Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Wasiat kaisar Feng Liu San


__ADS_3

Terlambat bagi Biyao dan orang kepercayaan sang kaisar, karena saat ini kaisar Feng Liu San sudah tak bernafas lagi.


Kematian kaisar Feng Liu San dengan cara bunuh diri tersebar di wilayah kekaisaran, yang membuat seluruh masyarakat luas berduka.


Setelah bersemayamnya Kaisar di peristirahatannya yang terakhir, seluruh petinggi kekaisaran mengadakan pertemuan di suatu ruangan besar dan megah di dalam istana pheonix.


Permaisuri menampilkan dirinya untuk menggantikan kepemimpinan Kaisar, saat pertemuan besar terjadi di antara para petinggi istana Pheonix.


Permaisuri berjalan di tengah-tengah ruangan pertemuan, dengan anggunnya dia pun berkata.


"Karena suamiku Kaisar Feng Liu San telah tiada, maka posisi kepemimpinan akan kuambil alih sendiri," ucap permaisuri kemudian berjalan ke tempat di mana singgasana kekaisaran berada.


"Kursi itu tak diperuntukkan bagimu!!, sebelum meninggal kaisar Feng Liu San telah menitipkan sebuah gulungan, dan aku akan membacakan gulungan yang di segel dengan telapak tangan dari darah yang mulia kaisar sendiri, di dalam ruangan pertemuan ini" ucap penasehat Biyao.


Permaisuri menghentikan langkahnya menuju ke kursi singgasana kekaisaran, dan menatap tajam ke arah penasehat biyao yang tengah memegang gulungan perak.


Tiba tiba saja 5 tokoh perwakilan masyarakat luas masuk ke dalam ruangan itu, bersama jendral Jatayu dan Jendral Gong lang. Ke lima tokoh masyarakat itu dipersilakan duduk untuk ikut bergabung dalam pertemuan antar petinggi istana kekaisaran.


Melihat hal itu permaisuri pun murka karena ke 3 pelindung istana telah memperbolehkan kelima tokoh masyarakat itu untuk bergabung di dalam pertemuan para petinggi istana.


"Aku tak ingin ada dari tokoh masyarakat yang ikut dalam pertemuan ini, Aku mau minta agar mereka berlima diusir dari tempat ini!!" teriak permaisuri yang membuat kegaduhan di kalangan petinggi istana.


"Jika ada yang berani bertindak untuk mengusir kelima tokoh masyarakat ini, maka dia akan berhadapan denganku," ucap penasehat Biyao.


"Kami berdua pun akan berada di pihak penasehat biyao," ucap jendral Jatayu kemudian berdiri bersama jendral Gong Lang.


Para petinggi istana yang ada di dalam ruangan itu, tak ada yang berani angkat bicara setelah ke tiga pelindung kekaisaran pheonix menyatakan akan melindungi ke 5 tokoh masyarakat, untuk bergabung dalam pertemuan para petinggi istana yang terjadi hari itu.

__ADS_1


Penasehat Biyao segera maju ke tengah tengah ruangan pertemuan, dengan membawa gulungan perak yang merupakan titah terakhir kaisar Feng Liu San.


"Titah kaisar..!!"


Suara penasehat biyao mengumandang di dalam ruangan pertemuan, yang membuat seluruh petinggi istana yang berada di dalam ruangan pertemuan langsung berurut memberi hormat tanpa terkecuali. Tampak keheningan serta merta menyelimuti tempat itu, tak ada sepatah kata pun yang keluar dari mulut seluruh petinggi istana.


Biyao pun melanjutkan kembali wasiat kaisar Feng Liu San yang berada di tangan.


"Aku kaisar Feng Liu San, setelah kematianku maka aku akan mengangkat Nien Chu sebagai kaisar baru di kekaisaran Pheonix, jika ada yang menentang titahku maka orang tersebut di nyatakan pemberontak dan istana akan melakukan hukuman mati padanya," bunyi titah sang kaisar.


"Aku ingin mengetahui siapa dari kalian yang akan membantah titah kaisar?" tanya penasehat Biyao sambil melihat seluruh petinggi istana dan tatapan terakhirnya tertuju pada permaisuri istana.


Permaisuri hanya tertunduk melihat tatapan penasehat Biyao, dia sama sekali tak bisa berkata sepatah kata pun juga mendengar titah dari Kaisar Feng Liu San.


"Siapa dari kalian yang menyetujui jika Nien Chu menjadi kaisar Phoenix pengganti kaisar Feng Liu San!!".


Secara bersama sama seluruh petinggi kekaisaran pun bersuara lantang.


"Semoga kaisar Nien Chu panjang umur..!!".


"Semoga Kaisar Nien Chu panjang umur..!!".


"Semoga kaisar Nien Chu panjang umur..!!".


Seruan yang mengeluk elukan Nien Chu serta merta memecahkan keheningan dan ketegangan di dalam ruangan pertemuan itu, hingga Penasehat Biyao mengangkat kedua tangannya keatas yang membuat ruangan itu kembali hening.


"Kalian telah menyetujui jika Nien Chu menjadi kaisar baru di negeri ini, dan setelah kedatangannya kembali maka istana akan membuat acara besar besaran untuk meresmikan pengangkatan Nien Chu sebagai kaisar pheonix.

__ADS_1


Seluruh masyarakat luas seketika itu bersukacita mendengar Nien Chu telah sah menjadi kaisar baru di kekaisaran pheonix, dan melupakan rasa berkabung atas kematian kaisar Feng Liu San.


Sementara itu di istana bawah air, hasil pertemuan raja istana air terdahulu Zhedon dan putranya yang saat ini yang menggantikan posisinya sebagai raja yaitu pangeran atlas dengan Nien Chu, berakhir baik karena raja Zhedon siap mengantarkan kapan pun juga Nien Chu ke alam cahaya rembulan dan alam cahaya mentari berada.


Dan saat akan pergi ke alam cahaya mentari, tiba tiba saja panggilan penasehat biyao melalui kontrak darah yang ada pada Nien Chu, menggema di dalam hatinya yang menyuruh Nien Chu segera kembali ke istana Pheonix.


"Yang mulia raja Zhedon, sepertinya saat ini belum waktunya kita pergi ke dua alam itu, karena penasehat Biyao telah memanggilku melalui kontrak darah denganku untuk segera kembali ke istana Phoenix," ucap Nien Chu.


"Penasehat biyao merupakan sahabat ayahmu yang paling dekat dengannya, panggilan itu merupakan tanda jika telah terjadi sesuatu di istana Pheonix dan kau wajib pergi ke sana".


"Untuk masalah kepergian kita ke alam cahaya mentari dan alam cahaya rembulan, bisa kita tunda lain waktu".


"Tuan muda Nien Chu, kami dari istana bawah air akan mendukungmu sepenuhnya, untuk membantu menghancurkan raja iblis dan pasukannya di saat peperangan terjadi," ucap raja Zhedon dan di iyakan dengan anggukan kepala raja Atlas.


"Terimakasih atas bantuan yang kalian berikan, paman aku mohon diri untuk kembali ke istana Phoenix," ucap Nien Chu.


Setelah berpamitan dengan ke dua petinggi istana air, Nien Chu pada akhirnya kembali ke istana Pheonix menggunakan kekuatan menembus dimensi.


Di dalam kediaman jendral Jatayu, Sang Jenderal menjelaskan semua yang terjadi di kekaisaran setelah kepergiannya, hingga kaisar Feng Liu San memberikan tahta kekaisarannya kepada Nien Chu untuk menjadi Kaisar pheonix yang baru.


"Kaisar Feng Liu San menitipkan sebuah gunung emas kepadamu, setelah kematiannya," ucap jendral Jatayu.


Nien Chu menerima gulungan emas dari Jenderal Jatayu, dia pun lalu membuka gulungan itu dan membacanya.


"Nien Chu, dahulu kala leluhur kita merupakan saudara angkat yang sedari kecil telah tumbuh bersama. Setelah kepergiannya ke Nirwana leluhurku dari generasi ke generasi menjaga kejayaan kekaisaran pheonix sampai saat ini. Aku mengembalikan kekaisaran ini kepadamu, yang merupakan pemilik sah yang diakui oleh masyarakat kekaisaran pheonix. Aku minta padamu dengan kerendahan hati ku untuk menjaga keluargaku yang kutinggalkan di kekaisaran ini, dan memintamu untuk kembali bersama putriku Violin yang kucintai, karena hanya kau yang bisa menjaga dirinya dari semua keterpurukan dan kebencian orang-orang di sekitarnya. Nien Chu semoga permintaanku ini dapat kau kabulkan mengingat leluhur kita pernah menjadi saudara angkat di masa lalu. Nien Chu aku sangat berterima kasih kepadamu, karena aku yakin kau dapat berlapang dada menerima kesalahan yang selama ini dibuat permaisuri dan putriku.


Nien Chu menarik nafas dalam-dalam setelah membaca gulungan dari tulisan berdarah sang Kaisar.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2