gr gula pasir
1 sdt vanila pasta
4 gr bloomed gelatin ( campur
dengan 2 sdm air hangat )
Bahan Toping : 2 sdm gula pasir
Daun Mint
Cara Membuat :
Belah jeruk menjadi 2 bagian, potong sisi luar jeruk ( buntutnya ), kerok daging jeruk, sampai kulitnya berbentuk mangkok,
Panaskan jeruk, perasaan lemon dan gula pasir. Aduk rata.
Campurkan Cheese Cream, greek yoghurt, gula pasir, vanila pasta, dan gelatin ke dalam tebusan sirup jeruk. Lalu blender sampai tercampur rata.
Tuangkan ke dalam mangkok jeruk, masukkan ke dalam lemari es selama 4 jam.
__ADS_1
Taburi dengan gula pasir kemudian bakar sampai menjadi karamel.
BERSAMBUNG ...