
Thien Yu menatap kedua orang itu silih berganti, dan pada akhirnya Thien Yu menanyakan apa tujuan mereka berdua datang menemuinya di dalam alam meditasinya.
"Thien Yu, aku adalah guru ayahmu selama dia hidup, namaku Dewa suci dan yang bersamaku adalah Dewa agung.
Sengaja aku menemuimu karena kaisar langit menginginkan dirimu untuk menjadi Jendral langit, yang menggantikan jendral Ling Feng setelah dia pergi dari kekaisaran langit," ucap Dewa suci.
Kini Thien Yu baru menyadari jika kedua orang yang datang di alam meditasinya, merupakan seorang Dewa yang merupakan Dewa tertinggi langit.
Thien Yu mencerna keadaan yang ada, dan berusaha tetap tenang menghadapi kedua Dewa tertinggi di nirwana itu.
"Maafkan aku Dewa, aku masih muda dan belum sarat pengalaman dalam memimpin pasukan langit, ada baiknya Dewa suci dan Dewa agung memilih orang yang tepat untuk menjadi jendral perang langit," jawab Thien Yu.
"Semua sudah di putuskan oleh kaisar langit, aku pun tak bisa menolaknya, kaulah orang terpilih dan paling tepat untuk menjadi seorang jendral tertinggi langit.
Tak lama kemudian, tiba tiba saja Dewa agung angkat bicara. "Dari mana kau mendapatkan kekuatan illahi?" tanyanya.
"Kekuatan itu merupakan pemberian dari leluhur menara hijau sewaktu di alam cahaya rembulan," ucap Dewa agung.
__ADS_1
"Thien Yu, kekuatan yang kau miliki sekarang merupakan kekuatan murni dari Dewa illahi, dahulu kala yang berpredikat sebagai Dewa tertinggi di nirwana adalah Dewa suci, Dewa illahi dan Dewa agung.
Dewa suci memiliki kekuatan tanpa batas dari kuil suci dan juga memiliki kekuatan ruang serta waktu, Dewa illahi memiliki kekuatan alam tanpa batas, dan aku sendiri memiliki kekuatan semesta tanpa batas.
Kekuatan yang kau miliki sekarang belumlah ada apa apanya dari kekuatan illahi yang sebenarnya, kau mampu untuk menghancurkan apa pun di semua alam dengan kekuatan yang ada padamu sekarang, hanya saja kau harus bisa meningkatkan ranah tingkatanmu menuju puncak tertinggi, itulah kekuatan illahi sesungguhnya, dan kami akan membangkitkan kekuatan illahi yang sesungguhnya pada dirimu jika kau mau menjadi Jendral perang langit," ucap Dewa agung.
"Para Dewa yang terhormat, aku tetap pada pendirian ku untuk menjadi orang biasa dan tak ada sedikitpun keinginan bagiku untuk menjadi jendral perang langit," jawab Thien Yu.
"Lancang!! jika kau masih bersikeras dengan pendirian mu itu, maka aku akan mengambil seluruh kekuatan illahi pada dirimu," ucap Dewa agung sambil menunjuk kearah Thien Yu.
"Aku masih mempunyai masalah di alam dunia yang belum terselesaikan, dan aku tak ingin meninggalkan orang orang yang ku kasihi dan yang kucintai hanya untuk menjadi seorang jendral perang tertinggi langit," jawab Thien Yu.
Terlihat Dewa suci manggut-manggut mengerti dengan apa yang ada di dalam pikiran Thien Yu.
"Agar semua lebih baik maka aku akan membuat kesepakatan denganmu, aku ingin setelah semua masalahmu di alam dunia terpecahkan dan terselesaikan, maka aku akan menjadikanmu seorang jendral perang tertinggi langit dan mengangkatmu sebagai seorang Dewa. Kau boleh tetap tinggal di semua alam yang kau inginkan selama kau kelak menjabat sebagai seorang jendral perang langit. Bagaimana Thien Yu dengan tawaran yang ku berikan ini?" tanya Dewa suci.
"Jika aku tetap bisa tinggal di semua alam, maka aku menyetujui untuk menjadi seorang Dewa perang langit,'' jawab Thien Yu.
__ADS_1
"Karena kesepakatan ini di setujui olehmu, maka di masa depan kau akan menjadi seorang Dewa perang tertinggi langit," ucap Dewa suci.
Setelah berkata seperti itu, Dewa suci tiba tiba sudah berada di dekat Thien Yu dan meletakkan tangannya diatas kepala Thien Yu tanpa Thien Yu bisa berbuat apa apa.
Tiba tiba Thien Yu melihat seluruh tata Surya dan semua planet yang ada di susunan tata Surya itu, dan juga melihat semua semesta yang ada di depan matanya hingga pada akhirnya Dewa suci menghilang dan kembali berdiri di dekat Dewa agung.
"Aku telah memberikan kekuatan Ruang dan kekuatan Waktu padamu, semua itu agar kau bisa berada di alam dunia dan juga bisa berada di nirwana sesuai dengan keinginanmu, akan tetapi semua kekuatan yang kuberikan padamu ini hanya dapat kau pergunakan jika kau telah menjadi seorang Dewa dan jendral perang langit, ini semua kulakukan sesuai kesepakatan yang telah kita buat, dan untuk kekuatan illahi yang belum sempurna aku ingin kau sendri yang mencarinya dengan seluruh kemampuan yang kau miliki.
Setelah berkata seperti itu, tiba tiba saja kedua Dewa itupun memudar dan menghilang tanpa bekas.
Thien Yu mulai tersadar dan menghentikan kultivasinya, kemudian diapun mencerna keadaan yang ada dan berkata.
"Jika aku akan menjadi seorang Dewa perang langit di masa depan, aku tetap tak akan meninggalkan semua orang orang yang ku sayangi," batin Thien Yu.
Tampak di dalam pikiran thien Yu wajah seluruh orang orang yang di kasihinya, termasuk kakaknya Feng Yu, putri Syin Yin dan putri Meyling yang kini maisih terluka parah.
Bersambung.
__ADS_1