Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Merendahkan


__ADS_3

Thien Yu mendatangi sang adik dan perkata, "Jika tak ada luka di tubuhku berarti perkataan itu hanyalah bualan belaka bukankah begitu kepala akademi?" tanya Thien Yu sambil melirik kearah Dewi Vioquin.


"Aku tak pernah berbohong kepala Akademi, saat itu aku benar benar telah menusuk kak Thien Yu dengan pedangku sendiri!!" timpal Dewi Vioquin.


Dewi Vioquin berjalan mendekati Thien Yu dan berkata. "Kak Thien Yu aku telah mengakuimu sebagai kakakku tapi mengapa kau mengatakan jika aku telah berbohong kepada semua orang, dan jika memang begitu halnya lebih baik aku tak mempunyai kakak yang suka mempermalukanku di depan umum," jawab Dewi Vioquin yang mulai terlihat kesal.


"Adik maaf kan aku saat ini hanya sedang bercanda denganmu. Saat itu memang aku tengah terluka akibat tusukan pedang dari Dewi Vioquin, beberapa organ tubuhku terluka parah dan di dalam tubuhku pun mengalir racun yang sangat ganas, Tapi semua itu tak berarti apa-apa dengan adanya kekuatan bunga teratai Nirwana yang berada di dalam tubuhku, hingga membuatku dapat sembuh dan pulih seperti sedia kala," ucap Thien Yu.


"Putraku apakah kau sadar dengan ucapanmu ini?" tanya Dewi Zhao Quin.


"Dewi Zhao Quin, aku telah mengetahui siapa jati diri Thien Yu di masa depan dengan adanya teratai nirwana di tubuhnya, jika Kaisar langit mengetahui keberadaannya di nirwana, tentunya dia akan merasa senang dan akan mengadakan acara besar-besaran di nirwana," timpal kepala Akademi.


Dewi Vioquin yang berada di tempat itu bingung dengan semua pembicaraan yang ada, diapun menanyakan hal itu pada ibunya akan tetapi sang ibu selalu menutup-nutupi dan seakan menyembunyikan hal itu padanya, hingga membuat Dewi Vioquin menghampiri Thien Yu sambil merangkul lengan kanannya.


"Kak Thien, setelah sebesar ini baru aku mengetahui jika kau adalah kakakku, apakah kau masih ingin menyembunyikan sesuatu hal padaku seperti ibu dan kepala Akademi setelah kita bertemu?, aku ingin tau apa sebenarnya yang disembunyikan oleh ibu dan kepala akademi menyangkut dirimu," ucap Dewi Vioquin.


"Soal itu aku tak bisa memberikan penjelasan padamu adik, tapi aku akan sedikit menunjukkan sesuatu padamu yang akan membawamu mengetahui jati diriku yang sebenarnya," jawab Thien Yu.


Thien Yu kemudian menunjukkan sebuah teratai kaca di tangan kirinya, teratai kaca itu begitu sangat kuat dengan energi yang sangat besar di dalamnya.


Tak lama kemudian Thien Yu menunjukkan sebuah teratai bercahaya emas di tangan kanannya, saat itu juga keluar aroma wangi bunga yang sangat semerbak di dalam ruangan itu, teratai berwarna emas mengeluarkan energi yang sangat besar yang berkali-kali lipat dari energi yang ada di dalam teratai kaca.


"Kak Thien Yu apa nama kedua bunga teratai di tanganmu itu?" tanya Dewi Vioquin.

__ADS_1


Di tangan kiriku ini merupakan bunga teratai Ilahi dan di tangan kananku ini merupakan bunga teratai nirwana. Jika kau ingin mengetahui jati diriku maka carilah orang yang mampu menerangkan kedua teratai di tanganku ini," jawab Thien Yu.


Semua teka teki dan rahasia Thien Yu kini tersimpan di dalam hati Dewi Vioquin, sehingga dia berjanji dalam hati akan mencari tau apa yang menjadi rahasia Thien Yu, hingga ibu dan kepala akademi begitu menyembunyikan semua itu darinya.


*****


Hari hari terus berlalu, Thien Yu kini benar benar menjadi pesuruh Dewi Yun Shi, apa pun yang di inginkan sang Dewi semua akan di lakukan Thien Yu sesuai kesepakatan yang ada.


Suatu hari Thien Yu mendatangi putri Langyun dan putri Sorari, diapun menceritakan semua tentang dirinya dan Dewi Yun Shi agar di kemudian hari tak terjadi masalah yang rumit di antara hubungan mereka bertiga.


Kedua putri tersebut tak mempersalahkan semua itu, dan berharap Thien Yu dapat bersabar menghadapi putri dari Kaisar langit.


"Kami berdua percaya pada kak Thien Yu, kami yakin kak Thien Yu tak akan macam macam di belakang kami," ucap putri Sorari.


"Trimakasih atas pengertian kalian berdua," jawab Thien Yu saat itu.


*****


Isu santer yang terdengar belakangan ini antara kedekatan Thien Yu dan putri Yun Shi, membuat Dayu haitang begitu marah dan membenci Thien Yu. Diapun merencanakan sebuah rencana untuk memberi pelajaran pada Thien Yu dengan bantuan kedua saudara laki laki Dewi Yun Shi.


Berbekal kepiawaiannya dalam berbicara, membuat Dayu haitang berhasil memprovokasi pangeran Yun dai dan pangeran Yun sha untuk memberi pelajaran pada Thien Yu.


Hari yang sudah di rencanakan pun tiba, Dayu haitang menemui Thien Yu di saat Thien Yu tengah sendiri. Perdebatan pun tak terhindarkan diantara mereka berdua.

__ADS_1


Pada saat bersamaan pangeran Yun dai dan pangeran Yun sha segera mengaktifkan formasi sehingga mereka berempat kini berada di dimensi lain, yaitu alam buatan kedua pangeran tersebut.


"Akhirnya kau kini berada di dimensi alam yang kami buat, dan kali ini kami bertiga akan membuat perhitungan atas apa yang telah kau lakukan pada Dewi Yun Shi," ucap Dayu haitang dengan senyum sinisnya.


"Aku rasa kau hanya cemburu dengan kedekatan kami berdua,


jika kau mampu mengapa kau tak mencoba untuk mendapatkan hati Dewi Yun Shi, dan malah meminta kedua orang ini untuk membantumu dalam menghadapiku," jawab Thien.


Pangeran Yun Sha seketika itu angkat bicara. "Kau tak pantas bersama adikku, derajat kedewaanmu pun masih samar, kau hanya anak angkat dari para Dewi di nirwana dan tak di ketahui asal usul kedua orang tua kandung mu, jadi berhentilah untuk mendekati adik perempuanku!!" ucap pangeran Yun sha dengan penekanan di perkataannya.


"Oh...,ternyata kedua pangeran putra kaisar langit berada di sini, pantas saja sombong dengan membanding bandingkan derajat seseorang.


Pangeran mengapa kau tak tanyakan pada adikmu Dewi Yun Shi, mengapa dia ingin menjalin hubungan denganku yang tak di ketahui asal usulnya ini?, dan kurasa hati dan pikirannya telah tertutup oleh ketampanan ku, tak seperti dia yang sangat berharap tapi hanya dalam mimpi dapat bersama Dewi Yun Shi," jawab Thien Yu sambil melirik kearah Dayu haitang.


Amarah seketika meluap di hati dan pikiran Dayu haitang saat dirinya di singgung dan di permainkan dengan kata kata oleh Thien Yu. Saat Dayu haitang ingin menyerang Thien Yu, pangeran Yun dai dengan segera menahannya.


"Thien Yu apa kah kau tidak mengetahui jika adik ku akan di jodohkan dengan Dayu haitang?, ayah Dayu haitang adalah penasehat istana langit dan seorang Dewa api yang agung, apakah kau tak takut dengan keberadaannya?, Walaupun ke 4 Dewi yang merupakan ibu angkatmu di gabungkan menjadi satu, tetap saja takkan sebanding dengan derajat ke dewaan sang dewa api.


Sebenarnya mereka semua tak layak berada di nirwana dengan kedudukan dan tempat yang agung yang telah di berikan ayahku kepadanya, dan sepatutnya mereka semua sadar diri untuk pergi dari kedudukan yang mereka sandang sekarang ini karena suaminya telah tiada," ucap pangeran Yun dai.


Mendengar hal itu kini giliran Thien Yu yang menahan amarah, dia merasa jika ketiganya telah memandang rendah keluarganya hingga membuat Thien Yu ingin segera memberikan pelajaran kepada mereka bertiga.


"Kau terlalu merendahkan keluargaku, jangan kan Dewa api, kaisar langit pun jika dia berani merendahkan keluarga ku maka aku akan menghancurkannya.

__ADS_1


Kau tak mengenal aku dan jika aku mau aku bisa melakukan kerusakan besar di nirwana, yang bisa saja menggulingkan kekaisaran langit dan melenyapkan pangeran serta putra dewa api sepertimu kapan pun aku mau," ucap Thien Yu.


Bersambung.


__ADS_2