Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Serigala iblis kuno


__ADS_3

"Apa yang kau lakukan Annchi, mengapa kau bergerak sendiri!!" ucap seorang pemuda dengan penuh kekesalan.


"Aku bergerak sendiri itu bukan urusanmu, kau bukan lah kakak ataupun keluarga dekatku, Wucian, aku tak ingin kau atur atur sehingga membuatku semakin membencimu," ucap Annchi.


"Aku ditugaskan yang mulia untuk menjagamu, dan aku tak ingin terjadi apa apa dengan mu, ingat Annchi kita telah di jodohkan dan tentunya di masa depan kau adalah wanitaku, sehingga aku menginginkan kau patuh padaku," ucap Wucian dengan wajah yang semakin kesal.


Annchi mendengus dengan kesal, pernyataan yang dikatakan oleh Wucian membuatnya sangat muak.


"Terserah apa katamu, yang jelas aku tak pernah menginginkan perjodohan itu terjadi, itu urusan ayahku dan ayahmu sehingga aku tak ingin kau libatkan di dalamnya," jawab Annchi.


"Adik kau jangan keras kepala seperti itu, saudara Wucian begitu sangat mengkhwatirkan mu, dan seharusnya kau berterimakasih padanya bukan menentangnya," timpal seorang pemuda menengahi pertengkaran itu.


"Sepupu Annfeng aku tak ingin kau ikut campur dengan masalah ku dengan Wucian, jika kau tetap berada di pihaknya maka jangan salahkan aku jika akupun membencimu..!!" jawab Annchi kemudian melesat pergi dari tempat itu.


"Keras kepala...!!" hardik Wucian dengan penuh amarah.


"Sabarlah saudara Wucian, Annchi seperti itu karena terlalu dimanja oleh kedua orang tuanya, dan kuharap kau bisa memakluminya.


Untuk sementara kita biarkan saja dia pergi untuk menenangkan diri, jika kita mencarinya dengan keadaan amarahnya yang belum reda, maka kita tak akan bisa untuk mengajaknya ikut bersama kita, lebih baik kita segera menyelesaikan tugas dari yang mulia untuk mendapatkan batu energi dari ke empat binatang roh level ke 9 yang berada di dalam hutan ini, setelah itu baru kita mencarinya," ucap Annfeng.


"Tapi aku begitu sangat khwatir padanya saudara feng, biar bagaimanapun dia merupakan calon istriku," jawab Wucian.


"Kau jangan khwatir, Annchi sudah berada di ranah suci puncak, dan sebentar lagi akan menerobos keranah dewa sehingga tak akan mudah bagi binatang roh di bawah level ke 9 untuk melukainya," jawab Annfeng.

__ADS_1


Mendengar perkataan Annfeng membuat Wucian sedikit lega, dan tak lama kemudian keduanya segera menyerang kearah leopard api yang kini tengah bertarung melawan ke 10 anggotanya.


Sementara di tempat persembunyiannya, Nien Chu merasa kasian terhadap Annchi yang terkekang oleh keinginan orang tuanya, yang menjodohkan dirinya dengan pemuda yang sama sekali tak di cintainya.


"Aku tak usah melibatkan diri dengan urusan mereka apalagi aku tak mengetahui siapa mereka semua, lebih baik sekarang aku pergi ke reruntuhan untuk meningkatkan kekuatanku disana, sebelum ada dari mereka menemukan reruntuhan itu dan mendapatkan sesuatu yang berharga di sana," batin Nien Chu.


Setelah menimbang segala sesuatunya, Nien Chu segera melesat pergi menuju ke tempat di mana reruntuhan yang terdapat labirin di dalamnya berada.


"Itu dia reruntuhannya, aku harus segera masuk kesana," batin Nien Chu.


Nien Chu segera melesat masuk kedalam reruntuhan, akan tetapi langkahnya terhenti setelah melihat adanya seorang wanita cantik berambut panjang, yang duluan masuk kedalam reruntuhan.


"Bukankah dia Annchi, wanita yang sebelumnya bertarung dengan binatang roh leopard api?, celaka dia mengetahui keberadaan tempat ini dan tentunya hal itu akan mengundang ke 12 kultivator kuat yang tengah bertarung dengan binatang roh leopard api untuk menuju ketempat ini, jika mereka tak menemukannya di dalam hutan karena wanita itu terperangkap di dalam labirin," batin Nien Chu.


Tanpa pikir panjang Nien Chu segera masuk kedalam reruntuhan, dan alangkah terkejutnya Nien Chu saat berada di sana, reruntuhan itu di penuhi dengan bangunan bangunan megah yang sudah hancur, dan suasana di dalam sana pun sangat berbeda dengan suasana di hutan binatang iblis. (Reruntuhan tempat Nien Chu berada merupakan reruntuhan istana glory yang dahulunya merupakan tempat kediaman dewa iblis kuno).


Disaat tengah mempertimbangkan untuk masuk kedalam labirin, tiba tiba saja Nien Chu mendengar suara pertarungan tak jauh dari tempat keberadaannya.


Dengan cepat Nien Chu segera melesat kearah sumber suara pertarungan, dan tampak olehnya Annchi tengah bertarung dengan sekelompok serigala yang yang berwujud aneh, gigi gigi serigala itu begitu besar dan runcing yang tak lazim di miliki oleh binatang roh berwujud serigala, di bagian tubuhnya terdapat bagian bagian daging yang menghilang hingga memperlihatkan tulang tulang di tubuh serigala tersebut, mata sang serigala berwarna merah menyala yang terlihat ganas dan mematikan.


Nien Chu melihat keadaan sekitarnya, dan tampak olehnya tulang belulang manusia dan binatang roh yang banyak berserakan di tempat itu.


"Aku rasa para kultivator dan binatang roh yang masuk ke dalam reruntuhan ini telah mati oleh binatang serigala itu, pantas saja guru tak memperbolehkan ku masuk ke dalam reruntuhan ini sebelum aku menjadi kuat, karena bahaya yang terdapat di dalam reruntuhan ini tak bisa dianggap remeh," batin Nien Chu.

__ADS_1


Nien Chu yang tengah memikirkan situasi yang terjadi, di kejutkan dengan 5 ekor serigala yang seketika itu langsung menyerangnya. Dengan refleks Nien Chu segera menghantamkan tinjunya kedepan hingga membuat kelima seri gala tersebut terpental dengan tubuh yang tercerai berai.


Apa yang terjadi membuat Nien Chu merasa heran, karena serigala yang telah hancur itu tubuhnya kembali menyatu seperti sediakala, dan kemudian menyerang kembali kearah Nien Chu.


"Nien Chu, kau jangan menggunakan senjata dalam menghadapi serigala iblis kuno itu, karena setetes darahnya bisa membuat malapetaka bagimu. Kau bisa membunuhnya dengan membakar serigala itu sampai menjadi debu, dan ingat serangan yang tak menggunakan elemen api yang sangat kuat, tak akan bisa membunuh serigala iblis kuno itu," ucap inti api surgawi.


"Baik guru, aku akan menggunakan kedua inti api yang ada padaku untuk melenyapkannya," jawab Nien Chu.


Dengan petunjuk dari gurunya, Nien Chu dapat membunuh 5 ekor serigala iblis kuno yang menyerangnya, dengan membakarnya menjadi debu.


Akan tetapi dari reruntuhan bangunan terlihat ratusan ekor serigala iblis kuno yang berlari menuju kearahnya, semua itu karena adanya lolongan dari salah seekor serigala sebelum mati terbakar menjadi debu.


Nien Chu melihat kearah Annchi yang masih menghadapi sekelompok serigala, akan tetapi Nien Chu melihat pergerakan wanita itu semakin lama semakin melambat.


"Celaka, jangan jangan wanita itu saat ini tengah terluka, karena dia bertarung dengan serigala iblis kuno itu menggunakan pedang," batin Nien Chu.


Benar saja, beberapa saat kemudian Annchi pun roboh sehingga para serigala iblis kuno seketika itu berusaha untuk berebutan menggapainya.


Nien Chu tak tinggal diam, kedua inti api segera di hantamkan kearah para serigala, hingga membuat para serigala mengurungkan niatnya untuk memangsa Annchi.


Nien Chu segera melesat menyambar tubuh Annchi, dan membawanya masuk kedalam labirin.


Sebelum Annchi tak sadarkan diri, dia sempat melihat wajah Nien Chu yang tengah menyelamatkannya.

__ADS_1


Bersambung.


Minta dukungannya para pembaca semua, agar reting novel ini bisa membaik, trimakasih.


__ADS_2