Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Macan hitam


__ADS_3

Nirwana dalam keadaan yang sangat genting, hampir 70 persen para Dewa dan Dewi telah keracunan, semua itu akibat energi Qi di nirwana telah tercemar oleh racun Dewa api kuno yang di lepaskan Dayu haitang.


Karena tak mengetahui adanya racun yang tersebar di udara, para Dewa dan Dewi terus melakukan aktivitas meditasi penyerapan Qi yang biasa mereka lakukan, hingga membuat racun Dewa api kuno dapat bebas masuk ketubuh mereka semua.


Apa yang menimpa Dewa dan Dewi di nirwana, juga menimpa petinggi istana langit termasuk jendral Yun Shan dan pangeran Yun dai yang sekarang menjadi kaisar langit sementara, menggantikan posisi Thien yu yang masih berada di alam Zaiya.


Kedua putra kisar langit terdahulu itu, kini tengah melakukan kultivasi guna menghilangkan racun di tubuh mereka.


Sementara itu, akibat banyak nya para petinggi istana yang terkena racun dan saat ini lagi memulihkan diri, membuat istana langit sepi yang ada hanya para prajurit penjaga istana yang terlihat.


Hal itu memuluskan langkah Dayu haitang menuju ketempat kediaman putri Yun Shi.


Lima putri yang tengah bersama putri Yun Shi di sebuah taman tempat kediaman Dewi Yun Shi, begitu heran melihat gerak gerik seorang prajurit yang bagi mereka begitu sangat mencurigakan.


"Prajurit apa yang kau lakukan di kediaman Dewi Yun Shi?" tanya putri Meyling.


Prajurit itu tak menjawab pertanyaan putri meyling, sehingga putri Meyling kembali menanyakan hal yang sama.

__ADS_1


"Apa yang kau lakukan di kediaman Dewi Yun Shi?" tanya putri Meyling kembali.


Kembali tak ada jawaban dari sang prajurit, hingga membuat putri Meyling semakin curiga kepadanya.


Kecurigaan putri Meyling seketika itu terbukti saat tiba tiba prajurit itu menyerangnya, dengan menggunakan tangan kosong kearah putri Meyling.


Putri Meyling yang telah siap, seketika itu menghindar hingga serangan tangan kosong dari Dayu haitang itupun luput.


Melihat putri Meyling di serang oleh seorang prajurit, membuat ke empat putri lainnya seketika itu berdatangan untuk membantu.


Dan pada akhirnya pertarungan sengit pun terjadi di antara mereka.


Walaupun jumlah prajurit penjaga banyak, untuk menghadapi Dayu haitang yang memiliki kekuatan Dewa api kuno, mereka semua tak bisa berbuat apa apa, dan dalam sekejap Dayu haitang telah membunuh mereka semua.


Pertarungan diantara kelima putri dan Dayu haitang tak berimbang, walupun kelima putri merupakan kultivator kuat di alam mereka masing masing, dalam menghadapi seorang Dayu haitang yang menguasai kekuatan Dewa api kuno, ke lima putri tak ada apa apanya di hadapan Dayu haitang, satu persatu sang putri tersungkur dan tak sadarkan diri akibat terkena serangan dari Dayu haitang, yang kecepatan serangnya di luar nalar mereka berlima.


Kini tersisa Dewi Yun Shi yang begitu sangat marah dengan apa yang di lakukan Dayu haitang kepada kelima putri, sehingga membuat Dewi Yun Shi segera mencabut pedangnya dan menyerang kearah Dayu haitang.

__ADS_1


Disisi lain Moci yang sedari tadi melihat pertarungan kelima putri, pada akhirnya bergerak menyerang Dayu hatian dengan ganas, karena melihat Dewi Yun Shi yang dititipkan Thien Yu sebelum pergi ke alam Zaiya, telah melakukan pergerakan menyerang prajurit istana langit yang datang kepadanya.


Moci merubah dirinya menjadi macan hitam, dan langsung menyerang kearah Dayu haitang yang membuat Dayu hatian sangat terkejut oleh serangannya.


"Mengapa binatang ini ikut menyerangku, dan sejak kapan dia berada di tempat ini?" batin Dayu haitang yang mencoba menghindar dari serangan macan hitam, yang memiliki kecepatan gerak yang mengimbangi kecepatannya.


Dayu haitang tak mau mengambil resiko bertarung dengan macan hitam yang tengah menyerangnya, karen dia tau jika macan hitam itu memiliki kemampuan yang berbeda, selain tak memiliki denyut nadi di dalam tubuhnya, macan hitam itu terasa begitu akrab dengan kekuatan Dewa api kuno yang dimilikinya.


"Aku merasakan kekuatan yang dimiliki macan hitam ini, bersumber dari kekutan api yang sangat langka, dan mengapa kekuatan dewa api kuno begitu terasa familiar dengannya?, lebih baik aku mencari cara lain agar tak beradu fisik dengan macan hitam ini," batin Dayu haitang.


Setelah mendapatkan cara mengalahkan macan hitam, Dayu haitang langsung menerapkannya.


Dewi Yun Shi seakan tak percaya jika binatang pemberian dari Thien Yu suaminya, ternyata merupakan binatang kuat yang mempunyai naluri bertarung yang sangat tinggi, hingga membuat Dayu haitang begitu kerepotan di buatnya.


Dan betapa terkejutnya sang Dewi melihat Dayu haitang yang tiba tiba saja melesat cepat kearahnya, dengan tanpa di duga duga oleh sang Dewi, Dayu haitang sudah berada di dekatnya dan memberi cengkraman yang sangat kuat di leher sang Dewi.


"Macan hitam aku tau kau bisa mengerti bahasaku, dan aku ingin kau segera menyerah jika tidak jangan salahkan aku jika Dewi ini aku bunuh!!" ucap Dayu haitang sambil mengeraskan cengkramannya di leher sang Dewi, hingga Dewi Yun Shi kesulitan untuk bernapas.

__ADS_1


Macan hitam jelmaan api inti neraka begitu marah, namun dia tak bisa berbuat apa-apa karena dia tahu jika terjadi hal buruk kepada Dewi Yun Shi maka Thien yu akan menyalahkannya.


Bersambung


__ADS_2