
Dayu haitang tak menyangka jika serangannya malah mengenai Dewi Yun Shi sang pujaan hatinya, hingga membuat tubuhnya bergetar hebat merasa bersalah akibat serangan itu, karena dalam pikiran Dayu haitang saat ini merasa jika serangannya pasti telah membuat Dewi Yun Shi terluka parah bahkan bisa membuatnya kehilangan hidupnya.
"Kalian semua, aku tak akan mengampuni kalian, aku akan menghancurkan kalian hingga menjadi debu!!" teriak Dayu haitang dengan kembali menyerang para iblis yang masih tersisa.
Sementara itu Dewi Yun Shi yang tergeletak di tanah akibat terkena pukulan dari Dayu haitang, dia merasakan di area sekitar perutnya terasa sakit sekali hingga membuat nafasnya terasa sesak.
Dewi Yun Shi berusaha menjauh dari tempat pertarungan dengan merangkak perlahan-lahan, hingga dia merasa cukup jauh dan kembali merebahkan tubuhnya di tanah.
Air matanya menetes karena dia yakin jika janin yang ada di dalam kandungannya hasil buah cintanya dengan Thien Yu, pasti telah tiada akibat serangan kuat yang dilakukan Dayu haitang padanya.
Sang Dewi begitu sangat bersalah karena tak mampu untuk melindungi kandungannya, hingga dia pun hanya pasrah dengan keadaan dirinya saat ini.
"Dayu haitang, suatu hari nanti aku sendiri yang akan membalaskan atas apa yang telah kau lakukan padaku, saat ini aku takkan mati karena di tubuhku masih ada baju pelindung dari ibuku yang membuat seranganmu tak bisa untuk membunuhku," ucap Dewi Yun Shi dan berusaha sekuat tenaga untuk merangkak pergi dari tempat itu kembali.
Sementara itu Di Nirwana tepatnya di istana langit, setelah mendapatkan cerita mengenai siapa pelaku penculikan Dewi Yun Shi dari kelima Putri yang bersama dengan Dewi Yun Shi sebelumnya, pangeran Yun dai yang menggantikan kedudukan Thien yu menjadi Kaisar langit selama kepergiannya, begitu sangat murka karena Dayu haitang telah berani terang-terangan menculik adiknya dari istana langit.
Sang pangeran pun menyuruh seluruh jenderalnya untuk mencari keberadaan sang adik ke seluruh penjuru alam, dan dia ingin seluruh jenderalnya kembali setelah mendapatkan Dewi Yun Shi.
Kedua dewa tertinggi Nirwana yang berhasil memulihkan keadaan Nirwana dari racun dewa api kuno, begitu sangat geram terhadap putra Dewa api yang berani membuat Nirwana menjadi sedemikian rupa, hingga menghilangkan aktivitas yang terjadi di alam Nirwana.
__ADS_1
Dengan menggunakan kekuatan yang dimilikinya, kedua Dewa tertinggi Langit Itu melacak keberadaan Dewi Yun Shi, dan pada akhirnya kedua Dewa itu mengetahui jika Dewi Yun Shi kini berada di istana alam bawah bangsa iblis, yang telah di musnahkan oleh pasukan istana langit.
Dengan adanya berita tempat keberadaan Dewi Yun Shi dari dua Dewa tertinggi langit, pangeran Yun dai langsung memimpin pasukan terbang istana langit untuk menuju ke alam bawah yang kini ditempati Dayu haitang menyekap Dewi Yun Shi.
Tak tanggung tanggung pangeran Yun dai membawa seluruh pasukan terbang yang dimilikinya tanpa tersisa sedikitpun di istana langit, untuk menuju ke alam bawah yang merupakan target utamanya, sementara itu seluruh Jenderal yang membawa pasukan istana langit yang telah duluan pergi mencari Dewi Yun Shi termasuk jendral Yun Shan, setelah mendapatkan kabar dari istana langit jika Dewi Yun Shi berada di alam bawah, seketika itu membawa seluruh pasukannya langsung menuju ke alam bawah.
Di alam bawah tepatnya di kebun buah para iblis, Dayu haitang berhasil membunuh semua iblis dan membakarnya menjadi debu. Saat ini Dayu haitang tengah mencari keberadaan Dewi Yun Shi di sekitar kebun buah untuk membawanya pergi hidup atau mati akibat terkena serangan darinya, karena di alam bawah dia merasa jika keberadaan mereka berdua tidaklah aman.
"Kemana perginya Dewi Yun Shi, tak mungkin serangan yang telak mengarah ke tubuhnya tadi bisa membuatnya tetap berdiri, dan pergi meninggalkan tempat ini tanpa terluka sedikitpun.
Jika dia mati pasti mayatnya masih berada di tempat ini, tapi mengapa setelah aku lama mencari tak juga ku menjumpai keberadaannya, dan aku yakin dia pasti selamat," batin Dayu haitang sambil terus mencari keberadaan Dewi Yun Shi.
Sementara itu Dewi Yun Shi yang telah berhasil mendapatkan tempat bersembunyi untuk menghilangkan jejaknya dari Dayu haitang, karena rasa kelelahan diapun tak sadarkan diri di tempat itu.
"Aku akan menyelamatkan janin yang ada di dalam kandunganmu, akan tetapi kau harus berjanji padaku untuk tak mencarinya lagi, biarkan janin itu tumbuh menjadi dirinya sendiri hingga suatu hari dia sendiri yang akan mencari tahu siapa kedua orang tuanya.
Aku ingin semua Dewa yang berada di Nirwana mengetahui jika janin yang ada di kandunganmu telah menghilang, Karena di masa depan janin ini yang akan memimpin seluruh manusia di muka bumi, yang akan menjaga peradaban manusia hingga tercipta perdamaian dan ketentraman di sana.
Jika kau mau mengikuti semua persyaratan yang telah kukatakan maka janin itu akan selamat, dan jika kau masih mengharapkan janin itu maka sisa hidupnya tinggal hari ini saja," ucap Dewi bulan yang merupakan jelmaan dari sang cahaya suci.
__ADS_1
"Ibu aku akan melakukan seperti apa yang kau perintahkan, aku akan mengatakan kepada semua dewa jika janin di dalam kandunganku ini telah binasa akibat serangan yang dilakukan Dayu haitang padaku, walaupun aku tahu jika janin itu masih hidup dan dalam perlindunganmu ibu.
Aku tak akan mengungkit jika aku masih mempunyai seorang anak yang masih hidup, hingga suatu hari dia yang akan mencari kedua orang tuanya sendiri," ucap Dewi Yun Shi.
Mendengar perkataan Dewi Yun Shi, dengan penuh kasih sayang Dewi bulan yang merupakan penjelmaan dari sang cahaya suci, membelai lembut rambut Dewi Yun Shi hingga pada akhirnya dia menghilang dari hadapan sang Dewi.
Dewi Yun Shi yang masih tergeletak tak sadarkan diri, tak merasakan apapun saat sebuah cahaya emas sebesar kelereng keluar dari dalam perutnya. Cahaya itu tiba-tiba mengudara dan menghilang entah ke mana.
Setelah menghilangnya cahaya emas sebesar kelereng, tiba tiba saja Dewi Yun Shi tersadar dan merasakan seluruh tubuhnya telah sembuh seperti sedia kala.
Sesaat dia memikirkan apa yang dikatakan Dewi bulan kepadanya, dan merasakan jika perkataan itu benar-benar nyata karena melihat kondisi tubuhnya yang telah pulih seperti sediakala.
Dengan mengelus lembut perutnya, Dewi Yun Shi pun berkata.
"Ibu aku titipkan anakku padamu, semoga di masa depan aku dapat berjumpa dengannya kembali, dan semua cerita mengenai kandunganku akan kusimpan dan kututup rapat-rapat agar tak akan ada satu Dewa maupun Dewi yang mengetahui jika anak yang ada di dalam kandunganku masih hidup dan kini berada di dalam perlindunganmu," batin Dewi Yun Shi.
Dewi Yun Shi bangkit berdiri, dan berjalan keluar dari dalam persembunyiannya, akan tetapi seorang pemuda kini tengah menghadang langkahnya.
"Aku tak menyangka jika kau masih hidup, dan aku minta maaf karena aku telah melukaimu," ucap Dayu haitang.
__ADS_1
Tampak Dewi Yun Shi menatap dengan sinis kearah Dayu haitang, karena pemuda yang ada di hadapannya ini lah yang telah membuatnya terpisah dari janin yang telah menghilang dari dalam kandungannya.
Bersambung