ETERNAL ENEMY

ETERNAL ENEMY
(48)


__ADS_3

"Kamu bisa lihat khodam yang dimiliki orang lain?" Tanya Rita yang agak penasaran.


"Bisa. Sebenarnya Ney dan Arnila punya mereka hanya aku tidak katakan karena kamu tidak bertanya soal itu. Sekarang ya lain lagi," jelasnya.


Bagi kalian yang tidak tahu apa itu Khodam. Aku jelaskan ya Khodam itu bisa disebut sebagai jin pendamping biasanya orang yang memilikinya mempunyai ilmu kebatinan. Biasanya dipakai untuk memanggil orang yang dituju jadi seperti makhluk halus tapi bukan hantu ya. Bangsa jin yang bisa berasal dari benda - benda pusaka, ilmu batin ataupun yang sudah ada sejak lahir seperti Alex. Biasanya diturunkan dari kakek terdahulu untuk menjaga dari hal - hal yang tidak diinginkan. Wujudnya bermacam - macam bisa jin sendiri atau binatang. Fungsinya ada banyak bukan hanya seperti pengirim pesan saja.


Biasanya orang yang memiliki Khodam mempunyai sorot mata yang tajam tapi tidak selalu. Lalu dirinya disegani oleh orang - orang sekitarnya karena wibawanya sangat tinggi berbeda ya dengan orang yang angkuh. Tapi tentu saja dalam Islam Khodam yang masuk Islam hanyalah Khodam milik Nabi saja, selain itu ya semuanya kafir meski baik. Meski banyak orang yang mengakui kalau Khodam mereka sudah masuk Islam, nyatanya tetap saja kafir karena Jin kan termasuk bangsa pembohong ya.


Tugas mereka yang utama membantu, membimbing, dan mendampingi tuannya selama hidup di dunia tapi kalau kasus Alex sih beda lagi. Dia begajulan tentunya dimana letak fungsi khodamnya yah, tidak berguna juga sih karena sifat khodam itu ternyata 11 12 alias tidak jauh dari tuannya. Alex yang kasar, angkuh, bodoh begitu juga sama dengan khodamnya. Jadi tidak usah dimasukkan dalam kategori Khodam terbaik ya. Kelakuannya sama hancur dengan majikannya. Khodam ini bersemayan dalam tubuh majikannya jadi kebayang ya tempat mainnya didalam diri tuannya. Sempit.


Kekuatan? Ada dong. Paling khususnya mereka bisa menjelma menjadi prajurit yang memiliki keahlian bertarung cukup handal, jadi kalau ada yang macam - macam dengan tuannya dia akan langsung bertindak membabuk. Khodam bisa berasal dari garis keturunan seperti kakek buyut atau dari hasil perjalanan spiritual seperti meditasi di gunung. Serem banget ya demi mendapatkan Khodam caranya bisa negatif bisa positif. Tapi tetap dalam Islam, Khodam itu dilarang dipelihara kenapa? Karena bisa sangat merugikan pemiliknya.


"Seperti apa penampakkan khodam mereka? Aku cuma bisa merasakan milik Arnila tapi Ney tidak,"


"Masa? Padahal yang Ney selalu ada di sampingnya waktu kamu bertengkar sama dia, itu khodamnya lihatin kamu tapi tidak berbuat apa - apa hanya diam saja. Kamu mulai penasaran ya? Sudah penasaran soal aku saja," kata Alex.


"Tidak ada manfaatnya aku penasaran sama kamu. Tukang teriak - teriak dan pemarah. Aku pasti akab cari tahu tentang siapa kamu ini," jawab Rita yang sudah berpose gaya detektif.


"Sudah kuduga. Oke, aku beritahu kamu saja daripada nanti kamu cari tahu sendiri. Punya Ney, perempuan dia pakai baju pendek jaman orang dulu,"


"Baju temben itu yang tanpa tali bra kan?" Tanya Rita membuat Alex tertawa dan malu. "Halah ngapain kamu malu segala sudah biasa kan lihat perempuan pakai baju yang setengah terbuka,"


"Aku sangat menyesal pernah melihatnya,"


"Tidak usah banyak basa basilah. Itu setingkat sama Tengku?"


"Dibawah dong, punya Arnila levelnya kedua. Jadi yang Ney ketiga ya. Sebutan nama penjaganya Daeng itu bukan namanya ya tapi sebutan mereka. Ada juga tingkatan tertentunya tapi kamu pasti akan pusing, dia berasal dari Makasar. Kenapa bisa dapat dari sana ya? Jauh sekali. Karakter Daeng ini yah sama saja dengan majikannya. Kamu sudah tahu kan Ney seperti apa, ya begitu," jelas Alex panjang lebar.


"Hmmm jadi karakter Tengku juga sama seperti kamu ya?" Tanya Rita yang mulai mengerti.


"Iya dong," Alex bangga.


"Bodohnya juga sama levelnya berarti," kata Rita yang langsung tertawa.

__ADS_1


"YOU! ( Kamu! )" Teriak Alex lalu marah.


"Oh jadi begitu hampir mirip dengan manusia hanya yang berbeda jenisnya saja ya,"


"Kamu tampak senang sekali tahu kalau Tengku sama bodohnya dengan aku. Tapi dia keren lho," kata Alex.


"Tinggi?" Tanya Rita.


"Semuanya sama dengan aku,"


Kalau semua sama berarti... "Ganteng juga dong!" Kata Rita tertarik.


"Oh, jelas. Lebih ganteng," lalu Alex terdiam.


"Waaah! Aku ingin bisa lihat Tengkuuu... sayangnya tidak bisa lihat ya.. kalau bisa sepertinya bisa tertarik banget sama dia tuh,"


"...... Jangaaan! Manusia tidak boleh jatuh cinta sama jin itu kan dilarang. Salah salah salah ya Allah baru sadar. Sama aku saja, aku juga ganteng kok kamu kan sudah lihat," kata Alex yang sepertinya mengiba dalam kalimatnya, mungkin juga pundung.


"Kalau kamu seganteng itu berarti... Tengku 3x lipat lebih ganteng?! Wah! Penasaraaaan..." kata Rita semangat.


Kasihan juga dia hahahaha tersaingi dengan khodamnya sendiri. "Bercandalah. Aku lebih berminat dengan yang terlihat oleh kedua mata daripada yang bening apalagi bisa tembus," Alex sangat senang mendengarnya. "Tengku ksatria?"


"Tengku lagi Tengku lagi. Iya ksatria kerajaan. Kenapalaaa?"


"Wow! Kebanyakan khodam dari kerajaan ya," kata Rita merasa aneh.


"I don't know ( Aku tidak tahu ),"


"Playboy, fackboy, tukang gombal, suka pesta, tebar pesona ya sama saja seperti kamu. Jangan - jangan penjaga kamu juga suka main Making Love sama kunta ( red Kuntilanak ) mungkin saja ada kunta yang sudah hamil sama penjaga kamu,"


Alex langsung mengirimi emoji tertawa yang sangat banyak. Tidak aneh kan karena karakter dua makhluk ini sama saja.


"Kan sama saja sifat dan karakternya aku juga mencari tahu kok hanya berbedanya pada tingkatan. Ternyata ada lho yang lebih tinggi tingkatnya di atas Tengku. Jenisnya juga setara dengan prajurit Allah SWT!"

__ADS_1


"Oh ya? Apa itu?" Sambut Alex yang antusias dan penasaran juga. Khodam apa yang tingkatannya lebih tinggi dari punya dia.


"Khodam malaikat. Keren banget deh kalau ada yang punya jenis ini sudah termasuk mendekati Allah SWT. Kamu kan biasa ya khodamnya, bisa disebut Jin Jelantah ( red Jelata ) ya," kata Rita.


Alex membalasnya dengan emoji wajah datar. "Segitunya banget. Saya kirim Tengku untuk hajar kamu lho,"


"Sini kalau berani, aku datangkan 1000 malaikat untuk geprek Tengku dalam 1 hentakkan!" Kata Rita yang tidak gentar menghadapi ancaman Alex.


"Pakai apalaa kamu mau bikin Tengku tunduk,"


"Surat Al Anfal ayat 9 dibaca 3x maka akan mendatangkan bala bantuan 1000 malaikat yang bertugas menjaga sang pelantun ayat tersebut dan memukul jauh makhluk yang mengancam. Hayooo!" Kata Rita tersenyum menang.


"Curaaaaang!" Teriak Alex yang terbayang mati kutu pada wajahnya. Rita lalu membalasnya dengan emoji yang menjulurkan lidah.


"Biarin! Supaya sekalian Tengku dikejar - kejar kalau bisa sih dihempaskan juga sekalian dengan tuannya hihihihi,"


"Jahatnyaaa," seperti itulah keseharian mereka berdua. Ada kalanya melawak, ada kalanya saling lempar kalimat yang berujar kekasaran yang berakhir kericuhan lalu stop selama 3 hari dan baikan.


"Lalu keterangan kamu sama Ney bagaimana? Menggantung. Ibu kamu tidak bertanya - tanya?" Tanya Rita yang sudah beberapa hari ini Alex sendiri tidak pernah membicarakan soal Ney.


"Forget it I think she already understand ( Lupakan aku pikir dia sudah mengerti ). Coba saja tanyakan,"


"Kalau dia mau berusaha lagi bagaimana?" Tanya Rita cemas.


"Aku tahu kamu tidak ikhlas ya memberikan aku padanya? Jujurlah,"


"Kalau dianya bisa bersikap baik, aku ikhlas tapi kalau tidak ada bedanya. Aku ambil lagi," kata Rita jujur.


"Aku lebih senang mengobrol dengan kamu daripada dengan Ney. Kamu tahu kan dia bagaimana tidak bisa menghargai orang lain apalagi aku. Apalagi aku punya riwayat sakit,"


"Baiklah, kita begini saja terus. Kamu juga seru orangnya tidak membosankan!" Kata Rita.


"You always can talk with me about everything, I will always listen it ( Kamu selalu bisa berbicara denganku mengenai segalanya. Aku akan selalu mendengarkan )," Tapi tetap saja sih lelaki kadang susah dicurhati karena kebanyakan mereka tipenya logika bukan Perasaan.

__ADS_1


"Okelah, lanjut. Bagaimana dengan khodam Arnila?" Tanya Rita yang membuat Alex menepuk dahinya.


BERSAMBUNG ....


__ADS_2