Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Desa terpencil


__ADS_3

Setelah semuanya membaik, Nien Chu dan An Yue melanjutkan perjalanannya kembali menuju ke kaisaran pheonix.


Mereka berdua terlihat mesra yang membuat Tency merasa risih berada bersama mereka. Nien Chu tak sungkan memeluk An Yue dari belakang saat berada diatas punggung Tency, yang membuat An Yue merasa jika dirinya merupakan wanita paling berbahagia di dunia ini, dengan perlakuan Nien Chu yang benar-benar telah membuatnya melambung tinggi.


Setelah perjalanan jauh yang mereka tempuh, pada akhirnya mereka menemukan sebuah desa yang cukup banyak terlihat rumah rumah penduduk yang tersusun rapi di sana.


"Sepertinya kita harus menginap di desa itu, karena kita tak bisa melanjutkan perjalan untuk memasuki kekaisaran kota, jika kita tak memiliki tanda pengenal untuk masuk kesana," ucap Nien Chu.


"Kak Nien Chu kau kan memiliki plakat dari Kaisar Zeng Wu, dan tentunya plakat itu bisa membuat kita masuk ke dalam kekaisaran kota Phoenix, tanpa dicegah oleh para penjaga pintu gerbang kekaisaran kota," jawab An Yue.


"Aku tak ingin keberadaan kita yang mempunyai plakat dari kekaisaran cahaya naga diketahui oleh orang lain, apalagi para prajurit penjaga pintu gerbang karena kekaisaran pheonix merupakan kekaisaran besar yang tak bisa sembarangan orang luar dapat memasukinya dengan mudah, pemeriksaan begitu sangat ketat yang menyulitkan orang orang yang tak mempunyai tanda pengenal untuk masuk kedalam sana, jika kita memakai plakat dari kekaisaran cahaya naga di takutkan akan membuat para prajurit bertanya-tanya mengapa pemilik plakat dari kekaisaran pheonix tak langsung menuju ke istana sebagai tamu istana, karena mereka tau yang memiliki plakat merupakan anggota keluarga kekaisaran cahaya naga, dan aku tak menginginkan permasalahan baru akan terjadi karena para penjaga mencurigai keberadaan kita mengingat hubungan kekaisaran pheonix dan kekaisaan cahaya naga, kurang begitu harmonis setelah putra mahkota cahaya naga diketahui telah bersekutu dengan para iblis yang berada di menara terang."


"Jika kita tak bisa memasuki kekaisaran kota dengan mengikuti rombongan penduduk yang ingin masuk ke dalam sana, maka terpaksa kita harus menggunakan lencana emas pemilik serikat dagang, agar kita bisa memasuki kekaisaran kota walaupun aku tak menginginkan jika nantinya aku akan menjadi terkenal sebagai pemilik serikat dagang di kekaisaran kota setelah para penjaga pintu gerbang melihat lencana emas itu," ucap Nien Chu.


"Kak Nien Chu, mengapa menara terang tak sekalian dihabisi oleh kekaisaran pheonix, sehingga tak meresahkan semua penduduk yang berada di kekaisaran pheonix?" tanya An Yue.


"Saat ini keberadaan menara terang masih misterius, dan keberadaan raja iblis yang menjelma kedalam tubuh Ming lie pun sampai saat ini tak diketahui keberadaannya, menurut penuturan kaisar Zeng Hong yang sedikit mengetahui mengenai para iblis di kekaisaran pheonix, sewaktu kami berbincang-bincang sedikit di puncak gunung Wongku, Menara terang memiliki kekuatan besar di dalam kekaisaran kota, salah satunya memiliki koneksi kuat dengan beberapa petinggi istana, Selain itu hubungan raja iblis dengan kekaisaran binatang buas juga terjalin baik, karena putra mahkota kekaisaran binatang buas telah mengangkat saudara dengan raja iblis.


"Saat ini menara terang memiliki 10 menara penyembahan yang berada di kekaisaran kota Phoenix, yang mempunyai kekuatan besar para iblis di setiap menara yang ada, dan keberadaan menara itupun terselubung hingga sangat sulit di ketahui oleh keberadaannya oleh kaisar Pheonix."

__ADS_1


"Sekarang ini kekaisaran kota benar benar telah membuat persiapan khusus untuk mengantisipasi pemberontakan para iblis, yang saat ini telah mempengaruhi para penduduk Kekaisaran pheonix untuk bergabung dalam kelompoknya, selain itu para kultivator kuat di seluruh negri juga telah bergabung dengan kelompok iblis, karena janji janji para iblis membuat mereka semua tergiur sehingga mereka semua mengajukan diri untuk bergabung di dalam kelompok iblis."


"Saat ini kekuatan mereka semakin bertambah besar, dengan bergabung nya para kultivator kuat itu, dan kaisar Pheonix saat ini tengah berbenah diri dalam mempersiapkan perang besar menghadapi para iblis," ucap Nien Chu.


"Bagaimana bisa putra mahkota kekaisaran cahaya naga dapat menemui raja iblis, hingga terjadi persekutuan di antara mereka?" tanya An Yue kembali.


"Sebenarnya yang menemui putra mahkota bukanlah raja iblis melainkan orang orang yang terdekat dengan raja iblis, merekalah yang bertugas untuk dapat menjalankan siasat dengan dengan cara persekutuan yang terjadi, agar di masa depan ras iblis dapat menguasai kekaisaran terbesar kedua itu, dalam menggulingkan Kekaisaran Phoenix," jawab Nien Chu.


An Yue kini telah mengerti dengan semua penjelasan dari Nien Chu, tentang keberadaan para iblis di kekaisaran Phoenix.


Tency telah merubah dirinya menjadi seorang wanita muda saat memasuki desa, sehingga terlihat jika Nien Chu datang ke desa itu dengan 2 wanita cantik disisinya.


Laki laki tua itu sesaat mengamati Nien Chu dan kedua wanitanya, kemudian diapun berkata.


"Desa ini adalah desa rumpun bambu, anak bertiga memangnya mau kemana," tanya pak tua yang di kenal bernama Yohan.


"Kami ingin mencari penginapan di desa ini paman, kebetulan hari sebentar lagi akan malam dan untuk pergi ke kota kekaisaran harus melewati hutan lebat, dan tentunya akan sangat berbahaya jika kami bertiga bertemu dengan binatang roh di sana," jawab Nien Chu dengan senyum di bibirnya.


"Desa ini sangat terpencil dan dan tak memiliki penginapan yang disewakan dan lebih baik kalian pertiga segera pergi dari Desa ini," ucap paman Yohan sambil melirik kiri dan kanannya.

__ADS_1


Nien Chu yang sangat mencurigai gerak-gerik paman Yohan, segera bertanya.


"Sebenarnya apa yang telah terjadi di desa Ini paman, sehingga paman terlihat begitu gelisah?" tanya Nien Chu.


"Ada baiknya kalian bertiga segera pergi meninggalkan desa ini, karena sangat berbahaya jika kalian bertiga berlama-lama di desa ini," jawab paman Yohan.


"Maksud paman?" tanya Nien Chu yang mencoba mengorek sedikit keterangan mengenai Desa yang ditempatinya berada saat ini.


"Kalian bertiga tak usah banyak tanya, semua ini demi keselamatan kalian bertiga karena Desa ini lebih berbahaya dari binatang roh yang sangat kalian takuti di dalam hutan yang menuju ke kota kekaisaran," jawab paman Yohan.


Tiba tiba kereta kuda berjalan di dekat mereka, terlihat paman Yohan begitu sangat takut melihat orang yang berada di dalam kereta kuda.


"Ranah dewa tak terbatas, mengapa ada kultivator kuat di desa terpencil seperti ini," batin Nien Chu.


Nien Chu lalu menyuruh An Yue dan Tency untuk menyembunyikan ranah tingkat kekuatan yang dimilikinya, karena Nien Chu begitu sangat penasaran dengan desa yang di tempatinya berada.


"Ternyata ada tamu di desa ini, Yohan mengapa kau tak mengabarkan kepadaku jika ada tamu yang datang ke desa ini," ucap laki laki tambun yang turun dari kereta kuda dengan di temani dua orang wanita cantik yang bersamanya.


"Kepala desa..., ketiga tamu ini baru saja sampai di desa rumpun bambu, mereka bertujuan ingin ke kota kekaisaran tapi mereka tak melanjutkan perjalanan ke sana karena takut banyaknya binatang roh yang berkeliaran di malam hari, sehingga mencari desa terdekat untuk dapat ku menemukan sebuah rumah penginapan," jawab paman Yohan.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2