
Sore hari, pemimpin penjaga gerbang dengan menunggangi kuda pergi menuju ke sekte pasir es.
Setelah sampai dan bertemu dengan salah satu petinggi sekte, pemimpin penjaga gerbang yang bernama Cong Lang di persilahkan untuk menunggu tetua Yun leng di sebuah ruangan khusus para tamu, yang berada di dalam sekte pasir es.
Tak berapa lama kemudian, tetua Yun Leng pun tiba di ruangan tersebut.
"Apa yang membuatmu mencariku saudara Cong Lang?" tanya tetua Yun Leng.
"Tetua, aku hanya ingin tau apakah di dalam sekte pasir es ada seorang anak muda berusia 15 sampai 17 tahun, yang mempunyai kedudukan tinggi layaknya tetua sekte?" tanya Cong Lang.
Tetua Yun Leng mengernyitkan dahinya, dan mencerna perkataan Cong Lang.
"Apa maksudmu saudara Cong Lang?" tanya tetua Yun Leng kembali.
Cong Lang meminum anggur yang disajikan kepadanya, lantas dia berkata.
"Siang tadi ada seorang anak muda yang membawa lencana emas sekte pasir es, dia berkata ingin menemui anda tetua. Karena kecurigaan yang kami rasakan maka pemuda itu kami tahan di dalam penjara kerajaan buluh Surgawi," ucap Cong Lang sambil mengeluarkan lencana emas yang didapatnya dari Thien Yu, dan menaruhnya di atas meja.
Mata tetua Yun Leng tak berkedip melihat lencana tersebut, setahunya lencana itu telah diberikan kepada seorang anak muda belasan tahun yang silam.
Tetua Yun Leng meraih lencana emas itu dan meneliti bentuk serta rupanya. "Asli, lencana ini asli, dulu memang aku pernah memberikannya kepada seorang anak muda yang sangat kuat dan berbakat dalam teknik bela diri, tapi mengapa lencana ini sekarang ada pada anak muda berumur 15 tahun, jangan jangan dia merupakan putra Yan Lan sahabatku," batin tetua Yun Leng.
Tetua Yun Leng menaruh lencana emas itu kembali ke meja, dan berkata. "Saudara Cong Lang, aku ingin kau membawaku menemui pemuda itu," ucapnya
Pemimpin penjaga gerbang kembali meraih gelas kosong kemudian mengisi anggur ke dalamnya, Tak lama kemudian dia pun meneguk isi anggur di dalam gelas tersebut hingga ludes tak tersisa.
"Tetua Yun Leng mengapa anda terburu-buru ingin menemuinya, sekarang ini pemuda itu sedang berada di dalam penjara dan tak akan pergi kemana-mana. Aku ingin menikmati anggur dari sekte pasir es yang rasanya sangat luar biasa ini terlebih dahulu," jawab Cong Lang.
__ADS_1
Tetua Yun Leng mengibaskan tangan kanannya keatas meja, maka sekantong koin emas seketika keluar dari dalam kotak penyimpanannya.
"Saudara Cong Lang, kurasa sekantong koin emas ini sepadan dengan informasi yang kau berikan, bagaimana saudara cong Lang apakah sekarang kau ingin membawaku menemui pemuda itu?" tanya tetua Yun Leng.
"Ha..ha..ha.., jika tetua ingin menemui pemuda itu, tentu aku akan membawa anda untuk menemuinya," jawab Cong Lang sambil meraih sekantong koin emas yang berada di atas meja, dan menyimpannya di dalam kotak penyimpanannya.
Dan pada akhirnya mereka berdua berangkat menuju ke penjara kerajaan buluh surgawi.
*****
Di tempat lain, tampak Thien Yu tengah di bawa menuju ketempat penjara kerajaan buluh surgawi. Disaat itu dia teringat tentang para Jenderal kerajaan lumut yang pernah ditangkap oleh para prajurit kerajaan bulu Surgawi. Dan tanpa pikir panjang Thien Yu pun mengaktifkan mata langit untuk menyelidiki area penjara, agar dapat mengetahui keberadaan para jendral kerajaan lumut yang di sekap di dalam penjara tersebut.
"Itu dia, terlihat keadaan mereka sangat tak terurus mungkin karena kurangnya pasokan makanan yang diberikan kepada mereka semua. Aku harus menyelamatkan para Jenderal kerajaan lumut itu, tapi sebelumnya aku harus melumpuhkan para prajurit ini dengan bantuan Lu ying," batin Thien Yu.
Thien Yu di jebloskan ke dalam penjara dan di kunci dari luar, setelah itu ke 4 prajurit penjaga dengan sigap berjaga jaga di depan pintu penjara Thien Yu.
Di dalam penjara Thien Yu kemudian memejamkan matanya dan berkata tanpa suara.
"Itu soal mudah tuan muda, lebih baik tuan muda mengurus penjaga yang lainnya dan biarkan aku yang mengurus ke 4 prajurit ini," jawab Lu ying.
Seketika itu asap hitam menyelimuti tubuh ke 4 prajurit penjaga, dan tak lama kemudian ke 4 prajurit itupun kini dalam pengaruh Lu ying.
Thien Yu yang melihat keadaan penjara yang hanya di jaga oleh beberapa prajurit saja, membuatnya langsung berkeinginan untuk melumpuhkan para prajurit penjaga penjara tersebut.
Dengan menggunakan teknik ruang dan waktu, Thien Yu berkelebat cepat dan menotok pembuluh darah para prajurit, hingga mereka semua tak dapat bergerak.
Diapun melangkahkan kakinya menuju ke tempat dimana parah Jendral kerajaan lumut berada.
__ADS_1
"Kalian semua, persiapkan diri kalian untuk kembali ke kerajaan lumut, dan aku ingin kalian tak banyak tanya," ucap Thien Yu.
Para jendral hanya bisa menatap tajam ke arah Thien Yu, mereka merasa heran mengapa pemuda yang ada di hadapannya bisa tahu tentang kerajaan lumut, sementara mereka semua tak pernah ada hubungan ataupun melihat pemuda tersebut sebelumnya.
Thien Yu melangkah kearah jeruji penjara dan memegangnya, sesaat kemudian Thien Yu menarik kembali tangannya saat merasakan ada nya energi pelindung di permukaan jeruji besi penjara.
"Aku ingin melihat, sebatas mana kemapuan pedang penguasa malam dalam menghancurkan segel pelindung yang menyelimuti jeruji penjara ini," batin Thien Yu.
Thien Yu mengeluarkan pedang penguasa malam dari dalam alam batinnya, tak lama kemudian pedang yang berada di dalam genggaman tangannya diayunkan dengan kuat ke depan.
Cras..!!
cras...!!
Pedang penguasa malam seperti tak mendapatkan halangan berarti untuk menebas putus jeruji penjara, yang membuat para Jenderal kerajaan lumut begitu takjub dengan ketajaman senjata yang berada di genggaman anak muda yang ada di hadapan mereka.
"Para jendral, aku di tugaskan ratu meyling untuk menyelamatkan kalian semua, dan sedari itu aku ingin kalian semua kembali pulang ke kerajaan lumut," ucap Thien Yu yang kembali mengalirkan energi murninya kedalam batu energi yang kini berada di dalam genggaman tangannya, Tak lama kemudian portal pun tercipta, portal yang menghubungkan antara alam dunia dengan kerajaan lumut.
Para jendral berterimakasih kepada Thien Yu, kemudian masuk ke dalam portal yang tercipta hingga pintu portal menghilang.
"Janjiku pada ratu Meyling untuk mencari dan membebaskan para jenderal telah selesai ku laksanakan, dan kurasa janjiku tinggal menyisakan satu tugas lagi, yaitu mencari binatang untuk dibawa ke hutan kerajaan lumut agar dapat berkembang biak disana," gumam Thien Yu.
Thien Yu kembali masuk kedalam penjara kemudian para prajurit penjaga kembali menguncinya, tak lama kemudian 4 prajurit pun tersadar tanpa sedikitpun mengetahui apa yang telah terjadi. Begitupun para prajurit lainnya seketika itu terbebas dari totokan, semuanya telah di atur oleh Lu ying hingga tak ada satu pun prajurit yang mengetahui jika para jendral dari kerajaan lumut telah menghilang.
Di dalam penjara, Thien Yu di kejutkan dengan cahaya terang yang keluar dari dalam batu energi pemberian dari ratu Meyling.
"Mengapa batu energi ini bisa menyala terang? dan mengapa aku merasa jika ada hal buruk yang terjadi di kerajaan lumut?" batin Thien Yu.
__ADS_1
Belum sempat Thien Yu menanyakan masalah batu energi yang berada di dalam genggaman tangannya kepada Lu ying, tiba tiba saja tetua Yun Leng dan kepala pemimpin penjaga gerbang telah berdiri di luar penjara.
Bersambung