
Sore beranjak malam dan kegelapan di dalam gua pun kini telah terlihat nyata. Lu ying menaruh beberapa batu energi di sudut-sudut Gowa hingga membuat goa menjadi terang benderang.
Yeiyi segera menggunakan kekuatan Ilahi untuk melacak keberadaan raja kerajaan gerbang naga, dengan kekuatan yang dimilikinya itu Yeiyi berhasil mengetahui keberadaan sang raja.
Yeiyi menyalurkan kekuatan penglihatannya ke kedua sahabatnya, hingga lu ying dan Gonggo mengetahui keberadaan sang raja.
Mengetahui orang yang ingin dicarinya tengah berada di dalam suatu lobang yang di penuhi dengan ilusi, lu ying dan Gonggo kemudian pergi ke kerajaan gerbang naga menuju ke tempat keberadaan sang raja.
Walaupun lubang pengakuan dosa di jaga ketat boleh banyak prajurit, dengan kemampuan yang dimiliki kedua pengikut Thien Yu yang mumpuni, mereka berdua mampu untuk membereskan semua prajurit yang ada tanpa tersisa.
Gonggo masuk ke dalam lubang pengakuan dosa dan menghancurkan semua ilusi yang berada di sana. Raja kerajaan gerbang naga tergeletak di lantai dasar lobang, dengan kondisi kejiwaan yang tak stabil akibat terlalu lama berada di dalam lubang yang penuh dengan ilusi perusak jiwa.
Dengan cepat Gonggo menyambar tubuh raja Young Die dan membawanya naik ke permukaan.
"Gonggo ayo kita tinggalkan tempat ini, karena tak lama lagi banyak prajurit yang akan menuju ke tempat ini," ucap Lu ying.
"Aku tak gentar sedikitpun untuk menghadapi seluruh pasukan kerajaan ini, jika mereka semua menuju ke sini maka aku akan menghabisinya," jawab Gonggo.
"Kau jangan bertindak ke gabah karena apa yang akan kau lakukan itu, tentunya akan membuat tuan muda tak senang.
Ada baiknya kita kembali ke goa agar secepatnya tuan muda mendapatkan kesembuhan lewat bunga anggrek Dewa yang ada pada raja gerbang naga ini," jawab Lu ying.
Gonggo yang tak ingin tuan mudanya marah kepadanya, dia pun mengiyakan perkataan Lu ying hingga mereka berdua kembali kedalam Goa.
Laporan prajurit penjaga yang mengatakan jika ada pembantaian yang terjadi di mulut lobang pengakuan dosa, membuat ratu Ladymo begitu marah.
Diapun memerintahkan Jenderal yang ada di istananya untuk mencari tahu siapa pelaku pembantaian itu.
__ADS_1
Para jenderal yang mendapatkan perintah langsung dari ladymo, segera menuju ke tempat di mana lubang pengakuan dosa berada.
Setibanya di depan mulut lobang pengakuan dosa, para jendral melihat banyak mayat prajurit yang bergelimpangan tak bernyawa di sana sini. Melihat hal itu salah satu Jenderal segera melompat masuk ke dalam lubang untuk memastikan keadaan sang raja di dalam sana.
Tak lama kemudian Jenderal yang masuk ke dalam lubang itu kembali ke permukaan, dan mengatakan kepada semua Jenderal yang ada jika raja kota telah menghilang.
Mendengar pengakuan salah seorang jenderal yang masuk ke dalam lubang pengakuan dosa, membuat jendral yang ada seketika itu melakukan pengejaran menuju ke dalam hutan, karena mereka tahu dari informasi beberapa prajurit jika pelaku penculikan Raja kota pergi menuju ke dalam hutan lebat yang ada di wilayah kerajaan gerbang naga.
Sementara itu seorang jenderal yang barusan keluar dari dalam lubang pengakuan dosa, Dengan cepat menuju ke tempat kediaman Ratu ladymo untuk melaporkan apa yang telah terjadi.
Sang Jenderal menggenggam tinju memberi hormat kepada sang ratu, kemudian dia pun berkata. "Raja kota telah menghilang dari lokasi lubang pengakuan dosa, dan sepertinya para penculik menginginkan sesuatu hal dari Raja kota yang begitu penting, hingga mereka semua berani menculik raja kota di dalam lubang pengakuan dosa yang begitu ketat dengan penjagaan para prajurit istana.
Ratu, aku rasa para penculik itu merupakan para kultivator kuat karena mampu untuk menghancurkan ilusi kuat yang berada di dalam lubang pengakuan dosa, selain itu mereka pun dapat membunuh para penjaga yang ada, hingga tak tersisa satupun prajurit penjaga di sana," ucap Jenderal tersebut.
"Bawa pasukan terbang kerajaan gerbang naga untuk menyisir hutan, karena aku mau Raja kota dan seluruh pemberontak yang ada segera di bawa ke istana ini secepatnya," perintah sang ratu.
Setelah berkata seperti itu, Sang Jenderal langsung membawa beberapa ratus pasukan terbang untuk menyisir hutan, dalam pencarian pemberontak yang membawa raja kota pergi dari istana gerbang naga.
Sementara itu Ratu ladymo pergi ke suatu tempat di dalam istana, yaitu menuju ke kediaman pangeran Jinxu Die yang merupakan saudara dari Raja kota Young Die.
Pangeran Jinxu Die sendiri merupakan anak angkat dari Raja kota terdahulu, dan tak ada hubungan darah dengan keluarga kerajaan, termasuk raja Young Die.
Pangeran Jinxu Die yang merupakan saudara angkat Raja kota begitu ambisi untuk menjadi raja di kerajaan gerbang naga, dan juga begitu membenci adik angkatnya yang telah menjadi orang nomor satu di kerajaan gerbang naga.
Kebencian itu akibat kekalahannya dalam pemilihan raja baru belasan tahun yang lalu, di mana pangeran Young Die berhasil memenangkan hati penduduk kerajaan gerbang naga sehingga diapun diangkat menjadi raja.
Pangeran Jinxu Die sangat kecewa dengan terpilihnya Young Die menjadi penguasa kerajaan gerbang naga menggantikan posisi ayahnya, hal itu membuat pangeran Jinxu berusaha mencari celah untuk melengserkan posisi raja Young Die hingga sekarang.
__ADS_1
Dan dengan memanfaatkan ketampanannya dan juga cara bicara yang menyenangkan hati, pangeran Jinxu Die berhasil menaklukkan hati Ratu Ladymo yang telah menjadi istri adiknya.
Hubungan mereka berdua tak diketahui Raja kota sampai saat ini, dan Putri Estia Die yang ingin dijodohkan dengan Thien Yu merupakan hasil dari hubungan gelap mereka berdua.
Pangeran Jinxu Die sangat terkejut dengan kehadiran Ratu Ladymo di kediamannya tanpa memberi kabar terlebih dahulu.
"Mengapa kau kemari tanpa memberikan kabar terlebih dahulu padaku?" tanya pangeran Jinxu Die.
"Saat ini raja kota telah dibawa oleh para pemberontak ke dalam hutan, dan aku ingin kau segera menobatkan dirimu menjadi raja kota yang baru menggantikan suamiku raja Young Die, karena seluruh petinggi istana telah ku kuasai," jawab ratu Ladymo.
Mendengar perkataan sang ratu tentu saja membuat pangeran Jinxu merasa senang mendengarnya.
"Tak lama lagi aku akan menjadi orang nomor satu di kerajaan ini, tak sia-sia pengorbananku untuk mengambil hati ratu Ladymo untuk memuluskan rencanaku menjadi raja kota yang baru.
Young Die.., sudah cukup kau menjadi raja kota di kerajaan ini, rasa malu karena terpilihnya kau menjadi raja kota menggantikan posisi ayah kita saat itu, membuat ku benar-benar direndahkan di dalam istana, dan saat inilah saat di mana aku akan berkuasa dan menggantikan posisimu sebagai raja kota kerajaan gerbang naga," batin pangeran Jinxu Die.
Pangeran Jinxu Die berjalan mendekati sang ratu, kemudian membelai lembut rambutnya yang terurai panjang.
"Dengan seijin mu ratuku, aku akan menjadi raja di kerajaan ini mendampingi," jawab pangeran Jinxu Die.
Malam itu mereka berdua melakukan hubungan suami istri, hingga keduanya tergeletak lelah di pembaringan.
Tengah malam ratu Ladymo terbangun dari tidurnya dan menatap ke arah laki-laki yang dicintai itu. "Aku ingin kita terus bersama dalam memimpin kerajaan ini di masa depan," ucap sang ratu kemudian memakai pakaiannya dan pergi meninggalkan kediaman pangeran Jinxu Die.
Di kamarnya, ratu Ladymo melakukan sebuah tehnik pembentukan energi, sehingga menciptakan portal menuju ke tempat ayahnya berada.
Melihat portal telah tercipta, sang ratu segera masuk ke dalamnya.
__ADS_1
Bersambung.