Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Penyerangan besar besaran


__ADS_3

Hanya dalam waktu semalam Armada tempur Kekaisaran cahaya naga, telah siap menggempur Gunung Wongku dari segala penjuru.


Putra mahkota memimpin langsung Armada tempur darat, sementara dua jenderal dari kekaisaran cahaya naga, telah bersiap untuk melakukan penyerangan lewat udara.


Hari itu Armada tempur dari kekaisaran cahaya naga mulai melakukan pergerakan, debu tebal berterbangan saat armada darat kekaisaran cahaya naga mulai melewati gerbang kota.


Di atas puncak gunung Wongku, Nien Chu beserta semua yang terlibat dalam pertempuran yang akan terjadi, berkumpul di suatu ruangan.


"Kaisar Annsher, bagaimana perkembangan pasukan kita dan bagaimana perkembangan terkini pasukan musuh yang melewati darat?" tanya Nien Chu.


"Tuan muda.., pasukan musuh bergerak sangat lambat tapi memiliki armada tempur yang 10 kali lipat banyaknya dari Armada tempur darat yang kita miliki."


Walaupun kita kalah jumlah akan tetapi kita memiliki pasukan tempur yang telah dilatih khusus menghadapi pertempuran besar, sehingga tak ada kekhawatiran jika kita harus kalah melawan pasukan darat cahaya Naga," jawab kaisar Annsher.


"Bagus .., walaupun kita kalah jumlah tapi prajurit kita memiliki kekuatan yang di atas rata-rata pasukan musuh, selain itu kita juga diuntungkan dengan keberadaan kita yang di atas pegunungan, hal itu dapat kita manfaatkan untuk menyerang pasukan darat cahaya naga dengan menggunakan anak panah. Kita juga dapat menempatkan pasukan di tempat-tempat strategis untuk melakukan penyerangan secara mendadak dan tak diduga-duga oleh pasukan musuh," ucap Nien Chu.


"Tuan muda..., kami telah mempersiapkan pasukan di jalur-jalur yang nantinya akan dilewati pasukan musuh, dan bisa dikatakan persiapan kita untuk menghadapi pertempuran ini sudah matang, tinggal menunggu waktu yang tepat dalam menerapkannya," jawab kaisar Annsher.


"Tency akan membantumu dengan para binatang roh hutan ini, dan raja binatang roh iblis kuno juga akan ikut bertempur menghadapi pasukan kekaisaran cahaya naga," ucap Nien Chu.


Nien Chu kemudian melirik ke pangeran Xi Xio dan putri Yinzi kemudian dia pun berkata.


"Bagaimana dengan pasukan terbang kita pangeran?" tanya Nien Chu.

__ADS_1


"Pasukan terbang kita saat ini tengah berada di awan, Aku sengaja membuat awan sihir agar dapat menempatkan pasukan terbang kita di sana."


"Gabungan pasukan terbang istana sihir dan pasukan terbang pheonix dari istana Orgy, sama besarnya dengan pasukan terbang cahaya naga, dan aku yakin dalam pertempuran udara pasukan terbang kita yang akan memenangkan pertempuran itu." ucap pangeran Xi Xio.


"Pangeran saat ini kita memang tengah menghadapi pertarungan besar melawan istana cahaya naga, akan tetapi kita harus memperhitungkan kekuatan besar yang ada di belakangnya, karena saat ini para iblis yang didukung Jenderal besarnya telah bergabung dengan kekaisaran cahaya naga, sehingga kekuatan yang mereka miliki saat ini tak bisa kita anggap remeh, jangan sampai perhitungan kita salah sehingga kita sendiri yang akan menanggung akibat kekalahan dalam pertempuran yang akan terjadi," ucap Nien Chu.


"Aku mengerti tuan muda, kami semua akan berjuang sekuat tenaga untuk menghancurkan kekuatan besar armada tempur terbang kekaisaran cahaya naga, dan aku sendiri yang akan turun langsung menjadi pemimpin pasukan terbang kita," jawab pangeran Xi Xio.


"Jika begitu Aku menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab itu kepadamu, Aku ingin kau tak memberi ampun kepada musuh, hancurkan sampai seakar-akarnya," ucap Nien Chu.


"Baik tuan muda...!" jawab pangeran Xi Xio.


Sebelum matahari terbit di ufuk timur, pasukan darat kekaisaan cahaya naga telah sampai di kaki gunung, putra mahkota memanggil Jenderal iblis untuk melihat situasi hutan yang akan mereka lewati, dengan penciumannya yang sangat tajam.


"Putra mahkota.., aku tak merasakan adanya kehadiran orang-orang di sekitar sini, kemungkinan karena rasa takut akibat banyaknya pasukan kita yang datang ke gunung Wongku, membuat orang orang itu bersembunyi di atas puncak gunung Wongku," ucap jendral iblis.


"Jika begitu kita harus menggunakan strategi dengan baik. Aku minta pasukan kita dibagi dua bagian, pasukan yang pertama akan dipimpin oleh perwira Chen, dengan skala kecil untuk masuk duluan ke dalam hutan, setelah satu jam maka prajurit besar kita akan masuk kedalam hutan untuk menggempur puncak gunung Wongku," ucap putra mahkota.


"Baiklah putra mahkota, strategi itu akan kita jalankan sesuai dengan perintahmu," jawab penasehat istana.


Setelah dirasa cukup dengan prajuritnya yang ada, komandan Chen langsung masuk ke dalam hutan, untuk menuju ke puncak Wongku.


Keanehan terjadi, tak ada satupun orang yang di temuinya di dalam hutan hingga diapun bergumam.

__ADS_1


"Mengapa putra mahkota begitu takut pada pemberontak yang menculik yang mulia kaisar, sehingga mengerahkan pasukan besar besaran dalam meringkusnya.


Tak lama kemudian ribuan anak panah seketika itu menyerang pasukan yang di bawahnya, dan dalam sekejap 2 ribu pasukan yang di bawanya mati dengan sekali serangan.


"Serahkan dirimu atau kau ikut mati bersama pasukanmu itu!" hardik kaisar Annsher.


"Ha ..ha ..ha..!, aku tak akan pernah menyerah, lebih baik aku mati daripada menjadi budak bagi kalian," jawab komandan Chen kemudian menghunus pedangnya dan melesat ke arah sang kaisar.


Belum sempat komandan Chen menyerang kaisar Annsher, tiba tiba saja sebuah anak panah melesat cepat ke arah nya, yang membuat komandan Chen mengurungkan niatnya untuk menyerang ke arah kaisar Annsher.


"Paman..., aku mengenalmu sedari kecil sebagai komandan tempur kekaisaran cahaya naga yang paling setia, aku tak ingin paman mati sia sia karena bergabung dengan putra mahkota yang telah bersekutu dengan iblis."


"Paman aku ingin mengajakmu bergabung dengan ku, karena aku tau kau sangat setia pada kaisar dan istana cahaya naga," ucap pangeran Zeng Wu.


"Pangeran bukankah kau tengah sakit parah, dan ternyata kau masih hidup dan merencanakan ini semua," ucap komandan Chen.


"Benar paman.., Aku dan kaisar selama ini sakit semua itu karena ulah putra mahkota, kematian permaisuri dan kakak ku Zeng Nong juga merupakan ulahnya, dia telah merencanakan semua agar dapat menguasai kekaisaran cahaya naga."


"Dengan memasukkan roh jiwa iblis ke dalam tubuh kami berdua, membuat kami kehilangan kesadaran karena jiwa kami telah diambil alih oleh roh iblis, dan setelah tak ada halangan lagi maka putra mahkota dengan sendirinya mengangkat dirinya menjadi penguasa baru di kekaisaran tenaga," ucap pangeran ke 3.


"Aku tak menyangka putra mahkota sekeji itu, hingga membuat keluarga kekaisaran menjadi seperti ini...!!"


"Pangeran .., Aku akan selalu setia kepada yang mulia kaisar, dan hari ini aku akan bergabung dengan anda pangeran," ucap Komandan Chen.

__ADS_1


"Trimakasih paman, dan selamat bergabung," jawab pangeran Zeng Wu.


Bersambung


__ADS_2