
Dalam pertempuran besar itu, kemenangan ada di tangan Thien Yu dan para pengikutnya.
Thien Yu berhasil menghancurkan raja Digoz dan seluruh armada tempurnya, hingga pasukan Org yang tersisa menyerah.
Thien Yu memanggil para petinggi pasukan Org dan menyarankan agar semua pasukannya dapat bergabung di bawah naungan istana elf, akan tetapi tak ada satupun dari pimpinan Org yang ingin bergabung dengan para elf, alasannya karena di dalam alam inti vioni, dataran langit dan dataran awan telah lama bermusuhan dan permusuhan itu sudah mendarah daging hingga tak bisa untuk di satukan.
Para Org rela menjadi tawanan para elf seumur hidup walaupun mereka akan mati dan membusuk di dalam penjara, daripada menjadi bagian dari bangsa elf yang ada.
Thien Yu menyikapi itu semua dan mengambil solusi dalam menyelesaikan masalah para pasukan dataran awan yang tersisa.
Thien Yu pun bertanya kepada 20 pemimpin Org yang ada.
"Aku akan membawa kalian semua ketempat yang baru, di mana kalian dapat bermukim di sana, akan tetapi dapatkah kalian semua melakukan kontrak darah denganku dan mengakui ku sebagai tuan muda kalian?" tanya Thien Yu.
Semua Org langsung berlutut dan memohon pada Thien Yu untuk menjadikan mereka semua pengikut Thien Yu.
"Tuan muda kami siap menjadi pengikut anda, dan kami siap bertempur melawan musuh musuh tuan muda di masa depan," ucap salah satu Org yang merupakan pemimpin tertinggi para Org.
"Baik, mulai sekarang kalian akan menjadi pengikutku," ucap Thien Yu.
Setelah itu Thien Yu memberikan kontrak darah kepada mereka semua dan para Org begitu sangat bersukacita karena mereka telah menjadi pengikut seorang jendral perang langit.
"Kalian semua ingat pesanku, alam yang kalian tuju adalah alam Cahaya mentari yang terdapat istana lumut dan dua istana klan ular di sana. Aku merupakan penguasa mutlak di alam tersebut, jadi aku ingin kalian dapat membangun alam cahaya mentari menjadi lebih besar lagi.
"Baik tuan muda, kami semua akan patuh dengan perintah anda dan akan menjadikan alam cahaya mentari lebih besar lagi," ucap petinggi Org tersebut.
Thien Yu pada akhirnya memanggil seluruh pengikutnya dan membagikan tugas kepada mereka semua.
"Untuk seluruh sahabatku, aku akan membagi tugas dan tanggung jawab pada kalian semua, karena di masa depan aku akan menjadi jendral perang langit maka aku tak ingin dua alam yang ku cintai itu tak mempunyai pemimpin yang merupakan wakilku selama aku tak berada di sana.
Alam cahaya rembulan sebagai wakilku adalah Yeiyi, dia yang berhak memutuskan sesuatu di dalam alam cahaya rembulan yang menyangkut 7 menara, selama aku tak berada di sana.
__ADS_1
Begitupun halnya alam cahaya mentari pemegang kendali 2 klan ular dan istana lumut adalah Lu ying, dia yang akan mengatur dan memutuskan sesuatunya di sana.
Aku akan menyertakan 2 ular surgawi untuk membantu lu ying dalam membesarkan alam cahaya mentari, agar dapat membantu para Org yang ada agar lebih kuat lagi," ucap Thien Yu.
Tiba tiba saja pangeran atlas dan raja Zhedon hadir di tempat itu, kemudian mereka berdua memberi hormat pada Thien Yu.
Thien Yu memperkenalkan kedua petinggi istana laut itu kepada para Org.
"Mereka berdua adalah sahabatku pangeran atlas dan raja Zhedon penguasa alam dasar lautan, mereka juga adalah pengikutku dan sengaja ku perkenalkan pada kalian semua agar saat pertempuran besar yang akan terjadi dengan kekaisaran Glory, kalian semua bisa mengenali siapa teman dan siapa musuh," ucap Thien Yu.
"Baik tuan muda!!" ucap para Org serempak.
"Untuk sahabatku Lu ying, Yeiyi, pangeran atlas dan raja Zhedon, aku ingin kalian semua tetap saling berhubungan untuk menjadikan kekuatan kita bertambah besar dan kuat, kalian berempat harus saling berkunjung satu dengan yang lainnya agar dapat bertukar pikiran untuk memajukan ketiga alam," ucap Thien Yu.
"Baik tuan muda," ucap mereka berempat.
"Untuk raja gorila emas, aku akan membawanya untuk mendampingiku," ucap Thien Yu kembali.
Setelah tak ada lagi yang di bicarakan, Thien Yu mendatangi lu ying dan membisikkan sesuatu di telinganya. "Dimanakah putri langyun dan putri Sorari berada?" tanya Thien Yu.
"Apa? mengapa kau menyatukan mereka berdua," bisik Thien Yu.
"Maaf tuan muda, keadaan yang memaksa ku untuk menyatukan mereka berdua pada satu tempat," Jawab Lu ying.
"Celaka semoga mereka berdua tak saling bertarung," batin Thien Yu.
Sebelum Thien Yu menuju ke arah goa yang di sebutkan Lu ying, Thien Yu terlebih dahulu menyuruh semua pengikutnya untuk kembali ke alam mereka masing masing, begitupun dengan raja gorila emas yang seketika itu juga masuk kedalam alam batin Thien Yu.
Setelah semuanya pergi, Thien Yu melesat cepat dan pada akhirnya dia sampai ke depan goa yang di tuju, setelah menghilangkan pelindung yang di pasang Lu ying untuk melindungi goa, Thien Yu dengan perasaan was was masuk kedalam goa.
Betapa terkejutnya Thien Yu saat melihat keakraban yang terjadi antara putri Sorari dan putri Langyun, mereka berdua begitu akrab saling bercerita di selingi dengan canda dan tawa.
__ADS_1
flashback
Setelah lu ying membawa mereka berdua kedalam goa, lu ying lalu menceritakan semua yang terjadi, bagaimana pengorbanan putri sorari yang hampir mati meminum racun, dan bagai mana putri sorari membujuk Thien Yu untuk datang menyelamatkan putri Langyun.
Mendengar cerita itu, putri Langyun merasa iba kepada putri Sorari, dia dapat merasakan bagaimana jika posisi putri Sorari ada di pihaknya, tentu saja perasaannya pun akan hancur.
Setelah berbicara dari hati ke hati dengan putri Sorari, maka terjalinlah suatu ikatan persaudaraan di antara mereka berdua.
*****
"Syukurlah mereka berdua tak saling bunuh," batin Thien Yu.
Melihat kedatangan Thien Yu, kedua wanita itupun terdiam. Tak lama kemudian putri Sorari membisikkan kata di telinga putri Langyun.
"Selesaikan lah masalah kalian berdua, sementara ini aku akan menunggu di luar goa," ucap putri Sorari sambil melangkah pergi.
Dengan cepat putri Langyun meraih tangan putri Sorari kemudian menyuruhnya untuk berada di dekatnya.
"Kak Thien, maafkan atas semua sikapku padamu, aku memang tak pantas untuk berada di sisimu karena aku telah banyak membuatmu kesal dan marah.
Aku minta satu hal padamu kak Thien, kak Sorari begitu mencintaimu dan aku ingin dialah yang akan menggantikan posisiku untuk menjadi pendamping disisi mu," ucap putri Langyun sambil meraih tangan putri Sorari dan mendekatkannya pada tangan Thien Yu. Tak lama kemudian putri langyun melangkah pergi untuk keluar dari dalam goa.
Belum berapa langkah putri Langyun berjalan, Thien Yu pun berkata.
"Apakah dengan menyatukan ku dengan putri Sorari masalah kita berdua telah selesai? Aku ingin bertanya padamu apakah kau sudah tak mencintaiku lagi?" tanya Thien Yu.
"Aku mencintaimu lebih dari yang kau tau kak Thien, aku takut kau tak memaafkanku," jawab putri Langyun.
"Kemarilah, aku telah memaafkanmu," ucap Thien Yu.
Mendengar perkataan Thien Yu, putri Langyun membalikkan badannya dan berlari memeluk Thien Yu. Tangisnya seketika pecah di dada bidang Thien Yu, sang putri begitu sangat menyesal dengan apa yang telah di perbuatnya.
__ADS_1
Thien Yu memeluk kedua wanita itu, dan berkata. "Aku tak ingin ada yang terluka diantara kalian berdua, aku akan menjadikan kalian berdua pendamping hidupku di masa depan seperti halnya putri Syin Yin dan putri Meyling yang duluan ada di hatiku," ucapnya.
Bersambung