Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Mencari putri Sora ri


__ADS_3

3 hari telah berlalu setelah menghilangnya putri Sora ri, Thien Yu pun tersadar dari kultivasinya.


"Aku telah melakukan penerobosan ke ranah tingkat penempaan tubuh surgawi, apakah ini kekuatan ayahku sewaktu dia masih hidup suguh kekuatan yang sangat luar biasa," batin Thien Yu.


Thien Yu teringat akan putri Sora ri, dia pun mengedarkan pandangannya mencari sosok wanita cantik yang bersamanya di atas batu bara giok.


"Kemana dia berada, sepertinya telah terjadi sesuatu padanya," batin Thien Yu.


Thien Yu bangkit berdiri dan berjalan menuju ke arah tepi batu bara giok, sesaat Thien Yu memandang kearah hutan belantara dan tiba tiba saja Thien Yu mengeluarkan mata langitnya.


Thien Yu melihat ke arah sekeliling area hutan, tapi dia tak menjumpai putri Sora ri di sana, Thien Yu hanya melihat ketua Zheng long beserta para murid terpilih yang tengah melakukan kultivasi.


Thien Yu tak ingin menemui ketua Zheng long, di dalam pikiran nya saat ini dia hanya ingin tau keberadaan Putri Sora ri yang menghilang.


Di pagi itu juga Thien Yu berfikir harus menemukan putri Sora ri, dengan perlahan dia berjalan di udara dan pada akhirnya turun kebawah untuk menyelidiki sesuatu di bawah sana.


"Aku tak menyangka kekuatan ranah penempaan tubuh surgawi bisa membuatku berjalan di udara, ini sungguh sangat menakjubkan," batin Thien Yu.


Thien Yu memperhatikan jejak-jejak yang berada di tanah di area tempat itu. "Sepertinya putri Sora ri pernah berada di tempat ini, aku akan mencoba mencari tau keberadaannya," batin Thien Yu.


Dengan menapakkan tangannya ketanah, dan mengeluarkan kekuatan 4 hukum alam, Thien Yu melacak keberadaan putri Sora ri.

__ADS_1


Di dalam penglihatannya, Thien Yu menemukan tempat yang sangat asing baginya. Di sana terdapat sebuah kastil merah darah dengan penjagaan yang sangat ketat, Thien Yu juga melihat jika kehidupan para penduduk di tempat itu sangat berbeda dengan kehidupan yang ada di alam manusia berada, banyak manusia yang berkepala binatang berbaur dengan manusia biasa untuk melakukan transaksi jual beli barang dagangan di sana.


Thien Yu segera mengakhiri pencariannya, diapun menyadari jika putri Sora ri tak berada di dalam alam Vioni binatang roh, melainkan berada di alam Vioni yang terdalam sekarang.


"Aku tak ingin putri Sora ri terluka di sana, karena aku tau jika keberadaannya di sana semua itu bukan karena keinginannya, melainkan adanya energi kuat yang membawanya menembus pembatas antara alam vioni binatang roh dan alam vioni terdalam," gumam Thien Yu.


Thien Yu segera mengeluarkan 10 crystal roh yang berada dalam cincin ruangnya, kemudian menyatukan kekuatan energinya ke dalam crystal roh yang kini mengambang di udara.


Seketika itu kristal roh menyala terang dan sesaat kemudian mengeluarkan aura yang sangat kuat. Aura yang keluar dari dalam kristal roh pembungkus tubuh Thien Yu hingga makin lama tubuh Thien Yu perlahan-lahan memudar dan hilang tanpa bekas.


Thien Yu kini berada di dalam alam vioni dalam, tempatnya berada di perbatasan antara kubu langit dan kubu awan.


Di kota itu banyak berpenduduk lalu lalang di dalam kota sekedar untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari. "Ternyata di alam vioni terdalam tak ubahnya seperti kehidupan manusia pada umumnya, hanya yang membedakannya adalah beberapa dari para penduduk kota mempunyai wajah seperti layaknya binatang.


Di rumah makan itu orang orang membicarakan tentang munculnya harta Karun di reruntuhan kuburan para Dewa, namun segel pelindung yang membungkus wilayah itu sampai saat ini belum terbuka, dan akan terbuka antara dua sampai 3 hari kedepan.


Semua yang ada di tempat itu juga membicarakan tentang kekejaman orang orang Kastil iblis merah (sebutan kastil merah darah yang di lihat oleh Thien Yu) yang telah memperluas area kekuasaannya dengan secara mempersempit area kekuasaan Pohon orgy ( tempat para kubu langit berada).


Di kubu langit terdapat pohon raksasa yang menjulang tinggi ke langit, yang memiliki aray pelindung di sekitarnya yang membuat pohon itu berlindung dari berbagai macam ancaman dan kehancuran yang diberikan oleh para kubu awan yang dipimpin oleh penguasa kastil iblis darah.


Para kubu langit menjadikan pohon orgy sebagai pelindung sekaligus pohon kehidupan bagi mereka, karena pohon orgy selain sebagai simbol kehidupan, pohon itu juga mampu memberikan kekuatan, penyembuhan, perlindungan serta masih banyak hal yang sangat dibutuhkan bagi kubu langit.

__ADS_1


Tapi sayang keadaan pohon orgy sekarang tak seperti dulu, terlihat pohon itu layu dan hampir mati, hal itu membuat kubu awan semakin berani memasuki wilayah kekuasaan kubu langit sedikit demi sedikit.


Thien Yu baru menyadari jika di tempatnya sekarang merupakan bagian dari area netral antara dua kubu, dan ini memberi kesempatan bagi Thien Yu untuk mencari tau tentang kastil iblis darah tempat keberadaan putri Sora ri di sekap.


Thien Yu melihat adanya binatang roh yang telah berevolusi menjadi manusia yang biasa di sebut Org, masuk kedalam rumah makan dengan gaya arogan.


Mereka memesan makanan mewah di tempat itu, sambil memperlihatkan wajah bengis mereka semua kepada pengunjung rumah makan.


Thien Yu yang berada dekat dengan kelima orang tersebut, tetap tenang dan tak memperlihatkan rasa takut seperti halnya para pengunjung yang lain.


Hal itu membuat salah satu Org melirik kearahnya.


"Anak muda aku ingin kau duduk bersama kami, karena kami ingin kau menjadi pelayan kami selama kami makan disini," perintah salah satu Org.


Thien Yu tak menggubris perkataan Org tersebut, dia tetap memilih untuk menikmati makan nya.


"Kurang ajar!! berani sekali kau tak mengindahkan perkataanku maka matilah kau," ucap Org tersebut.


Org yang geram langsung menghantamkan tinjunya kearah Thien Yu, maka keluarlah selarik sinar berwarna putih yang menuju kearah Thien Yu berada.


Dengan cepat Thien Yu mengibaskan tangannya, maka sinar itu pun menghilang dan tak lama kemudian terjadi ledakan di luar rumah makan, jauh daripada keramaian penduduk kota.

__ADS_1


Kelima Org menyadari jika anak muda yang tengah duduk santai makan makanan yang telah di pesannya, bukanlah kultivator sembarangan, dengan cepat mereka berlima mengurung Thien Yu dengan masing masing orang memegang golok di tangannya.


Bersambung.


__ADS_2