ETERNAL ENEMY

ETERNAL ENEMY
(300)


__ADS_3

"Ada apa nih? Kebetulan sekali aku sedang ingin berbincang dengan seseorang. Eh, kamu datang," sambut ibunya Ameera dengan senang sekali.


Orang tua Alex duduk dengan sopan dan berdehem menjelaskan maksud kedatangan mereka.


"Begini lho, jeng aku mau mencoba lagi menjodohkan Ameera dengan putra bungsuku. Ameera masih single kan?" Tanya ibunya Alex.


"Ya ampun, kamu telat! Kemana saja waktu itu? Bagaimana ya? Teman suamiku anaknya suka sama Ameera dan dia sudah dijodohkan jauh alias sudah lama," kata ibunya menggenggam tangan ibunya Alex.


Lemas sekali mendengar kabar itu tapi tampaknya masih penasaran bagaimana kelanjutannya. "Apa mereka cocok? Dengan keluarganya apa sama?"


"Hahahaha Ameeranya suka juga sih hmmm sebentar aku tanyakan dulu ya, kalau tidak salah sih anak teman suamiku itu sedang kerja jauh dan sekarang belum dengar kabarnya lagi. Ameeraaa," ibunya lalu pergi ke dapur menemui Ameera yang sedang memilih kue yang enak.


Ayahnya Alex memberitahukan isyarat mata dan mimik mukanya pada istrinya yang jangan terlalu memaksakan kehendak dan berharap mungkin ini sudah jadi pertanda kalau Rita itu memang betul ada.


Di ruangan teh, ibu Ameera nampak heboh sendiri menghampiri Ameera. "Meera, kamu mau pilih Ojon atau Alex? Tuh, mereka mau menjodohkan kamu sama Alex lagi. Mau ya? Siapa tahu kamu jodohnya sama dia," kata ibunya dengan agak memaksa.


"Hah!? Alex playboy cap ikan asin itu?! Tidak mau ah! Belagunya kebangetan bun!" Kata Ameera yang merinding.


"Dulu kamu kan ngfans banget sama dia kok sekarang berubah?" Tanya ibunya keheranan.


"Dulu masih bloon kan terus Meera juga masih agak bego sekarang setelah tahu dia seperti apa. Bunda tahu tidak sih seantero Malaysia ini sudah tahu dia itu seperti apa kelakuannya," kata Ameera yang menaruh beberapa kue keju diatas piring kecil.


"Itu kan dulu. Sekarang sudah berbeda. Serius! Lebih kece dan hensem dia tuh bunda yakin kamu ngiler setelah melihatnya. Sudahlah coba daja dulu ya," kata ibunya memaksa.


"Di rumah saja bak pangeran kelakuannya tapi diluar, seperti kucing garong. Bunda mau aku berakhir seperti pengemis? Lebih baik sama Ojon," katanya.


"Ojon mah budak kampung! Geus hideung, memang sih kaya juga tapi sekarang kalian sedang jauh kan. Kamu jangan cerita kalau sedang dengan Alex. Kalau sama Alex jadi, derajat kita juga otomatis naik, Meera!" Kata ibunya dengan histeris.


"Bun, kita sudah kaya juga. Masih kurang? Berlebihan itu tidak baik. Kalau Ameera bukan takdir dia, Bunda jangan marah ya," kata Ameera yang kemudian membawa baki menuju ruang tamu.


Ibunya lalu menyusul Ameera sambil masih berbicara lagi tapi kali ini ada penekanan dan Ameera tidak bisa membantah lagi.


"Sekarang Alex tidak begitu playboy kok Meera, dia juga sama seperti kamu sudah tobat! Pokoknya Bunda mau kamu dengan Alex saja dulu!" Kata ibunya yang berjalan cepat ke ruang tamu. Ameera hanya terdiam sambil berjalan perlahan. Ameera ingin sekali marah pada Bundanya karena masih saja mengejar yang memang tidak mungkin didapatkan. Padahal keluarganya sendiri sudah lumayan kaya lalu apa lagi sih kurangnya?

__ADS_1


"Oke katanya kapan mau mempertemukan keduanya?" Tanya ibunya Ameera dengan senang.


"Alhamdulillah, kalau begitu nanti saya buat acara supaya mereka berdua bisa mengobrol," kata ibu Alex dengan senang juga.


Kedua suami menarik nafas bersamaan dan mengeluarkannya juga bersamaan.


"Yakin Ameera mau, Bun? Jangan memaksa lagi deh! Ojon bagaimana dia anaknya baik lho," kata suaminya mencolek bahu istrinya. ( Ameera ).


"Iya jangan dipaksakan kalau Ameera memang sudah punya. Alex juga kan sudah..." kata suaminya mengingatkan istrinya. ( Alex ).


Ameera memandangi kedua suami itu ayahnya dan suami tantenya dan berpikir dalam hati, 'Kenapa ya para Bapak lebih mengerti akan anak - anaknya dibandingkan ibu sendiri?'


"Kamu diam saja!" Jawab kedua istri pada masing - masing suami mereka.


Karena tidak ada jalan lain, Ameera lalu mengontak Alex. Tentu saja dia punya karena sejak dulu keluarga Alex selalu menyebarkan informasi kepada keluarga besarnya. Termasuk sahabat ibunya Alex ini. Ameera sama sekali tidak tahu perubahan fisik Alex seperti apa toh sudah 15 tahun mereka tidak bertemu. Mendengar informasi terakhir Alex menjadi playboy dan sudah banyak menjajah perempuan. Ameera meskipun preman tapi sama sekali tidak pernah menjajakan barang berharganya kepada lelaki sembarangan.


"Assalamualaikum, ini aku. Masih ingat?" Tanya Ameera yang pindah duduk ke halaman.


Beberapa menit, Alex menjawab saat itu dia sedang di dalam kantornya menandatangi beberapa surat. Dia mengira Rita yang menchatnya tapi bukan dan berpikir siapa orang ini lalu bertanya ke sahabatnya, Ion.


"Ameera? Oh! Perempuan preman itu ya.Wah, bagaimana kabarnya ya. Heh! Cewek preman bagaimana kabarmu? Kebetulan sekali chat, ada apa?" Tanya Alex sambil tertawa.


Ameera kaget akan julukan yang Alex katakan padanya. Tapi dia tertawa sinis. "Itu dulu aku sudah tobat nih. Baik, kamu tahu orang tua kamu datang ke rumah?" Tanya Ameera.


Alex kaget. Kerumah Ameera wah! "Buat apa?"


"Perjodohan. Kamu tahu?" Tanya Ameera tapi kalau sampai bertanya sih pasti Alex tidak tahu kan.


"APA!?" Alex memang asli kaget sekali. Dulu pernah sih dijodohkan tapi tidak jadi setelah tahu tabiat asli Ameera seperti kuda liar.


Ameera jadi penasaran juga soal penampilan Alex. Lalu dia menanyakannya pada teman grupnya dan mereka memberikan informasi Alex yang terbaru. Setelah melihat penampakannya, membuat Ameera langsung lemas. Benar saja apa kata ibunya, Alex kini menjadi seorang lelaki yang paling HOT. Ameera sangat suka lelaki yang berotot dan seksi, Alex termasuk ke dalam kriterianya meski Ojon juga sama berotot apalagi kulitnya hitam. Wah tambah seksi!


"Beruntung banget kamu kalau sampai dijodohkan sama dia. Kalau bisa sih punya anak dari dia supaya dia mau menikahi kamu," salah satu temannya menyarankan.

__ADS_1


"Itu ide gila!" Jawab yang lainnya. Ameera terdiam jelas saja dia harus mencoba peruntungannya dengan Alex.


"Tapi sepertinya Alex sudah punya juga deh," kata Ameera dalam grupnya.


"Hah!? SIAPA!? Kamu tahu namanya?" Tanya salah satu temannya yang memang fanatik kepada Alex.


Ameera menepuk jidatnya itu tanda bahaya kalau sampai temannya tahu siapa perempuan yang dekat dengan Alex. Meskipun Ameera cantik banget tapi dia bukan perempuan jahat yang akan melakukan apapun untuk merebut orang yang dia sukai.


"Bercanda hahaha!" Kata Ameera membalas. Yang membuat semua teman grupnya berkata mereka kaget. "Gawat sekali kalau mereka tahu yang sebenarnya,"


Keluarga Alfarizki adalah keluarga paling tersohor di beberapa negara termasuk Malaysia dan Jepang karena ayahnya Alex adalah orang dari Jepang. Sedikit orang yang tidak tahu tentang mereka, sekalinya dekat dengan orang tua atau anak - anak mereka, akan langsung disorot oleh media massa. Ameera ingat ada perempuan yang pernah dekat dengan Alex dan akhirnya sering disorot sampai akhirnya dia dengar perempuan itu terjebak pada lingkaran Paparazi. Setelah itu, Ameera tidak mengikuti beritanya lagi karena sibuk dengan urusannya sendiri. Berita terakhir perempuan Alex itu meninggal dalam ledakan pesawat terbang, kabarnya itu adalah bom yang sengaja diletakkan oleh fans fanatiknya Alex. Nah sekarang, bagaimana ya?


Alex adalah putra bungsu mereka yang paling sering disorot, termasuk kehidupan pribadinya tapi Alex sangat pintar beberapa kabar mengenainya ada sebagian yang tidak bisa ditembus oleh Paparoti ( paparazi ). Sikap playboynya sangat sudah terkenal dan sangat tidak peduli tapi tiba - tiba kabarnya terhenti begitu saja, tidak ada kabar lagi hanya Alex tiba - tiba diberitakan bekerja dengan keras dan diberitakan sebagai bayaran untuk kesalahannya terdahulu. Semua perempuan dari berbagai negara berlomba - lomba untuk mendapatkannya tapi kebanyakan hanya tertarik harta dan statusnya saja. Sama dengan dirinya, Alex dan Ameera adalah anak - anak yang sama menderitanya akibat status dari keluarganya sendiri.


"Sepertinya mereka tidak bilang ya, ibu dan ayahmu ada di rumahku sekarang. Bagaimana kabarmu, playboy ikan asin?" Tanya Ameera membalas perkataan Alex.


Alex tidak menjawab saat itu, dia menyandarkan dirinya ke kursi. "Baik juga. Kamu masih menjadi preman ya? Sudah lama tidak ada kabar lagi dari keluargamu,"


"Enak saja! Aku sudah tobat, kamu sendiri masih jadi playboy asin?" Tanya Ameera lagi.


"Sudah tobat! Enak saja playboy asin. Apa maksudmu?" Tanya Alex. Selintas kelakuan Ameera agak mirip dengan Rita tapi tentu saja statusnya sangat berbeda.


"Kamu kan senang mencari perempuan untuk diajak naik ranjang kan memangnya bagaimana rasanya yang dipunyai perempuan? Berapa perempuan yang mampu memuaskan nafsu besar kamu?" Tanya Ameera yang berani membeberkan hal agak vital itu.


"Sialan! Kamu juga sudah tahu ya. Tidak ada yang bisa memuaskanku. Nothing. Semuanya mengecewakan. Kamu tidak mau mencobanya? Enak lho," kata Alex menggoda Ameera.


Ameera panas sekali membacanya si idiot Alex memang seperti itu orangnya. "Kasihan sekali untuk perempuan baik yang bisa memenangkan hati kamu. Menyadari kamu sudah tidak perjaka lagi pasti dia akan kecewa," skak mat!


"SEBAAAALLL!!" Teriak Alex. Lalu Ameera tertawa menang. Mereka berdua lalu terdiam. Mereka bukannya tidak kenal, pastilah kenal sekali. Ameera adalah anak dari sahabat ibunya Alex, mereka sangat berkawan baik tapi anak - anaknya tidak begitu. Jasmine, Alex dan kedua anak yang sudah tidak ada tidak bisa akrab diri dengan keluarga Ameera, entahlah.


Terutama Alex dan Ameera mereka memang merasa sangat tidak cocok, soal Ameera dulu yang fans Alex karena usianya masih kecil. Sekarang mereka berdua sudah berusia 20 tahun sudah bisa melihat kenyataan yang sebenarnya. Rita dan Alex memang terpaut usia 5 tahun dibawah Rita, makanya agak aneh juga kenapa Alex lebih tertarik dengan usia yang lebih tua darinya.


Alex pun kemudian mencari tahu soal penampilan Ameera yang sekarang, nyatanya semakin cantik dan seksi juga tubuhnya. Montok juga, Alex berpikir apa lebih baik mencoba saja lagi? Dirinya memang butuh refreshing tapi bukan untuk yang macam - macam bisa kena karma lagi nanti. Rita akan marah sekali kalau dirinya tidak jujur, Alex berencana untuk membuat Rita cemburu. Lagi - lagi deh buat masalah.

__ADS_1


BERSAMBUNG ...


__ADS_2