
Thien Yu berjalan pergi meninggalkan Feng Yu dan putri Yan Chi. Sementara itu ratu Yan Ling dan kedua kekasih Thien Yu, memperhatikan kepergian sang pangeran dari kejauhan.
"Kita lebih baik tak mengganggunya, biarkan dia meredakan amarah di hatinya," ucap ratu Yan Ling kepada kedua wanita muda yang bersamanya.
"Baik ibu ratu, kami berdua tak akan mengganggu dan menemui kak Thien Yu sebelum dia meredakan amarahnya terlebih dahulu," jawab putri Syin Yin.
Sementara itu di dalam sebuah kamar, tampak Thien Yu tengah berfikir bagaimana cara untuk mengembalikan kekuatan Feng Yu sesuai dengan apa yang di inginkan nya.
"Aku bisa saja memperbaiki dantian kak Feng Yu yang rusak, akan tetapi aku menginginkan sesuatu yang lebih dari tingkat kekuatannya yang sekarang, aku kepikiran untuk mengganti kekuatan kak Feng Yu dengan Dantian yang lebih kuat dari sebelumnya.
Aku akan mendapatkan energi kekuatan baru itu di Nirwana, karena sudah saatnya aku akan berangkat ke nirwana untuk menyelesaikan masalah yang terjadi antara aku dan para dewa.
Penghinaan yang telah kaisar langit lakukan kepada keluargaku, merupakan tamparan bagiku yang seorang putra Dewa perang langit sebelumnya.
Dan ku rasa dengan kemampuanku yang sekarang, aku dapat menghancurkan nirwana walaupun di sana terdapat Dewa terkuat di Nirwana yaitu Dewa suci dan dewa Agung.
Setelah memikirkan matang matang dan mencerna keadaan yang ada, serta mempertimbangkan segala sesuatunya akhirnya Thien Yu memutuskan untuk pergi ke Nirwana, dalam rangka membalaskan semua yang telah para dewa lakukan pada keluarganya.
Dengan menggunakan kekuatan menembus alam pada akhirnya Thien Yu sampai di depan gerbang kekaisaran langit.
__ADS_1
Melihat tubuh Thien Yu mengeluarkan aura yang sangat menindas, membuat para prajurit kekaisaran langit yang menjaga gerbang utama istana langit, langsung berinisiatif untuk meringkus pemuda yang sengaja menantang mereka semua.
Tak mudah bagi para prajurit istana langit penjaga gerbang untuk menghadapi seorang Thien Yu yang memiliki darah dewa di tubuhnya, apa lagi dengan kemampuannya sekarang yang telah menembus Ranah semesta Dewa abadi.
Thien Yu yang memang punya dendam pribadi dengan istana langit, terutama kaisar langit dan para dewa yang telah mengalahkannya saat pertarungannya di nirwana sebelumnya, langsung membinasakan seluruh prajurit kekaisaran langit yang menyerangnya.
Tak hayal lagi kehadiran dirinya di depan gerbang, dan atas pembunuhan yang dilakukan pada prajurit penjaga gerbang istana langit, berita itu pun akhirnya sampai ke telinga sang Kaisar langit.
Dengan amarah yang besar karena Thien Yu berani mengusik Nirwana, membuat Kaisar langit melupakan kesepakatan yang dibuatnya dengan kedua dewa tertinggi langit, yaitu Dewa suci dan Dewa agung yang menyatakan untuk berdamai dengan Thien Yu jika dia telah berada di nirwana.
Semua nasehat yang diberikan kedua Dewa tertinggi Langit Itu saat ini sepertinya sudah tak berlaku lagi, yang ada dalam pikiran Kaisar langit saat ini yaitu menangkap Thien Yu dan menghukum pemuda itu seberat-beratnya di Nirwana.
Alhasil seluruh jenderal, perwira, panglima serta semua petinggi langit yang ada keluar dari dalam istana dan langsung mengepung Thien Yu.
Thien Yu mengetahui jika hari ini merupakan hari di mana dia akan bertarung habis habisan melawan para Dewa yang telah menghina dan melukai keluarganya, maka dia pun mengeluarkan seluruh kemampuan yang dia miliki.
Perisai Dewa perang yang sempat retak, telah diperbaiki dengan menggunakan kekuatan semesta Dewa abadi, kini telah berubah menjadi sebuah armor yang sangat kuat, yang lebih kuat 10 kali lipat dari perisai dewa perang pemberian ayahnya sebelumnya.
Di genggaman tangan Thien Yu juga telah menggenggam pedang penguasa malam, dan dari tubuhnya keluar aura kuat dari gabungan energi teratai Nirwana dan energi dari dewa Ilahi, yang membuat alam Nirwana bergejolak hebat apalagi Thien Yu telah memakai kekuatan Dewa semesta abadi yang merupakan kekuatan tanpa batas yang mampu menyerap kekuatan alam semesta.
__ADS_1
4 jendral istana langit yang tergabung di dalam Jendral gerbang barat, jenderal gerbang Utara, jendral gerbang selatan dan Jenderal gerbang timur, seketika itu menyerang Thien Yu secara bersama sama, hingga pertempuran di Nirwana pun terjadi.
Para panglima perang langit serta perwira tingginya tak tinggal diam, mereka Langsung menggunakan formasi yang mampu untuk menghancurkan musuh yang menjadi targetnya, dengan memasukkan target itu ke dalam sebuah pagoda yang dapat mengunci musuh sekuat apapun di dalamnya dan menyerap seluruh energi di dalam tubuhnya hingga tak berdaya.
Pagoda besar tercipta, dan langsung menyedot tubuh Thien Yu ke dalam pagoda tersebut, hingga Thien Yu menghilang dari pandangan mata karena telah masuk ke dalam formasi pagoda yang tercipta dari para petinggi kekaisaran langit.
Sementara itu di kuil suci, dewa agung dan Dewa suci tak menyangka jika Thien Yu akan secepat itu kembali ke nirwana, tapi mereka berdua tak bisa berbuat banyak karena kedua dewa tertinggi di nirwana itu tengah memperbaiki semesta, untuk mencegah Dewa Mulia dan sang pelahap masuk kedalam nirwana.
"Apa yang harus kita lakukan dewa suci, jika kita meninggalkan memperbaiki semesta maka akan ada celah bagi para pelahap masuk ke nirwana dengan mudah, dan bila kita tetap disini untuk memperbaiki semesta maka pertempuran antara Thien Yu dan istana langit tak dapat terhindarkan lagi," ucap Dewa agung.
"Kau benar Dewa agung, posisi kita saat ini berada di tengah-tengah kemelut, di satu sisi kita mencegah Dewa Mulia membawa sang pelahap masuk ke Nirwana untuk melakukan perang melawan para dewa, di sisi lain istana langit saat ini tengah menghadapi Thien Yu yang juga merupakan seorang Dewa dari darah ayahnya.
Saat ini kita tak bisa memandang remeh seorang Thien Yu, karena dia datang ke Nirwana pasti dia telah mempersiapkan segala kemungkinan yang ada, termasuk untuk menghadapi kita berdua yang merupakan Dewa tertinggi dan pelindung Nirwana.
Jika Kaisar langit dapat meredam amarah Thien Yu dengan meminta maaf, dan membawa seluruh keluarganya ke istana langit untuk dapat mencegah Thien Yu bertindak terlalu jauh, maka kejadian ini tak akan terjadi dan apa yang telah kita bicarakan sebelumnya kepada kaisar langit saat ini sepertinya tak digubris olehnya, dan jika sampai Kaisar langit membuat kesalahan besar yang membawa para petinggi istananya untuk bertempur melawan Thien Yu, yang membuat kehancuran di istana langit maka puncak pimpinan kekaisaran langit yang dipegang olehnya akan aku ambil alih, dan akan kuberikan kepada Dewa yang tepat untuk memerintah istana langit di masa depan," jawab Dewa suci.
"Dewa suci biar aku yang akan meredakan amarah Thien Yu, biar bagaimanapun dia merupakan putra seorang dewa perang langit yang telah berjasa dalam mempertahankan Nirwana dari kehancuran yang dibuat para pasukan iblis dari alam bawah di masa lalu.
Aku tak ingin pengorbanan dewa perang langit sebelumnya tercoreng dengan peperangan antara putranya dan kekaisaran langit.
__ADS_1
Bersambung.