Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Turnamen beladiri 2


__ADS_3

Tuan muda Yo liang mempersilahkan Nien Chu masuk ke dalam rumah yang terlihat begitu sangat sederhana.


Dua guci kecil anggur dan kue kering dihidangkan oleh wanita cantik yang berada di dalam rumah itu.


Nien Chu kemudian melirik ke arah sang wanita, melihat hal itu tuan muda Yo liang pun berkata. "Dia istriku, Aku sengaja membawanya ke tempat ini untuk jauh dari kehidupan istana, sehingga kami dapat hidup damai di tempat ini," ucap tuan muda Yo liang.


Nien Chu menganggukkan kepalanya kemudian dia berkata.


"Aku mencari simbol darah untuk bergabung ke dalam kelompok pembasmi iblis yang telah kubuat, dan satu simbol itu berada di dirimu karena diagram yang merupakan pusat kekuatan simbol Dewa bereaksi saat berdekatan dengan mu."


"Yo liang, Aku ingin kau bergabung denganku untuk melengkapi 10 pemilik simbol Dewa, agar dapat membentuk formasi kuat dalam menghadapi pasukan Dewa iblis kuno yang telah hidup kembali dari kematiannya," ucap Nien Chu kemudian meneguk anggur yang ada di hadapannya.


"Saudara Nien Chu, aku tak menyangka jika kau merupakan seseorang yang membenci ke angkara murkaan yang diciptakan oleh iblis."


"Aku memang pemilik simbol Dewa, dan aku siap bergabung dalam kelompok pembasmi iblis untuk melenyapkan ke angkaramukaan di bumi ini," jawab Yo liang.


Yo liang kemudian menetaskan darahnya ke dalam diagram, yang membuatnya telah sah bergabung di dalam kelompok pembasmi iblis.


"Apa yang menjadi kendala di dalam pelatihan para pemuda di tempat ini?" tanya Nien Chu.


"Keuangan yang menjadi masalahnya, jika memiliki banyak koin emas maka dengan sendirinya sumber daya yang menjadi penunjang untuk meningkatkan kekuatan para pemuda di tempat ini, akan dapat diperoleh," jawab tuan muda Yo liang.


Nien Chu menganggukan kepalanya pelan, mengerti akan kesulitan yang dialami oleh Yo liang untuk meningkatkan kekuatan para pemuda di tempat ini.


Nien Chu kemudian memejamkan matanya dan tak lama kemudian penasehat biyao hadir di tempat itu, yang membuat tuan muda Yo liang sangat terkejut.


Buru buru tuan muda Yo liang menangkupkan kedua tangan memberi hormat kepada penasehat Biyao.


"Paman Biyao, aku ingin Paman mengajarkan anak muda di tempat ini teknik formasi segel, agar saat peperangan terjadi dengan para iblis, kita mempunyai pasukan penghancur yaitu kekuatan dengan formasi segel," ucap Nien Chu.


Nien Chu sengaja menyuruh biyao untuk mengajarkan teknik formasi segel kepada para anak muda di sini, karena Nien Chu tau jika penasehat biyao merupakan rajanya formasi segel.


"Aku akan melaksanakan semua perintah tuan muda, Aku pastikan semua pemuda yang ada di tempat ini nantinya akan dapat menggunakan formasi segel," jawab Biyao.


"Terimakasih paman," ucap Nien Chu.


Nien Chu kemudian mengarahkan pandangannya kepada tuan muda Yo Liang, dan tak lama kemudian dia pun mengibaskan tangannya, maka segunung kecil koin emas seketika itu memenuhi ruangan.


"Pakailah koin emas ini untuk membeli sumber daya bagi peningkatan kekuatan para pemuda di dalam pemukiman ini," ucap Nien Chu.

__ADS_1


"Terimakasih tuan muda Nien Chu, aku akan melakukan apa yang tuan muda perintahkan," jawab Yo liang.


Yo liang sangat tak menyangka jika sosok Nien Chu yang terlihat muda ternyata begitu sangat ditakuti oleh orang-orang kuat, termasuk penasehat Biyao yang merupakan orang terkuat di istana pheonix.


"Untung saja waktu itu aku tak menyinggungnya hingga membuatnya marah, jika tidak mungkin dalam waktu sekejap pemukiman yang telah ku ciptakan ini pasti hancur oleh murkanya," batin Yo liang.


Setelah tak ada lagi yang dibahas maka Nien Chu akhirnya pergi dari tempat itu.


"Aku ingin kau terus berbenah diri untuk memperkuat seluruh anak muda yang ada di tempat ini. Yo liang aku pasti akan menemuimu kembali," ucap Nien Chu kemudian menghilang dari tempat itu.


Yo liang hanya dapat menggelengkan kepalanya melihat kekuatan Nien Chu yang begitu sangat hebat.


*****


Malam hari di kekaisaran pheonix, terlihat putri Zeng Yi, Nien ci, putri Yuan Hua dan Yihan datang menghadap kaisar Feng Liu San.


Yang mulia..., Aku adalah permaisuri kekaisaran cahaya naga yang saat ini bersama keluarga kekaisaran cahaya naga, ingin bertemu dengan Nien Chu semoga yang mulia dapat memberikan izin," ucap Yihan.


Kaisar Feng Liu San begitu sangat heran mengapa tiba-tiba saja keluarga kekaisaran cahaya naga mencari Nien Chu.


"Ada urusan apa permaisuri istana cahaya naga ingin menemuinya?" tanya sang kaisar.


Kaisar Feng Liu San sejenak melirik ke arah putrinya yang begitu terkejut mendengar pernyataan dari permaisuri Yihan, mengenai Putri Zeng Yi yang merupakan calon istri Nien Chu sehingga membuat kaisar Feng Liu San berkata.


"Untuk sementara waktu Nien Chu tak bisa diganggu agar dia bisa beristirahat, karena besok dia kembali akan melakukan pertarungan di dalam turnamen yang diselenggarakan oleh kekaisaran ini," jawab kaisar Feng Liu San menolak keinginan keluarga besar kekaisaran cahaya naga untuk bertemu dengan Nien Chu.


"Jika kami semua tak di izinkan untuk bertemu dengan Nien Chu, maka kami semua mohon diri," ucap permaisuri Yihan.


Sementara itu kegagalan untuk bertemu dengan Nien Chu membuat putri Zeng Yi sangat kesal, dia pun perencana untuk menemui Nien Chu langsung saat turnamen beladiri kembali berlangsung.


Pagi hari, turnamen beladiri pun telah dibuka kembali, para penonton pertarungan yang meliputi para penduduk kota, kultivator kuat dan berbagai macam kultivator dari 5 kekaisaran besar berkumpul untuk nonton pertarungan yang akan terjadi.


Untuk sementara ini Nien Chu yang mempunyai rating tertinggi yang digadang-gadang sebagai juara dalam turnamen beladiri itu, di susul Dewi giok dan Erlang Wang.


Nien Chu yang berjalan bersama Tency dan Virgion, di kejutkan dengan seorang wanita yang tiba-tiba saja memeluk lengannya.


"Kak Nien Chu...!!" ucap wanita itu dengan ceria.


"Putri Zeng Yi..?, apa yang kau lakukan, lepaskan pelukanmu ini karena saat ini banyak pandangan mata yang melihat ke arah kita," ucap Nien Chu.

__ADS_1


"Biarkan saja kak.., biar mereka semua tau jika kau adalah milikku," jawab putri Zeng Yi tanpa sedikitpun canggung menghadapi Nien Chu.


"Tency..., Virgion..., kalian pergilah dahulu, jika sudah sampai giliranku untuk bertarung maka panggillah aku dengan kontrak darah yang ada pada kalian," ucap Nien Chu.


"Baik tuan muda...," jawab Tency dan Virgion bersamaan.


Setelah kedua pengikut Nien Chu yang setia itu pergi, Nien Chu kemudian membawa Putri Zeng Yi ke sebuah tempat yang jauh dari para penonton.


Dengan menggunakan tehnik menembus dimensi, Nien Chu dan putri Zeng Yi kini berada di sebuah danau yang sangat jernih airnya.


"Aku heran padamu, sejauh ini kau tak berubah dan tak bisa dewasa sama sekali," ucap Nien Chu dengan menyandarkan dirinya pada sebatang pohon.


"Sudahlah kak Nien Chu, aku hanya ingin melepaskan rindu dan mengatakan sesuatu hal padamu," jawab putri Zeng Yi dengan wajah yang penuh keseriusan.


"Apa yang ingin kau katakan padaku?" tanya Nien Chu.


"Di kekaisaran mutiara hidup terdapat aliansi para Alkemis yang bernaung di dalam Guild cahaya, tempat para Alkemis hebat berkumpul.


"Iblis dan para Alkemis bekerja sama untuk membuat sebuah pil kebangkitan, yang merupakan pil yang dapat membangkitkan para roh kuat di dimasa lalu."


"Aku dan Dewi giok pernah menyelidiki hal itu, namun sayang tabir yang menyelimuti guild cahaya begitu sangat kuat sehingga kami tak bisa menembusnya."


"Kemampuan Dewi giok yang paling terkuat di Akademi bulan suci tak bisa berbuat banyak, dengan kekuatan yang dimilikinya dia hanya mampu melihat jika di Guild itu kini telah membuat sebuah pil untuk membangkitkan para Jenderal iblis di masa lalu, jika pil itu sampai tercipta maka kekuatan para iblis akan semakin kuat," jawab sang putri .


Nien Chu meremas tinju nya menahan amarah dan kegelisahan di hatinya.


"Jika para jendral iblis di masa lalu bangkit kembali maka semakin kecil peluang bagi peradaban manusia untuk bisa bertahan di alam dunia ini, aku harus secepatnya ke alam cahaya rembulan dan ke alam cahaya mentari, agar dapat menghimpun kekuatan besar di sana," batin Nien Chu.


"Apakah kau tahu posisi tempat tirai yang melindungi Guild cahaya berada?" tanya Nien Chu.


"Kak Nien Chu..., aku tak bisa mengetahuinya secara pasti yang jelas Guild itu berada di tengah hutan lebat di pinggiran kekaisaran mutiara hidup, hanya Dewi Giok yang mengetahui secara pasti tempat keberadaan Guild tersebut," jawab putri Zeng Yi.


"Aku harus secepat mungkin menemui Dewi Giok untuk mengetahui keberadaan Guild tersebut," batin Nien Chu.


"Kita kembali ke turnamen, karena sudah waktunya bagiku untuk kembali naik ke arena pertarungan," ucap Nien Chu.


Bersambung.


Lagi demam kak, belum bisa nulis banyak🙏

__ADS_1


__ADS_2