
"Sekitar jam 9 pagi huehehehe aku puas banget! Baru kali ini ada orang yang bisa membuat aku lega dua kali," kata Alex yang menulisnya dengan bahagia.
"Memang biasanya bagaimana? Secara fisik saja?" Tanya Rita penasaran. Yah, pastinya ya berhubungan semua mantan pacarnya bukan makhluk ilusi berbeda dengan Rita. Lebih gawat ๐ฐ.
"Ya secara fisik bukan via chat seperti kamu karena memang kondisinya kan aku dengan mantan ya satu negara kalau beda juga masih di sekitar Malaysia," katanya sambil senyum.
"Lebih bahaya ya, syukurlah kita masih dalam wilayah media sosial kalau seperti mantan kamu, sepertinya aku memilih tidak kenal saja," kata Rita berpikir.
"๐๐๐aku tidak akan begitu duluan. Kebanyakan yang meminta begitu justru pihak perempuannya. Kalau tidak percaya tanya saja nanti pada cikpuan," kata Alex yang takut kehilangan Rita.
"๐ค๐ค๐คsepertinya mereka tergiur dengan penampilan fisik kamu ya. Kebanyakan lemah syahwat ya. Kamu juga asti tidak menolak kan?" Tebak Rita dengan ekspresi datar.
"๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ, ya bagaimana lagi," jawab Alex tertawa keras.
"Si bodoh! Sama saja toh, kalau kamu berbeda harusnya kamu kuat iman. Pasti kamu juga terpancing sama fisik mereka yang bohay kan. Jujur! Kamu kan matanya mesum," kata Rita cengengesan.
"Wahahaha! Tidak aku ingkari aku memang suka wanita yang berbadan seksi, paras cantik, kaki mulus tapi dari semuanya mereka tidak punya hati yang tulus. Saat penyakitku kambuh, tak ada yang bertahan menungguku sampai sembuh," kata Alex sedih saat itu. Mengingat 13 perempuan yang menjadi kekasihnya dulu hanya satu yang bertahan tapi yah sama saja.
"Meski mereka sudah terjajah sama kamu juga?" Tanya Rita.
"๐คฃ๐คฃ๐คฃmeski aku sudah mencicipi mereka terlebih dahulu sebelum putus. Tapi tidak ada yang bisa memuaskan ku," kata Alex.
"Eh? 13 orang itu? Termasuk yang meninggal? Kamu maniak gesek - gesek ya๐คฎ๐คฎ๐คฎ," kata Rita membuatnya merinding. 'Ya Allah bila benar dia maniak, jauhkanlah jangan Kau satukan' pikir Rita dalam hati dan memang sengaja agar terbaca Alex.
".......... Kamu tahu kan kalau aku bisa baca isi hati kamu," kata Alex mengingatkan.
"Iya itu sengaja. Atau kamu lebih suka aku ketik saja langsung?" Tanya Rita.
"๐๐๐. iya termasuk yang meninggal. Aku normal tahu! Tapi memang tidak ada yang bisa memuaskan nafsuku. Kalau level 1 - 5, mereka semua hanya di level 2 tidak ada yang benar - benar sampai 5. Tapi denganmu meski hanya chat syahwat lewat chat, aku bisa sampai melebihi level๐๐๐. Apalagi kalau benar - benar di ranjang ya," goda Alex sambil tersenyum jahil tapi dia memang sedikit membayangkan Rita.
"Nyatanya, yang ada giliran aku yang membully kamu! Maaf ya soal dunia gesek - gesek bukan minatku. Karena masih ada hal yang lebih seru daripada hanya membicarakan hubungan intim," kata Rita tidak ingin membuat Alex terlalu banyak berharap.
__ADS_1
"I know you from the start, you never talk about sexuality after seeing my photos. I want to show you a bare chested photo, dirty thought don't cross. Sometimes I wonder what do you think after seeing the real me?
( Aku mengenalmu dari awal, kamu sama sekali yang tidak pernah membicarakan urusan seksualitas setelah melihat foto - fotoku. Mau aku perlihatkan foto bertelanjang sedada oun, pikiran kotor tidak ada melintas. Kadang aku berpikir apa yang kamu pikirkan setelah melihat diriku yang asli? )" Tanya Alex.
"Aku sih hanya mengagumi saja, seperti 'Wow! Badannya bagus,' atau 'Woh ganteng banget!' Tapi berujung tidak serius atau ada niat menjurus ingin punya hubungan. Banyaknya hanya mengagumi saja. Hanya sebatas itu. Kalau sampai berpikir yang aneh - aneh sih malu banget karena itu bukan aku," kata Rita sambil sesekali memakan cemilan. Malam itu Rita sudah kenyang dan sengaja tidak ikut makan malam.
"What if we meet later will be different?
( Apa kalau nanti bertemu akan berbeda? )" Tanya Alex penasaran seperti apakah reaksi Rita bila merek bertemu nanti? Alex sudah banyak merencanakan, banyak kejutan yang akan dia berikan pada Rita. Orang yang lebih lama bertahan dengannya, yang bertahan menghadapinya meski sampai sama - sama tepar. Rita yang tidak peka dan Alex yang banyak menghabiskan esmosi.
"It doesn't look like it might even be flat even though you are handsome
( Sepertinya tidak bahkan mungkin datar - datar saja meski kamu memang ganteng )," kata Rita dia sudah banyak pengalaman bertemu berbagai macam orang dari yang berwajah pas - pasan tapi mengklaim bahwa orang itu tampan satu RT, sampai benar - benar berwajah tampan dan putih tapi kelakuan super anak kecil๐๐๐. Macam - macam orang yang seperti Alex juga ada tapi peringainya dia kelebihan dari yang pernah Rita temui.
"Why laa?" Tanya Alex yang terkejut membaca jawaban dari Rita. Dia tak merasa kalau Rita berbohong dia mengatakannya sesuai kenyataan dirinya.
"Tired of seeing your face often so it's normal later. I don't know if you will see me later. Nervous or running scared
"Hahahaha Really? What for did I run away from you? I'm brave you know!
( Hahahaha sungguh? Untuk apa aku sampai melarikan diri darimu? Aku ini pemberani tahu! )" kata Alex yang histeris. Pikirnya Rita mau berbuat macam - macam.
"Karena aku datang sambil membawa peralatan olahraga untuk membalas perlakuan kurang ajar kamu. Itulah sebabnya aku jadi penasaran ๐ค๐ค๐ค," kata Rita menyengir. Tangannya mengepal lalu dia tiup di depan ponselnya dan meninjukan di layarnya dengan pelan.
"๐ฐ๐ฐ๐ฐ Eh you still remember it? I have repented and apologize ( Eh kamu masih mengingatnya? Aku kan sudah tobat dan meminta maaf )," kata Alex terdiam di kursinya sambil bengong. Dia memukul kepalanya ternyata Rita masih ingat bagaimana kelakuan Alex pada dirinya, sepertinya itu malah membekas di hati Rita.
"Tapi kamu terus melakukannya berulang kali dengan semua perkataan kamu yang jahat sampai sekarang. So don't blame me! ( Jadi jangan salahkan aku! )" Kata Rita yang selalu memeriksa setiap kalimat Alex. Dan itu juga yang menambah rasa dendamnya pada Alex. Bukan rasa cinta lagi๐๐๐.
"Slowly hit it yaa itu pasti sakit banget kalau kamu yang melakukannya," kata Alex berharap.
"It is none of tour business. Aku akan hajar kamu seperti kamu membuatku sampai menangis selama 3 hari. Seenaknya saja kami atur - atur volume pukulan aku!" Kata Rita yang semakin mantap melancarkan aksinya nanti. Sudah bukan urusan aneh lagi kalau banyak orang Indonesia bersinggungan dengan orang Malaysia. Eeeehhhh ini malah dipertemukan padahal Rita sendiri benci banget sama orang Malaysia, begitu juga dengan Alex yang benci banget sama orang Indonesia.
__ADS_1
Alasannya Rita benci orang sono sudah banyaklah kenyataan negara itu selalu klaim - klaim buatan Indonesia atau tentang kebudayaan kita yang indah padahal kebudayaan mereka juga tidak kalah indah kok, hanya memang Indonesia lebih banyak beragam pulau kan. Dan suku - suku lebih banyak, yah Rita pikir bukan hanya negara itu saja yang kagum tapi banyak negara lain juga tapi tidak sampai mengklaim. Tapi disini Rita juga belajar jangan jadi orang yang terlalu membenci sesuatu, karena bisa jadi nanti kena batunya. Seperti dirinya yang ternyata harus terlibat cinlok dengan negara tetangga yang dia tidak sukai.
"Wicked ( Jahat! )" Teriak Alex yang dia harus menerima hukumannya nanti saat mereka bertemu. Tapi dia selalu berdoa semoga saat bertemu nanti Rita lupa pada dendamnya saat melihat dirinya yang sesungguhnya. Tapi sepertinya rasa sebalnya sudah memuncak dan Alex merasakan firasat buruk. ๐ญ๐ญ๐ญ
"Kamu lebih jahat pada perempuan!" Kata Rita membalas.
"Ya Allah, forgive me for my mistake at that time!
( Ya Allah, maafkan aku untuk kesalahanku di waktu lalu! )" Kata Alex sambil mengirimkan emoji menangis. Dirinya merasa berada dalam zona berbahaya.
"Aamiin!" Jawab Rita sambil tertawa sampai perutnya kesakitan.
"๐๐๐But how come? Many people want to have me with a handsome face and proportional body
( Tapi kok bisa? Banyak orang yang ingin memiliki aku yang berwajah ganteng dan badan proporsional )," kata Alex memuji dirinya sendiri. ๐๐๐dia memang sangat senang memuji dirinya yang sangat kelewat tampan itu, jadi berasa seperti tokoh utama yang ada di Webtoon itu, yang judulnya "Keluarga Tampan" kalau tidak salah ya. Kalau salah mohon dikoreksi ya...
Oh iya! Alex itu sama seperti Kim Seokjin BTS yang dirinya juga mengklaim bahwa dia adalah lelaki yang paling tampan di seluruh dunia๐๐๐. Sama banget serius! Ya ampun, ternyata ada juga orang yang berpenyakitan sama dengan Alex. Apa jangan - jangan Alex dan Jin adalah ayah dan anak yang terbanned? ๐๐๐.
...^^Jadi penasaran ya kalau Author buat cerita soal Kim Seokjin dan Alex? Hahahaha jadi novel komedi nih^^ ...
"Hmmm I've often seen the handsome one from tan to white facial skin, until I get tired of seeing it. I prefer handsome men with brown skin over white
( Hmmm aku sudah sering melihat yang tampan sih dari kulit wajah yang sawo matang sampai putih, sampai bosan melihatnya. Aku lebih suka lelaki tampan yang berkulit cokelat daripada putih )," kata Rita mengakui. Baginya lelaki berwajah putih sangat membosankan, yang tampan justru yang berkulit sawo matang.
"Eh? Then what about me? Do I have to burn my face? ( Eh? Lalu bagaimana dengan aku? Masa aku harus membuat wajahku gosong? )" Tanya Alex yang membuat Rita tertawa terbahak - bahak sampai menenggelamkan wajahnya di bantal.
"Yes, you can make it Brown ( Ya, buat jadi berwarna cokelat juga boleh ) HAHAHA!!" Rita tidak tahan lalu tertawa tapi tentu saja sampai terbatuk - batuk. "Ya itu kan kalau bisa tapi kalau dapatnya ternyata berkulit putih, ya aku bisa apa?"
"Ohhhh... aku kira kamu tetap inginnya yang berkulit gelap," entah kenapa Alex merasa lega membaca apa yang Rita ketikkan. Alex teringat dirinya bisa menjadi berkulit cokelat tapi itu terjadi hanya saat dirinya harus menjalani terapi, yang terjadi 4 tahun lalu. Masa iya dia harus mempertahankan kulitnya gelap itu karena terpapar sinar UV?
BERSAMBUNG ...
__ADS_1