
Daftar peserta yang akan mengikuti kompetisi beladiri yang akan diadakan pangeran pheonix melonjak pesat, hingga kurang lebih 1000 pendaftar yang mendaftarkan diri.
Untuk mengurangi para kultivator yang akan mengikuti kompetisi, Thien Yu menyuruh jendral Jatayu untuk melakukan penyeleksian para pendaftar, dengan memperbolehkan peserta yang akan ikut kompetisi telah mencapai ranah tingkat alam Emperor ke atas.
Sehingga Thien Yu memberikan 10 batu energi kepada jendral Jatayu untuk mengetahui tanah tingkatan para peserta, dimana batu energi itu akan mengeluarkan cahaya merah terang jika peserta itu telah mencapai ranah di tingkat alam emperor keatas, dan sebaliknya jika seorang kultivator belum menembus ranah tingkat alam emperor, maka tak ada sedikit cahaya yang keluar dari dalam batu energi tersebut.
"Paman, kesepuluh batu energi ini akan mengeluarkan cahaya merah jika disentuh seorang kultivator, yang telah menembus ranah tingkat alam emperor. Jika cultivator itu mampu mengeluarkan cahaya merah di batu ini maka dia layak ikut dalam kompetisi yang akan ku adakan. Sedari itu aku minta pertolongan paman untuk menjadi panitia dalam kompetisi yang akan ku adakan ini," ucap Thien Yu.
"Baik pangeran, aku akan menjalankan semua perintahmu," jawab jendral Jatayu.
Tak lama kemudian Jenderal Jatayu pun pergi meninggalkan tempat itu.
Dari hasil penyeleksian yang dilakukan oleh Jenderal Jatayu, terdapat sekitar 300 orang yang lolos seleksi pertama, karena mempunyai tingkat kekuatan di ranah tingkat alam Emperor.
Dengan banyak kultivator tanah tingkat alam Emperor yang ingin mengikuti kompetisi yang akan diadakan, hal itu membuat Thien Yu berpikir untuk memanfaatkan keadaan.
"Paman Jatayu, aku ingin mengetahui keterangan berapakah orang dari dalam istana yang ikut dalam kompetisi ini, dan berapakah orang orang yang di luar istana yang mengikuti kompetisi ini?" tanya Thien Yu.
"Dari dalam istana sekitar 50 orang yang merupakan putra dan putri para panglima dan perwira tinggi, serta putra dan putri para jenderal di istana kita, ada juga perwira, panglima serta jendral yang ikut dalam kompetisi yang akan di adakan, sementara sisanya berasal dari luar istana ," jawab jendral Jatayu.
"Paman, cari data yang lengkap
mengenai 250 kultivator dari luar istana, karena aku ingin mereka semua bergabung dalam tim yang akan ku bentuk untuk menjadi prajurit yang akan ikut bertempur melawan kekaisaran Glory di masa depan," ucap Thien Yu.
"Pangeran, apakah kedepannya kita akan bertempur dengan kekaisaran Glory?" tanya Jendral Jatayu memperjelas perkataan Thien Yu.
"Benar paman, kali ini kita tak bisa berbuat banyak, jika kita tak menyerang kekaisaran Glory, maka kitalah yang akan diserang oleh nya. Sedari itu aku ingin mengumpulkan kekuatan yang besar yang mampu menahan para pasukan Glory masuk ke dalam wilayah kekaisaran pheonix.
Setelah mendapatkan juara dari kompetisi ini, aku ingin Ibu Ratu, 3 Jenderal yang agung dan 1 orang kultivator juara kompetisi, untuk mengadakan rapat tertutup membahas masalah tentang strategi untuk menghadapi kekaisaran Glory.
__ADS_1
Karena saat ini kita tak mempunyai waktu lama untuk membentuk pasukan khusus, yang nantinya akan ikut bertempur melawan kekaisaran Glory. 3 tahun dari sekarang merupakan waktu yang tersisa untuk kita dalam membuat strategi perang dan membentuk pasukan kuat dalam menghadapi peperangan besar itu," jawab Thien Yu.
Sebenarnya jendral Jatayu ingin bertanya lagi akan tetapi dia melihat raut wajah sang pangeran yang tak ingin membahas permasalahan yang ada, hal itu membuatnya menghentikan pertanyaan kepada sang pangeran dan fokus untuk melaksanakan perintahnya menjadi panitia kompetisi yang akan diadakan.
Karena banyaknya para kultivator alam emperor yang akan ikut dalam kompetisi, membuat jendral jatayu memutuskan untuk membuat beberapa arena pertarungan lagi, agar dapat mempersingkat pelaksanaan penyeleksian kedua.
Setelah semua berjalan sesuai dengan rencana, maka penyeleksian para kultivator alam emperor kini mulai di lakukan.
Dari jauh Feng Yu dan Thien Yu menatap pertarungan antara para kultivator yang ikut penyeleksian, dan mata Feng Yu tak berkedip tertuju kearah pertarungan seorang wanita yang sangat di kenalnya, wanita yang dahulu selalu memberikan warna di dalam hari harinya.
Thien Yu yang merasakan apa yang dirasakan Feng Yu sekarang, seketika itu datang dan memegang pundak sang kakak.
"Wanita itu tak bisa menjadi pendamping hidupmu dimasa depan, karena dia mau berada di sisimu jika kau berjaya dan dia pergi setelah kau dalam keadaan terpuruk.
Kak Feng Yu aku ingin dalam pertarungan nanti kau tunjukkan kepada semua orang, jika kamu masihlah seorang Feng Yu yang memiliki kemampuan di atas semua kultivator yang bertarung dalam kompetisi ini," ucap Thien Yu memberikan semangat dan motivasi kepada sang kakak.
Mendengar perkataan Thien Yu, membuat Feng Yu terdiam seribu bahasa.
"Tak sia-sia Ibu Ratu dan jendral Yan Luo ayahmu mengajarkanmu semua teknik terbaik yang dimilikinya, saat ini kemampuanmu begitu luar biasa dan tak mengecewakan," batin Thien Yu.
Kembali Feng Yu menatap ke arena pertarungan yang lain di mana seorang pemuda tampan juga telah berhasil mengalahkan lawan tarungnya, pemuda itu merupakan putra jenderal Hu Tian yang bernama Chu Tian.
"Apakah pemuda itu yang saat ini menjadi kekasih putri Yan Chi?" tanya Thien Yu tiba tiba.
Feng Yu hanya menganggukan kepalanya mendengar pertanyaan sang adikku.
"Sudahlah kak, kau tak usah terus-terusan memikirkan wanita itu, dengan kemampuanmu yang sekarang ini kau bisa memilih banyak wanita cantik yang akan selalu berada di sisimu.
Lihatlah adikmu ini yang kini mempunyai 5 wanita cantik, yang wajahnya tak kalah dengan kecantikan para Dewi di Nirwana.
__ADS_1
Saat ini lebih baik kau mempersiapkan diri dalam melakukan pertarungan esok hari, karena hari ini aku akan mendaftarkan namamu kepada Jenderal Jatayu untuk mengikuti kompetisi sebenarnya yang akan dilakukan besok pagi," ucap Thien Yu.
"Baiklah adik, aku pamit dulu," ucap Feng Yu.
Thien Yu hanya menganggukkan kepalanya melihat sang kakak berlalu pergi meninggalkannya.
*****
"Apakah yang dapat saya bantu pangeran sehingga anda memanggil saya?" tanya jendral Jatayu.
"Paman Jatayu, aku minta paman memasukkan nama Feng Yu dalam kompetisi besok pagi, dan aku tak ingin Paman banyak bertanya dalam hal ini karena ini sudah merupakan keputusan bulat dariku," ucap Thien Yu.
Jendral Jatayu terdiam, saat ini dia begitu heran dengan cara pemikiran pangeran yang ada di hadapannya, yang ingin mengikutkan Feng Yu dalam kompetisi yang akan terjadi besok pagi.
"Bagai mana mungkin Feng Yu yang kini tak mempunyai Dantian aku ikut bertarung besok pagi?, bagaimana mungkin seorang pangeran besar seperti Thien Yu melakukan hal ini kepada kakaknya sendiri, apakah dia berkeinginan untuk membunuh Feng Yu dalam kompetisi itu?" batin jendral Jatayu.
Semua yang ada di dalam pikiran Jenderal Jatayu hanya dapat disimpan rapat-rapat di dalam hatinya, dia tak punya keberanian untuk bertanya mengenai hal itu kepada pangeran Thien Yu, semua itu karena rasa kepatuhannya kepada seorang pangeran dan calon Kaisar istana pheonix.
Setelah pembicaraan yang terjadi maka nama Feng Yu masuk ke dalam daftar orang yang akan mengikuti kompetisi besok pagi.
Sore itu Jendral Jatayu berada di atas arena pertarungan, untuk mengumumkan 60 kultivator yang telah lolos seleksi, yang akan ikut dalam kompetisi besok pagi.
Saat jendral Jatayu menyebutkan nama Feng Yu diatas arena pertarungan, semua orang yang berada di tempat itu sangat terkejut mendengarnya.
Seluruh penghuni istana dan para penduduk kota telah mengetahui dengan pasti jika Feng Yu telah kehilangan Dantiannya, hal itu membuat Feng Yu menjadi bahan pembicaraan di antara para penonton baik dari istana maupun dari luar istana.
Feng Yu yang tak pernah hadir dalam penyeleksian yang telah dilakukan beberapa hari belakangan ini, menjadi bahan perbincangan dan cibiran para penonton yang memadati tempat itu, dalam pemikiran mereka semua, Feng Yu bisa ikut dalam kompetisi besok pagi dikarenakan pangeran pheonix yang merupakan adik angkatnya telah ikut campur untuk membuatnya ikut dalam kompetisi Akbar tersebut.
Putri Yan Chi juga begitu sangat terkejut mendengar jika Feng Yu ikut dalam kompetisi yang akan diadakan, hal itu membuat putri Yan Chi beranggapan jika Thien Yu lah yang membuatnya ikut dalam kompetisi esok pagi.
__ADS_1
Dengan pemikiran tersebut, putri Yan Chi pada akhirnya mencari Thien Yu untuk menghentikan Feng Yu berkompetisi esok pagi.
Bersambung