
"Why? ( Kenapa? )" Tanya Ney merasa aneh bukankah itu adalah hal normal yang biasanya dilakukan oleh pasangan?
"Because that's not her personality. What l see, she doesn't like to ask privacy questions at all, so when l know it I felt weird it's not like her usual. So it was you who order it ( Karena itu bukan kepribadiannya. Apa yang aku lihat, dia sama sekali tidak senang menanyakan hal bersifat pribadi sama sekali, jadi saat aku mengetahuinya aku merasa sangat aneh. Jadi itu adalah kamu yang menyuruhnya )," kata Alex membuat Ney mati kutu.
"Apa iya gue salah? Coba aku tanya pada Rita," katanya yang kemudian chat Rita lagi.
Rita sedang makan bersama dengan Bos Cafe juga karena saat mereka makan, Rita beli banyak puding dan mereka tahu kebiasaannya. "Bos, mau ikut gabung?" Tanya Rita. Yah, akhirnya malah banyak yang bergabung. Cafe pun tutup sementara waktu.
"Bagaimana teman kamu mau melamar? Tapi hanya 3 bulan saja," kata Bosnya yang makan membawa bekal dari rumah.
"Sudah Bos. Besok sepertinya dia datang, setelah itu bukan tanggung jawab saya ya Bos," kata Rita.
"Oke deh kalau begitu," kata Bosnya yang senang. Mereka semua senang Rita bergabung karena bekerjanya sangat cekatan dan cepat juga. Sebelum Rita masuk bekerja, Cafe mereka kurang ada yang bisa inisiatif dan tatanan makanan pun tidak ada yang bisa, padahal mudah. Pelayanan kurang cepat karena saking banyaknya pelanggan yang datang. Tapi semenjak Rita masuk, entah kenapa Cafenya semakin ceria apalagi Rita bisa gerak cepat. Yah masih muda sih dan ramah pada siapapun. Kalau istirahat makan pun, mereka semua makan masing - masing semenjak Rita masuk, dia mengajak semuanya bergabung saja.
"Yea she should know everything about you that's why l'm... ( Ya dia harus tahu segalanya mengenai kamu itulah kenapa aku... )" kata Ney yang dipotong lagi oleh Alex. Lama - lama Ney habis kesabaran juga membaca si Egois Alex!
"You are nothing she is. Close friends no, friends too no. You only exist that's who you really are. Just there ( Kamu bukan siapa - siapanya dia. Teman dekat bukan, teman juga bukan. Kamu hanya ada saja itulah siapa kamu sebenarnya. Hanya ada )," kata Alex memberitahukan kenyataan pahitnya Selama ini tampaknya Rita selalu berusaha memberitahukan tapi selalu menjaga perasaan Ney. Padahal selama ini Ney sama sekali tidak pernah memikirkan bagaimana perasaan Rita. Itulah yang membuat Alex sakit juga, perasaan Rita pada Ney sudah dari dulu tertolak.
Ney yang membacanya sama sekali tidak percaya, buktinya Rita memberikan kepercayaan penuh. Ini adalah taktik Alex untuk membuatnya jauh pada Rita. Tapi Ney lupa kepercayaan untuknya sudah lama tidak ada jadi memang benar apa yang dikatakan Alex, dia hanya ada saja. Bahkan sekarang saja Rita memberikannya lowongan kerja di tempat dia bekerja juga apalagi posisinya lebih tinggi dari Rita yang hanya Waiters.
"What? What do you know? Annoying! ( Apa? Apa yang kamu tahu? Menyebalkan! )" Kata Ney yang mulai marah.
"Sure, l know everything. Are you always there when she's in trouble? ( Tentu, aku tahu segalanya. Apa kamu selalu ada saat dia dalam masalah? )" Tanya Alex yang menyengir. Pastinya tidak tahu karena terlihat perbedaan secara nyata saat rohnya mendatangi Rita.
__ADS_1
"There is ( Ada )," jawab Ney sambil menggigit bibir atasnya.
"Where? At home? HAHAHA l means you are always there to support her give a solution. Are you sure? ( Dimana? Rumah? HAHAHA maksudku kamu selalu ada untuk mendukungnya memberikan solusi. Apa kamu yakin? )" Tanya Alex tertawa keras. Bahkan itu pun dia sama sekali tidak mengerti memang tampak sekali jauh dari bersosialisasi dan terlebih lagi terlalu banyak bacot!
Ney sudah malas sekali membahas hal itu dengan Alex karena sekarang Rita kembali lagi kepadanya jadi apa yang Alex katakan Ney sama sekali tidak pernah percaya. Dia tertawa terbahak - bahak mengetahui Rita ternyata menerima dirinya lagi menjadi teman dekatnya kali ini, dia yakin! Jadi soal Alex sekarang... ya silakan saja sesuka kamu.
"It's because l'm busy so why should l only pay attention to her? ( Itu karena aku sibuk jadi kenapa aku harus memperhatikan dia? )" Tanya Ney yang merasa tidak penting juga keberadaan Rita itu baginya.
"She's always there for you even though it turns out to be the opposite. l thought she was the one who was heartless thinking you were always helping her because you said so. But it turns out l was wrong you were never there for her even you chose to ignore it. True? How could you! You have a problem, you are down, SHE IS ALWAYS THERE. WHERE ARE YOU?
( Dia selalu ada untuk kamu meski ternyata kebalikannya. Tadinya aku pikir dialah yang tidak punya hati berpikir kamu yang selalu membantunya karena kamu bilang begitu. Tapi ternyata aku salah kamu yang tidak pernah ada untuknya bahkan kamu memilih tidak memperdulikannya. Benar kan? Kamu ada masalah, kamu down, DIA SELALU ADA. KAMU KEMANA!? )" Alex sudah tidak sabar lagi dan akhirnya meledak juga.
Ney terdiam dia mengeluarkan air matanya LAGI. Bisa jadi itu air mata dirinya yang asli, bisa jadi juga selama ini Ney sendirilah yang memiliki kepribadian ganda bukan Rita. Bisa jadi benar apa yang dikatakan Rita, bahwa Ney lah yang harus dipertanyakan kewarasannya. Karena Alex juga sama. π€π€π€Yang Rita sadari adalah dia sama sekali tidak mengenal Ney karena Ney sendiri selalu membatasi dirinya sendiri dan seperti apa Ney yang Rita tangkap hanya jeleknya saja. Entah kenapa soal hal baik hanya sedikit, Peduli tapi aneh sekali mengungkapkannya.
"Berhentilah menggunakan air mata sebagai bentuk pertahanan. Rita sama sekali tidak bisa ditipu kan, begitupun aku." Kata Alex dalam pesan terakhirnya lalu menutup chatnya sehingga Ney tidak bisa membalas lagi.
Ney merenung selama ini Rita tidak pernah dendam padanya, dia kaget saja bulan lalu saat mereka merundungnya ada perasaan yang teramat salah saat Ney melakukannya, namun lebih besar desakan sesuatu yang mendorongnya lebih semangat lagi untuk merundungnya. Dia ingin menghentikannya tapi yang terjadi membuat Rita tersakiti dan menjauh darinya. Dia sadar sebenarnya ada yang salah pada dirinya tapi bagaimana? Dulu Rita sepertinya menemukan masalahnya, sepertinya Rita menemukan dirinya yang lain berada di kedalamannya. Tapi setelah itu yang di dalamnya menyerang Rita dengan ganas dan membuatnya menyerah.
Sebenarnya memang Ney merasa sangat iri pada Rita sedari dulu dia kenal menurutnya Rita sempurna tapi tentu saja Rita tidak pernah merasa begitu. Dia lebih iri kepada beberapa temannya yang pintar berolahraga bisa melakukan apapun. Berenang dengan banyak gaya dan lama, sedangkan Rita sendiri tidak bisa karena penyakit Bronkitis dan jantungnya membuatnya terbatas melakukan semuanya.
~ Hah!? Rita punya penyakit jantung!?~
Yah, itu terbeberkan saat SMA tiba - tiba terdapat serangan dan membuat panik seluruh kelas. Sempat jatuh pingsan dan dibawa ke ruang perawat. Setelah diperiksa, Rita mendapat penyakit jantung bawaan dari ayahnya. Rita meminta pada guru kesehatan untuk tidak memberitahukan pada siapapun termasuk orang tuanya. Akhirnya dengan kesepakatan Rita tidak boleh ikut kegiatan yang membuatnya kelelahan. Dan Rita menurutinya sampai dia kini kuliah dan bekerja. Alhamdulillahnya, serangan jantungnya hanya kambuh setahun sekali. Dan dokternya adalah guru kesehatannya yang bekerja di sekolahnya dulu, guru plus dokter wanita itulah yang menjadi dokternya bila kambuh.
__ADS_1
Obat? Tidak Rita tidak pernah meminta obat semenjak kambuhnya tidak seperti Alex ππ. Dia hanya olahraga ringan yang cukup, bekerja yang cukup, makan dan minum yang sehat. Sedikit micin. Untungnya Rita suka susu, jadi dia selalu membuat puding susu kesukaannya atau makanan yang berbahan susu dan orang tuanya tidak pernah curiga karena kalau kambuh selalu di tempat yang jauh dari keluarganya. Meski ibunya kadang menaruh curiga pernah melihat Rita seperti kesakitan sambil memegang bagian kanannya. Tapi itu hanya sedetik setelahnya biasa lagi.
Setelahnya ibunya tak pernah melihat lagi Rita kesakitan jadi tidak pernah memikirkannya. Jadi apa yang harus di irikan dari kehidupan Rita? Meski yah memang sih Rita lihat bagaimana kondisi keluarga Ney yang jauh dari kata hangat. Padahal Rita selalu membuka pintunya kalau Ney butuh bantuan begitu juga keluarganya hanya... yah, ibu, kakak dan adiknya memang kurang suka.
Ney mengaku dalan hatinya sangat iri apalagi setelah tahu Rita berkenalan dengan Alex dimana pemuda genius setara Einstein lalu parasnya yang super ganteng. Siapa sih yang tidak jatuh hati sekaligus berkesan Rita kurang cocok dengannya? Yaaa itu sih pasti banyak yang berpikiran 'Aku lebih pantas dengan Alex.' Semua perempuan. Tapi masalahnya kan hatinya sendiri, Ney kaget sekali saat tahu kalau hatinya sudah terpatuk pada hati Rita. Apa yang Alex lihat dari sosok Rita yang kampungan?
Setelah menyadari memang Alex ada rasa suka begitu pula dengan Rita, Ney semakin menjadi - jadi. Dia terlalu berpikiran berlebihan berpikiran jauh sekali yang dimana terlalu aneh juga. Beranggapan kalau dia akan sangat malu sekali saat masyarakat tahu kalau dia berteman dengan Rita yang kurang cocok dengan tampilan Alex. Bila nanti Rita memperkenalkannya pada banyak orang, entah harus ditaruh dimana wajahnya karena Rita selalu berkelakuan konyol dan membuatnya malu.
πππEeeeh.. plislah! Rita memang seperti itu dia sama sekali bukan orang palsu yang demi popularitas membuat dirinya seperti Princess. Kenapa dia banyak disukai orang karena dia memang apa adanya tapi bukan berarti dia kampungan. Kadang tindakannya memang tidak pernah terpikirkan tapi dia lebih perhitungan. Selama berteman dengan Rita pun, Ney tampak selalu menjaga jarak baginya terlalu memalukan mengikuti kekonyolan Rita. Padahal dirinya lebih membuat Rita malu tapi dia memakluminya, setiap orang memiliki keterampilan tersendiri. Namun sayang Ney kurang sadar seperti apa diri yang sebenarnya.
Belum jadi juga sudah mikir jauh apalagi Rita kini malah sibuk bekerja sampingan untuk sebisa mungkin tidak meminta uang kepada orang tuanya. Rita juga berjualan makanan cemilan, baju, handsock, apapun selama itu halal. Tentu saja Ney hanya bisa memandanginya dari jauh namun setiap Rita menjual sesuatu selalu saja semuanya ludes dan laku. Akhirnya membuat Ney ingin mencoba, saat Rita tidak berjualan, dia menempati tempat Rita tapi malah jualan tidak laku.
"Rita! Lu pakai pelet ya. Kok jualan gue sama sekali tidak laku sih? Jauh dari lu!" Kata Ney pernah langsung marah - marah.
"Hah? Jualan apaan lu?" Tanya Rita yang merasa aneh. 'Bukannya dia mencemooh jualanku ya? Lah sekarang dia jualan apaan?' Pikir Rita keheranan.
"Ya gue jualan sama seperti lu tapi sudah 3 hari kok sama sekali tidak habis sih?!" Kata Ney yang tidak sadar membuat jebakan sendiri.
"Makanya jadi orang jangan sompral pakai menghina. Tuh balasan dari Allah, enak? Ya enaklah!" Balas Rita tertawa. Membuat beberapa temannya penasaran ada apa.
Setelahnya tentu saja tempat datang dia ditutup dan dia pulang dengan perasaan kesal dan marah. Rita tahu benar kenapa tidak laku. Ternyata harga yang Ney cantumkan itu jauh dari harga aslinya. Handsock murahnya Rp 5000, dia jual Rp 50.000 hahaha ya siapa juga yang mau beli. Rita jualnya Rp 15.000 makanya ludes! Mana kata ibu pemiliknya dibilangnya itu Handsock buatan luar negeri, ampun deh! Tapi karena kasihan, ibu pemilik memberikan Rp 150.000 karena sudah susah payah berkoar - koar.
Setelahnya Rita yang membantu ibu itu untuk menjualkan dagangannya sebelum Rita bekerja di Cafe. Dan tentu saja ludes seperti biasanya setelah ada beberapa teteh dan ibu menceritakan seorang remaja menjualnya dengan harga fantastis.
__ADS_1
BERSAMBUNG ...