
Pertarungan yang terjadi kini di kuasai penuh oleh sang naga, yang membuat Nien Chu tak bisa melakukan apa apa selain terus menghindar.
Serangan bola bola api sang naga ke arah Nien Chu, menciptakan ledakan demi ledakan yang membuat kubangan dalam di pasir, yang menimbulkan getaran kuat di alam pengasingan itu.
"Guru mengapa tempat kita ini bergetar dengan hebat, apakah telah terjadi gempa sehingga membuat keadaan menjadi seperti ini?" tanya Hyun Zi kepada Sang guru.
"Kau tak usah memikirkannya, kemungkinan besar pemuda yang menjadi teman dekatmu itu telah mengusik Sang Naga, sehingga Sang Naga kini telah menghabisinya," jawab Nan Yi An.
"Apa maksud guru dengan berkata seperti itu, guru dia adalah temanku walaupun dia telah mengecewakan hatiku, aku tak ingin dia terluka karena itu aku harus membantunya," ucap Hyun Zi kemudian membalikkan badan dan pergi dari tempat itu.
Nan Yi An tak ingin jika muridnya itu terlibat pertempuran dengan sang naga, karena dirinya sendiri tak sanggup untuk mengatasi naga hitam raksasa yang bersemayam jauh di ujung tempat keberadaannya berada, karena sebelumnya Nan Yi An telah bertarung dengan Sang Naga yang membuatnya terluka dan harus menerima kekalahan.
Melihat muridnya ingin pergi ke tempat pertarungan antara pemuda itu dan naga hitam raksasa, membuat Nan Yi An segera bergerak cepat dan menotok Hyun Zi sehingga membuatnya tak bisa bergerak.
"Apa yang kau lakukan guru, mengapa kau lakukan ini padaku? tanya Hyun Zi.
"Sudah kukatakan padamu Jika kau tak usah terlibat dengan apa yang di lakukan pemuda itu, biarkan dia mati di tangan naga hitam raksasa penguasa di alam pengungsian ini, karena dengan kematiannya kau dapat fokus berlatih untuk meningkatkan tingkat kekuatan mu lebih jauh lagi," jawab Nan Yi An.
"Tapi guru, dia adalah temanku dan aku tak akan memaafkan guru jika terjadi apa-apa padanya," ucap Hyun Zi dengan keseriusan di wajahnya.
"Aku melakukan ini semua demi kebaikanmu, karena tak ada gunanya kau membantunya, pemuda itu sangatlah bodoh karena berani mengganggu naga hitam raksasa, hingga membuatnya harus bertarung dengannya. Hyun Zi dulu aku pernah bertarung dengan naga hitam raksasa tersebut, tapi apa yang kualami hanyalah kegagalan, aku terluka parah dan harus menyembuhkan lukaku itu bertahun-tahun lamanya, hingga dapat pulih seperti sedia kala.
Jika hanya kau seorang yang ingin membantunya maka kau hanya akan mengantarkan nyawamu saja. Kau adalah muridku, dan aku tak ingin terjadi hal buruk kepadamu dengan membantu pemuda itu, jadi tetaplah di dalam lubang ini bersamaku hingga pertarungan di antara mereka berakhir," ucap Nan Yi An kemudian pergi untuk melakukan meditasi.
__ADS_1
"Guru ...!! Guru...!! Guru..!!, lepaskan aku...!!" teriak hyun Zi.
Hanya itu kata yang keluar dari mulut Hyun Zi, yang sama sekali tak di gubris oleh Nan Yi An hingga membuatnya terdiam.
Tampak kekhwatiran dan kegelisahan yang mendalam terlihat di raut wajah Hyun Zi, dia tak menyangka jika pemuda yang kini telah mengisi hatinya harus mati di tangan naga raksasa.
"Seandainya hari itu aku tak egois padanya, tentunya Nien Chu masih bersamaku dan tak bertarung dengan naga raksasa yang menguasai alam pengasingan ini.
Apa yang harus kulakukan sekarang sementara totokan ini begitu sangat kuat bagiku untuk dilepaskan," batin Hyun Zi yang begitu sangat menyesali perbuatannya meninggalkan Nien Chu saat itu.
Hyun Zi membayangkan bagaimana pengorbanan Nien Chu hingga sampai ke tempat ini, hanya untuk membawanya keluar dari dalam alam pengasingan yang ditempatinya berada saat ini, hal itu membuatnya sangat bersalah terhadap Nien Chu.
Sementara itu pertarungan Nien Chu dan naga hitam terus berlanjut, sedikit demi sedikit Nien Chu berusaha mencari celah agar dapat mendekati Sang Naga Hitam, dan pada akhirnya dia pun menemukan celah tersebut.
Pedang penguasa malam seketika itu dilemparkan ke arah naga hitam raksasa, untuk mengalihkan perhatian dari Sang Naga karena pedang penguasa malam merupakan tulang punggung dari naga giok, hingga membuat Sang Naga takkan mungkin menyerang pedang tersebut apalagi menghancurkannya.
Melihat sang naga menghentikan tembakan bola api dari mulutnya, karena melihat pedang penguasa malam yang menuju ke arahnya, hal itu membuat Nien Chu segera memutar arah untuk mendekati Sang Naga dan melakukan serangan dengan tehnik jari matahari yang di milikinya.
Apa yang di lakukan Nien Chu membuat sang naga sangat terkejut, apa lagi mengetahui juka ada 12 benda asing yang kini telah masuk ke dalam tubuh nya, hingga membuat sang naga mengamuk dan menghancurkan apapun yang ada di sekitarnya.
"Berhasil!!, Aku ingin lihat apakah kau mampu untuk menahan kekacauan di dalam tubuhmu, setelah jarum-jarum emasku itu berada di tubuhmu saat ini," batin Nien Chu.
Benar saja, naga hitam kini merasakan kekacauan energi di dalam tubuhnya, hingga perlahan-lahan aura panas yang berada di tubuh nya mulai tak terkendali dan...
__ADS_1
Boom...!!
Ledakan besar terjadi hingga tubuh Sang Naga Hitam hancur, dan kini menyisakan inti api hidup disana yang berupa kobaran api berwarna hijau.
Tiba tiba suara inti api surgawi menggema di dalam Dantian Nien Chu. "Cepat kau teteskan darahmu agar inti api hidup mengakui dirimu sebagai tuannya, sebelum dia dapat memulihkan dirinya kembali dan menjadi lebih kuat dari sebelumnya," ucap inti api surgawi.
Mendengar perkataan Sang guru, Nien Chu segera menggigit jari telunjuknya, hingga darah segar keluar dari gigitannya tersebut, dan dengan menjentikkan jari telunjuknya membuat darah segar itu meluncur deras ke arah inti api hidup.
Setelah terkena darah Nien Chu, membuat panas yang begitu kuat dari inti api hidup kini mulai meredup, dan kobaran api berwarna hijau itu berubah wujud menjadi seekor naga hitam kecil dan dia pun mendekati Nien Chu sambil berkata.
"Aku telah mengakuimu sebagai tuanku, dan aku ingin meminta padamu agar di izinkan untuk tinggal di dalam pedang penguasa malam," ucap inti api hidup.
"Aku akan mengabulkan permintaan itu," jawab Nien Chu kemudian mengangkat pedang penguasa malam ke atas.
Inti api hidup segera berputar-putar sesaat mengelilingi pedang penguasa malam, dan tak lama kemudian dia pun menabrakkan dirinya hingga naga hitam itu lenyap dari pandangan mata.
Setelah masuknya inti api hidup kedalam pedang penguasa malam, membuat Nien Chu merasakan adanya kekuatan baru di dalam tubuhnya.
Nien Chu segera memasukkan pedang penguasa malam ke dalam tubuhnya, setelah itu dia pun melakukan kultivasi untuk mencerna kekuatan baru yang dimilikinya saat ini, kekuatan baru yang didapatkannya dari inti api hidup.
Selama dua hari lamanya Nien Chu melakukan kultivasi, dan pada akhirnya dia pun menyudahi kultivasinya tersebut karena telah dapat mencerna kekuatan baru dari inti api hidup yang berada di dalam pedang penguasa malam.
Bersambung
__ADS_1