Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Kemunculan Biyao


__ADS_3

Kali ini kelelawar raksasa mengeluarkan kekuatan yang sangat kuat dari mulutnya, yaitu kekuatan gelombang ultrasonik yang sangat besar.


Di sisi lain, serigala kabut mengeluarkan bola api dari mulutnya, dan tak berselang lama kekuatan mereka sama sama di lepaskan, hingga ledakan besar terjadi di udara.


Kelelawar raksasa terhempas jauh ke belakang hingga keluar dari dalam arena pertarungan, tubuh kelelawar raksasa perlahan-lahan berubah menjadi sosok Chu Tian yang tengah sekarat.


Sementara itu serigala putih masih tetap berdiri kokoh di tempatnya berada, dan tak lama kemudian lolongan panjang keluar dari dalam mulut sang serigala kabut, yang membuat segel pelindung yang mengelilingi area sekitar arena pertarungan hancur berkeping keping, menjadi serpihan-serpihan kaca yang banyak berceceran di sekitar arena pertarungan.


Melihat hal itu, jendral Jatayu segera memasang segel baru sementara jenderal Gonglang melesat cepat untuk melihat keadaan Chu Tian.


"Celaka, lolongan serigala putih itu telah menghancurkan dantian Chu Tian, yang membuat seluruh kultivasi yang ada padanya ikut hancur bersama Dantian yang telah sirna dari tubuhnya," batin jendral Gonglang.


Sementara itu Feng Yu yang telah kembali pada wujud aslinya, berjalan keluar dari dalam arena pertarungan untuk menuju ke balai pengobatan istana.


Tiba tiba saja seorang jendral pasukan terbang yang merupakan ayah dari Chu Tian menghadang langkahnya.


"Mengapa kau menghancurkan dantian putraku? apa karena putraku telah merebut putri Yan Chi darimu, yang membuat mu menghancurkan masadepan putraku?" tanya sang jendral dengan amarah di wajahnya.

__ADS_1


"Putramu telah memakai tehnik terlarang, dan dengan kemampuannya itu dia sanggup mengeluarkan gelombang ultrasonik yang sangat membahayakan ku, dengan kekuatannya itu dia selalu ingin menghabisiku, apakah itu tak akan membuat dantianku hancur untuk kedua kalinya?, kau seorang jendral besar pasti kau tau bagaimana jika sampai seseorang terkena gelombang ultrasonik yang di lepaskan putramu itu!!" ucap Feng Yu dengan tak kalah sengitnya.


Kau jangan berdalih untuk membebaskan mu dari masalah ini, kita belum selesai, setelah apa yang telah kau perbuat pada putraku, pasti ada saatnya bagiku untuk menghancurkan mu dengan tanganku sendiri," ucap sang jendral kemudian pergi meninggalkan tempat itu.


"Aku tak mungkin bertarung dengannya disaat seperti ini, karena di podium utama semua petinggi istana berada di sana, Lebih baik aku melihat keadaan putraku terlebih dahulu," batin jendral terbang kekaisaran pheonix.


Sepeninggalan sang jendral, Feng Yu terus berjalan menuju ke tempat di mana Putri Yan Chi dirawat. Sesampainya di ruangan putri Yan Chi, Feng Yu melihat jika di dalam ruangan itu masih banyak orang yang merupakan pembesar kekaisaran pheonix berada di sana.


"Feng Yu memberi hormat pada yang mulia ratu dan pangeran Thien Yu," ucap Feng Yu.


Semua mata melihat kedatangan Feng Yu ke tempat itu, namun dengan wajah dingin Feng Yu berjalan menuju kearah sang pangeran dan berdiri di dekatnya.


"Aku dapat memenangkannya pangeran," jawab Feng Yu.


Saat mereka semua berdebat tentang siapa yang akan pergi menuju ke tempat di mana pagoda 9 berada, Feng Yu tiba-tiba saja mencalonkan dirinya untuk membawa ketua Hyo jin ke istana pheonix.


"Itu terlalu berbahaya bagimu untuk membawa Maha guru pagoda 9 ketempat ini, biarkan aku sendiri yang akan melakukannya," ucap Thien Yu.

__ADS_1


"Aku tak mengizinkanmu pergi ke pagoda 9 untuk menemui maha guru Hyo jin, jika terjadi apa-apa padamu siapa yang akan melanjutkan puncak pemerintahan tahta kekaisaran istana pheonix?" tanya ratu Yan Ling.


Ibu aku bisa menjaga diriku sendiri dan tentunya takkan terjadi apa-apa saat aku pergi ke pagoda 9, kekaisaran Glory tak akan mungkin menyadari kehadiranku di sana karena aku mempunyai cara agar tak diketahui oleh para pasukan Glory," jawab Thien Yu.


Perdebatan terus berlanjut antara ibu dan anak, penasehat Yan Lou pun tak mampu untuk melerai perdebatan itu.


Tiba tiba saja suara menggema dari luar ruangan kamar yang mengagetkan mereka semua.


"Biar aku dan pangeran Thien Yu yang akan pergi ke pagoda 9 untuk menemui maha guru Hyo jin," ucap suara itu.


Semua menatap kearah pintu sumber suara, dan mendapati seorang laki laki yang begitu sangat di kenal oleh mereka semua, dia adalah Biyao, yang baru selesai melakukan meditasi di suatu tempat untuk meningkatkan kekuatannya, dalam menghadapi peperangan yang akan terjadi dimasa depan antara kekaisaan pheonix dan ke kaisaran Glory.


Semua orang merasa senang melihat kehadiran Biyao di dalam ruangan itu, biar bagaimanapun Biyao saat ini telah menjabat sebagai pelindung kekaisaran yang berjuluk Pheonix agung, begitu sangat di butuhkan disaat saat genting seperti ini, dan kehadirannya saat ini membuat sang ratu sangat lega.


"Hormatku pada ratu Yan Ling" ucap Biyao.


"Aku terima hormatmu Biyao" jawab sang ratu.

__ADS_1


Dari hasil musyawarah singkat di dalam ruangan itu, ratu Yan Ling memperbolehkan putranya pergi ke pagoda 9, asalkan dia bersama dengan Biyao, dan Thien Yu menyetujui persyaratan dari ibunya itu.


Bersambung


__ADS_2