
"Tidak tahu tuh sepertinya akan berbeda. Hmmm aku benar - benar menemukan orang yang bisa membantu masalah aku nih," kata Rita yang menyerah dengan semuanya. Masalah Alex, masalah Ney sampai Arnila. Ini kenapaaa ya semuanya jadi satu?
"Iya ya kita membutuhkan orang yang ahli lama - lama begini, kita semua akan gila. Belum lagi kamu dengan Alex yang kapan selesainya. Tapi aku lihat kamu bertemu sama Alex di Bandung," kata Arnila sambil mengirimkan emoji bahagia.
"Walah! Pasti lebih parah berantemnya," tebak Rita.
"Tidak kok. Itu semua salah paham, nanti dia akan jadi sangat romantis hanya... hahahaha...!" Kata Arnila membayangkan sesuatu.
"Belum apa - apa sudah tertawa duluan," πππkata Rita.
"Habisnya nanti kocak banget kalau kalian bertemu. Kamu kan tidak peka orangnya dia romantis tipenya tapi kamu tidak, jadi nanti kocak banget. Tapi aku yakin, kalian akan jadi keluarga yang belum pernah ada di dunia deh," kata Arnila.
Eh, bushet keluarga? ππlah nikah sama dia dong!? Lelaki ribet! Kebayang anak - anaknya seperti apa kalau kolab sama dia di kasurππ. π€£π€£π€£ tidak terbayangkan juga sih buat anaknya bagaimanalaaah... Pikir Rita.
"Set dahhhh sampai jadi keluarga? Yakin? Ribet oy si Alex kupret itu!" Kata Rita yang malas banget mikirinnya.
"HAHAHAHA!! Tapi aku yakin Alex itu jodoh kamu hanya memang takdir yang super kocak banget. Kok bisa ya Allah SWT kasih kalian jalan takdir super kocak?" Tanya Arnila yang masih ketawa sambil ditahan.
"Sepertinya fix ya Allah sudah bosan dengan jodoh umatnya yang begitu - begitu saja tidak ada hiburan lain. Jadi saja kenanya ke aku, Ya Allah apesss!" Kata Ritaπππ.
"BAHAHAHAHA tapi enak lho hidup kamu nanti. Mau ini itu kamu punya banyak uang, kamu bisa beli segunung kentang goreng sampai mulut kamu sakit, bisa beli makanan apapun yang biasanya selalu kamu harus nabung uang dulu. Dia akan sangat royal sama kamu hanya..." kata Arnila.
"Hanya apa?" Tanya Rita berpikiran negatif. "Jangan - jangan.... posesif ya?"
"Tepaaat! Posesif. Kamu sadar ya? ππππ," kata Arnila.
"Yang itu mah sadar bangetlah. Aku bicara sama kalian, bertemu sampai janjian piknik, dia itu manyuuun seharian. Ibunya kirim penampakannya, yang bikin aku ketawa keras. Ampun dehπππ," kata Rita yang masih memiliki foto wajahnya yang full cemberut.
"BAHAHAHA posesif banget lho kalau kamu bersatu sama dia nanti. Kamunya yang pusing, sering berantem karena dianya posesif bisa jadi dia akan pasang alat pengintai kamu di mana saja. Tapi kami kuat menghadapi dia, dia akan menyusut kalau kamu meledak. Tapi dia juga bisa galak tapi menyusut karena kamu nangis setiap dia galak. Jadi dia akan mulai lebih berhati - hati kalau mulai marah. Dia meleleh setiap kali lihat air mata kamu keluar karena artinya kata - kata dia terlalu kasar untuk kamu terima. Tapi memang kamu kalau salah ya pasti mengaku. Jadi dia akan sayang kamu banget. Cieeee," kata Arnila.
"Ah! Teori. Masih panjang kan menuju ke Jepangnya hahaha bisa berubah kan? Kita lihat saja nanti arahnya kemana," kata Rita. Dia tidak mau terlalu percaya dengan hal semacam mistis. Apalagi penampakan yang dilihat manusia kadang bisa berubah kan sesuai ketuk palu Allah SWT.
"Iya iya. Tapi kalau terjadi, pintaku hanya satu semoga kamu selalu hidup bahagia dan menjadi keluarga sakinah ya. Kamu tidak perlu memikirkan soal aku ataupun Ney lagi, jalani jalan takdir kamu yang nanti muncul. Perjalanan kamu dengan aku atau Ney mungkin tidak akan terlihat lagi. Aku hanya mau bilang itu saja sih, itu yang aku lihat. Kita bertiga akan berjalan di jalan masing - masing. Nanti kamu akan bertemu banyak orang hebat tapi diri kamu masih tetap sama rendah hati dan disukai banyak orang. Jadi diri kamu sendiri ya nanti akan punya orang yang selalu bisa menemani kamu," kata Arnila.
"Kok aku jadi sedih ya membaca omongan kamu ini?" Tanya Rita.
"Ya ahahaha kita sekarang masih akan terus saling mengganggu. Tapi aku merasa kamu perlahan mulai ada yang berubah. Oh iya pokoknya jangan sampai putus kamu percaya dengan teman dan sahabat kamu, dan jangan terlalu percaya dengan Ney juga. Dia tidak pernah menganggap kamu sebagai temannya karena apa yang dia inginkan semuanya ada di kamu," kata Arnila. Dia sangat tahu apa yang di inginkan oleh Ney namun tidak disadari oleh Rita.
"Apa tuh? Aku tidak punya uang banyak seperti yang dia punya. Keluargaku ya biasa saja. Aneh juga sih waktu dia bilang kalau aku selalu bahagia saja tidak pernah punya masalah. Kata siapa coba?" Kata Rita.
__ADS_1
"Dari luarnya dia lihat kamu selalu bahagia. Ya setiap orang mana ada yang tidak punya masalah kan. Hanya dia memandang kamu itu selalu di atas dia sedangkan dia tidak mau itu. Sebenarnya kamu banyak keahlian banyak kemampuan yang dia tidak bisa sih. Sampai kamu bisa mendapatkan hati Alex saja itu membuat dia semakin panas. Kalau sampai menikah, wah lebih panas lagi dia. Semua sifat jelek manusia dia punya makanya susah kita tembus ke hatinya,"
"Iya juga kita mau nasehati dia seperti apapun, yang dia lihat ya kita menyombongkan diri. Soal sepele saja mikirnya macam - macam kan. Ah lelah banget deh menghadapi orang seperti itu. Ya aku berubah karena menyadari menghadapi dia yang terus begitu itu lelah. Kalau dia tidak suka kelemotanku, yang aku sengaja buat kenapa tidak dia pergi saja ya?" Tanya Rita yang merasa sama sekali tidak memaksakan harus tinggal.
"Ya kalau dia punya banyak teman mungkin akan pergi, Ri masalahnya kan dia tidak punya siapa - siapa jadi yah tetap saja di tempat dia sekarang," kata Arnila yang mulai rebahan.
"HOAAAAMM.. aku sudah mengantuk nih. Besok kita lanjutkan lagi ya. Coba seterusnya saja dia pundungan. Oh iya kalau Ney nanya, kamu mau jawab apa?" Tanya Rita yang bersiap mau tidur. Dengan sisa matanya yang hampir menutup, dia tahankan untuk melihat jawaban dari Arnila.
"Kalau bertanya kita mengobrol apa, jawab saja tidak ada. Suruh siapa dia berbuat seperti itu kan hahahaha!"
Akhirnya selesailah percakapan mereka dan Rita lupa dia sama sekali tidak chat Alex. Tapi saat Rita periksa inbox Alex, tidak ada apapun yang masuk. Rita sempat heran juga biasanya dia cerewet tapi sudahlah dia sudah sangat mengantuk. Saat Rita mau tidur, notif Alex pun muncul.
"Tidur ya? Seharian ini kamu lupa chat denganku π’. Aku terus menunggu kamu tapi tidak ada yang munculπ," kata Alex yang kejauhan dia menghela nafas sambil manyun. Dia melihat Rita sudah tertidur dan dia membelai kan tangannya di kepala Rita dalam bentuk Roh. Lalu mengecup pipinya.
Rita langsung terduduk dan mengusap pipinya. Dia merasa seperti ada yang menciumnya lalu tersadar melihat ponselnya dan benar saja Alex chat dia.
"Aduh, maaf! Arnila banyak menceritakan sesuatu sampai aku lupa soal kamu. Masih bangun?" Tanya Rita tertawa cekikikan karena sudah menunjukkan jam 12 malam.
"I was waiting you but you never come! Sedihnya," jawab Alex dengan emoji menangis.
"Hahaha gomen gomen. Nih aku balas," jawab Rita.
"Kamu terbangun. Tidak pusing?" Tanya Alex yang cemas.
"Boleh? Aku sangat senang kalau kamu ijinkan," katanya sambil cengengesan.
"Enak saja! Kamu cium pipiku terasa ada sengatan es makanya aku baru sadar itu pasti kamu," tebak Rita.
"Wow! Tenang saja aku tidak akan melakukan macam - macam sama kamu. Lebih enak bersentuhan langsung kulit dan kulit daripada hanya berupa roh hehehe," kata Alex yang aslinya membuat wajahnya memerah. Padahal dia kan playboy ya pasti sering mungkin tidur dengan perempuan? Tapi kenapa wajahnya harus memerah saat mengatakan itu dengan Rita? Rita juga merasa aneh.
"Itu sih kamu maunya begitu kan," kata Rita.
"Memang kamu tidak? Nanti kalau kealami kamu akan menikmatinya juga hehehe aku akan membuat kamu sangat menikmatinya," kata Alex yang sangat senang sekali menggoda Rita.
"Sudah malam hei! Jadi sekarang pembahasan Panas nih? Pasti kamu sudah mau mengompol HAHAHA!" Kata Rita yang membalikkan keadaan.
"Wanna try?" Goda Alex saat itu. Dia menantikan pembahasan panas bersama Rita karena Rita memang mampu membuatnya merasa 'Gerah' di dalam.
"Memangnya kamu bisa tahan? Aku yakin kamu orangnya tidak bisa tahan Panas yang di dalam kan," jawab Rita dengan nada menggoda.
__ADS_1
"Aaaaaa why you know laaa. Belum mulai kan," kata Alex yang sedang bingung dengan posisi yang enak.
Yah sudahlah sedikit saja digubrisnya lagian sudah malam ini, aku pun harus tidur. Besok pasti akan ada yang lebih heboh.
"Lagi apa sekarang nih?" Tanya Rita ingin tahu supaya dia bisa mencoba menggoda Alex.
"Rebahan harus kufoto?" Tanyanya sambil menggoda lagi.
**21+
Rita : "Aku naik ke atas badan kamu. Kamu akan bagaimana?"
Alex : "Menyambut kamu dan memegang pantat kamu dengan lembut. Lalu**?" Tanya Alex dia sambil membayangkannya dan jantungnya semangat.
**Rita : "Langsung cium bibir kamu dan gigit pelan sampai kamu mengeluh,"
Alex : "Aku sambut ciuman dengan lebih panas dan memasukkan lidahku ke dalammu,"
Rita : "Hmmm langsung nih. Nakal!"
Alex : "Hahaha setelahnya aku balikkan kamu yang ada di atas agar aku bisa lebih menikmati kamu di bawah. Bagaimana?"
Rita : "Lalu aku berbisik**..."
Alex mulai menggeliatkan badannya dan nafasnya semakin memburu. Badannya berkeringat tampak dia menikmati chat Panas dengan Rita. Alex tahu benar chat Panas dengan Rita tampak seperti nyata, seperti perkiraannya Rita memang handal dalam chat Panas. Yang membuatnya semakin ketagihan, dalam benaknya ingin sekali dia bertemu dengan Rita aslinya dan melakukannya. Tapi dia sadar kalau Rita bukan sembarang perempuan, kalau dia benar melakukannya, Rita akan berubah menjadi iblis tersadis yang sama sekali belum pernah dia lihat. π€£π€£π€£π€£
Alex : "I ready, say what..."
Rita : "SUDAH MALAM BODOH! TIDUR!"
Setelah itu tanpa ada perasaan bersalah sama sekali Rita kemudian terlelap membiarkan Pangeran Bodoh itu sendirian.π€£π€£π€£. Di sisi lain Alex yang membacanya terakhir, karena sudah meledakkan semburan air torpedo nya dan kembali membaca dengan penasaran apa balasan Rita setelah itu termenung membaca kalimat akhir Rita. Dengan wajah bodohnya dia hanya termenung lalu melihat kasurnya sudah setengah banyak semburan air, dia menggarukkan kepalanya.
"YOU!!! Tanggung jawab! Aku sudah meledak nih! AAAAAAA! Tengah malam aku mengganti seprai, tahu! Hei!! ARE YOU SERIOUSLY SLEEP LEAVING ME?!?! Kamu tega!! OH MY GOD!! THIS IS TRAP!! RITAAAAAA!!!" Teriak Alex kalau dia sampai bicara sepertinya akan terdengar 1 negara itu atau 5 negara? HAHAHAHAHA
"Sudahlah. Suruh siapa kamu terlalu fokus dan serius. Sudah tahu malam, bukannya tidur kamu bodoh malah terhanyut. Maaf ya aku mau tidur besok lagi saja ya. Besok aku janji akan buat kamu lebih kecapean Chat Panasnya. Yuk ah. Oyasumi Nasai!"
Alex yang membacanya malah tambah sebal! Mana sudah setengah telanjang pula π€£π€£π€£sudah siap dengan posisi enaknya ternyata di PHP π€£π€£π€£. Yang bawahnya pun alhasil kecewa karena baru seper satu keluar. Dengan kecewa dia lalu berjalan ke kamar mandi di kamarnya dan mandi.
"Oh bersabarlah, adikku. Besok katanya dia mau main lagi lihat saja kalau aku ditinggal tidur lagi. Oh.. mana kamu sudah semangat juga, sudah keluar mengiler. Haduuuh kejam sekali dia, aku ditinggalkan tidur juga."
__ADS_1
Dengan wajah yang manyun tapi membuatnya lega karena bisa mengeluarkan 'itu', dia sedikit lega. Hanya Rita yang bisa memancingnya dengan cepat, mungkin juga karena memang Alex menginginkan Rita. Tapi kapankah takdir mempertemukannya? Agar tidak terjadi kesalahpahaman lagi?
BERSAMBUNG...