Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Feng Yu terluka


__ADS_3

Di kekaisaran pheonix tepatnya di istana pheonix, jendral Ling Feng yang dahulunya merupakan dewa perang langit, mengatur strategi untuk memasuki istana.


Saat ini yang menjadi penghalang bagi jenderal Ling Feng dalam memasuki istana adalah Aray pelindung yang melindungi istana pheonix.


Jendral Ling Feng tak ingin mengambil resiko untuk memasuk istana tanpa perhitungan, karena dia menyadari jika Aray pelindung itu mempunyai kekuatan besar yang tentunya bisa saja membuat dirinya terluka parah.


Sedari itu jendral Ling Feng berusaha untuk memancing keluar pangeran pheonix dari istana, agar dia dapat dengan mudah membunuh sang pangeran.


Dengan membuat rusuh dan mengadu domba para warga kota yang ada, membuat pihak istana resah karena banyaknya warga ibukota kekaisaran pheonix yang mati.


Komandan tinggi istana yang datang mengamankan lokasi kerusuhan, dapat diringkus dan dibuat tak berdaya oleh jenderal Ling Feng.


"Apa yang kau inginkan dariku?" tanya petinggi pheonix itu.


"Aku ingin kau memancing pangeran pheonix agar keluar dari istana, jika tidak aku akan membunuhmu," ucap jendral Ling Feng dengan suara yang keluar dari tubuhnya, karena saat ini Sang Jenderal tak bisa berbicara melalui mulut karena lidahnya telah di potong oleh Thien Yu saat pertarungannya di dalam alam inti vioni.


"Ha..ha..ha.., aku bukan lah penghianat negeriku sendiri, lebih baik aku mati daripada aku menjadi penghianat bagi negeriku!!" ucap perwira tinggi itu kemudian mematahkan lehernya sendiri.


Melihat hal itu, jendral Ling Feng segera mencegahnya dan berkata. "Aku salut dengan sikap patriot dan keteguhan hati prajurit kaisaran pheonix sepertimu, akan tetapi aku memerlukan dirimu untuk membuat pangeran pheonix keluar dari dalam istana, maka sedari itu aku akan menguasai roh jiwamu agar kau dapat mengikuti semua keinginanku," ucap jendral Ling Feng kemudian menaruh tangan kanannya di kepala perwira tinggi istana pheonix yang ada di hadapannya. Tak lama kemudian asap hitam pekat seketika itu keluar dari dalam telapak tangan Sang Jenderal dan langsung menyelimuti tubuh Sang perwira, hingga tubuh perwira itu bergetar hebat.


Setelah melihat sang perwira terdiam dan tak melakukan pergerakan, jendral Ling Feng menarik tangannya dan menanyakan kesanggupan perwira itu untuk membawa pangeran pheonix agar keluar dari dalam istana.


"Aku akan membawa pangeran pheonix untukmu tuan," jawab perwira tinggi itu dengan tatapan kosong.


"Bagus!, sekarang pergilah ke istana pheonix pancing dan bawa pangeran pheonix kepadaku," perintah sang jendral.


"Baik tuan," ucap perwira tinggi itu, kemudian pergi menuju ke istana pheonix.


Di dalam istana, sang perwira pergi menemui Feng Yu yang telah menyamar menjadi pangeran pheonix di ruang pribadinya.

__ADS_1


"Pangeran, aku telah mengetahui keberadaan para perusuh yang ada di dalam kota kekaisaran, dan aku tak bisa memutuskan untuk menyerangnya karena ratu dan semua jendral tengah melakukan rapat tertutup di dalam istana ini," ucap perwira tinggi tersebut.


"Jika memang semua petinggi istana tengah melakukan rapat tertutup, maka bawa aku ketempat para perusuh itu biar aku sendiri yang akan meringkus mereka semua," jawab Feng Yu.


"Baik pangeran, aku akan membawa anda ke markas para perusuh itu," jawab perwira tinggi, kemudian mengajak Feng Yu untuk mengikutinya.


Hanya sedikit prajurit yang dibawa saat mereka semua meninggalkan istana untuk ketempat para perusuh, dan tak lama kemudian mereka semua telah masuk kedalam hutan tempat dimana jendral Ling Feng dan para assasin kekaisaran Glory menunggu.


Feng Yu begitu sangat terkejut mengetahui jika perwira tinggi dari kekaisaran pheonix telah berkhianat, dan membawanya pada suatu tempat di mana orang-orang dari kekaisaran Glory sengaja menunggu kedatangannya.


Hal itu membuat amarah Feng Yu tak terkendali lagi dan berkata.


"Kau telah berkhianat pada kekaisaran, maka tak selayaknya kau untuk hidup!!" ucap Feng Yu yang masih duduk diatas kudanya.


Dengan menampakkan tangan kanannya ke arah perwira tinggi yang tengah bersamanya, maka sebuah gelombang kejut seketika itu menghantam tubuh perwira tinggi yang berada di atas kuda, hingga membuatnya terhempas ke tanah kemudian tewas seketika.


Apa yang di lakukan Feng Yu membuat jenderal Ling Feng sangat terkejut, dia tak menyangka jika Thien Yu dapat menghancurkan segel dewanya hingga kekuatannya dapat pulih seperti sediakala.


Memang sudah ditakdirkan jika aku akan bertarung kembali melawanmu hari ini, dan akan kutunjukkan kekuatan terkuat ku yang akan mampu untuk menghancurkan mu," batin jendral Ling Feng.


Sementara itu ratu Yan Ling yang merasakan adanya kekuatan gelap di jalan yang dilaluinya di istana, seketika itu juga sang ratu merasa khawatir terhadap Feng Yu yang menggantikan posisi putranya.


Dengan cepat dia pun menuju ke kamar Feng Yu, dan mendapati sisa-sisa aura gelap itu berada di dalam ruangan pribadi Feng Yu.


"Firasatku tak salah, ini adalah rencana kaisar glory untuk melenyapkan putraku," batin ratu Yan Ling.


Sang ratu memejamkan matanya, dan dalam sekejap kedua jendral telah tiba di hadapannya.


"Apa yang membuat ratu manggil kami," ucap jendral Jatayu.

__ADS_1


"Feng Yu telah keluar dari dalam istana, dan kurasa orang orang dari kekaisaran Glory yang telah merencanakan semua ini, dan kita harus secepatnya mencari Feng Yu jika tidak keselamatannya akan terancam," jawab ratu Yan Ling.


"Baik ratu!!" ucap mereka berdua.


Tak lama kemudian ketiga petinggi kekaisaran phoenix segera pergi mengikuti sisa sisa aura gelap yang menuju ke suatu tempat.


Sementara itu pertarungan antara jendral Ling Feng dan Feng Yu yang menyamar sebagai Thien Yu tak dapat terhindarkan.


Walaupun Feng Yu telah mencapai ranah alam emperor, namun menghadapi Ling Feng yang merupakan bekas dewa perang langit kekuatannya itu tak ada apa apanya.


Hingga sebuah serangan dengan telapak tangan yang mengandung kekuatan ranah Dewa, bersarang telak di tubuh Feng Yu hingga membuatnya terhempas dan menabrak beberapa pohon besar di belakangnya.


Feng Yu tergeletak di tanah dengan darah seger yang keluar dari dalam mulutnya. Dengan sisa sisa tenaganya Feng Yu berusaha bangkit, akan tetapi kedua kakinya terlalu rapuh hingga tubuhnya kembali tergeletak di tanah.


Melihat hal itu jendral Ling Feng menjadi bertanya tanya mengapa Thien Yu yang dahulunya begitu tangguh dalam bertarung, kini terlihat lemah dan tak memiliki kemampuan seperti saat bertarung dengan dirinya dulu sewaktu di dalam alam inti vioni.


Karena curiga kepada pangeran phoenix yang bertarung dengannya, membuat jendral Ling Feng segera mengibaskan tangannya hingga membuat penyamaran yang ada di wajah Feng Yu terlepas.


"Kurang ajar!!, dia bukanlah pangeran pheonix seperti yang kuharapkan," ucap jendral Ling Feng geram.


Karena merasa di permainkan oleh Feng Yu, membuat jendral Ling Feng kembali menyerang Feng Yu dengan pukulan dari jarak jauh.


Belum sempat serangan itu mengenai Feng Yu, sebuah serangan inti api neraka seketika itu menghalau serangan dari jendral Ling Feng.


Kedua energi saling bertemu di udara, hingga membuat jendral Ling Feng terseret beberapa meter kebelakang. Sementara itu para assasin yang berada di tempat itu hangus terbakar oleh bias api inti neraka yang di lepaskan ratu Yan Ling.


Jendral Jatayu dan jendela Gonglang tak tinggal diam, diapun menyerang kerah jendral Ling Feng secara bersama sama, hingga membuat jendral lingfeng membalas serangan jarak jauh kedua jendral besar istana phoenix dengan serangan yang tak kalah kuatnya.


Ledakan kembali terjadi, yang membuat kedua jendral kerajaan pheonix terseret beberapa langkah kebelakang.

__ADS_1


"Percuma saja aku menghadapi mereka semua, tujuanku datang ke sini adalah Thien Yu, lebih baik aku pergi dan mencari tau keberadaan Thien Yu sekarang," batin jendral Ling Feng kemudian pergi dari tempat itu.


Bersambung.


__ADS_2