
Setelah berkata seperti itu, Thien Yu meminta ijin kepada Lu ying untuk membawa bak giok berisi air langit 7 bintang ke suatu tempat yang di maksud.
"Tuan muda, berhati hatilah dalam perjalanan mu, jika kau memerlukan bantuan ku jangan sungkan untuk memanggilku dengan kontrak darah yang ada padamu," ucap Lu ying di saat akan berpisah dengan Thien Yu.
"Trimakasih Lu ying atas semua bantuanmu selama ini, sebelum aku pergi, aku akan memberikanmu tehnik jari matahari untuk menyegel semua petinggi klan danau hijau yang sekiranya akan menyusahkan mu kelak, dan tehnik itu juga akan mengaktifkan segel yang sudah ada pada para petinggi klan ular danau hitam," ucap Thien Yu sambil memberikan tekanan ke arah kepala Lu ying melalui telapak tangan kanannya.
Tehnik jari matahari telah masuk kedalam tubuh Lu ying. Walaupun cuma seperempat persen yang Thien Yu berikan, tapi tehnik itu sudah dapat membantu Lu ying dalam mengatur seluruh anggota klan ular.
Setelah itu, Thien Yu pun menghilang bersama dengan bak batu giok yang berisikan air langit 7 bintang. Thien Yu berteleportasi menuju ke istana dasar laut tepatnya ke istana bintang laut pemberian leluhur menara hijau.
Di istana bintang laut, Thien Yu menaruh bak batu giok di suatu ruangan khusus dan tak lama kemudian diapun memanggil Yeiyi untuk menemuinya.
Yeiyi pun datang di hadapan Thien Yu, dengan anggunnya Yeiyi berjalan santai kearahnya.
"Kau sudah kembali tuan muda Thien Yu?" tanya Yeiyi.
Thien Yu menatap wajah sahabatnya itu dengan perasaan heran, karena tak seperti biasanya Yeiyi bertingkah seperti itu padanya.
"Angin apa yang membuatmu memanggil namaku dengan tuan muda, biasanya jika kau bertemu denganku kau memperlihatkan rasa tak suka," jawab Thien Yu.
"Waktu pertama kali aku melihatmu memang ada rasa tak suka padamu, hingga aku berkata bodoh pada tuanku karena telah memilihmu untuk menjadi penerus kekuatan illahi darinya.
Tapi lambat laun aku melihat adanya jiwa seorang pemimpin padamu, yang tak pernah kulihat dari orang orang yang pernah kutemui.
Selain itu jiwa dan karaktermu sama persis dengan sifat tuanku, yang selalu memikirkan kepentingan orang banyak daripada dirinya sendiri, dan aku sadar jika tuanku tak salah dalam memilihmu untuk menjadi penerusnya," jawab Yeiyi.
__ADS_1
"Yeiyi aku membawa air langit 7 bintang, aku ingin kau menjaganya untukku karena air itu akan ku gunakan dalam meningkatkan kultivasiku di suatu hari kelak," ucap Thien Yu.
"Kau jangan khwatir, air itu aman disini, tak akan ada yang bisa mengambilnya jika air itu berada di istana ini, karena selain kau dan aku tak akan ada yang bisa masuk keistana ini," jawab Yeiyi sambil menuangkan anggur kedalam gelas.
Thien Yu mengambil gelas yang berisi anggur, kemudian meneguknya.
"Aku ingin kau melatih seluruh anggota 7 menara, karena suatu hari nanti aku memerlukannya untuk merebut kembali kekaisaan Glory dari tangan kaisar Huang Xu, dan aku ingin kau membantuku," pinta Thien Yu.
"Sebelum kau memintanya, aku sudah melakukannya. Sekarang ini anggota 7 menara rata rata tingkat kultivasinya telah meningkat, mereka semua telah menebus ranah tingkat saint, dan mampu untuk bertarung 1 banding 20 dari prajurit kekaisaran Glory," ucap Yeiyi.
"Trimakasih Yeiyi, aku akan mencoba melatih kekuatan illahi hukum angin disini, sebelum aku pergi menuju kerajaan buluh Surgawi untuk menemui tetua Yun Leng," ucap Thien Yu.
"Silahkan tuan muda," ucap Yeiyi singkat.
Dengan bantuan Yeiyi, Thien Yu mulai melatih hukum angin dari kekuatan illahi yang di inginkannya, di dalam istana bintang laut.
Sementara itu putri Meyling yang tak ingin jika Thien Yu tau jika dialah yang menyelamatkannya waktu dia terluka, memilih untuk pergi meninggalkan alam cahaya rembulan, menuju ke istana Lumut guna menemui kedua orang tua angkatnya di sana.
Setibanya di istana lumut, putri Meyling sangat terkejut dengan kehancuran yang terjadi, mayat klan ular danau hitam berserakan di sana sini membuat kepanikan dan rasa khwatir sang putri kepada kedua orang tuanya semakin menjadi jadi, semua itu karena klan ular danau hitam telah berhasil menembus pelindung artefak langit yang di pasang oleh Thien Yu hingga mereka semua dapat masuk kedalam istana Lumut.
Benar saja apa yang menjadi ke khwatiran sang putri, kini di hadapannya telah terbujur kaku jasad kedua orang tuanya di sana, dia sangat menyesali mengapa dia harus meninggalkan kedua orang tuanya demi membantu Thien Yu masuk kedalam alam cahaya rembulan.
Tangisnya pun pecah saat itu, diapun memeluk kedua orang tuanya sebelum menguburnya di suatu tempat di area wilayah istana lumut.
Karena tak mampu untuk membalaskan dendamnya kepada klan ular danau hitam, putri Meyling memutuskan untuk meninggalkan semua kenangan di tempat itu, menuju ke alam dunia berada demi untuk mencari bantuan dari kerajaan kuat disana. Apa yang di lakukannya semua itu agar dapat membantunya dalam memerangi klan ular danau hitam.
__ADS_1
Putri Meyling sampai di ibu kota buluh surgawi, dengan mengikuti salah seorang saudagar yang kebetulan berpapasan dengannya, yang memang merupakan penduduk ibu kota kerajaan buluh surgawi.
"Nona Meyling, lebih baik kau tinggal dengan ku, aku akan memberikan apapun yang kau mau dan aku akan memenuhi semua kebutuhan hidup mu jika kau bersamaku," ucap saudagar kaya yang diam diam mengagumi kecantikan alami sang putri.
Putri Meyling yang tak tau arah tujuan, hanya menganggukkan kepalanya, menyetujui permintaan saudagar kaya itu tanpa curiga sedikitpun jika saudagar kaya itu menginginkan dirinya .
Di suatu hari di kediaman sang saudagar, sang saudagar mengungkapkan perasaannya yang berkeinginan untuk menjadikan putri Meyling sebagai istrinya, akan tetapi keinginannya itu di tolak dengan halus oleh putri Meyling, yang membuat saudagar kaya itu memilih untuk mencari cara lain dalam mendapatkan sang putri yang telah membuatnya tergila gila.
Dengan bantuan para pelayannya, saudagar kaya itu memberikan obat perangsang di makanan sang putri.
Pelayan suruhan sang saudagar masuk kedalam kamar putri Meyling, sambil membawakan makan yang telah di taburi obat perangsang dan menaruh makanan itu di atas meja kamar sang putri.
"Nona muda, makanlah setelah ini saudagar akan menemuimu," ucap sang pelayan dan berlalu pergi meninggalkan ruangan putri Meyling.
Putri Meyling melangkah kearah meja yang banyak terdapat makanan disana. Tanpa rasa curiga sang putri pun mulai duduk dan menyendok makanan yang ada di meja itu.
Akan tetapi niatnya untuk makan hidangan yang tersaji terhenti, saat melihat cincin permata biru miliknya kini berubah warna menjadi hitam, yang menandakan jika makanan yang ada di hadapannya itu mengandung sesuatu yang tak beres.
Putri Meyling mengeluarkan kekuatannya untuk mendeteksi apa yang telah bercampur dengan makanannya, dan dia pun mengetahui jika dalam makanannya terdapat obat perangsang.
"Biadab saudagar itu ingin menodai ku, dan kupastikan kau akan menyesali itu semua," ucap putri Meyling.
Setelah beberapa waktu lamanya, sang pelayan kembali kedalam kamar putri Meyling untuk membereskan piring piring makanan disana. Betapa senangnya pelayan itu saat melihat putri Meyling yang tengah berada diatas pembaringan seperti orang kepanasan, dan semua makanan yang diberikan kepadanya pun telah ludes di makannya. "Aku pasti akan mendapatkan hadiah besar dengan informasi yang akan ku sampaikan ke pada tuan saudagar," batin pelayan itu.
Flash back
__ADS_1
Putri Meyling yang mengetahui jika di dalam makanannya terdapat obat perangsang, maka dia pun membuang semua makanan itu, dan berpura pura kepanasan diatas ranjang agar saudagar kaya itu datang kekamarnya, semua itu di lakukannya agar putri Meyling bisa melampiaskan kekesalannya kepada saudagar kaya itu.