
Walau Thien Yu tau jika kadal tanah itu mempunyai kekuatan yang tak bisa dianggap remeh, akan tetapi Thien Yu tak ingin membiarkan kadal itu lepas dari genggaman tangannya.
Dengan kecepatan yang sukar di lihat oleh mata biasa, Thien Yu melesat cepat kedepan untuk menebaskan pedang penguasa malam ke leher raja kadal tanah. Apa yang ada di dalam pikiran Thien Yu seketika berubah, saat melihat datangnya serangan cepat berupa sabetan ekor sang kadal yang penuh dengan aliran listrik menuju kearahnya.
Mau tidak mau serangan Thien Yu berubah 180 derajat dari sasaran leher sang kadal, kini dia harus menangkis serangan ekor beracun sang kadal tanah.
Dengan ketajamannya, pedang penguasa malam berhasil menebas putus ekor raja kadal tanah, hingga membuat ekor itu meliuk liuk sesaat di tanah kemudian diam tak bergerak sama sekali.
Thien Yu yang mengira jika ekor raja kadal tanah telah hilang, kini di kejutkan dengan tumbuhnya ekor baru pada tubuh sang raja kadal tanah.
Tampak raja kadal tanah begitu murka, sepasang telinganya yang tadi tak terlihat sama sekali, kini mekar dan suara mirip ular mendesis keluar dari mulutnya. Raja kadal tanah kini membentuk sosok yang sangat mengerikan.
Tak lama kemudian raja kadal tanah menyemburkan cairan berwarna hitam dari mulutnya berulang ulang kearah Thien Yu, yang membuat Thien Yu menggunakan tehnik ruang dan waktu untuk menghindari semburan cairan hitam itu.
Akibat semburan yang dilakukan terus menerus oleh raja kadal tanah, kini di tempat pertarungan penuh dengan cairan hitam di sana sini, cairan itu mengeluarkan aroma busuk yang terbawa oleh asap yang keluar dari cairan tersebut.
"Asap asap ini mempunyai kadar racun yang sangat tinggi dan aku tak ingin menghirup racun dari asap itu. Walau pun di tubuhku terdapat racun api hitam yang sangat kuat akan tetapi racun racun ini tak bisa ku pandang sebelah mata.
Aku harus segera menuntaskan pertarungan ini agar bisa mendapatkan kristal dari tubuhnya, dan kurasa tehnik yang pantas untuk menaklukan kadal tanah beracun yaitu dengan menggunakan tehnik Tinju naga giok," batin Thien Yu.
Thien Yu kembali menggunakan tehnik ruang dan waktu untuk mendekati sang kadal, akan tetapi sang kadal sepertinya tak ingin Thien Yu melakukan penyerangan kembali kepadanya.
__ADS_1
Sang raja kadal tiba tiba saja melakukan gerakan mundur jauh kebelakang, kemudian menembakkan bola api kearah cairan yang berserakan di tanah, maka terciptalah gelombang api yang membungkus tubuh Thien Yu hingga tak terlihat lagi.
Sementara itu di dalam kobaran api, terlihat 12 runai api milik Thien Yu seketika itu mengelilingi tubuhnya untuk menghindarkan Thien Yu dari efek panasnya api beracun yang berada di sekitarnya.
kesabaran Thien Yu telah habis dalam menghadapi raja kadal raksasa, di dalam kobaran api yang masih menyelimuti tubuhnya, Thien Yu mempersiapkan tinju naga giok di tangan kanannya.
Alhasil setelah kobaran api mulai meredup, Thien Yu dengan cepat melesat kearah raja kadal raksasa sambil menghantamkan tinju tangan kanannya kearah sang kadal sambil berteriak kencang.
"Tinju Naga Giok..!!"
Maka seekor naga hitam langsung menghantam tubuh sang kadal hingga membuatnya terpelanting beberapa kali di tanah, dan tak lama kemudian kadal itupun tewas di tempat dengan kondisi organ tubuh yang hancur di dalam.
Di tempat tewasnya raja kadal tanah raksasa yang telah menghilang, ini terdapat 3 buah kristal roh yang membuat Thien Yu segera melesat kearahnya dan memasukkan ke 3 buah kristal roh itu kedalam cincin ruangnya.
Sayap pheonix mengepak membawa Thien Yu terbang mengudara, menyisir tiap sisi gelap hutan dan pada akhirnya Thien Yu mendapatkan beberapa binatang roh berjenis landak kayu yang tengah meminum air di aliran sungai kecil.
"Paling tidak landak itu dapat memberikanku 1 buah kristal, lumayan untuk menambah koleksi kristal rohku menjadi 5 buah," batin Thien Yu.
Thien Yu menghantamkan tinjunya ke arah puluhan ekor landak yang tengah meminum air, hingga tercipta gelombang angin kejut yang membuat beberapa landak terpental dan mati seketika.
Thien Yu merasa heran dengan apa yang terjadi, semua landak yang telah mati sama sekali tak mengeluarkan energi murni di tubuhnya, sepertinya landak landak itu kehilangan gairah untuk hidup dan cendrung sebagai seorang pesuruh untuk mencarikan makan bagi tuannya, terlihat dengan wadah wadah berisi makanan berupa batu energi serta air yang diambilnya dari sungai itu.
__ADS_1
"Jangan jangan ada binatang roh kuat di belakang ini semua," batin Thien Yu.
Thien Yu memandangi kepergian beberapa landak yang masih hidup menuju ke suatu tempat, hal itu membuat Thien Yu menjadi penasaran dibuatnya.
Dengan bersembunyi di atas dahan pohon raksasa Thien Yu mengendap endap mengikuti kepergian landak landak itu dari belakang, hingga sampai pada suatu tempat yaitu sebuah lapangan luas yang di tumbuhi rumput rumput halus disana.
Thien Yu sangat terkejut melihat begitu banyaknya kristal roh yang berhamburan di tanah lapang tersebut.
"Sepertinya tanah lapang ini di huni oleh binatang roh kuat, terbukti dengan banyaknya kristal roh yang merupakan tanda bahwa banyaknya Raja binatang roh yang mati di tempat itu, kurasa aku harus menyelidikinya dengan pasti dan tak gegabah karena jika salah bertindak maka tanah lapang yang merupakan kuburan para raja-raja binatang roh akan menjadi kuburanku juga," batin Thien Yu.
Tak lama kemudian Thien Yu melihat beberapa landak tengah menaruh wadah yang berisi batu energi dan air mineral di tengah-tengah tanah lapang tersebut, Thien Yu tak melihat sesosok makhluk apapun yang mendekati air serta batu energi yang tiba-tiba saja batu serta air mineral itu menghilang dari pandangan mata Thien Yu.
"Bagaimana bisa seperti itu, ke mana barang-barang yang berada di wadah itu dan siapa yang telah mengambilnya?" batin Thien Yu.
Tanpa pikir panjang Thien Yu segera mengaktifkan mata langit yang ada padanya, dan mencari tahu siapakah sosok makhluk yang telah mengambil barang-barang yang berada di wadah.
Thien Yu sekejap melihat adanya sosok makhluk berwarna hitam kelam yang mempunyai 9 ekor masuk ke dalam gua yang tak jauh dari tempat itu.
"Kurasa mahluk itu penghuni tempat ini dan aku sangat yakin makhluk itulah yang telah melakukan pembantaian, sehingga banyak kristal roh yang bertebaran di tanah lapang luas ini," batin Thien Yu.
Dengan masih mengaktifkan mata langitnya, Thien Yu melesat kearah mulut Goa tempat di mana makhluk ekor 9 itu berada.
__ADS_1
Bersambung.