Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Pertarungan 3


__ADS_3

Pertarungan sengit terus berlangsung antara Nien Chu dan ketua Yo liang.


Ketua Yo liang kini telah menggabungkan kekuatan yang di pelajarinya dari leluhur Yeiyi yaitu kekuatan ilahi sama seperti yang di miliki Nien Chu, dengan kekuatan yang di serap dari para binatang pelahap di alam semesta, sehingga membuat alam di sekitar tempat itu bergetar hebat.


Nien Chu dapat mengetahui kekuatan ketua Yo liang yang dapat membahayakan nyawanya, diapun langsung menggunakan kekuatan terkuatnya yang merupakan kekuatan pemberian sang ayah.


Seluruh energi alam masuk kedalam tubuh Nien Chu, yang membuat tubuhnya mengeluarkan cahaya emas yang menyilaukan mata.


Lu Ying, biyao, Yeiyi, gong lang, Jatayu, yang melihat fenomena pada tubuh Nien Chu begitu sangat terkejut, karena mereka dapat melihat kembali kekuatan yang di gunakan Nien Chu pernah di gunakan oleh Thien Yu dalam menghadapi Dewa iblis kuno di masa lalu, kekuatan semesta yang melampoi akal pikiran manusia.


Yo liang yang melihat fenomena di tubuh Nien Chu tak gentar sedikitpun menghadapinya, karena dia berkeyakinan jika kekuatan yang dimilikinya saat ini mampu untuk membinasakan Nien Chu, jangan kan hanya seorang manusia, dewa pun akan binasa jika terkena serangannya.


Kedua tangan ketua Yo liang berubah besar yang mengeluarkan kuku kuku yang mencuat tajam, cakar raksasa itu terbentuk dari energi mengerikan yang di keluarkan dari tubuh Yo liang.


Dengan kedua cakar raksasa yang berada padanya, Yo liang melesat cepat menyerang kearah Nien chu.


Serangan yang di lakukan ketua Yo liang itu dapat membelah udara, hingga dimensi lainpun terbuka.


Melihat serangan yang sangat cepat kearahnya, Nien Chu langsung menghilang dari pandangan mata ketua Yo liang dan muncul di dekatnya sambil memberikan 1 pukulan yang mengandung kekuatan semesta di dalamnya.


Melihat hal itu ketua Yo liang seketika itu juga merubah pola serangan nya dengan melakukan bertahan. Dengan memakai kedua cakarnya ketua Yo liang memblokir serangan tinju yang mengarah kepadanya hingga ledakan energi terjadi di tempat itu.


"Duar..!"


Gelombang kejut berbentuk lingkaran terbentuk dan menerobos ke segala arah, yang menyebabkan terhempas nya semua orang tengah melakukan pertempuran.


Di udara.., pangeran Xi Xio dan seluruh pengikut Nien Chu secara bersama sama langsung memblokade gelombang kejut yang tercipta, agar gelombang kejut itu tak mengenai pasukan terbang yang di milikinya.

__ADS_1


Akibat benturan energi yang terjadi ketua Yo liang bersalto ke belakang akibat dorongan energi kejut yang sangat kuat ke arahnya, kemudian memasang sikap siaga untuk melakukan pertarungannya kembali.


Nien Chu telah habis kesabarannya, yang membuatnya langsung mengeluarkan kekuatan semesta, untuk menyerang ke arah ketua Yo liang.


"Pembukaan gerbang semesta," ucap Nien Chu.


Empat gerbang terbentuk yang mengelilingi ketua Yo liang lewat 4 unsur mata angin, tak lama kemudian 4 gerbang terbuka yang memancarkan cahaya emas yang menyilaukan mata.


Ketua Yo liang terperangkap di dalam Cahaya emas itu, yang tak dapat untuk membebaskan diri darinya walaupun telah mengeluarkan seluruh kekuatan yang dimilikinya.


"Keadilan semesta," ucap Nien Chu kembali.


Tubuh ketua Yo liang kini semakin terpuruk dan tak bisa di gerakan lagi, perlahan lahan tubuhnya mulai terkikis dan terurai akibat tekanan energi yang sangat besar yang menimpa tubuhnya.


Ketua Yo liang kemudian menggigit bibirnya hingga darah segar pun mengalir di sana, kemudian dia pun menyemburkan darah itu ke depan dan tak lama kemudian terbentuklah sosok bayangan hitam yang sangat mengerikan.


Munculnya sosok mengerikan itu membuat tubuh ketua Yo liang tiba tiba saja hancur menjadi debu, dan sosok bayangan hitam itu melesat pergi dari tempat itu.


Nien Chu yang tak ingin ketua Yo liang dapat melarikan diri dari nya lewat sosok bayangan hitam, langsung saja mengarahkan Kedua telapak tangannya ke depan sambil berkata.


"Hukum alam semesta".


Sosok bayangan hitam yang mencoba pergi dari tempat itu, tiba tiba saja terperangkap oleh tanah yang kini menyelimuti tubuhnya, tak hanya itu, air, bebatuan, api, petir Cahya, udara yang memadat, salju, pasir, secara bersama sama menyelimuti sosok hitam yang terbentuk dari darah ketua Yo liang.


Akibatnya ledakan energi pun terjadi yang menimbulkan kehampaan, hingga membuat ketua Yo liang musnah dan seluruh energi tubuhnya menyebar di udara.


Nien Chu membuka kedua tangannya kesamping, tak lama kemudian energi yang bertebaran di udara segera merasuk ke dalam tubuh Nien Chu, yang membuat Nien Chu mendapatkan kekuatan berkali-kali lipat besarnya.

__ADS_1


Kematian Yo liang membuat seluruh anggota pelindung menara, para petinggi menara dan pasukan menara bulan menyerah, dan berlutut dihadapan Nien Chu.


Yeiyi datang dan menghampiri Nien Chu kemudian berkata. "Kau memang tangguh, dan pantas untuk menjadi putra Thien Yu," ucapnya.


Sesaat Nien Chu memperhatikan wanita cantik yang ada di hadapannya, dan merasakan jika ada kekuatan yang sangat luar biasa yang bersemayam di dalam tubuh wanita muda yang ada di hadapannya.


"Jika boleh aku tau, siapa anda?" tanya Nien Chu.


Wanita itu berjalan mendekati Nien Chu sambil berkata. "Dahulu kala aku di titipkan oleh tuanku Dewa ilahi kepada seorang pemuda, untuk dijaga dan menjadi sahabatnya, setelah dia diangkat menjadi Kaisar langit di saat itu juga dia tak pernah datang menemuiku lagi, sungguh itu merupakan kemalangan bagiku," ucap wanita muda itu.


Mendengar akan hal itu, Nien Chu kemudian menangkupkan kedua tangan memberi hormat.


"Maafkan atas kesalahan ayahku di masa lalu, dan sekiranya bibi Yeiyi mau memaafkannya," jawab Nien Chu.


"Aku telah memaafkannya, dan sekarang aku ingin kau yang harus menjaga dan menemaniku," ucap Yeiyi.


"Tentu saja aku akan menjaga dan merawat bibi, asalkan bibi berkenan melakukan kontrak darah denganku," jawab Nien Chu.


"Kau memang seperti ayahmu, yang ingin melakukan kontrak darah dengan apapun yang memiliki kemampuan kuat, sehingga mereka akan menjadi pengikutmu," ucap Yeiyi.


Nien Chu hanya tersenyum, karena apa yang dikatakan oleh Yeiyi merupakan hal yang benar.


"Baiklah aku akan melakukan kontrak darah denganmu," ucap Yeiyi.


Perkataan Yeiyi membuat Nien Chu merasa senang, karena dia akan mempunyai seorang pengikut yang memiliki kekuatan seorang Dewi terkuat di nirwana.


Tanpa pikir panjang Nien Chu langsung melakukan kontrak darah dengan Yeiyi, dan pada akhirnya wanita muda itu telah sah menjadi pengikut Nien Chu.

__ADS_1


Di tempat lain, kepala desa bersama Han Huang melakukan pengajaran kepada tuan muda Yo kang dan penasehat menara bulan, hingga pengejaran itu sampai di jalan yang buntu, yang dihadapkan pada sebuah jurang yang dalam sehingga membuat penasehat menara dan tuan muda Yo kang menghentikan larinya.


Bersambung


__ADS_2