Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Salah paham


__ADS_3

Tubuh Thien Yu bergetar hebat saat racun api masuk kedalam tubuhnya, suhu panas tubuhnya tiba tiba saja meningkat, yang membuat Thien Yu seperti berada di atas bara api yang membara.


Hanya sesaat tubuhnya merasakan panas yang menyiksa, tak lama kemudian hawa panas itu pun tiba-tiba menghilang, dan Thien Yu yakin jika gurunya telah menetralkan racun api hitam yang di serapnya.


"Thien Yu waktumu tinggal sebentar lagi untuk dapat menggunakan kekuatanku, fokuslah dalam menyerap racun api hitam itu," perintah sang Guru.


"Baik Guru," jawab Thien Yu singkat.


Thien Yu segera mengeluarkan kekuatan yang di titipkan Naga Giok padanya kearah 12 jarum emas yang menancap di tubuh Xiozi, yang membuat ke 12 jarum emas yang menancap di tubuhnya semakin kuat menyedot racun api hitam, hal itu membuat racun api hitam di tubuh Xiozi habis tak tersisa bertepatan dengan hilangnya kekuatan titipan dari sang Guru di tubuh Thien Yu.


Tubuh Xiozi melayang pelan kebawah hingga dia kembali tergeletak di atas permukaan batu besar. Lenyapnya racun api hitam di tubuh Xiozi membuat kesadaran Xiozi kembali.


Xiozi membuka matanya perlahan, dan betapa terkejutnya Xiozi saat melihat pakaian yang di kenakannya telah berserakan di atas batu, dengan kondisi tubuh yang hanya mengenakan pakaian dalam saja.


Xiozi bertambah geram saat melihat Thien Yu duduk di sisinya dengan kondisi yang sangat kelelahan.


"Plakk..!!" sebuah tamparan keras mendarat di pipi Thien Yu, yang membuatnya terhempas kesamping. Tampak terlihat darah segar mengalir di sudut bibir Thien Yu.


"Apa yang kau lakukan padaku!!" pekik Xiozi sambil memeluk tubuhnya sendiri.


"Xiozi maafkan aku, ini kesalah pahaman saja," jawab Thien Yu.


Xiozi tak menggubris perkataan Thien Yu, dengan cepat Xiozi menyambar pakaiannya dan segera memakainya.


Kali ini amarah Xiozi tak terbendung lagi, dengan cepat dia melesakkan sebuah tendangan keras ketubuh Thien Yu.


Karena sudah sangat kelelahan dan tak mempunyai daya kekuatan, Thien Yu hanya pasrah saat tendangan keras Xiozi mengenai tubuhnya dengan telak.

__ADS_1


Thien Yu tersungkur ketanah, dan kembali darah segar keluar dari mulutnya sehingga membuat pandangan matanya menjadi berkunang kunang.


Xiozi yang menyangka jika dirinya telah di perkosa oleh Thien Yu, seketika membentuk pedang es di udara, dan langsung di arahkan kembali ke arah Thien Yu.


Belum sempat Xiozi menyerang Thien Yu dengan pedang es itu, dengan sisa sisa kesadarannya Thien Yu berteriak. "Aku tak melakukan apa apa padamu, aku hanya menghilangkan racun api hitam di tubuhmu!!".


Setelah berkata seperti itu, Thien Yu semakin merasakan pandangannya gelap, dan tanpa disadari olehnya, tubuhnya kini telah ambruk ketanah dan kesadarannya pun hilang seketika.


Mendengar perkataan Thien Yu, Xiozi segera memalingkan mukanya melihat tanda kecil berwarna merah di bahu kirinya.


"Tanda keperawanan ku masih ada, berarti Thien Yu memang tak melakukan apa apa padaku," batin Xiozi.


Dengan cepat Xiozi duduk bersila untuk melakukan kultivasi, guna melihat racun api yang tengah menggerogoti tulang es abadi di dalam tubuhnya dan...


"Dum...!!"


Akan tetapi keceriaan di wajah Xiozi seketika berubah setelah menyadari jika dia telah melakukan hal buruk pada Thien Yu, orang yang telah menghilangkan racun api hitam di tubuhnya.


Dengan cepat Xiozi menuju kearah Thien Yu yang tengah tak sadarkan diri, dan mengangkat tubuhnya untuk diletakkan diatas batu yang kering. Sesaat kemudian Xiozi memeriksa keadaan Thien Yu dan memberikan dua buah pil kedalam mulutnya.


Setelah memasukkan dua butir pil ke dalam mulut Thien Yu, Xiozi segera memberikan energi murninya ke tubuh thien Yu agar pil obat yang diberikan kepadanya bisa larut dan cepat terserap oleh tubuh Thien Yu.


"Untungnya kau hanya luka dalam ringan, dan sebentar lagi tubuhmu pasti akan pulih seperti sedia kala," batin Xiozi.


Xiozi memandang sekelilingnya, dan menyadari jika di tempatnya berada tengah terpasang sebuah artefak pelindung, dan mata Xiozi akhirnya tertuju pada banyaknya jarum beracun yang berserakan di sekitar area batas pelindung.


"Aku rasa di dalam lobang ini pasti ada sesuatu yang membahayakan, sehingga Thien Yu memasang artefak pelindung ini. Aku akan mencari tahu apa yang sebenarnya berada di dalam lobang ini," batin Xiozi.

__ADS_1


Dengan cepat Xiozi melesat keluar dari dalam artefak pelindung, baru saja kakinya menginjak tanah yang lembab, tiba tiba saja ratusan jarum beracun telah menyambutnya.


Dengan cepat Xiozi mengambil kelembaban udara dan menjadikannya sebagai perisai es, yang mampu membendung serangan jarum beracun secara bertubi tubi kearahnya.


Kali ini Xiozi yang memberikan serangan balik, perisai es yang telah melindungi tubuh nya dari serangan jarum beracun, kini di rubah menjadi beberapa pisau es yang kini mengambang di udara.


Dengan sekali kibasan tangannya, pisau pisau es itu melesat cepat menuju kearah terowongan terowongan yang gelap, yang berada di sekitar tempat itu.


Pekik kematian menggema, seiring pisau pisau terbang yang terbuat dari es menembus sosok kerdil yang ada di dalam terowongan.


Sesaat keadaan sepi, namun tiba tiba saja ratusan sosok kerdil dengan memakai sumpit (Alat pelontar jarum beracun, yang penggunaannya dengan cara di tiup), langsung menyerang Xiozi kembali.


Melihat hal itu Xiozi tak tinggal diam, tubuhnya berkelebat cepat untuk menghindari serangan jarum beracun yang mengarah kepadanya, dan memberikan serangan balik dengan tebasan tebasan pedang es yang kini berada di dalam genggaman tangannya.


Akibat serangan yang sangat kuat dari Xiozi membuat para sosok kerdil yang jumlahnya ratusan orang menjadi porak poranda di buatnya. Banyak sosok kerdil yang mati secara mengenaskan dan bergelimpangan di tanah.


Tiba tiba saja angin kencang menerpa, yang membuat sosok kerdil berlarian menuju ke terowongan terowongan kecil yang berada di tempat itu.


Xiozi sangat heran dengan fenomena yang terjadi, karena melihat sosok kerdil yang begitu sangat ketakutan.


Kali ini Xiozi baru menyadari jika penyebab larinya para manusia kerdil itu adalah adanya seekor laba laba raksasa berwarna ungu, yang kini tengah berdiri tepat di hadapannya.


"Binatang roh surgawi!!, bagai mana bisa binatang roh kuat dan menakutkan seperti ini, bisa berada di tempat ini?" batin Xiozi.


Raut wajah Xiozi seketika berubah, dia tau benar jika binatang roh surgawi merupakan binatang petarung yang sangat kuat dan tangguh, tingkat kultivasi mereka pun tak main main, semakin tua usia mereka maka semakin tinggi tingkat kultivasinya.


Melihat binatang roh yang ada di hadapannya, Xiozi yakin jika binatang roh itu telah hidup ratusan tahun lamanya, dan jika diartikan dengan tingkat kultivasi di dunia, maka kultivasi laba laba ungu itu telah mencapai kultivasi diranah tingkat alam emperor.

__ADS_1


"Celaka, aku tak mungkin lari dari tempat ini karena Thien Yu masih berada di sini, aku tak mungkin meninggalkan orang yang telah membantuku untuk menghilangkan racun api hitam yang berada di dalam tubuhku. Aku akan mencoba bertarung dengan binatang surgawi ini sampai aku mencapai batasan ku," batin Xiozi.


__ADS_2