
Malam hari putra mahkota kekaisaran cahaya naga pergi menuju ruang perpustakaan, di mana dia mendapatkan pengetahuan serta teknik beladiri dari sang guru di sana.
"Murid menemuimu guru" ucap putra mahkota.
"Aku telah mengetahui apa yang telah menimpa mu, untuk memulihkan Dantianmu yang hancur bukanlah perkara mudah, karena Dantian merupakan pusat dari seluruh energi di tubuhmu, jika dia telah hancur maka memerlukan Dantian baru untuk menggantikan Dantianmu yang lama," ucap tetua Go gey.
"Murid meminta petunjuk darimu guru," ucap putra mahkota.
"Aku telanjur telah menjadikan kau murid ku sehingga aku juga ikut bertanggung jawab kepada mu, akan peningkatan kekuatan yang kau miliki. Dantian baru bisa kau miliki akan tetapi membutuhkan waktu dalam pembentukan Dantian baru itu, aku akan mengajakmu menembus dimensi waktu untuk bertemu leluhurku disana.
Hong'er, aku tak bisa membawamu menemui leluhurku jika darah yang ada di tubuhmu masih merupakan darah keluarga Zeng," ucap tetua Go gey.
"Maksud guru?" tanya putra mahkota.
"Kau telah ku anggap sebagai putraku sendiri, maka aku akan menyatukan darahmu dan darahku sehingga darah keluarga Zeng akan menghilang dari tubuhmu, dan berganti dengan darah keluarga Go yang merupakan darah dari keluargaku, semua itu agar leluhurku dapat menerimamu sebagai keturunannya.
Hong'er tak ada cara lain untuk membentuk Dantian baru bagimu, dan hanya itu satu-satunya cara untuk dapat membuatmu mempunyai dantian baru, dan juga dapat menjadikanmu seorang kultivator pilih tanding yang bisa saja melampauiku di masa depan," ucap tetua Go gey.
"Aku akan menerima penyatuan darah itu guru, aku akan menjadi keturunan keluarga Go dan akan melepaskan diri dari ikatan keluarga Zeng, karena selama ini Kaisar Zeng Gong tak pernah menempati janjinya untuk menjadikanku Kaisar di negeri ini," jawab putra mahkota.
"Bagus, Aku akan melakukan ritual untuk menjadikanmu sebagai seorang keturunan keluarga Go," ucap tetua Go gey.
Malam yang semakin larut, di ruang perpustakaan tetua Go gey melakukan ritual penyatuan darah kepada putra mahkota.
__ADS_1
Setelah berbagai macam syarat dan apapun bentuknya dalam melancarkan ritual penyatuan darah terpenuhi, pada akhirnya puncak ritual pun kini telah berada di hadapan putra mahkota.
"Ini merupakan darah ku dari ritual yang kita lakukan, minumlah! setelah kau meminum nya maka darah keturunan Zeng yang ada di dalam tubuhmu akan menghilang, berganti dengan darah keturunan Go," ucap tetua Go gey sambil menyerahkan gelas perak berisi darah kepada putra mahkota.
Sesaat putra mahkota menggenggam gelas yang berisikan darah di dalam genggaman tangannya, terbayang wajah-wajah orang yang menjadi targetnya setelah menjadi kuat.
"Nien Chu aku akan membinasakan mu suatu hari kelak, dan kau kaisar Zeng Gong aku pun akan merebut kekuasaan dari mu, karena kau merupakan orang yang tak dapat di percaya perkataannya," batin putra mahkota kemudian meminum darah itu sampai tak tersisa.
"Bagus Hong'er, saat ini kau merupakan keturunan keluarga Go, dan aku akan membawamu sekarang juga menuju ketempat leluhurku yang merupakan seorang kultivator yang sangat kuat di masanya," ucap tetua Go gey. ( Tetua Go gey dahulunya merupakan penasehat kekaisaran, karena umurnya yang telah tua maka dia diberikan kepercayaan untuk menjadi pengurus perpustakaan istana. Karena tingkat kekuatannya yang telah berada pada ranah tingkat suci membuatnya begitu sangat disegani di kalangan petinggi kekaisaran, sehingga dipercayakan oleh kaisar Zeng Gong untuk mengajarkan putra mahkota berbagai macam kebajikan untuk menjadi seorang kaisar suatu hari kelak, dan diberi bekal berbagai macam teknik beladiri yang dikuasai oleh tetua Go gey).
Setelah menembus dimensi ruang dan waktu, pada akhirnya putra mahkota dapat bertemu dengan seorang laki-laki tua yang telah menembus ranah tingkat dewa, dia adalah leluhur Go king.
Dengan bantuan leluhur Go king, putra mahkota dapat membentuk Dantian baru bagi tubuhnya, dan di sana putra mahkota juga belajar berbagai macam teknik bela diri dalam meningkatkan ranah tingkatannya.
Di tempat lain, Nien Chu yang berada di dalam kamar penginapannya, memutuskan untuk pergi meninggalkan kekaisaran cahaya naga, dengan tujuan mencari pengalaman baru di kekaisaran lain, semua itu agar dapat membuatnya menjadi seorang kultivator kuat yang dapat menembus ranah tingkat dewa di usia muda.
Saat ini tujuan Nien Chu adalah pergi menuju ke blok Utara tempat keberadaan kekaisaran Mutiara hidup, yang banyak dihuni oleh para alkemis kuat di sana.
"Dengan sumber daya yang banyak terdapat di kekaisaran itu, aku akan mencoba meningkatkan kekuatanku di sana, karena aku yakin aku akan dapat menembus ranah tingkat kekuatan yang lebih kuat dari sebelumnya di wilayah kekaisaran cahaya hidup," batin Nien Chu.
Nien Chu segera berkemas diri, setelah mengganti pakaian dan membersihkan diri Nien Chu akhirnya keluar dari kamarnya.
Dan betapa terkejutnya Nien Chu saat mengetahui jika di depan kamarnya kini telah berdiri seorang pemuda dan dua orang wanita yang sangat dikenalnya, dia adalah pangeran ke 3 dan 2 orang putri dari istana cahaya naga.
__ADS_1
Nien Chu terdiam, dia tak menyangka jika pangeran ke 3 dan kedua Putri dapat mengetahui keberadaannya di penginapan.
"Kak Nien Chu telah lama kita tak bertemu, bagaimana keadaanmu sekarang?" tanya putri Yuan Hua.
"Seperti yang kau lihat Hua'er, aku sehat dan baik-baik saja," jawab Nien Chu dengan mencoba tersenyum ke arahnya.
Putri Zeng Yi yang melihat Nien Chu sekarang, begitu takjub dengan penampilan pemuda yang ada di hadapannya itu, yang 100% berbeda dari penampilannya di saat bertemu di pemakaman.
"Apakah dia Nien Chu?, mengapa dia begitu sangat berbeda dengan apa yang aku lihat padanya sebelum ini?, dia begitu tampan dan penuh kharisma.
Ackh......!, mengapa jantung ku tiba-tiba berdetak kencang seperti ini, perasaan apakah yang kini kurasakan?" batin putri Zeng Yi.
Berbagai macam pertanyaan kini menggelayuti hati dan pikiran Putri Zeng Yi, saat melihat pemuda tampan yang ada di hadapannya.
Kini putri Zeng Yi menyadari mengapa Pangeran ketiga begitu menginginkan dirinya untuk berjodoh dengan Nien Chu, selain tampan Nien Chu mempunyai kharisma serta wibawa pada dirinya, dan juga mempunyai jabatan penting di dalam guild serikat dagang, sehingga membuatnya dapat setara dengan anak bangsawan muda di suatu kekaisaran.
"Aku ingin membicarakan hal penting padamu tapi tak disini, Kau adalah sahabatku dan kuharap kau masih mau berbincang denganku," ucap pangeran ke 3.
"Pangeran, tak mungkin aku melupakan persahabatan kita, dan kau tak usah berlebihan seperti itu dengan perkata jika aku tak ingin berbincang lagi dengan mu, jika kau ingin membicarakan hal penting denganku, maka aku siap untuk ikut denganmu.
Maka malam itu mereka ber 4 mutuskan untuk pergi ke guild serikat dagang, guna membicarakan hal penting di sana.
Bersambung
__ADS_1