Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Menuju kerajaan cahaya nirwana


__ADS_3

Sebelum hari keberangkatan ke kerajaan cahaya nirwana, Thien Yu dan ke 3 murid terpilih terus melakukan latihan.


Mereka berempat pun mulai akrab dan menganggap Thien Yu sebagi ketua mereka.


Thien Yu tak segan segan mengajarkan pengetahuannya jika mereka bertiga menemukan kesulitan di dalam latihan, hal itu membuat ketiga murid utama sekte menjadi senang dan sangat menghormati Thien Yu.


Di sore hari, Thien Yu mengajak ketiganya ke perbukitan yang berada di dalam area sekte.


"Thien Yu, mengapa kau mengajak kami ketempat ini?" tanya Cen Li yang memulai percakapan.


Thien Yu memegang pundak cen Li dengan tangan kananya dan berkata "Sepuluh hari kedepan, aku akan melatih kalian berkultivasi agar kau dan Qing Chu dapat menembus ranah tingkat alam puncak, serta memantapkan kekuatan AXA Xin di ranah tingkat alam emperor pembentukan energi," jawab Thien Yu.


"Thien Yu, kami bertiga akan mengikuti apa yang terbaik untuk kami bertiga," timpal AXA Xin dengan senyum yang mengembang di bibirnya.


Thien Yu menganggukkan kepalanya, kemudian mengibaskan tangannya kedepan maka batu besar yang berjuluk bara giok tiba tiba saja muncul di hadapan mereka berempat.


"Naiklah..," perintah Thien Yu.


Ketiganya naik keatas batu besar itu dengan disusul Thien Yu di belakangnya. Setelah itu batu bara giok mengudara naik keangkasa.


"10 hari kedepan, kita akan berkultivasi di tempat ini, dan aku akan mengajarkan tehnik kultivasi baru pada kalian bertiga," ucap Thien Yu.


Ketiganya menganggukkan kepala, menyetujui perkataan Thien Yu.


Thien Yu lantas mengajarkan tehnik kultivasi yang pernah diajar Naga Giok kepadanya, untuk diajarkan kepada mereka bertiga, hingga merekapun melakukan kultivasi di tempat itu.

__ADS_1


*****


Murid terpilih dari kekaisaran Glory tiba di benua semesta biru, diatas kereta Huang Qin yang tengah berdua dengan Syin Yin, berusaha keras untuk mengambil hatinya, hingga sang pangeran mengungkapkan kesukaannya pada sang wanita yang telah mencuri hatinya.


Akan tetapi Syin Yin tak menggubris cinta sang pangeran, karena Syin Yin sendiri tengah menjaga hatinya pada sosok pemuda yang selalu ada di dalam pikirannya, pemuda yang selalu mengisi mimpi mimpi indahnya, dia adalah pemuda yang pernah melihat wajahnya pertama kali saat berada di dalam hutan belantara, dimana saat itu dia dan gurunya tengah mencari binatang roh bagi kultivasinya.


"Syin Yin, mengapa kau selau menolak cintaku?, apakah tak ada sedikitpun rasa di hatimu saat bersamaku?" tanya pangeran Huang Qin.


"Pangeran, untuk saat ini aku belum memikirkan punya pasangan hidup, aku masih ingin fokus pada latihan dan kultivasiku, carilah wanita lain yang sederajat denganmu, yang jauh lebih cantik dari ku," jawab Syin Yin.


"Aku akan menunggumu sampai kapan pun itu karena aku mencintaimu," ucap pangeran Huang Qin.


*****


Beberapa waktu telah berlalu, akhirnya rombongan dari kekaisaran Glory tiba di kerajaan cahaya nirwana.


Setelah kedatangan rombongan kekaisaran Glory, tak lama berselang rombongan dari kekaisaran pheonix pun tiba. Jatayu yang menjadi ketua dari rombongan itu.


Terlihat Feng Yu begitu sangat gembira melihat adanya Yan Chi di antara rombongan dari kekaisaran pheonix, namun dia menahan sejenak keinginannya untuk bertemu dengan Yan Chi karena rombongan dari kekaisaran pheonix baru tiba di istana cahaya nirwana.


Tiga kerajaan yang berada di benua semesta biru pun kini telah berada di kerajaan cahaya nirwana, tinggal 1 kerajaan lagi yang belum tiba membawa 10 murid terpilihnya, dia adalah kerajaan buluh surgawi.


Di atas batu bara giok, Thien Yu dan ke 3 orang yang bersamanya telah selesai melakukan kultivasi. Tampak ke bahagian di wajah Cen Li dan Qing Chu, karena mereka telah berhasil menembus ranah tingkat alam puncak.


Begitu pun dengan AXA Xin, dia juga telah berhasil memperkuat kekuatan alam emperor pembentukan energi, dengan kultivasi yang diajarkan oleh Thien Yu.

__ADS_1


"3 hari lagi pertandingan antara 2 benua akan diadakan, hari ini kita harus mempersiapkan diri agar dapat segera berangkat ke kerajaan cahaya nirwana," ucap Thien Yu.


"Jika begitu, kita harus segera mempersiapkan diri," timpal AXA Xin.


Akhirnya mereka berempat kembali kedalam sekte pasir es. Tak di sangka, 6 murid terpilih telah berada di sekte pasir es termasuk pangeran Liushen.


Melihat Thien Yu berada di dalam sekte, membuat pangeran Liushen berang, diapun menyuruh perwira tinggi kerajaan nya untuk menangkap Thien Yu.


Sebelum para perwira tinggi itu menangkap Thien Yu, tetua Yun Leng tiba tiba saja muncul dan mencegah 5 orang perwira tinggi istana kerajaan buluh surgawi untuk menangkap Thien Yu.


"Hentikan..!!" ucap sang tetua sambil mengeluarkan aura ranah tingkat emperor puncak di tempat itu.


"Pangeran, Thien Yu merupakan murid utama sekte pasir es, jika pangeran ingin menangkapnya berarti pangeran tak menghargai keberadaan sekte pasir es di wilayah kerajaan buluh surgawi, dan jika pangeran tetap nekad untuk melakukan penangkapan pada Thien Yu, maka jangan salahkan jika sekte pasir es sebagai pemimpin seluruh sekte besar yang ada di wilayah kerajaan buluh surgawi, akan memberontak," ancam tetua Yun Leng.


"Tapi dia telah melukai ayahku yang merupakan raja besar di kerajaan ini, dan jika di pikir secara logika, Thien Yu berani melukai raja berarti dia merupakan pemberontak!! teriak pangeran Liushen sambil menunjuk kearah Thien Yu.


Tiba tiba ketua agung datang untuk menengahi perseteruan yang ada, dengan bijak diapun berkata. "Selepas ini semua, Thien Yu merupakan seorang jenius di kerajaan buluh surgawi terlebih di sekte pasir es. Jika dia memenangkan pertandingan antar 2 benua, maka dengan sendirinya kerajaan buluh surgawi akan menjadi kerajaan yang terpandang dan di segani diantara seluruh kerajaan besar yang ada, karena kerajaan buluh Surgawi mempunyai seorang kultivator muda yang memenangkan kejuaraan beladiri antar benua.


Dan dengan sendirinya perekonomian kerajaan buluh surgawi lambat laun akan membaik, karena akan banyak para pedagang, para kultivator muda dan lain sebagainya, akan berdatangan untuk berdagang maupun belajar seni beladiri di dalam akademi yang banyak terdapat di kerajaan buluh surgawi, tentunya hal itu akan membuat keuntungan besar bagi kerajaan.


Aku ingin kau sebagai pewaris kerajaan buluh surgawi, dapat berfikir kedepan dan menyikapi ini semua," ucap ketua agung.


Mendengar penjelasan dari ketua agung, pangeran Liushen terdiam, apa yang di katakan oleh ketua agung benar adanya, apa lagi melihat potensi yang di miliki Thien Yu yang mampu mengalahkan ayahnya yang merupakan seorang kultivator ranah alam tingkat emperor, membuatnya yakin jika Thien Yu akan mendapatkan hasil gemilang di dalam pertandingan itu.


"Aku akan mengalah sementara waktu bukan berarti aku akan membiarkan mu dapat bernapas dengan lega Thien Yu, kedepannya aku pasti akan membuat perhitungan denganmu," batin pangeran Liushen.

__ADS_1


Setelah terdiam cukup lama, pangeran Liushen menarik lagi para perwira tinggi kerajaannya agar menghentikan penangkapan Thien Yu.


Dan setelah ketegangan itu reda, para murid terpilih kerajaan buluh surgawi hari itu juga berangkat menuju kerajaan cahaya nirwana.


__ADS_2