
Hari mulai malam, terlihat keberadaan dasar lubang kini berantakan akibat pertarungan yang pernah terjadi antara rubah raksasa berekor 3 dan Nan Yi An.
Nan Yi An sendiri telah bisa menerima kehadiran Nien Chu, yang membuat mereka bertiga kini duduk bersama untuk melakukan pembicaraan.
"Jika kau ingin membawa Hyun Zi kembali ke sekte surgawi maka aku akan memperbolehkannya, asal kau berjanji padaku tidak akan ada yang menyakiti muridku selama di sana," ucap Nan Yi An.
"Bagaimana dengan guru sendiri, aku tak ingin guru kembali berada seorang diri disini," ucap Hyun Zi.
"Ini sudah suratan takdir bagiku dan aku sudah terbiasa akan hal itu, Hyun Zi kau tak usah memikirkan guru, malah guru akan sangat terbebani jika kau terus berada di sini, aku tak ingin masa remajamu akan sia sia dan hancur sepertiku jika kau terus berada di tempat ini. Hari ini adalah kesempatan baik bagimu untuk kembali ke alam dunia yang penuh dengan peradaban, jadi guru berharap kau tak akan menyia-nyiakan kesempatan ini," jawab Nan Yi An.
"Tapi guru..."
Hyun Zi menghentikan perkataannya ketika melihat gurunya menaruh jari telunjuk di depan mulutnya sendiri, yang menandakan jika Hyun Zi tak usah berkata apa-apa lagi.
Melihat hal itu Nien Chu terdiam sesaat dan mencerna keadaan yang ada, Nien Chu juga merasa iba dengan keberadaan tetua nan Yi An yang hampir seluruh hidupnya berada di pengasingan, dan dia pun kemudian melakukan terobosan dengan mengatakan.
"Aku akan tetap berada di sini, dan dua gua kristal langit ini bisa membawa kalian berdua menuju ke alam dunia, jadi tetua bisa bersama Hyun Zi keluar dari pengasingan ini," timpal Nien Chu.
"Lebih baik aku tak pergi ke alam dunia jika kau yang tinggal disini demi memperjuangkan kami berdua agar bisa kembali ke alam dunia, karena kau bukanlah anggota sekte yang dijatuhkan hukuman dari sebuah kesalahan, lebih baik aku tetap di sini bersama guru," ucap Hyun Zi.
Nien Chu menatap kearah keduanya, dan dengan cepat Nien Chu melakukan totokan kepada kedua wanita yang ada di hadapannya.
"Apa yang kau lakukan Nien Chu!!" ucap tetua nan Yi An dan Hyun Zi bersamaan.
"Pembicaraan ini tak akan pernah berakhir jika kita terus saling berdebat dan menyalahkan satu dengan yang lainnya, aku telah memutuskan kalian berdua lah yang akan pergi menuju alam dunia, dan aku tak akan menerima pendapat lain selain keputusanku ini" ucap Nien Chu.
"Tetua aku ingin setelah kau berada di alam dunia, carilah pemimpin yang masih tergabung di dalam serikat dagang, untuk menerima surat dari ku ini," ucap Nien Chu kembali.
Nien Chu lantas menuliskan sepucuk surat yang isinya mengenai tetua Nan Yi An dan Hyun Zi, yang akan menjadi kultivator pelindung bagi serikat dagang di kekaisaran pheonix, yang merupakan cabang dari serikat dagang yang berada di kekaisaran cahaya naga.
Nien Chu sengaja tak membuat Hyun Zi berada di serikat dagang yang bertempat di kekaisaran mutiara hidup ataupun di kekaisaran cahaya naga, karena hal itu untuk mencegah keberadaan sekte surgawi yang tentunya akan mencari keberadaannya karena telah lari dari hukuman, dan yang kedua akan menjauhkan Hyun Zi dari putri Zeng Yi, karena jika mereka berdua bertemu pasti akan terjadi perdebatan yang bisa saja menimbulkan suatu pertarungan.
"Aku ingin tetua berada di serikat dagang sebagai salah seorang kultivator pelindung di sana, dan jangan khwatir karena tetua akan dilayani sebaik mungkin di sana.
__ADS_1
Bawalah Hyun Zi ke serikat dagang yang berada di kekaisaran pheonix, dan buat Hyun Zi menjadi kuat agar setelah 3 tahun dia bisa datang mencariku ketempat ini," ucap Nien Chu.
"Trimakasih karena kau telah mengalah untukku dan Hyun Zi, Aku berjanji kepadamu setelah muridku menjadi kuat aku dan dia akan datang ke pengasingan untuk menjemputmu," jawab tetua Nan Yi An.
Nien Chu menganggukkan kepalanya, mengiyakan perkataan Nien Chu.
"Tetua, aku melihat adanya racun hati yang sangat berbisa di tubuhmu, hingga membuat tubuhmu menjadi seperti ini, ijin kan aku untuk mengeluarkan racun tersebut," ucap Nien Chu.
Tanpa menunggu jawaban dari tetua Nan Yi An, Nien Chu segera mengambil sebuah kain dan menutup matanya sendiri.
Hyun Zi dan Nan Yi An bingung dengan apa yang dilakukan oleh Nien Chu, dan ketika Nien Chu mulai menggerakkan tangannya maka seluruh pakaian yang di kenakan oleh tetua Nan Yi An, hancur berkeping keping sehingga tak ada satu helai benang pun pakaian yang menempel di tubuh.
"Nien Chu...!!" teriak tetua Nan Yi An dengan penuh amarah.
Apa yang di lakukan Nien Chu membuat Hyun Zi merasa kesal, dan memicu amarahnya.
"Nien Chu..!!, aku akan membalas semua perlakuan buruk mu kepada guruku!!" bentak Hyun Zi.
Kedua belas jarum tersebut seketika itu menancap di pusat saraf yang ada di tubuh tetua Nan Yi An.
Tak berapa lama kemudian racun racun itu mulai terserap keluar, yang membuat rambut rontok sang tetua mulai tumbuh dengan subur, dan kini mulai terlihat lebat dan menghitam.
Tak hanya itu, kulit tetua Nan Yi An yang tadinya hitam dan bersisik, kini berubah putih cerah dan wajahnya pun juga mengalami perubahan hingga membuatnya terlihat seperti wanita yang baru berusia 25 tahun.
Apa yang terjadi membuat Nan Yi An begitu sangat terkejut, sang tetua tak menyangka jika tubuhnya akan mengalami perubahan yang sangat luar biasa seperti ini, seperti dia tak pernah mengalami penuaan.
Hyun Zi seakan tak percaya dengan apa yang dilihatnya, wanita yang menjadi gurunya itu telah berubah menjadi wanita muda yang sangat cantik cantik parasnya, hingga dia pun hanya terdiam sambil tak berkedip memandangi gurunya itu.
Nien Chu menyudahi kegiatannya dalam menyerap racun yang ada di tubuh tetua Nan Yi An, karena tubuh sang tetua telah bersih dari racun racun yang selama ini bersemayam di tubuhnya.
Nien Chu segera membuka kain penutup matanya, kemudian melangkah ke arah Hyun Zi dan mengambil cincin penyimpanan wanita muda itu.
Nien Chu segera mengeluarkan beberapa pakaian yang berada di dalam sana, kemudian memberikannya kepada tetua Nan Yi An tanpa melihat sang tetua, setelah itu Nien Chu melepaskan totokan yang ada padanya.
__ADS_1
Setelah memakai pakaian pemberian Nien Chu, tetua Nan Yi An segera bertanya kepada Nien Chu mengenai dirinya sehingga bisa menjadi seperti sekarang ini.
"Tetua, kau dahulu di saat berusia 25 tahun telah memakan seekor kadal beracun yang menghambat sel-sel di dalam tubuhmu sehingga tubuhmu menjadi rusak, setelah racun itu ku keluarkan maka dengan sendirinya kau kembali pada usia saat kau memakan kadal tersebut, apakah yang kukatakan ini pernah terjadi padamu?" tanya Nien Chu.
Tetua Nan Yi An membayangkan kembali masa lalunya saat pertama kali berada di pengasingan, karena rasa kelaparan dan hanya ada kadal pasir yang di lihatnya, maka kadal tersebut menjadi makanan untuk menyambung hidupnya.
"Kau benar Nien Chu, aku pernah mengkonsumsi kadal pasir selama sekian tahun lamanya, semua itu untuk dapat menyambung hidup dari rasa lapar yang selalu menjadi momok menakutkan di gurun pasir ini," ucap Nan Yi An kemudian dia pun berlutut dan bersujud di hadapan Nien Chu dengan penuh rasa terima kasih.
"Bangkitlah tetua, kau tak pantas melakukan hal ini kepadaku, semoga dengan perubahan di tubuhmu ini kau tak menyesali pernah berada di pengasingan ini.
Sekarang pergilah sesuai dengan perkataanku, bawalah surat ini sebagai sarana agar kau dapat berada di serikat dagang yang berada di kekaisaran pheonix," ucap Nien Chu sambil meraih tubuh tetua Nan Yi An agar segera berdiri.
Nien Chu segera memberikan stempel dari lencana emas kepemilikan saham terbesar serikat dagang, keatas kertas dengan menggunakan darahnya, setelah itu Nien Chu memberikan kertas tersebut kepada tetua Nan Yi An beserta cincin penyimpanan Hyun Zi.
"Tetua jika kau berada di gerbang kota kekaisaran pheonix, tunjukan lencana emas dari pangeran Zeng Wu ini kepada penjaga gerbang, agar kau bisa masuk ke dalam kota dengan aman, dan ini adalah kristal langit, pecahkanlah agar kalian berdua bisa berada ketempat di mana yang kalian inginkan," ucap Nien Chu kemudian memberikan barang-barang tersebut kepada tetua Nan Yi An.
"Trimakasih Nien Chu atas semua kebaikanmu, dan maafkan atas semua keburukan yang telah kulakukan padamu," jawab tetua Nan Yi An.
Nien Chu menganggukkan kepalanya, mengiyakan perkataan tetua Nan Yi An.
Nien Chu lalu melangkah ke arah Hyun Zi yang masih tertotok, kemudian diapun berkata. "Aku ingin kau menjadi kuat agar dapat menemuiku di tempat ini, berlatihlah dengan keras di bawah bimbingan gurumu, dan ingat dalam 3 tahun aku menunggumu," ucap Nien Chu.
Nien Chu sengaja melakukan hal itu untuk memberikan motivasi kepada Hyun Zi, agar dia dapat menjadi lebih kuat dari sekarang ini.
"Aku pasti akan menjemputmu, aku pasti akan kembali ke sini, maafkan atas ucapan ku yang telah memakimu," jawab Hyun Zi dengan meneteskan air mata.
"Sudahlah, aku telah memaafkan mu," ucap Nien Chu.
Tetua Nan Yi An segera berpamitan kepada Nien Chu, dan memecahkan kristal langit yang ada di tangan Hyun Zi dan dirinya sendiri. Tak lama kemudian kedua wanita itu pun menghilang dari pandangan matanya.
Nien Chu terdiam dan memikirkan bagaimana cara agar dia dapat kembali ke alam dunia, dan pada akhirnya suara inti api hidup dari dalam pedang penguasa malam yang berada di tubuhnya, membuatnya dapat tersenyum.
Bersambung
__ADS_1