Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Wucian kecewa


__ADS_3

Putri Annchi terdiam seribu bahasa lalu melangkah pergi meninggalkan altar. Wucian yang melihat hal itu langsung meraih tangan sang putri untuk menghentikannya.


"Aku tak ingin kau pergi dari sini, karena aku ingin pernikahan kita terus berlanjut!" ucap Wucian dengan terus menarik tangan putri Annchi, hingga sang putri pun menjerit kesakitan.


Pangeran Annsher yang melihat hal itu, segera bertindak dengan melesat kearah Wucian.


"Apa yang kau lakukan, apakah kau tak melihat jika adikku telah kau sakiti!!" ucap pangeran Annsher.


"Maafkan aku pangeran, aku ingin pernikahanku tetap terjadi," ucap Wucian.


Masalah ini telah jelas, putri Annchi telah memutuskan untuk membatalkan pernikahan ini, dan kuharap kau tak memaksakan kehendak mu lagi," jawab pangeran Annsher.


Tapi pangeran, kami sebelumnya telah bersepakat untuk menikah, dan untuk itu aku minta pangeran tak menghalang-halangi pernikahan kami," ucap Wucian dengan penekanan di perkataannya.


"Lepaskan adikku..., jika tidak kau akan berhadapan denganku," hardik sang pangeran dengan amarah di wajahnya.


Wucian menatap kearah sang pangeran dan merasakan kekesalan yang sangat luar biasa, walaupun demikian Wucian tak bisa berbuat apa-apa, karena yang dihadapinya saat ini merupakan putra mahkota kekaisaran, dan dia pun tak ingin memperpanjang rurusan dengannya.


Wucian segera melepaskan tangan Putri Annchi, dan tanpa bicara sedikit pun Wucian meninggalkan tempat itu.


"Trimakasih kak, kau telah menyelamatkanku dari pernikahan yang sama sekali tak kuinginkan," isak putri Annchi.


"Ini semua kesalahanku, yang terlalu memaksakan kehendak untuk menikahkan kau dengan Wucian, semua itu karena rasa benci ku kepada Nien Chu."


"Adik..., apakah kau memang sungguh sungguh mencintai Nien Chu?" tanya pangeran Annsher.

__ADS_1


"Aku sangat mencintainya Kak, semua karena keegoisanku yang ingin menyakiti hati Nien chu karena aku tahu dia pun mencintaiku, dengan menerima lamaran Wucian, hingga penyesalan harus kualami dengan kehilangan dia," jawab putri Annchi.


Pangeran Annsher lantas memeluk sang adik dan berkata. "Maafkan atas semua yang telah kulakukan padamu, aku berjanji akan membuat Nien Chu kembali lagi padamu," ucap pangeran Annsher.


Di tempat lain di dalam kediamannya, Wucian begitu sangat murka karena gagal menikah dengan Putri Annchi, diapun lantas menghancurkan apapun yang ada di dalam rumahnya itu.


"Nien Chu, semua karena dirimu sehingga aku tak bisa menikahi Putri Annchi, dan semua yang ada di istana tak ada satupun yang membelaku."


"Pangeran Annsher selama ini aku telah berbuat banyak untuk membantu mu, dan sekarang kau malah memihak musuh besarku yaitu Nien Chu, hari ini Aku bersumpah dengan rasa malu yang telah kudapatkan hari ini, aku akan menghancurkan kekaisaran ini di masa depan," ucap Wucian.


Wucian segera masuk ke dalam kamar khusus sang ayah yang merupakan jendral terkuat di kekaisaran dataran langit, kemudian dia pun mengambil sebuah kitab kuno serta sebuah tombak emas yang merupakan pusaka sang ayah semasa hidup, dan Wucian memutuskan untuk pergi meninggalkan dataran langit, menuju ke wilayah kekaisaran Pheonix guna bergabung dengan Menara terang, yang di dengarnya merupakan satu organisasi besar yang berada di kekaisaran pheonix. (Menara terang merupakan tempat berkumpulnya seluruh kultivator kuat dari seluruh kekaisaran besar, yang menampung seluruh golongan dari ras apapun juga, dan saat ini pemimpin menara Cahaya merupakan titisan Raja Iblis yang bernama Ming lie).


Maka hari itu juga, Wucian berangkat menuju ke wilayah kekaisaran pheonix, dengan memakai jubah dan penutup kepala untuk menutupi jati dirinya yang merupakan seorang elf.


Di istana Orgy, pangeran Zaiya yang mengetahui jika Nien Chu tengah berlatih sebuah teknik kuat di dalam hutan istana, dengan terpaksa diapun harus berbohong dengan mengajak kedua sahabat Nien cu untuk menemui Nien Chu di suatu tempat, karena Nien Chu saat ini telah menunggu mereka berdua di sana.


Kebohongan pangeran Zaiya kepada kedua sahabat adiknya itu, yang menyatakan jika Nien Chu tengah menunggu mereka berdua, semua dilakukan oleh pangeran Zaiya karena mengingat jika Nien Chu harus segera mencari teratai Nirwana dan tak terus-terusan larut dalam kisah cintanya, dan jika Nien Chu mendengar kedua sahabatnya telah duluan pergi mencari teratai nirwana, maka Nien Chu pasti akan segera menyusul.


Zaiya menghubungi inti api surgawi yang ada di dalam alam batin Nien Chu dengan kontak batin yang dimilikinya, untuk menyuruh Nien Chu segera pergi meninggalkan istana setelah selesai melakukan latihannya, dan menyuruh inti api Surgawi membawa Nien Chu ke tempat di mana titik yang telah ditentukan olehnya.


Sementara itu, pangeran Annsher sengaja mengajak putri Annchi untuk menemui Nien Chu di tempat kediaman para kelompok pesisir pantai, untuk menjelaskan semua yang telah terjadi agar hubungan sang adik dengan Nien Chu dapat kembali membaik.


Namun sayang keduanya harus kecewa karena tak menemui Nien Chu di kediamannya, juga tak dapat mengetahui keberadaan kedua sahabatnya, hingga membuat Putri Annchi putus asa dan kembali terisak.


"Kak..., aku telah melakukan kesalahan dan kebodohan sehingga dia pergi meninggalkanku, mungkin ini sudah suratan takdirku harus berpisah dengan pemuda yang sangat ku cintai," ucap putri Annchi dalam isaknya.

__ADS_1


"Kau jangan terus-terusan bersedih, Aku telah berjanji kepadamu untuk menyatukan kau kembali dengan Nien Chu, maka aku pasti akan melakukannya untukmu." ucap pangeran Annsher yang membuat putri Annchi sedikit lega.


Pangeran Annsher begitu sangat iba dengan apa yang dialami oleh adiknya itu, karena dirinyalah sang adik tak bisa menggunakan kultivasinya, dan untuk menebus kesalahannya itu dia pun berjanji untuk melakukan yang terbaik bagi adiknya, yaitu menyatukan kembali hubungan yang telah renggang antara adiknya dan Nien Chu.


"Adik bersabarlah, aku pasti dapat menemukan Nien Chu kembali, karena saat ini aku begitu merindukan keceriaan di wajahmu, dan sikap susah diatur yang selalu bertindak sesuka hatimu," batin pangeran Annsher kemudian mengelus lembut kepala sang adik.


Dengan berbekal keterangan dari kaisar Annzhor sang ayah, maka pangeran Annsher mengajak pangeran Annfeng, pangeran Annruo dan pangeran Annxie yang merupakan adik-adiknya, untuk ikut bersamanya menuju ke pulau ujung tak bertepi dalam mencari keberadaan Nien Chu.


Tak lupa pangeran Annsher membawa 10 perwira tinggi istananya, yang mempunyai kemampuan mumpuni untuk ikut dalam pencarian itu.


Pangeran Annsher menyuruh putri Annchi agar tetap tinggal di istana, karena dalam perjalanan panjang yang akan dilakukannya menuju ke pulau ujung tak bertepi, akan memakan waktu dan marah bahaya kapanpun bisa datang memberi ancaman bagi rombongannya.


Hari itu juga dengan menggunakan kuda-kuda terpilih yang mempunyai kemampuan berlari jarak jauh, dengan kecepatan di atas rata-rata kuda-kuda yang yang berada di istana, pangeran Annsher yang menjadi pimpinan dalam rombongan itu, segera memacu kudanya untuk menuju ke ke tempat di mana pulau ujung tak bertepi berada.


*****


Dua hari telah berlalu, Nien Chu pada akhirnya telah menguasai kekuatan pasir hidup, sehingga pasir hidup telah menyatu dengan tubuhnya.


Sesaat Nien Chu menatap langit yang penuh bintang, dan pikirannya teringat kembali kepada putri Annchi yang di dalam pikirannya telah menikah dengan Wucian.


"Mungkin kita tidak ditakdirkan berjodoh, dan ku harap kau berbahagia bersamanya," batin Nien Chu.


Tiba tiba suara inti api surgawi menggema di dalam alam batinnya, yang menyuruh Nien Chu segera melanjutkan pencariannya untuk mendapatkan teratai Nirwana, kerena kedua sahabatnya telah duluan menuju kesana.


"Zhurui dan Anchu yang melihatmu tak ada di istana, akhirnya memutuskan untuk pergi ke pulau ujung tak bertepi, karena mereka berdua mengira jika kau telah duluan pergi ke sana," ucap inti api surgawi berbohong, untuk meyakinkan muridnya itu agar segera pergi menyusul pangeran Zaiya.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2