
Setelah sekian hari berlatih untuk dapat mempersiapkan diri dalam turnamen yang akan diselenggarakan di kekaisaran kota, pada akhirnya hari keberangkatan pun telah tiba.
Ketua desa begitu sangat senang, karena kuota desanya yang berjumlah 5 orang, akhirnya terpenuhi.
Nien Chu, Zhurui, Anchen, Anchu dan Siansan, akan ikut dalam turnamen yang diselenggarakan oleh kekaisaran kota tersebut.
Dengan dipimpin ketua desa dan tetua keamanan desa, pada akhirnya rombongan itu pun berangkat menuju ke kota kekaisaran.
Ketua desa memakai kereta kuda dalam perjalanannya menuju ke kota kekaisaran kali ini, tetua Ancaw dengan santai menjalankan kereta kudanya menembus lebatnya hutan mengikuti jalan yang menuju ke kota kekaisaran.
Dua hari perjalanan pada akhirnya kereta kuda itu sampai di depan gerbang kota.
Ketua desa memberikan lencana pengenal kepada prajurit penjaga gerbang, agar mereka dapat memasuki gerbang kota kekaisaran dengan aman.
Setelah sedikit melakukan pemeriksaan di dalam kereta, pada akhirnya kereta mereka dapat melintas di gerbang kota, dan langsung menuju ke istana orgy.
"Ketua desa mengapa Istana para elf itu diberi nama istana Orgy?" tanya Nien Chu setelah dari kejauhan melihat istana megah yang ada di depannya.
"Para elf dahulunya lahir oleh kebaikan pohon dewa (Pohon orgy) yang telah memberikan kehidupan kepada ras elf, saat kekosongan kepemimpinan ras elf yang saat itu hanya di pimpin oleh masing masih ketua lewat bola mata yang berbeda, maka seorang pemimpin besar para elf pun lahir dan setelah besar dia pun dapat menyatukan seluruh ras elf dari 5 bola mata yang berbeda, hingga membuat ras elf yang ada berpusat pada satu pimpinan saja.
Pangeran Langtian adalah pemimpin yang dapat menyatukan seluruh ras Elf, setelah kemenangan besar melawan Dewa iblis kuno dan matinya pohon Orgy, pangeran Langtian lantas mendirikan kekaisaran di dataran langit dan membuat istana megah bernama istana Orgy.
Setelah 10.000 tahun berlalu pertumbuhan dan perkembangan kekaisaran elf semakin pesat hingga saat ini, kaisar LangAnnzhor membawa kekaisaran menuju kejayaannya," jawab ketua desa. (Kaisar LangAnnzhor biasa di panggil kaisar Annzhor).
"Ada berapa putra dan putri yang dimiliki kaisar Annshor?" tanya Nien Chu kembali.
"Kaisar Annzhor memiliki 1 permaisuri bernama Ning yue dan 3 selir. Dari sang permaisuri kaisar Annzhor memilik putra bernama pangeran Annsher, yang merupakan pemuda super jenius yang di miliki kekaisaran dataran langit.
__ADS_1
Dia memiliki kemampuan dan kekuatan yang diturunkan langsung dari sang ayah, yang merupakan kekuatan turun temurun dari para leluhur kaisar pertama yaitu kekuatan peri kuno Pheonix surgawi, tapi sangat di sayangkan pangeran Annsher memiliki watak yang sombong, sehingga dia memilih milih siapa yang akan menjadi temannya, dan dia pula lah dalang sehingga penduduk kota begitu sangat meremehkan dan menindas para penduduk desa di pesisir pantai.
Anak kaisar Annzhor yang kedua merupakan seorang wanita yang bernama Putri Annchi, dia sangat susah diatur dan mempunyai sifat mandiri. Walaupun demikian sang putri begitu sangat di sayang oleh kaisar dan permaisuri, sehingga diapun di jodohkan dengan putra jendral terkuat yang di miliki kekaisaran dataran langit yang bernama Wucian, agar Wucian dapat menjaga sang putri selalu.
Dari ketiga selir, raja Annzhor memiliki 3 putra yang bernama pangeran Annfeng, pangeran Annruo dan pangeran Annxie," jawab ketua desa.
Pada akhirnya kereta kuda yang di tempati ketua desa dan rombongannya, akhirnya tiba di istana Orgy.
"Nien Chu, Zhurui, telan lah pil ini, agar mata kalian bisa berubah warna menjadi warna kuning, yang merupakan warna mata dari ras elf pesisir pantai," ucap ketua desa.
"Baik ketua," ucap mereka serempak.
Setelah meminum pil yang diberikan ketua desa, maka kedua bola mata yang dimiliki oleh Nien Chu dan Zhurui seketika berubah menjadi kuning, seperti layaknya mata para elf yang berada di pesisir pantai.
Ketua desa dan rombongan disambut dengan baik oleh pihak istana, dan merekapun disuruh menempati sebuah tempat yang memang dikhususkan bagi para elf yang akan mengikuti turnamen.
Tampak seorang wanita elf tua turun dari kereta kuda, yang di ikuti ke lima murid wanita di belakangnya.
Kepala desa segera menggenggam tinju memberi hormat kepada wanita tua itu, melihat akan hal itu sang wanita tua juga melakukan hal yang sama, yaitu memberi hormat kepada ketua desa.
"Ketua Tang yi, ternyata kau sudah duluan sampai ke tempat ini, apakah kelima pemuda yang ada di belakangmu itu yang akan mengikuti turnamen ini?" tanya ketua Lembah salju yang bernama ketua You you.
"Benar, kelima pemuda yang bersamaku merupakan kelima pemuda yang akan mengikuti turnamen ini," jawab ketua Tang yi.
"Semoga pemuda-pemuda desamu itu tak akan mengecewakan saat di turnamen menanti," ucap ketua You you dengan senyum meremehkan.
"Kita lihat saja nanti, bagaimana ke-5 pemuda dari desaku akan menjuarai turnamen ini. Jika begitu aku mohon diri," ucap ketua desa kemudian pergi meninggalkan tempat itu yang disusul dengan kelima pemuda desanya.
__ADS_1
Yui Ling yang merupakan murid tertua datang menghampiri Sang guru. "Guru..., siapa mereka?" tanyanya.
"Dia adalah ketua Desa pesisir pantai Tang yi, dan kelima pemuda desanya yang akan mengikuti turnamen bela diri ini.
Kalian semua harus mewaspadai pemuda yang berada di sisi kiri ketua Tang yi, dia merupakan jenius dari Desa pesisir pantai yang bernama Anchen, dia memiliki kemampuan di atas rata-rata dari keempat pemuda lainnya," ucap ketua You you.
"Ayo kita menuju ke tempat yang di berikan istana Orgy bagi kita untuk beristirahat," ucap sang ketua.
Ketua You you membawa kelima muridnya menuju tempat yang telah di sediakan oleh pihak istana.
Di kediaman ketua desa yang berada di istana, Siansan menanyakan kepada ketua desa siapa wanita tua yang berbicara dengannya tadi.
"Ketua desa, aku sangat penasaran dengan wanita tua tadi yang sepertinya menganggap remeh kita, dari manakah dia berasal?" tanya Siansan.
"Dia adalah ras elf mata putih dari lembah salju yang bernama ketua You you, dia pernah menjuarai turnamen beladiri yang diselenggarakan 15 tahun sekali, dan kelima wanita yang bersamanya merupakan murid-murid yang dilatih khusus untuk turnamen beladiri bergengsi ini," jawab ketua desa.
"Guru apakah kau mengetahui kelima nama wanita yang bersamanya?" tanya Anchen.
Terlihat ketua Desa menganggukan kepalanya, dia pun lantas berkata.
"Yang memakai cadar berwarna merah merupakan murid tertua yang bernama Yui Ling, yang bercadar putih bernama You Shi, yang bercadar kuning bernama Ling Mei, yang bercadar hijau bernama Ling Shen dan yang terakhir sekaligus merupakan murid termuda dan super jenius yang dimiliki lembah salju, dia bernama An Yue dengan cadar berwarna ungu.
Kalian harus berhati-hati dengan wanita muda yang bernama An Yue itu, karena di usia 17 tahun dia telah mewarisi kekuatan dari ketua You you, dan berhasil menembus tingkat ranah Dewa," jawab ketua Desa.
Nien Chu yang tadinya hanya mendengarkan penjelasan dari ketua desa, kini sangat penasaran dengan wanita muda dari lembah salju yang bernama An Yue.
"Aku ingin mengetahui seberapa besar kekuatan wanita muda itu, yang digadang gadang sebagai wanita super jenius dari lembah salju," batin Nien Chu.
__ADS_1
Bersambung