
An Yue membaringkan Nien Chu diatas pembaringan kemudian memeriksa keadaan tubuh nya. An Yue sangat heran karena dia sama sekali tak mengetahui racun yang bersarang ditubuh Nien Chu, hingga diapun menanyakan racun itu ke pada gurunya.
Mendengar pertanyaan An Yue mengenai racun di tubuh Nien Chu, ketua You You juga merasa heran karena racun yang bersarang di tubuh Nien Chu bukan berasal dari lembah salju, melainkan berasal dari desa gurun pasir.
Dengan segera ketua You You menyuruh beberapa murid wanita untuk memanggil An ji Ang, sementara dirinya pergi memeriksa racun yang berada di tubuh Nien Chu.
"Benar..., racun ini bukanlah racun dari lembah salju, melainkan racun dari ras elf gurun pasir. Bagaimana An ji Ang bisa mempelajari racun ini?" tanya ketua You You.
Tak ada satupun murid di dalam ruangan itu yang mampu untuk menjawab pertanyaan dari ketua You You, hingga sang ketua meremas tinjunya sendiri menahan amarah, karena An ji Ang telah berani berhianat kepada lembah salju dengan berani mempelajari tehnik racun dari ras elf gurun pasir.
Murid yang mencari keberadaan An ji Ang telah kembali, akan tetapi murid murid wanita tersebut tak membawa An ji Ang bersamanya.
Mengapa kalian tak membawa An ji Ang bersama kalian?" tanya sang ketua.
"Ketua.., An ji Ang tak berada di lembah salju, kami telah mencarinya ke seluruh penjuru desa tapi tak juga menemukannya," ucap salah seorang murid yang ditugaskan untuk mencari An ji Ang.
"Guru apa yang harus kita lakukan sekarang, jika terjadi apa apa pada Nien Chu, maka desa ini pun akan musnah karena tak mungkin para serigala yang berada di luar sana akan terus berdiam diri," ucap putri Annchi.
"Aku tak menyangka jika An ji Ang bisa sekeji itu, setelah menyerang Nien Chu dan melihat kekuatan besar yang ada di belakang Nien Chu, dengan diam diam dia pergi meninggalkan desa."
"Aku rasa selama ini An ji Ang telah merencanakan hal buruk pada desa lembah salju, dan jika sampai aku menemukannya maka hari itu merupakan hari penghukuman seberat-beratnya bagi penghianat seperti dia," jawab Ketua You You dengan kilatan amarah di matanya.
Sementara itu sebelum penyerangan oleh para serigala iblis kuno, An ji Ang yang melihat kekuatan besar yang ada di belakang Nien Chu, dengan segera melesat pergi secara diam diam, tujuannya adalah Desa elf gurun pasir yang mempunyai wilayah paling luas di dataran langit.
An ji Ang sengaja tak memberikan penawar racun, agar Nien Chu mati dan desa lembah salju hancur oleh kekuatan besar serigala iblis kuno, semua yang di lakukannya bertujuan agar kejayaan ras elf selain di wilayah kekaisaran kota akan menjadi milik desa gurun pasir.
Sebenarnya An ji Ang sangat senang berada di desa lembah salju sebagai jenius desa, akan tetapi karena keberadaan An Yue membuat posisinya di dalam Desa lembah salju menjadi yang kedua.
__ADS_1
An ji Ang tak bisa berbuat apa-apa ketika ketua You You mengumumkan jika An Yue yang akan meneruskan menjadi ketua desa setelah dirinya lengser, hal itu yang membuat An ji Ang menjadi sangat kecewa sehingga memutuskan untuk mencari desa lain yang mau menerimanya, dan pada akhirnya Desa gurun pasir yang mau menerima keberadaannya dan menjadikan dirinya sebagai murid utama ketua desa.
Seperti biasa, An ji Ang dapat dengan mudah masuk ke dalam desa gurun pasir, semua itu karena adanya lencana dari ketua desa yang berada padanya.
"An ji Ang, apakah kau telah melaksanakan misi yang kuberikan kepadamu?" tanya ketua desa.
"Guru, walaupun aku belum bisa meracuni ketua Yao Yao, tapi dengan keberadaan Nien Chu yang sekarat akibat racun kalajengking gurun pasir di desa itu, maka seluruh binatang roh yang ada di belakangnya pasti akan memporak porandakan desa lembah salju, apa lagi jika sampai Nien Chu mati karena racun kalajengking gurun pasir yang saat ini berada di tubuhnya, maka dengan sendirinya seluruh pengikut yang dimilikinya akan menyerang desa dan melenyapkan desa lembah salju dari dataran langit," ucap An ji Ang.
Ketua desa tersenyum mendengarkan perkataan dari muridnya itu, karena ketua desa tau kekuatan besar yang ada di belakang Nien Chu, karena kaisar Annshor sendiri tak mampu untuk mengambil resiko berperang dengan kelompok serigala iblis kuno dari alam reruntuhan itu.
"Bagus An ji Ang.., aku sangat senang mendengar kabar gembira ini, karena selayaknya desa lembah salju menghilang dari alam dunia ini, karena desa lembah salju merupakan satu satunya desa yang menghalang halangi desa gurun pasir untuk mendapatkan kejayaannya. Beristirahatlah..., karena masih ada tugas yang akan kau jalankan setelah ini," ucap ketua desa.
"Baik guru," ucap An ji Ang singkat.
Setelah berkata seperti itu, An ji Ang segera pergi menuju ketempat dia biasa beristirahat saat berada di desa gurun pasir.
*****
Apa yang mereka lakukan hanya bisa membuat Nien Chu tersadar, dan tak bisa mengeluarkan racun yang ada di tubuh nya.
Nien Chu terbatuk batuk dan merasakan dadanya begitu sangat sesak. Nien Chu memandang sekeliling tempat itu dan mendapati wanita yang selama ini dicarinya, berada diantara para Elf yang ada di dalam ruangan tersebut.
"Akhirnya aku dapat bertemu denganmu," ucap Nien Chu.
"Kau tak usah banyak berbicara dulu karena kondisimu tak memungkinkan untukmu berbicara banyak, racun kalajengking gurun pasir masih bersarang di tubuhmu," jawab An Yue.
Nien Chu lantas memandang kearah ketua You You, dan sang ketua mengetahui arti tatapan mata Nien Chu ke arahnya.
__ADS_1
Diapun lantas pergi meninggalkan ruangan itu, yang diikuti seluruh murid yang berada di sana, hingga menyisakan Nien Chu dan An Yue yang kini berada di dalam ruangan itu.
"Aku telah membaca isi surat yang kau tulis untuk ku, dan aku merasa tersanjung Jika kau mencintaiku."
"Seandainya sebelum aku mengenal putri Annchi aku lebih dahulu mengenalmu, tentunya aku pasti akan memilihmu karena aku tahu jika kau mempunyai hati yang mulia."
"Aku tak ingin kau keluar dari kelompok Karena semua itu demi kedamaian alam dunia, Aku ingin kau memisahkan antara perasaan, dan kelompok," ucap Nien Chu sambil terbatuk-batuk kecil.
"Aku ingin bertanya satu hal kepadamu, seandainya putri Annchi tetap melakukan pernikahannya, apakah masih ada harapan untukku di hatimu?" tanya An Yue.
"Jika memang itu terjadi maka aku takkan pernah menyia-nyiakan dirimu, dan seandainya putri Annchi tak jadi menikah dengan Wucian, jika diperkenankan aku akan memilih kalian berdua untuk menjadi pendamping hidupku di masa depan," jawab Nien Chu.
An Yue yang terlanjur mencintai pemuda yang ada di hadapannya begitu sangat senang mendengar hal itu, walaupun kelak dia akan menjadi wanita yang kedua bagi Nien Chu.
An Yue memejamkan matanya menahan gejolak di hatinya, karena apa yang dilakukannya merupakan hal yang salah.
"Nien chu..., Walaupun kau telah memberikan harapan padaku, tapi tetap Putri Annchi yang terlebih dahulu mengisi hatimu, dan aku pun tak ingin menjadi sebuah penghalang bagi menyatunya hubungan kalian, Lebih baik aku tetap seperti ini dan tetap tak berharap, mungkin saat ini kau bukanlah jodohku," ucap An Yue.
Nien Chu tak bisa berkata apa-apa lagi, karena semua keputusan telah berada di tangan An Yue, Nien Chu hanya berharap jika An Yue dapat kembali kedalam kelompok, untuk menghancurkan semua titisan iblis yang saat ini telah berada di alam dunia.
*****
Malam semakin larut, pada akhirnya An Yue memutuskan untuk meninggalkan Nien Chu sendiri di dalam ruangan itu, semua yang dilakukannya agar Nien Chu dapat beristirahat.
Nien Chu memandangi kepergian An Yue dari ruangan itu, hingga tubuhnya menghilang di balik pintu.
Bersambung
__ADS_1