Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Pelantikan kaisar Nien Chu.


__ADS_3

Nien Chu tak bisa berbuat banyak saat penduduk di kekaisaran pheonix menginginkannya menjadi Kaisar, untuk menggantikan posisi Kaisar terdahulu Feng Liu San.


Pada akhirnya hari yang ditentukan untuk pelantikannya menjadi Kaisar pheonix diselenggarakan secara besar-besaran, dan disambut dengan rasa sukacita dari seluruh penduduk di kekaisaran pheonix.


Pemimpin dari kekaisaran binatang buas kaisar Yu Hong, pemimpin dari kekaisaran Cahaya naga kaisar Zeng Wu, pemimpin dari kekaisaran daratan langit kaisar Annsher, dan pemimpin dari kekaisaran mutiara hidup kaisar Xio Yungga, ikut hadir dalam pelantikan Kaisar Nien Chu yang diselenggarakan saat ini.


Dan tak kalah mengejutkannya lagi, kedatangan pemimpin istana bawah air Raja Atlas, dan pemimpin dari istana sihir pangeran Xi Xio dan putri Yinzi, yang juga ikut hadir dalam pelantikan pemimpin baru kekaisaran pheonix.


Para penduduk kekaisaran dan seluruh petinggi istana Pheonix serta permaisuri dan putri Violin, begitu sangat terkejut setelah mendengar pemimpin istana bawa air dan istana sihir juga hadir mengikuti pelantikan Kaisar Nien Chu.


Mereka semua tak menyangka jika selama ini Nien Chu mempunyai hubungan dekat dengan kedua pemimpin istana kuno tersebut, sehingga mereka menyempatkan diri untuk datang ke istana Pheonix dalam pelantikan kaisar Nien Chu.


Di atas podium besar yang megah yang dapat dilihat oleh semua penduduk di kekaisaran pheonix, Nien Chu di temani para wanita wanita terdekatnya seperti putri Zeng Yi, putri Annchi, An Yue, Hyun Zi, dan Dewi Giok, ikut hadir di dalam acara pelantikannya tersebut.


Kelima wanita itu begitu anggun dan sangat sulit dibedakan kecantikannya, karena wajah dan tubuh mereka semua memiliki karakter sendiri sendiri yang sangat mempesona, sehingga membuat para pemuda yang ada di acara pelantikan kaisar baru, merasa iri kepada Nien Chu.


Putri Violin tiba-tiba terbakar api cemburu saat melihat kelima wanita itu terlihat akur bersama dengan mantan suaminya, dan putri Violin begitu sangat menyesali perpisahan yang telah terjadi dengan Nien Chu.


"Seharusnya aku yang mendampingi Nien Chu disana, karena aku merupakan wanita yang telah menikah dengan sah pertama kali dengan nya, dan seharusnya ke 5 wanita yang bersamanya itu hanya sebagai selirnya saja".


"Aku terlalu terhasut omongan ibu sehingga membutakan Hati kecilku, aku tak menyangka jika semua wanita cantik yang di atas sana berani berbagi cinta demi untuk mendapatkan hati Nien Chu," batin putri Violin dengan wajah yang penuh dengan penyesalan.


"Apa yang harus kuperbuat sekarang, selama ini aku telah banyak melakukan kesalahan kepada Nien Chu termasuk meminta perpisahan dengannya. Jika Nien Chu ingin membalas perbuatanku dan ibu ku dengan membuang kami berdua ke pengasingan, maka dengan mudah dia akan melakukannya dengan posisinya sebagai Kaisar pheonix saat ini," batin putri Violin.

__ADS_1


Putri violin tak bisa membayangkan Jika dirinya berada di pengasingan yang harus mencari makan sendiri, membuat tempat tinggal sendiri dengan tanpa adanya para pelayan yang selalu melayaninya, hal itu membuat sang putri semakin takut akan murka Nien Chu padanya.


Tency, Kurama, dan Virgion yang telah merubah diri mereka menjadi seorang manusia, ikut hadir dan saat ini mereka bertiga tengah berjaga jaga di pinggir podium, untuk mengantisipasi serangan dari penyusup ataupun para anggota iblis yang ingin melukai Nien Chu.


Nien Chu tak sungkan lagi memperkenalkan kelima wanita yang bersamanya di atas podium, sebagai wanita yang akan mendampinginya memimpin kekaisaran pheonix di masa depan.


Para penduduk kekaisaran bersorak-sorai mendengar pernyataan Nien Chu untuk kelima wanitanya.


Di nirwana tepatnya di kekaisaran langit, tampak kaisar Thien Yu dan Dewi Yun Shi menatap hikmat pelantikan putranya di kekaisaran Pheonix, lewat dinding kaca yang ada di hadapannya.


"Ternyata Anak kita sudah dewasa, dia mempunyai beberapa wanita cantik untuk mendampinginya memimpin kekaisaran pheonix, dan aku lihat ada 4 ras berbeda dari wanita wanita itu, 2 dari ras peri berdarah murni dan 1 ras Dewi yang berdarah campuran antara ras peri dan ras Dewi serta ras turunan langsung dari dewa dan Dewi di masa lalu," ucap Dewi Yun Shi.


"Kau benar sayang, Dewi Giok ayahnya adalah seorang peri murni, dan ibunya dari kalangan Dewi di nirwana. Kisahnya sama seperti putra kita, karena hukuman dari para dewa, akhirnya Dewi itu melepaskan rahimnya ke dunia dan masuk ke salah seorang rahim manusia hingga lahirlah Dewi Giok," ucap kaisar langit.


Mendengar ucapan Dewi Yun Shi, kaisar langit hanya bisa tersenyum kepadanya.


"Apa yang akan kau lakukan untuk putra kita Nien Chu?" tanya Dewi Yun Shi.


"Biarkan putra kita bersama para wanitanya, sampai mereka tua dan mati secara wajar. Aku tak ingin terulang lagi kisah pahit yang menyebabkan ayahku meninggalkan ibuku ratu Yan Ling hidup sendiri di alam dunia setelah ayahku diangkat menjadi Dewa perang langit oleh para Dewa".


"Setelah itu putra kita akan hidup kembali, bersama ke empat wanita nya yang masih berdarah peri dan dewa, karena hanya ke empat wanita itu yang bisa hidup di alam nirwana ini".


"Aku akan menjodohkan putra kita dengan Dewi bunga, karena melihat paras cantik nan anggun tiada tara, serta wawasan luas, kecerdasan dalam menyelesaikan suatu masalah, dan kearifan budi pekerti, sangat cocok baginya untuk mendampingi putra kita menjadi ratu, mendampingi kaisar langit Nien Chu di masa depan," jawab kaisar langit.

__ADS_1


"Aku rasa yang mulia benar, aku pun menyukai Dewi Ling'er, dia Dewi yang sangat pantas untuk bersanding dengan putra kita dalam memimpin Nirwana di masa depan," ucap Dewi Yun Shi.


"Aku akan menghadiahkan sesuatu bagi putra kita yang telah menjadi kaisar langit, selain untuk memperindah istana pheonix, patung burung pheonix itu akan melindungi istana dari para iblis yang ingin menyerangnya," ucap kaisar langit.


Kaisar langit Thien Yu menggigit jari telunjuknya, sehingga setetes darah emas keluar dari jari telunjuknya itu dan mengambang di udara.


Kaisar langit menjentikkan jarinya, maka setetes darah emas yang keluar dari tubuh kaisar langit, langsung menuju menuju ke alam dunia.


Di alam dunia tepatnya di istana pheonix, Nien Chu melakukan penghormatan bagi para leluhur yang menyatakan jika dirinya telah sah menjadi kaisar pheonix baru.


Suara sorak Sorai para penduduk menggema setelah Nien Chu telah sah menjadi kaisar pheonix, namun tiba tiba keceriaan para penduduk pun hilang setelah patung burung Pheonix raksasa seketika itu hidup, dan berubah warna menjadi keemasan dengan seluruh tubuhnya di penuhi dengan api surgawi. Burung pheonix itu mengepakkan sayapnya, dan terbang tinggi di sekitar area istana.


Nien Chu yang ingin menyerang burung pheonix emas, tiba tiba tertahan saat mendengar suara sang ayah menggema di telinganya.


"Aku menghadiahkan pheonix surgawi padamu, agar dapat menjaga istana pheonix dari apapun yang mencoba mengancamnya, selain itu burung Pheonix surgawi akan menjadi lambang dan simbol kembalinya pemilik sah kekaisaran Phoenix yang kini kembali bertahta," ucapnya.


"Terimakasih ayah atas hadiah pemberian darimu ini," jawab Nien Chu.


Untuk mencegah kepanikan di antara penduduk kekaisaran pheonix dan resah nya para petinggi istana Pheonix, Nien Chu kemudian berdiri di ujung podium sambil berkata.


"Hidupnya burung pheonix surgawi, menandakan jika kaisar yang telah ditunjuk para dewa untuk memimpin kekaisaran Pheonix, telah kembali bertata," ucap Nien Chu.


Nien Chu kemudian melayang di udara, dan tak lama kemudian Nien Chu telah berdiri di atas punggung pheonix surgawi, yang membuat seluruh orang orang yang menyaksikannya sangat takjub akan kehebatan kaisar barunya.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2