Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Merekrut anggota baru


__ADS_3

Arran begitu sangat terkejut karena pemuda yang menjadi lawan tarungnya, begitu sangat tangguh dan berhasil memecahkan ilusi yang selama ini tak pernah terpecahkan oleh siapapun selama pertarungannya.


"Siapa sebenarnya dia, kekuatannya sama denganku diranah suci, akan tetapi teknik yang digunakannya begitu sangat luar biasa, sehingga dapat memecahkan ilusi yang selama ini menjadi kekuatan yang sangat ditakuti oleh musuh-musuh di dalam pertarungan ku," batin Arran.


Melihat diamnya Arran, Nien Chu kemudian berjalan mendekatinya berkisar jarak 5 meter.


"Aku ingin bernegosiasi dengan mu, agar pertarungan ini tak dilanjutkan lagi sehingga tak ada di antara kita yang terluka," ucap Nien Chu.


"Untuk apa kau ingin bernegosiasi dengan ku, apakah kau begitu sangat takut padaku sehingga kau ingin melakukan negosiasi itu?" tanya Arran.


"Takut katamu? kau jangan berbesar hati dulu karena aku belum mengeluarkan seluruh kemampuan yang ku miliki, dan jika Aku mengeluarkan kekuatan terkuat yang kumiliki maka aku takut kau akan berakhir di sini" jawab Nien Chu.


"Aku ingin melakukan penawaran padamu, aku ingin menjadikanmu sebagai anggota di dalam kelompok ku, karena dengan kemampuan yang kau miliki kita bisa menjadi kuat untuk menghancurkan angkara murka yang sebentar lagi akan bangkit," ucap Nien Chu.


"Omong kosong!!, Kau hanya ingin menakuti saja, bagaimana bisa kau membawaku ke dalam kelompok mu, sementara untuk mengalahkanku saja kau tak mampu!.


Aku akan memberikan penawaran padamu, jika kau dapat mengalahkan ku maka aku akan mengikuti keinginanmu, dan jika aku dapat mengalahkan mu maka aku ingin kau bunuh diri di hadapanku," ucap Arran.


"Baik jika itu maumu, jangan salahkan aku jika aku bertindak lebih jauh lagi dari ini," jawab Nien Chu.


Nien Chu segera mengeluarkan kekuatan terkuatnya, yaitu penggabungan 4 unsur alam dalam bentuk teratai kaca ilahi.


Seketika itu suasana berubah mencekam saat teratai kaca tiba-tiba saja berwujud di hadapan Nien Chu.


Melihat kekuatan besar dari lawan tarungnya, Arran langsung mengeluarkan tombak trisula yang tersimpan di dalam tubuhnya, dan menancapkan trisula itu ketanah sehingga membuat getaran besar seperti adanya gempa bumi yang sangat kuat.


"Badai naga air..." teriak Arran.


Trisula yang tadinya tertancap di tanah, kini berubah menjadi seekor naga air yang sangat menyeramkan.

__ADS_1


Naga itu langsung menuju ke arah Nien Chu, yang telah siap melakukan pertarungan Pamungkas.


Nien Chu menyambut serangan kuat yang dilakukan oleh Arran, dengan melepaskan teratai ilahi ke arah naga air dengan menggunakan setengah dari kekuatan yang dimilikinya.


Benturan energi pun terjadi hingga membuat penginapan dan apapun yang berada di dekat terjadinya ledakan energi, hancur berantakan menjadi serpihan-serpihan kecil.


Arran terhempas jauh kebelakang, dan tak lama kemudian dia pun memuntahkan darah segar dari mulutnya, yang menandakan jika dirinya saat ini tengah terluka, diapun tergeletak menatap langit malam itu dengan nafas yang terengah-engah.


Arran yang sudah tak berdaya dikejutkan dengan adanya Nien Chu yang saat ini telah berdiri di di dekatnya, sambil membawa trisula yang merupakan senjata andalannya.


"Aku mengakui kekalahan ku, dan aku siap menerima konsekuensi atas kekalahan ku ini," ucap Arran.


Nien Chu tersenyum karena pemuda yang keras kepala di hadapannya, akhirnya mengakui kekalahan yang dideritanya.


"Aku tak ingin bertindak jauh lagi dari ini, aku hanya ingin kau masuk ke dalam kelompok yang kubuat sesuai dengan kesepakatan yang telah terjadi antara kita," jawab Nien Chu.


Arran terdiam dengan menatap ke arah Nien Chu, dengan tatapan yang sulit diartikan. Tak lama kemudian diapun berkata.


"Aku ingin kau meneteskan darahmu di atas diagram ini, hanya itu yang ku minta darimu Dan setelah itu dengan sendirinya kau akan menjadi bagian dari kelompok pembunuh Iblis yang ku bentuk," jawab Nien Chu.


Arran dengan cepat meneteskan darahnya ke dalam diagram yang bercahaya emas itu, sehingga membuat membuat cahaya di dalam diagram itupun menghilang.


"Karena kau telah menjadi anggota kelompok pembunuh Iblis, maka aku akan menyembuhkan luka-luka yang kau derita," ucap Nien Chu.


"Telanlah pil ini, dan lepaskan pakaian atasmu agar aku dapat menyalurkan energi murni ke dalam tubuhmu," ucap Nien Chu kembali.


Tanpa berkata apa apa, Arran segera menelan pil obat pemberian dari Nien Chu, dan segera melepaskan pakaian atasnya.


Nien Chu melihat sebuah simbol senjata dewa, yaitu berupa trisula yang ada di lengan kanan Arran, yang membuat Nien Chu tersenyum karena telah menemukan kembali satu pemilik simbol Dewa.

__ADS_1


Dengan cepat Nien Chu menggunakan 12 jarum emas untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi dalam tubuh Arran.


Di tempat lain, dengan bantuan Zhurui, komandan Song penghasil meringkus kedua kultivator kuat yang menjadi ketua dari kelompok bajak laut yang sering berkeliaran di lautan kekaisaran mutiara hidup.


Hingga kedua bajak laut itu tak berkutik, dan kini mereka berdua terperangkap di dalam segel yang dibentuk oleh komandan Song.


Pagi hari, Nien Chu telah berhasil memulihkan luka dalam yang di derita Arran, hingga membuat Arran pulih seperti sedia kala.


Setelah saling memperkenalkan diri, Nien Chu pada akhirnya berkata.


"Arran, aku ingin kau menyudahi apa yang menjadi kegiatan mu selama ini, menjadi bajak laut dan merugikan orang lain, apakah hati kecil tak berontak melihat penderitaan yang terjadi pada korban korban mu selama ini?" tanya Nien Chu.


"Aku telah berada di kekaisaran mutiara hidup dan menjadi orang yang miskin yang harus menyambung hidup dengan bekerja dari pedagang satu pedagang yang lainnya.


Para pedagang begitu semena-mena kepadaku dengan mempekerjakan ku tanpa dibayar penuh sesuai dengan perjanjian yang telah terjadi, mereka hanya menjanji-janjikan gaji yang hanya omong kosong belaka, mungkin karena mereka melihat aku masih berusia 10 tahun saat itu, sehingga sampai hati mereka menindas ku.


Saat itu aku meminta hak dari kerjaku selama ini, untuk membelikan obat bagi ibuku yang sakit, mereka malah menghina dan menghajar ku sehingga aku pun menjadi benci kepada seluruh pedagang yang ada di dunia ini, karena keegoisan mereka menyebabkan ibuku mati," ucap Arran dengan kesedihan di wajahnya.


"Arran aku takkan membiarkan seorang diri dan kesusahan kembali, aku ingin kau pergi ke serikat dagang di kekaisaran cahaya naga, kau bekerjalah di sana dengan kedua kultivator yang bersamamu itu sebagai kultivator keamanan di sana.


Tunggu aku disana, setelah aku mengumpulkan tujuh orang lagi yang akan menjadi bagian dari kelompok pembasmi iblis, maka aku akan menjemputmu," ucap Nien Chu.


"Arran terdiam, tak mungkin dia dapat menolak perintah Nien Chu yang telah mengalahkannya dalam sebuah pertarungan, apa lagi untuk pergi menjauh dari Nien Chu, karena diagram yang ada padanya begitu menakutkan dan bisa menghancurkan roh jiwanya kapan pun juga, semua itu karena Arran telah meneteskan darahnya ke dalam diagram sehingga dia menjadi bagian dari diagram tersebut.


"Aku akan mengikuti perkataanmu Nien Chu, dan aku akan membubarkan kelompok bajak laut yang telah ku dirikan ini," jawab Arran.


"Bagus, mulai sekarang kau adalah sahabat ku, dan di masa depan kita akan berjuang bersama," ucap Nien Chu.


Arran begitu sangat terharu dengan perkataan Nien Chu yang telah menganggapnya sebagai seorang sahabat, yang sebelumnya tak pernah didapatkan nya dari orang lain.

__ADS_1


"Aku pasti akan berjuang denganmu Nien Chu," jawab Arran.


Bersambung.


__ADS_2