Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Tang Yin menyusul Nien Chu ke kota kekaisaran


__ADS_3

Tatapan mata sang walikota kepada Nien Chu membuat Nien Chu berfikir untuk merespon balik dengan tersenyum kepadanya, semua itu dilakukan Nien Chu karena ada keuntungan di balik itu semua.


Nien Chu akan menggunakan jabatan walikota untuk menjaga sang ayah dalam melakukan pekerjanya di kota kekaisaran, dan tentunya dengan perlindungan sang walikota Nien Chu dapat lebih tenang untuk meninggalkan sang ayah dalam berlatih di pegunungan binatang iblis, yang terkenal dengan banyaknya binatang roh tingkat tinggi yang berkeliaran di sana.


"Aku ingin kau menemani Nien Chu dalam mencari keberadaan ayahnya di dalam kota kekaisaran, dan carikan tempat penginapan yang layak baginya," ucap pangeran ke 3.


"Tentu pangeran, titahmu akan segera hamba laksanakan," ucap walikota.


Sang walikota dapat bernapas dengan lega karena Nien Chu tak menceritakan kepada pangeran ke 3, tentang masalah yang terjadi dimana dirinya telah menyinggung Nien Chu.


Setelah semua masalah yang terjadi menemui titik terang, maka semua orang yang berada di rumah makan kini membubarkan diri dengan satu persatu pergi meninggalkan rumah makan tersebut.


Sang walikota mengajak Nien Chu pergi ke kediamannya, kedekatan Nien Chu dengan pangeran ke 3 membuat sang walikota harus dapat mengambil hati Nien Chu, agar jabatan walikota yang ada padanya tetap aman.


Di rumah sang walikota Nien Chu di jamu dengan sebaik mungkin, dan saat makan malam perbincangan pun terjadi di antara mereka.


"Aku telah menemukan ayahmu dan besok pagi aku akan menemanimu untuk menemui ayah mu," ucap walikota.


"Walikota kekaisaran cahaya naga, jabatan itu menurutku sangat mulia dan di hormati di seluruh wilayah kota kekaisaran naga. Di rumah makan anda telah berlaku kasar dan nyaris menyudutkan ku, dan jika masalah yang terjadi di rumah makan sampai terdengar oleh pangeran ke 3, maka aku tak menjamin kedudukan walikota kekaisaran cahaya naga masih berada padamu dan tak berpindah ke pada orang lain," ucap Nien Chu.


Sang walikota menelan ludahnya sendiri mendengar perkataan Nien Chu, dan dengan perlahan sang walikota pun berkata.

__ADS_1


"Tuan muda Nien Chu, aku memang bersalah karena telah menyinggungmu, dan aku akan membayar semua kesalahanku itu dengan memberikanmu koin emas sebanyak 100.000, asalkan semua kejadian yang terjadi tetap menjadi sebuah rahasia antara kita berdua, bagai mana menurutmu tuan muda Nien Chu?" tanya sang walikota.


"Aku rasa penawaranmu itu terlalu mudah dan tak setimpal dengan jabatan walikota yang berada pada anda sekarang.


Aku punya penawaran bagimu biar keadaan ini bisa sama-sama saling menguntungkan, bagaimana jika koin emas yang ingin kau berikan padaku kau berikan kepada ayah ku, bantu dia untuk membuka usaha baru di kota kekaisaran dengan koin emas itu, dan aku ingin selama di dalam kota kekaisaran kau harus bisa melindungi ayahku," jawab Nien Chu sambil mengeluarkan lencana emas dan menaruh lencana emas itu di atas meja.


Sang walikota menatap lencana emas itu tanpa berkedip, dan tak lama kemudian sang walikota menyetujui permintaan Nien Chu.


"Baiklah tuan muda Nien Chu, aku menyetujui permintaan mu itu," ucap sang walikota.


*****


"Ayah aku akan pergi ke kota kekaisaran guna menemui Nien Chu disana," ucap Tang Yin kepada sang ayah.


Saudagar Tang mengernyitkan alisnya dan menyelidik ke arah wajah gusar putrinya, karena tak seperti biasanya putrinya begitu marah saat berhadapan dengannya.


"Aku tak mengizinkanmu untuk ke sana, kekaisaran kota tak seperti kota wutang, disana terlalu rame dan sangat berbahaya, siapa yang berkuasa dialah yang menguasai kota, di kota Wutang ayah masih punya pamor dan sangat di hargai oleh penduduk kota Wutang, tapi di kekaisaran kota ayah mu ini tak ada apa-apanya karena di sana banyak yang lebih berkuasa dan menguasai pasar perdagangan seperti yang ayah geluti, dan untuk meneruskan usaha kita di sana kita tak boleh menyinggung orang-orang yang berkuasa.


Putriku aku tahu kau menyukai Nien Chu tapi tak begini caranya, aku akan mengabari Nien bao untuk membawa pulang Nien Chu agar kau bisa bersamanya.


Tapi putri ku, aku berharap di masa depan kau tak menikah dengan Nien Chu karena dia tak mempunyai masa depan, dan kuharap kau bisa menikah dengan Tao sio yang lebih terlihat bibit, bebet dan bobotnya agar kau tak kekurangan di masa depan," ucap saudagar Tang.

__ADS_1


"Ayah, yang menjalani kehidupan adalah aku dan aku telah memilih Nien Chu sebagai pendamping hidupku di masa depan, jika di masa depan aku mengalami kesusahan dengannya, itu merupakan resiko yang akan ku tanggung karena yang menginginkan dia sebagai pendamping hidupku.


Tao sio memang pemuda yang kaya raya tapi secara perilaku dia sangat buruk ayah, dia sering mempermainkan hatiku dan selalu menang sendiri, dia juga sangat kasar jika sudah marah dan aku tak menginginkan di masa depan dia akan menindasku setelah aku menjadi istrinya," jawab Tang Yin.


"Masalah itu akan hilang dengan sendirinya setelah kau menikah dengannya, memang untuk saat ini kalian berdua masih tahap menyesuaikan diri, dan tak ada salahnya kalian berdua mencoba untuk bertunangan terlebih dahulu," ucap saudagar Tang.


"Tidak ayah..! sudah kukatakan aku memilih Nien Chu untuk menjadi pendamping hidupku di masa depan bukan Tan sio, dan tak ada alasan bagi ayah untuk memaksakan kehendak ayah terhadapku.


Jika ayah tak ingin menemaniku ke kota kekaisaran maka aku akan berangkat sendiri ke sana," ucap Tang Yin dengan sedikit penekanan di perkataannya.


"Baiklah jika itu merupakan keputusan yang kau pilih, aku hanya berharap kau mempertimbangkan kembali pertunangan antara dirimu dan Tao sio," jawab saudara Tang yang langsung pergi dari tempat itu untuk berkemas diri.


Maka hari itu juga saudagar Tang dan putrinya berangkat menuju kekaisaran kota Cahaya naga.


Di tempat lain Nien Chu dengan dibantu walikota kekaisaran cahaya naga, berhasil menemui Nien bao.


Nien bao berada di kekaisaran kota sebagai penyuplai bagi kelima toko besar yang dimiliki saudagar Tang, yang mana kelima toko itu menjual berbagai macam pil obat berkualitas, dan ke seluruh pil obat itu dibeli dari kota kekaisaran mutiara hidup, yang berada di sisi barat kekaisaran pheonix, yang memang pusat pemerintahannya di sana berbasis Alkemis.


Dari keseluruhan pil obat yang dibeli di kekaisaran mutiara hidup, akan di bawa Nien bao ke kota kekaisaan cahaya naga untuk di jual kembali.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2