Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Negosiasi


__ADS_3

Ketegangan pun terjadi di tempat itu, tampak jendral Shang Yang begitu muak dengan cara cara busuk yang di lakukan istana pheonix, karena mau menampung klan Wutang yang merupakan klan paling di cari dan di buru di kekaisaran Glory.


Diapun maju kearah dimana keberadaan jendral Gong Lang berada, dan berkata.


"Jendral Gong Lang apakah ratu mu ingin melanggar kesepakatan yang telah ada antara dua kekaisaran? dengan seenaknya menampung pengungsi klan Wutang dari kekaisaran Glory!!" ucap jendral Shang Yang.


Jendral Shang Yang, kami tak pernah melanggar kesepakatan yang ada, klan Wutang bagi kami merupakan klan istimewa yang patut di lindungi, putri Syin Yin yang merupakan putri ketua Syin Yang dari klan wutang adalah calon istri dari pangeran kekaisaran phoenix, berarti klan Wutang sekarang berada dalam perlindungan kekaisaran pheonix.


Jika kau ingin adanya peperangan maka kami dari kekaisaran pheonix akan mewujudkannya," tantang jendral Gong Lang.


"Lancang!!, sejak kapan kekaisaran pheonix mempunyai seorang pangeran!!, kau jangan mengada ada jendral Gong Lang!!" ucap jendral Shang Yang dengan meninggikan suara perkataannya.


"Ha..ha..ha.., Akan ku katakan yang sebenarnya padamu jendral Shang Yang, kau dan kaisar Huang Xu juga harus mengetahuinya.


Thien Yu adalah putra Yan Lan dan putri Xing Xia Lin dari kekaisaran Giok yang telah kalian gulingkan dan kalian kira sudah mati, para dewa masih melindunginya hingga dia masih hidup sampai saat ini, dan untuk itu dimasa depan kekaisaran Glory akan menerima balasan darinya," jawab jendral Gong Lang.


Jendral Shang Yang menggenggam tinjunya, dia tak menyangka jika pemuda yang telah membunuh putranya merupakan seorang pangeran dari kekaisaran phoenix.


Dan dengan amarah yang membara, dia menyuruh seluruh pasukan elite dan seluruh pasukan udara yang di bawanya untuk menyerang pasukan pheonix.

__ADS_1


Maka terjadilah pertempuran diantara dua belah pihak yang membuat keadaan yang tadinya sunyi, kini berubah menjadi riuh akan jerit kematian dan ledakan gelombang energi.


Para pasukan terbang kerajaan pheonix yang menang jumlah, langsung memborbardir pertahanan pasukan tempur jendral Shang Yang.


Ribuan burung pheonix keluar dari dalam awan dan melakukan tembakan bola api beruntun dari dalam mulutnya, sisanya langsung menghadapi pasukan tempur kekaisaran Glory yang berwujud serigala bersayap.


"Kurang ajar, ternyata jenderal Gong Lang telah mempersiapkan semua ini dengan menaruh sebagian besar padukan terbangnya bersembunyi diantara awan, hingga pada saat aku menginginkan peperangan maka jendral Gong Lang memunculkan pasukan terbang itu untuk menghancurkan seluruh prajurit yang kumiliki.


Jika terus begini prajurit elit yang kubawa akan binasa di tangan para padukan terbang kekaisaran pheonix yang terkenal tangguh dan kuat. Aku harus melakukan sesuatu sebelum hal itu terjadi," gumam jendral Shang Yang.


Tak lama kemudian, keluar suara yang menggema sangat keras yang keluar dari mulut jendral Shang Yang, karena suara itu di aliri tenaga dalam tingkat tinggi.


Jika kau ingin klan Wutang maka ambillah mereka semua juga tak menguntungkan bagi kekaisaran Glory," ucap jendral Shang Yang.


"Jendral Shang Yang kau yang memulai pertempuran ini dan akupun tak ingin kedaulatan kekaisaran pheonix hancur dengan diam saja di serang oleh pasukan yang kau bawa, dan ku rasa tak ada salahnya jika kita bertempur habis habisan ditempat ini karena kawasan ini merupakan tempat netral diantara dua kekaisaran," jawab jendral Gong Lang.


"Ha...ha...ha..., Jendral Gong Lang kau bicara seperti itu karena pasukan mu lebih banyak berkali kali lipat dari pasukan ku, bukankah itu sangat menguntungkan bagi mu?, Jika kau seorang ksatria dari kekaisaran pheonix, aku tantang kau bertarung satu lawan satu denganku dan kurasa itu merupakan hal yang adil. Bagaimana jenderal Gong Lang apakah kau sanggup menerima tantangan ku?" tanya jendral Shang Yang dan kembali tertawa untuk memprovokasi jendral Gong Lang.


"Jendral Shang Yang tak ada kata takut di dalam kamus hidupku, walaupun kau berdua dengan jendral Gobil untuk melawanku, aku tak akan gentar sedikit pun dan bahkan aku bisa semakin bersemangat untuk menghancurkan kalian berdua," jawab jendral Gong Lang.

__ADS_1


Kali ini jendral Gobil yang tadinya diam, akhirnya angkat bicara. "Jendral Gong Lang sepertinya tak enak dilihat jika kami berdua bertarung dengan mu, tapi karena kau yang memintanya maka bersiaplah menerima ke hancuran mu itu," timpal jendral Gobil.


Sebelum mereka bertiga bertarung dari langit muncul suara dan penampakan sesosok anak muda dengan sayap emas di punggungnya.


"Jendral Shang Yang dan jendral Gobil kalian berdua sangat licik, karena tau jika pasukan kalian akan kalah seketika itu juga kalian merubah strategi untuk bertarung melawan jendral Gong Lang.


Kelicikan kalian jelas terlihat dengan memprovokasi jendral Gong Lang hingga jendral Gong Lang mau bertarung dengan kalian berdua, bukan bertarung satu lawan satu melainkan mengeroyok jenderal Gong Lang," ucap Thien Yu dengan bertepuk tangan di tempat itu.


Melihat kehadiran Thien Yu di tempat itu, membuat seluruh pasukan kekaisaran pheonix termasuk jendral Gong Lang langsung memberi hormat.


"Oh...ternyata pangeran kekaisaran phoenix berada di sini, bagus ...!!, kau boleh ikut serta membantu jendral Gong Lang dalam pertarungan ini, agar aku bisa membalaskan kematian putraku yang telah kau bunuh," ucap jendral Shang Yang.


"Jendral Shang Yang kau dan putramu sama sama liciknya, kau tau bagaimana cara untuk membalikkan keadaan dalam pertempuran yang akan di menangkan oleh jendral Gong lang, dan hari ini aku akan mewujudkan permintaanmu untuk bertarung agar kematianmu dapat menenangkan keluarga kekaisaran giok yang telah kau gulingkan di masa lampau.


Setelah berkata seperti itu Thien Yu segera mengeluarkan pedang penguasa malam dari dalam alam batinnya.


Melihat pangeran Thien Yu telah mengeluarkan senjatanya, Jendral Gong Lang pun ikut mengeluarkan tombak Naga emasnya, dan siap bertarung menghadapi jendral Shang Yang dan jendral Gobil.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2