Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Anchen vs Li Yu She


__ADS_3

Penasehat istana kembali menyuruh kedua kubu untuk naik ke atas arena, untuk menentukan siapa yang akan menjadi pemenang dari pertarungan antara ras elf pesisir pantai dengan ras elf gurun pasir, karena siapapun yang memenangkan pertarungan dengan sendirinya akan lolos dan masuk ke fase berikutnya, sementara jika terjadi imbang atau seri maka untuk menentukan yang lolos akan diadakan pertarungan antar kelompok.


"Nien Chu kali ini aku ingin kau mempercayaiku dalam pertarungan yang akan terjadi, aku pasti akan berusaha untuk mengalahkan pemuda dari gurun pasir selanjutnya," ucap Anchen.


"Baiklah aku mempercayaimu, sebelum kau melakukan pertarungan mu itu, aku ingin agar kau dapat mengontrol emosi saat bertarung, jika sampai kau terbawa emosi maka saat itu kau akan kehilangan jati dirimu, yang akan membawa ras pesisir pantai kalah dalam turnamen ini," ucap Nien Chu.


"Kau tak usah khawatir, selama berlatih bersamamu di hari-hari yang lalu, aku telah memahami arti sebuah pertarungan dan aku pasti bisa mengontrol emosiku karena hal itu akan membuatku memenangkan pertarungan ini," jawab Anchen.


"Bersemangat lah, karena aku yakin jika kau pasti akan dapat memenangkan pertarungan yang terjadi," ucap Nien Chu memberikan semangat pada Anchen.


Setelah mendapatkan izin dari Nien Chu yang merupakan ketua kelompok pesisir pantai, dengan cepat Anchen melompat masuk ke dalam arena pertarungan.


Seluruh mata penonton kini tertuju pada Anchen, karena mereka tahu jika pemuda yang berada di atas arena itu merupakan pemuda jenius dari daerah pesisir pantai, yang tentunya sangat kuat dan berjiwa kesatria tinggi.


Li Yu She begitu sangat kecewa melihat jika yang tampil di atas arena pertarungan bukanlah Nien Chu, pemuda yang selama ini menjadi incarannya karena telah meremehkannya saat pertemuan pertama kali dengan nya waktu itu.


Walaupun demikian Li Yu She tetap naik atas arena pertarungan, semua itu agar dirinya dapat memenangkan pertarungan yang terjadi, sehingga kelompoknya dapat lolos menuju ke fase yang kedua.


Kini Anchen telah berhadapan langsung dengan ketua dari kelompok gurun pasir bernama Li Yu She, sehingga percikan percikan kemarahan dan ambisi untuk memenangkan pertarungan terlihat di mata mereka berdua.


"Menyerahlah kau dengan bersujud di hadapanku tiga kali maka aku akan mengampunimu, jika tidak maka aku tak akan segan-segan untuk mematah mematahkan tulang yang ada di tubuh itu," ucap Li Yu She.


"Ha...ha...ha..., Kau terlalu sombong dan percaya diri dengan kekuatan yang kau miliki, sehingga kau bisa beranggapan dapat mematah matahkan tulang tubuhku.

__ADS_1


Ingatlah kau belum mencoba bertarung dengan maka kita lihat siapakah yang akan menderita patah tulang atau pun kehilangan nyawa setelah pertarungan ini," jawab Anchen memprovokasi Li Yu She.


Setelah terjadi perdebatan kecil di atas arena pertarungan, tak lama kemudian keduanya pun melakukan pertarungan dengan saling serang satu dengan yang lainnya.


Para penonton yang menyaksikan pertarungan semakin antusias, jika pertarungan antara ketua kelompok akan tersaji dengan sangat luar biasa dan menegangkan.


Sementara itu di atas arena pertarungan, tanpa disangka Anchen lebih mendominasi serangan, hingga membuat Li Yu She sedikit kewalahan dibuatnya.


Dengan menggunakan pasir hidup yang menyelimuti seluruh arena pertarungan, Li Yu She sedikit menghambat pergerakan cepat yang dilakukan oleh Anchen.


Anchen menjejakkan kakinya ke lantai arena, maka terciptalah air yang menggenangi seluruh pasir yang berada di arena pertarungan.


Setelah dapat menguasai keadaan yang ada, Anchen kembali menyerang kearah Li Yu She dengan tinju yang dialiri tehnik tinju penghancur matahari.


Seketika itu dari dalam tinju Anchen keluar bola energi yang menyilaukan mata, semakin lama bola yang bercahaya terang itu semakin lama semakin membesar, hingga membuat aura yang sangat menindas terpancar ke seluruh arena pertarungan.


Li Yu She tak tinggal diam melihat serangan Anchen, dia pun langsung memutar tubuhnya, kemudian dengan cepat mengarahkan kedua telapak tangannya kedepan, sambil berteriak lantang. "Raja naga gurun pasir."


Seluruh pasir yang berada di arena pertarungan berkumpul menjadi satu, hingga membuat bunyi bergemuruh yang sangat menyeramkan terdengar di sekitar tempat itu.


Tiba tiba saja kumpulan pasir yang telah menyatu itu membentuk sosok seekor naga besar dan sangat menyeramkan, naga itu mengeluarkan suara menggelegar kemudian melesat cepat menuju ke arah bola bercahaya terang yang dilepaskan oleh Anchen sebelumnya.


Ledakan energi tak terhindarkan yang membuat kedua pemuda itu sama-sama terseret jauh ke belakang, tampak terlihat jika kedua pemuda itu mempunyai tingkat kekuatan yang sangat berimbang.

__ADS_1


Li Yu She yang dapat menguasai diri terlebih dahulu segera melepaskan pasir racun hitam ke udara, yang membuat pasir-pasir itu dengan cepat menuju ke arah Anchen.


"Berhasil pasir-pasir beracun itu telah menyentuh tubuhnya, sebentar lagi aku pasti akan memenangkan pertarungan ini," batin Li Yu She dengan senyum kemenangan di bibirnya.


Anchen yang merasakan jika tubuhnya kini telah dipenuhi oleh pasir pasir hitam beracun, tetap tenang dan fokus pada pertarungannya, karena tubuhnya saat ini telah membentuk perisai dari tubuh emas surgawi yang sedari tadi telah di keluarkannya tanpa di ketahui oleh lawan tarungnya.


"Mengapa pasir pasir beracun ku tak bereaksi terhadap tubuhnya?, apakah dia sekuat itu sehingga pasir hitam beracun ku tak berefek padanya?" batin Li Yu She bertanya-tanya.


Melihat hal itu, Li Yu She segera menyiapkan kekuatan terkuatnya untuk mengalahkan Anchen.


Diapun lantas meloncat ke udara dan dari udara dia menghantamkan telapak tangannya ke arah Anchen.


"Tapak naga penguasa surgawi," teriaknya.


Tak lama kemudian muncul lah sebuah telapak tangan bercahaya emas yang sangat besar, yang dapat memenuhi satu arena pertarungan hingga membuat Anchen akan sulit untuk menghindari serangan tersebut.


Di luar arena pertarungan, seluruh penonton yang menyaksikan pertarungan yang terjadi begitu sangat terkejut, mengetahui jika Li Yu She dari elf gurun pasir dapat menggunakan kekuatan surgawi, yang sangat disulit dikuasai oleh para kultivator kuat yang ada di dunia. (Kekuatan surgawi merupakan kekuatan yang hanya bisa didapatkan dari kerja keras berlatih tanpa henti, dengan membangkitkan kembali kekuatan leluhur terdahulu yang memang dahulunya leluhur itu telah memiliki kekuatan surgawi sebelumnya).


Melihat serangan yang begitu mematikan ke arahnya, seketika itu juga tubuh Anchen bercahaya terang yang membuat pakaian yang melekat di tubuhnya hancur. Kini terlihat tubuh Anchen dipenuhi dengan retakan-retakan yang mengeluarkan cahaya emas dari retakan tersebut, yang membuatnya mengeluarkan aura yang sangat luar biasa besar.


"Tubuh emas surgawi...?" gumam kaisar Annzhor saat cahaya kemasan itu menyelimuti tubuh Anchen.


Kaisar Annzhor begitu sangat terkejut jika salah seorang dari kelompok pesisir pantai dapat mengeluarkan tubuh surgawi, yang dari zaman dahulu kala kekuatan itu telah melegenda dan ternyata saat ini masih ada pemuda yang dapat menggunakannya.

__ADS_1


"Pertarungan ini sangat menarik, aku tak menyangka jika kedua pemuda itu begitu sangat tangguh dan memiliki kemapuan surgawi," batin kaisar Annzhor sambil terus memantau jalannya pertarungan.


Bersambung


__ADS_2