Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Serigala roh ekor 9


__ADS_3

Thien Yu sampai di depan pintu gua, belum sempat dia mencerna keadaan yang ada tiba tiba sebuah serangan bola api meluncur deras ke arahnya, dan satu buah serangan cepat menyusul serangan pertama yang keluar dari dalam goa.


Thien Yu berupaya menghindari serangan bola api yang secara tiba-tiba melesat cepat itu dengan berjumpalitan di udara, alhasil serangan itu luput akan tetapi serangan susulan yang berbarengan dengan serangan pertama berhasil mengenai Tubuh Thien Yu dengan telak, sehingga membuat Thien Yu tersungkur dan bergulingan di tanah lapang luas itu.


Di sudut bibir Thien Yu mengeluarkan darah segar yang menandakan jika tubuhnya tengah terluka dalam, dan terdapat juga luka koyakan daging di sisi dada kirinya yang cukup dalam, yang membuat Thien Yu segera menotok jalan darah di sekitar luka menganga yang ada pada tubuhnya.


Thien Yu menatap nanar kedepan, dan tampak olehnya sesosok serigala hitam dengan 9 ekor di tubuhnya dan siap kembali menyerang ke arahnya.


Thien Yu segera mengeluarkan pedang penguasa malam dan siap melakukan sebuah pertarungan.


Tiba tiba serigala ekor 9 menampilkan wujud nyatanya dan mulai berbicara.


"Aku tak menyangka akan mendapati anak muda dengan darah dewa di tubuhmu, dan ini merupakan sebuah keberuntungan bagiku," ucap serigala ekor 9 dengan menjilati sisa sisa darah Thien Yu yang melekat di ujung kuku kakinya yang sangat runcing.


"Ha..ha..ha..untuk saat ini kau memang bisa merasa senang dengan mampu melukaiku, tapi berikutnya aku akan mendapatkan kristal roh yang ada pada tubuhmu," jawab Thien Yu dengan gaya menantang.


Kau jangan bermimpi anak muda, buang khayalanmu untuk dapat membunuhku. Untuk dapat selamat dari racun yang berada di luka yang kuberikan kepadamu kau tak mampu, bagai mana bisa kau membunuhku!?" tanya serigala roh ekor 9.


"Kita lihat saja siapa yang akan mati dalam pertarungan ini!!" jawab Thien Yu dengan memasang kewaspadaan tinggi, dan bersiap dengan segala kemungkinan yang ada dalam pertarungannya kali ini, karena dia tau jika binatang roh yang dihadapinya sekarang merupakan binatang roh kuat yang berada di ranah tingkat legenda surgawi.


Thien Yu yang terluka mulai menyerang serigala ekor sembilan dengan tehnik pedang penguasa malam, serangan Thien Yu sangat cepat hingga sulit di lihat oleh mata biasa.


Serigala roh ekor 9 tak tinggal diam, diapun menyambut serangan Thien Yu menggunakan kesembilan ekornya yang seperti baja menangkis dan menahan gempuran pedang penguasa malam.


Terlihat jual beli serangan tersaji di tempat itu, hingga beberapa waktu lamanya tak ada satupun dari mereka berdua yang terlihat terdesak, hal ini membuat serigala ekor 9 menjadi geram karena baru kali ini dia menemukan lawan sebanding di alam tempatnya berada.


"Mengapa racun di tubuh anak muda itu tak bereaksi?, biasanya siapapun yang telah terluka oleh cakar ku tak akan ada yang dapat bertahan lama, mengingat racun yang berada di dalam cakar ku ini merupakan racun nomor satu yang juga dapat menumbangkan seorang Dewa apa bila sampai terluka olehku," batin serigala ekor 9.

__ADS_1


Hayalan sang serigala ekor 9 berubah saat Thien Yu kembali melakukan serangan kepadanya. Sang serigala roh ekor 9 kembali menggunakan mode hantunya yang tak dapat terdeteksi oleh mata biasa maupun mata seorang kultivator tingkat tinggi sekalipun.


Tapi di hadapan Thien Yu sang serigala roh ekor 9 tak bisa berbuat banyak karena mata langit Thien Yu dapat mendeteksi pergerakan-pergerakan cepat yang dilakukan oleh serigala roh ekor 9, hal itu membuat pergerakan sang serigala roh dapat dengan mudah dipatahkan oleh Thien Yu.


Walaupun Thien Yu dapat mendeteksi keberadaannya, namun ranah tingkatan sang serigala roh yang telah mencapai kekuatan di tingkat legenda Surgawi, bukanlah hal yang mudah untuk ditaklukan oleh Thien Yu.


Pergerakan ke 9 ekor sang serigala roh mampu untuk memburu keberadaan Thien Yu dan menyerangnya dengan ganas. Di saat lengahnya Thien Yu membuat sang serigala roh ekor 9 melesakkan sebuah bola api berwarna hitam yang di tembakkan dari mulutnya ke arah lawan tarungnya.


Thien Yu yang salah dalam mengantisipasi serangan ke-9 ekor serigala roh, membuatnya harus menahan serangan bola api yang mengarah kepadanya dengan tinju naga giok yang di milikinya.


Ledakan dahsyat tak dapat terhindarkan, mereka berdua sama-sama terseret ke belakang akibat ledakan energi.


Thien Yu yang dari awal telah terluka dalam semakin merasakan tubuhnya terluka semakin parah, dengan cepat dia pun melemparkan belati merah darah ke arah serigala roh ekor 9 yang belum siap menerima serangannya.


Alhasil belati itu menembus salah satu mata sirigala ekor 9 hingga membuat teriakan histeris keluar dari mulutnya. Cacian dan makian terus-terusan mengumandang saat sang serigala mencabut belati dari mata kirinya yang terus-terusan mengeluarkan darah.


Sang serigala ekor 9 yang sangat murka karena kesakitan merubah dirinya menjadi sangat besar, dan langsung menyerang ke arah Thien Yu dengan cakar cakarnya yang sangat tajam.


Melihat serangannya luput, sang serigala roh semakin brutal menyerang kearah Thien Yu, dengan cakar dan ke 9 ekor nya yang bagaikan anak panah tak henti hentinya menghujam bertubi tubi kearah tubuh Thien Yu.


"Aku tak bisa bertahan dengan kondisi ini terus terusan, apalagi luka yang ada pada tubuhku kini semakin parah, aku harus segera mengakhiri pertarungan ini secepatnya," batin Thien Yu.


Thien Yu menggunakan teknik boneka untuk mengalihkan perhatian dari sang serigala yang kembali menyerangnya. Dengan adanya replika tubuhnya yang terus di buru oleh sang serigala roh ekor 9, memberikan kesempatan bagi Thien Yu untuk mempersiapkan serangannya.


Thien Yu yang asli menaiki tubuh sang serigala roh ekor 9, kemudian menghujamkan ke 12 jarum emasnya keatas punggung sang serigala roh dengan menggunakan tehnik jari mataharinya.


Mengetahui jika selama ini sang serigala roh hanya mengejar replika tubuh Thien Yu, membuatnya seketika itu menghentikan serangannya dan berpusat pada Thien Yu asli yang kini berada di atas punggungnya.

__ADS_1


Dengan sekuat tenaga sang serigala ekor 9 mengeluarkan aura yang sangat kuat di seluruh tubuhnya, hingga membuat Thien Yu terhempas dengan keras dan bergulingan di tanah.


Melihat Thien Yu sudah tergeletak tak berdaya, sang serigala roh seketika itu berlari cepat dan melompat sambil mengarahkan kedua cakar kaki depannya kearah Thien Yu.


Adanya serangan kuat kearahnya, membuat Thien Yu hanya tersenyum. "Sudah terlambat bagimu untuk membunuhku!!" teriak Thien Yu sambil tertawa dengan keras.


"Ha..ha..ha.., tamatlah riwayat mu...!!, Meledak..!!" teriak Thien Yu.


Serigala roh ekor 9 yang masih melayang kearah Thien Yu, seketika hilang keseimbangan karena seluruh tubuhnya tak bisa lagi di gerakkan, Dantian yang menyimpan energi di dalam tubuhnya seketika itu terkunci dan tak bisa menyalurkan tenaga keseluruh tubuhnya, hingga membuat kekacauan energi di dalam lautan Dantian sang serigala roh ekor 9.


Tak hayal lagi tubuh serigala roh ekor 9 hancur menjadi serpihan serpihan kecil, dan dari serpihan serpihan kecil itu berjatuhan kristal roh yang berjumlah 10 buah.


Thien Yu merasakan tubuhnya sangat lelah, diapun menyalurkan energinya kedalam cincin ruang yang di milikinya, untuk manggil peri kecil yang bersemayam di dalam cincin ruangnya.


Cahaya kecil seketika keluar dari dalam cincin ruang Thien Yu, dan tampak seorang wanita cantik dengan sayap seperti capung menatap marah kearah Thien Yu.


"Tuan muda, mengapa kau bertarung dengan binatang roh yang lebih kuat darimu, dan mengapa kau tak meminta pil untuk menambah kekuatanmu sama seperti saat kau bertarung dengan raja gorila emas yang juga merupakan binatang roh dengan kekuatan ranah tingkat legenda surgawi puncak?


Yang kau hadapi tadi merupakan binatang roh kuat dengan tingkat ranah legenda surgawi puncak, sementara kau hanya berada di ranah pembentukan tubuh surgawi menengah, dia lebih unggul satu tingkat dari kekuatanmu sekarang," ucap peri Lilia.


Sudah lah sobat kecilku, sekarang ini aku tengah terluka dan aku minta padamu untuk mencarikan 1 pil agar dapat menyembuhkan tubuhku dengan cepat, dan satu lagi sebelum kau mencarikan aku pil penyembuh, aku minta kau mengumpulkan seluruh kristal roh yang berada di sini, kemudian bawa semua kristal roh itu masuk kedalam cincin ruang ku," ucap Thien Yu.


"Baik tuan muda," ucap peri Lilia kemudian melesat pergi mengumpulkan seluruh kristal roh dan membawanya masuk kedalam cincin ruang Thien Yu.


Tiba tiba saja Thien Yu di kejutkan dengan sebuah mata merah raksa di langit, mata itu menatap Thien Yu dengan tatapan kebencian.


"Anak muda kau telah membunuh adikku, maka aku tak akan membiarkan hidup mu tenang di dalam alam vioni ini mulai dari sekarang," ucap suara itu.

__ADS_1


Setelah suara itu menghilang, maka mata merah yang berada di langit itupun juga menghilang.


Bersambung


__ADS_2