
Happy Reading
Seminggu berlalu dan ibu Lia sudah diperbolehkan pulang. Beberapa hari ini Fara sering bermalam di rumah sakit menunggu ibunya.
Terkadang Keill juga ikut menginap tapi karena ada banyak pekerjaan, kalau sudah malam biasanya Keill pulang ke rumah.
Hari ini Fara juga ingin menginap di rumah sang ibu, karena takut tidak ada yang menjaga ibunya setelah operasi.
Keill tentu juga ikut menginap, sepertinya keduanya akan tinggal lebih lama di rumah ibu Lia mengingat bahwa ibu sudah tidak memiliki siapa-siapa lagi selain Fara.
Sebenarnya Mama Rara ingin mengajak besannya untuk tinggal bersama di rumah mereka yang besar itu, selain karena di rumahnya pasti ada banyak orang dan juga Rara bisa ikut merawat besannya itu, tetapi ibu Lia tidak ingin dan bersikukuh tetap pulang ke rumahnya dan meminta sarah untuk tinggal di sana sama dengan suaminya.
Malam ini setelah memberikan obat kepada sang ibu, Fara kembali ke kamarnya dan melihat suaminya yang tengah fokus menatap layar handphone.
Berjalan perlahan mendekati sang suami yang sudah duduk di atas ranjang, Fara mendudukan dirinya di samping Keill yang menoleh saat merasakan kehadiran Fara di sampingnya
"Mas, besok aku izin libur kerja lagi, ya?"
Keill menatap mata Fara dengan senyuman yang menawan membuat istrinya bersemu.
"Selama kamu di rumah sakit aku sudah meminta Dion untuk mengurus surat pengunduran diri kamu dari perusahaan, kamu ini istri seorang CEO loh, hartaku masih banyak untuk memberi nafkah istriku ini, jadi lebih baik kamu tidak usah bekerja dan merawat ibu di rumah, kasihan beliau tidak ada yang menjaga," ujar Keill panjang dan lebar.
Fara merasa bahwa ucapan suaminya itu benar, sekarang dia merasa sedikit lebih lega untuk meninggalkan pekerjaan karena adanya alasan sang ibu.
"Baiklah mas, mungkin memang seharusnya aku berhenti bekerja, untuk apa aku berkerja kalau uang suamiku nggak akan habis-habis jadi aku setuju dengan keputusan kali ini mas," ucap Fara.
"Nah, gitu dong jadi tambah makin sayang kalau kamu nuntut sama mas," Keill langsung menarik tubuh istrinya dan mendudukan di atas pangkuan nya.
Perlahan mendekatkan wajahnya untuk mencium bibir Fara, memagut lembut sambil menekan tengkuk istrinya untuk semakin memperdalam ciuman nya.
Dan malam itu pun akhirnya terjadi pertempuran di atas ranjang setelah seminggu lebih mereka berpuasa.
*****
Hari ini Fara pergi ke butik Mama Rara untuk melihat gaun pengantin yang akan Fara gunakan di acara resepsi pernikahannya nanti.
__ADS_1
Mama Rara sudah mempersiapkan gaun muslimah modern yang nampak glamor tapi tidak terlalu mencolok.
Mama Rara sudah mempersiapkan gaun untuk menantunya itu sebulan yang lalu karena memang rencana resepsi pernikahan putranya itu akan mereka adakan setelah semuanya siap.
Dan saat ini persiapan sudah hampir 99% karena nanti akan diadakan di aula perusahaan Abraham grup dan mengundang seluruh karyawan yang berjumlah ratusan orang itu.
Tidak lupa untuk para kolega dan sahabat-sahabat Keill dan juga Fara dan jumlah undangannya tidak tanggung-tanggung yaitu dua ribu undangan.
"Ayo sayang, kemari, mama sudah mempersiapkan gaun muslimah yang indah untuk kamu, karena acara ini akan diadakan besar-besaran makanya Mama ingin kamu tampil sangat cantik dan sempurna nanti," Fara memperhatikan sebuah manekin yang dipakaikan gaun sangat cantik.
"Gaun ini rancangan Mama sendiri?" Tanya Fara yang memperhatikan setiap detail dari gaun berwarna putih tulang ini.
"Iya sayang, sebentar lagi Keill akan datang dan kalian harus fitting baju pengantin hari ini karena resepsinya akan diadakan tiga hari lagi, jadi Mama harap tidak ada kendala selama 3 hari ke depan," ucap Mama Rara.
"Iya Ma, mudah-mudahan semuanya berjalan dengan lancar, kalau begitu Fara pakai gaun ini dulu sambil nanti nunggu Keill dari kantor," Fara dan juga mama Rara dibantu oleh salah satu asistennya membuka gaun tersebut dan segera membawa Fara ke ruang ganti untuk memakai gaun itu.
Fara memakai gaun dibantu oleh dua asisten yang memasangkan resleting di bagian belakang. Setelah memakai gaun itu Fara diajak untuk duduk di depan cermin dan banyak peralatan make up di mejanya.
Mama Rara meminta seorang MUA untuk mendandani Fara dan juga untuk memakaikan hijab yang nantinya akan dibuat seperti mahkota.
Keill datang ke butik langsung dari kantor setelah menyelesaikan meeting bersama seorang klien. Pria itu tahu bahwa istrinya sudah berada di butik dan hari ini dia juga akan fitting baju yang akan dipakai untuk resepsi pernikahannya nanti.
"Sedang pakai gaun pengantin di dalam, kamu juga cepat sana pakai bajumu, Mama udah siapin di ruangan sana, yukk!" ajak Mama Rara.
Keill mengikuti mamanya yang masuk ke sebuah ruangan, Mama Rara memberikan setelan jas kepada putranya itu.
"Cepat dipakai biar Mama tahu mana yang kurang pas ataupun kurang bagus di badan kamu," Keill mengangguk dan mengambil setelan jas itu dari tangan mamanya.
Keill langsung memakai jas pengantinnya lalu menatap pantulan dirinya di depan cermin. Dia itu terlihat gagah dan lebih tampan memakai Banten jas hitam yang melekat sempurna di tubuhnya yang tinggi besar itu.
"Keill, sini sayang!!" Seru Mama Rara.
"Iya Ma!" Keill langsung keluar dari dalam ruang tersebut.
Tiba-tiba Keill tercengang melihat istrinya memakai gaun muslimah yang sangat cantik.
__ADS_1
Fara merasa malu saat ditatap seperti itu oleh suaminya.
"Bagaimana Keill? Bagaimana menurutmu dengan gaun buatan Mama ini?" K
tanya mama Rara pada putranya sambil menilik gaun yang dikenakan oleh Fara.
Keill tidak mampu berkata-kata lagi, pria itu sangat terpesona dengan keanggunan Fara dalam balutan gaun pengantin yang sangat sopan itu.
Fara terlihat sangat cantik seperti putri dari negeri dongeng.
"Keill, bagaimana menurutmu? Mama ini minta pendapatmu, loh?" Mama Rara menepuk lengan Keill karena pria itu tidak juga merespon.
"Sangat cantik, Ma!" jawab Keill tanpa berkedip.
Sedangkan Fara masih menunduk karena merasa sangat malu melihat tatapannya suaminya.
"Ini Mama tanya gaunnya loh Keill! bukan orangnya, kalau orangnya ya memang cantik dari dulu," goda Mama Rara yang membuat Keill salah tingkah.
"Iya Ma, gaunnya juga sangat cantik kok, Keill suka," jawab pria itu yang kali ini mendekat ke arah sang istri.
Bersambung.
Hai semuanya, othor punya rekomendasi karya keren dari temen ku nih.
SaGa Antara Cinta Dan Ego
Author: eveliniq
Kisah seorang gadis biasa yang jatuh cinta pada seorang lelaki bermata elang.
Keduanya berasal dari strata yang berbeda tetapi dengan kekuatan cinta tulus yang ia miliki Sasha berhasil menaklukkan Galaxy cowok bermata elang yang terkenal dingin dan penyendiri.
Galaxy lelaki yang punya trauma masa kecil dengan keluarganya. Selama ini hanya belajar merasakan cinta dan kesetiaan dari seekor anjing kesayangannya berjenis Husky.
__ADS_1
Husky bermata biru inilah yang akhirnya bisa mengobati trauma masa lalu Galaxy dan menemukan cinta sejatinya.
Ikuti kisah Sasha dan Galaxy dalam menemukan cinta sejati mereka bersama anjing kesayangan mereka "Grey" Husky bermata biru.