Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Memanggil Yeiyi


__ADS_3

Lu ying langsung menyambar tubuh putri Emilia Die, dan membawanya ke dalam goa dimana Thien Yu berada.


Di dalam goa lu ying melihat Tuan mudanya tengah tertidur lelap, diapun tak ingin mengganggu tidur tuan mudanya itu dengan membawa Putri Emilia Die agak menjauh dari keberadaan Thien Yu.


Diapun meletakkan tubuh putri Emilia Die di atas batu besar yang datar, yang banyak terdapat di dalam gua kemudian menyadarkannya.


Putri Emilia Die sangat terkejut dengan kehadiran Lu ying yang sangat asing baginya. Dan dengan refleks dia pun berteriak sekuat tenaga, akan tetapi suara Sang Putri hanya tertahan di tenggorokan akibat totokan yang di lakukan Lu ying padanya.


"Kau jangan berteriak karena aku bukanlah musuhmu, aku akan melepaskan totokan mu asalkan kau berjanji padaku untuk tidak berteriak.


Aku tak ingin teriakan mu itu nantinya akan mengganggu tidur tuan mudaku," ucap lu ying.


Tak lama kemudian Putri Emilia Die menganggukan kepalanya mengiyakan perkataan dari lu ying.


Melihat putri Emilia Die menyetujui perkataannya maka dengan cepat diapun membebaskan totokannya dari tubuh sang putri.


"Mengapa tuan menolong ku dari para assasin yang mencoba untuk membawaku kembali ke kerajaan gerbang naga?" tanya putri Emilia Die.


"Aku ditugaskan oleh Tuan mudaku untuk menjagamu, dan dengan perintahnya maka aku harus melindungimu dari orang-orang yang mencoba untuk menyakitimu," jawab Lu ying.


"Jika boleh aku bertanya siapakah tuan muda yang anda maksudkan, dan siapakah anda ini?" tanya sang putri kembali.


"Aku adalah pengikut pangeran Thien Yu, dan apapun perintahnya itu adalah mutlak bagiku untuk melakukannya, Jika dia menyuruhku untuk menghancurkan kerajaan gerbang naga, maka hari ini juga kau akan menemukan kerajaan gerbang naga dan seluruh penghuninya binasa di tanganku.


Tuan muda Thien Yu masih mengampuni kerajaan gerbang naga walaupun mereka semua telah menindasnya, jika tidak maka kehancuran akan terjadi di kerajaan tersebut.


Tuan mudaku tak sampai turun tangan untuk menghancurkan kerajaan mu, karena seluruh pengikutnya sudah mampu untuk menghancurkan kerajaan itu dalam sekejap," ucap Lu ying.


Putri Emilia Die begitu sangat terkejut dengan talenta yang dimiliki oleh pangeran Thien Yu, dia tak menyangka dengan keberadaan sang pangeran yang biasa-biasa saja dan tak punya kemampuan apa-apa, di belakangnya ternyata terdapat pengikut yang sangat kuat dan pilih tanding.

__ADS_1


Di sela pembicaraan itu tiba-tiba saja gonggo hadir, dan membuat Putri Emilia Die sangat terkejut hingga meloncat menjauh dari gorila emas yang tiba tiba saja ada di dekatnya.


Kehadiran gonggo tak membuat Lu ying ketakutan, dia malah menyapa sang raja gorila emas yang ada di hadapan nya itu.


"Saudara gonggo kau juga berada di sini?" tanya Lu ying.


"Benar, tuan muda Thien Yu telah memerintahkan kepadaku untuk mencari tahu keberadaan bunga anggrek Dewa yang dapat mengembalikan ranah kekuatan jiwanya, karena


hanya bunga anggrek dewa yang memiliki kekuatan khusus yang dapat menghancurkan segel yang berada di tubuh tuan muda," jawab Gonggo.


Sementara itu putri Emilia Die yang melihat adanya gorila emas di dalam Goa semakin bertambah ketakutan, tubuhnya bergetar mengetahui jika gorila emas yang tiba-tiba datang itu merupakan seekor binatang surgawi tingkat legenda, karena dapat berbicara layaknya seorang manusia.


Putri Emilia Die yang ketakutan hanya dapat diam di tempatnya berada, karena tubuhnya begitu terasa kaku dan sulit untuk digerakkan akibat rasa ketakutan yang teramat sangat yang dialaminya saat ini.


"Jika benar bunga anggrek itu bisa mengobati tuan muda, maka kita harus mencari raja kerajaan gerbang naga agar dapat memberikan bunga anggrek Dewa yang kau maksud itu," ucap Lu ying.


"Saudara Lu ying aku telah memikirkan hal itu, di istana aku tak dapat menemukan keberadaan raja kerajaan gerbang naga.


"Jika kau tak dapat menemukan keberadaan raja kerajaan itu, berarti dia tak berada di dalam istana atau tengah berada di suatu tempat di dalam istana yang tak dapat kita jangkau," ucap Lu ying sambil melirik kearah putri Emilia Die.


Melihat sang putri begitu sangat ketakutan, Lu ying segera bertindak untuk menenangkannya.


"Putri kau jangan takut, gorila emas yang yang kau lihat ini juga merupakan pengikut pangeran Thien Yu," ucap Lu ying.


Mendengar perkataan Lu ying, membuat Putri Emilia Die dapat bernapas dengan lega, rasa takut yang sedari tadi dirasakannya kini telah berkurang.


Tak lama kemudian Lu ying kembali berkata. "Apakah kau mengetahui tentang bunga anggrek Dewa yang ada pada ayahmu?" ucapnya.


"Dulu sewaktu aku masih kecil aku pernah mendengar jika ayahku mempunyai sebuah tumbuhan yang mampu untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit, dan memulihkan tubuh seseorang yang tengah terluka parah dan hampir mati.

__ADS_1


Kata ibu tumbuhan itu hanya Ayah yang tahu keberadaannya, dan aku pun sampai saat ini tak pernah mengetahui bentuk dan wujud bunga anggrek Dewa yang tuan maksudkan itu," jawab putri Emilia Die.


Berarti bunga anggrek Dewa benar-benar ada dan hanya raja kerajaan gerbang naga yang tau keberadaannya, jika begitu kita harus mencari tahu di mana raja kerajaan gerbang naga berada saat ini," ucap gonggo.


Kau benar saudaraku, aku akan memanggil Yeiyi, karena dengan kekuatan Ilahi yang dimilikinya, Yeiyi dapat mengetahui keberadaan Raja kerajaan gerbang naga.


Dengan persetujuan gonggo, Lu ying segera mengundang Yeiyi untuk hadir di tempat itu.


Tak lama kemudian tiba-tiba saja aroma wangi bunga menyeruak, dan hadirlah sesosok wanita cantik nan anggun yang kini berdiri di hadapan mereka bertiga.


Yeiyi yang datang dengan membawa senyuman di bibirnya, seketika berubah menjadi wajah yang penuh amarah saat melihat Thien Yu yang tengah tertidur lelap dengan wajah penuh memar dan lebam di wajahnya.


"Aku ingin kalian berdua mengatakan kepadaku siapa pelaku yang telah membuat Tuan mudaku sampai seperti ini," ucap Yeiyi.


"Tenanglah dulu saudaraku, aku dan gonggo juga tak tahu siapa yang telah melakukan hal ini kepada tuan muda Thien Yu.


Saat aku ingin menanyakan pelakunya, tuan muda malah tak memberitahu siapa pelakunya, dan menginginkan dia sendiri yang akan menyelesaikan masalah ini," jawab Lu ying.


Yeiyi segera memeriksa keadaan Thien Yu, dan berkata.


"Tuan udah telah meminum pil obat penyembuh, dan saat ini pil obat itu tengah melakukan penyembuhan baginya, dan tidurnya tuan muda merupakan efek dari obat tersebut.


Aku juga merasakan kekuatan besar yang membelenggu dantian tuan muda, dan kurasa tuan muda tak bisa menggunakan kekuatan yang ada di tubuhnya," ucap Yeiyi.


"Kau benar saudara Yeiyi, saat ini tuan muda memang tak bisa menggunakan kekuatannya, hanya bunga anggrek Dewa yang mampu untuk menghancurkan belenggu yang menyegel dantian tuan muda.


Aku telah membahas masalah ini dengan saudara Gonggo, akan tetapi kami belum mampu untuk mencari tahu keberadaan bunga anggrek tersebut, karena hanya Raja kota kerajaan gerbang naga yang tahu keberadaan bunga anggrek Dewa," ucap lu ying.


"Saudara Yeiyi aku ingin kau mencari tahu di mana keberadaan raja kerajaan gerbang naga, agar kami berdua bisa membawanya ke tempat ini," ucap Gonggo.

__ADS_1


Yeiyi kembali berjalan ke arah kedua sahabatnya, kemudian dia pun berkata. "Aku akan mendapatkan raja kerajaan gerbang naga, Aku ingin kalian berdua bersiap untuk membawanya ketempat ini," jawab Yeiyi.


Bersambung.


__ADS_2